Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SILABUS 1. Pendahuluan 2. Permintaan dan Penawaran 3. Preferensi, Utilitas, dan Pilihan Konsumen 4. Permintaan Konsumen 5. Menelaah Konsep-Konsep Elastisitas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SILABUS 1. Pendahuluan 2. Permintaan dan Penawaran 3. Preferensi, Utilitas, dan Pilihan Konsumen 4. Permintaan Konsumen 5. Menelaah Konsep-Konsep Elastisitas."— Transcript presentasi:

1

2

3 SILABUS 1. Pendahuluan 2. Permintaan dan Penawaran 3. Preferensi, Utilitas, dan Pilihan Konsumen 4. Permintaan Konsumen 5. Menelaah Konsep-Konsep Elastisitas 6. Ekonomi Waktu: Perencanaan untuk Masa Mendatang 7. Risiko dan Ketidakpastian dalam Pembuatan Keputusan 8. Perusahaan dan Produksi 9. Biaya Produksi 10. Perusahaan Kompetitif: Penetapan Harga dan Output 11. Pasar-Pasar Kompetitif dan Peranan Kewirausahaan 12. Pembetukan Harga dan Output dalam Monopoli 13. …..lanjutan

4 lanjutan 13. Penciptaan, Regulasi dan Kehancuran Monopoli 14. Kompetisi Monopolistik dan Oligopoli 15. Permintaan Input 16. Perbedaan Tingkat Upah, Rente dan Pendapatan 17. Analisis Keseimbangan Umum 18. Ekonomi Kesejahteraan 19. Eksternalitas, Barang Publik dan Kegagalan Pasar

5 Referensi Mikroekonomi : Dominick salvatore

6 PENDAHULUAN

7 Apakah Ilmu Ekonomi itu? Ilmu Ekonomi menanyakan barang apa (what) yang akan diproduksi, bagaimana (how) barang-barang diproduksi, dan untuk siapa (for whom) diproduksi. Ilmu Ekonomi menganalisis setiap gerakan dan perubahan yang terjadi dalam keseluruhan ekonomi, misalnya kecenderungan (trend) dalam harga, hasil produksi, pengangguran dan perdagangan luar negeri. Ilmu Ekonomi merupakan ilmu mengenai pilihan. Ilmu ini mempelajari bagaimana orang memilih menggunakan sumber daya produksi yang langka atau terbatas (misalnya tenaga kerja, mesin, ketrampilan teknis) untuk memproduksi berbagai komoditi (seperti beras, daging, pakaian), dan menyalurkannya ke berbagai anggota masyarakat untuk segera dikonsumsikan. Imu ekonomi merupakan suatu studi tentang uang, suku bunga, modal dan kekayaan.

8 Perangkap dalam Pemikiran Ekonomi Kegagalan untuk menjaga “Hal-hal lainnya sama” Kekeliruan Post Hoc Seluruhnya dan Sebagian: Kekeliruan Komposisi Subjektivitas

9 1. Kegagalan untuk menjaga “Hal- hal lainnya Sama” Sebagian permasalahan ekonomi melibatkan beberapa kekuatan yang saling berinteraksi pada saat yang sama. Sebagai contoh, jumlah penjualan mobil pada satu tahun tertentu ditentuka oleh harga mobil, penghasilan konsumen, harga bensin, dll. Bagaimana kita dapat mengisolasi dampak suatu variabel tertentu-misalnya harga bensin-pada penjualan mobil?

10 Kekeliruan Post Hoc Salah satu kekeliruan yang paling sering terjadi dalam penelitian hubungan sebab-akibat adalah kekeliruan Post Hoc. Contoh 1: kepercayaan kepada para dukun dalam masyarakat primitif kekuatan gaib mampu membunuh musuhnya. Contoh 2: Pengamatan Dr. Frans bahwa setelah pemerintah memotong tarif pajak, total pendapatan pajak pemerintah mulai meningkat. Coba Jelaskan Kekeliruan Post Hoc dalam contoh 1 dan 2!

11 Kekeliruan Komposisi Kekeliruan Komposisi (fallacy of composition) terjadi bila sesuatu yang benar untuk sebagian, tidak selalu benar untuk semua orang. Pernah pada waktu menonton pertandingan sepak bola kita menyadari hal ini: “Penonton mulai berdiri agar bisa melihat dengan jelas permainan yang sedang menghangat; tetapi bial semua penonton berdiri, maka ruang pandangan akan sama jeleknya dengan keadaan semula. Usaha perorangan untuk menabung lebih banyak dalam masa depresi akan mengurangi total tabungan masyarakat Jika seorang menerima uang lebih banyak, maka keadaan orang itu akan menjadi lebih baik;jika semua orang menerima uang lebih banyak, maka tak seorangpun memperoleh keadaan lebih baik. Pengurangan tarif barang impor akan menguntungkan Amerika Serikat, meskipun negara lain menolak menurunkan tarif. Jika semua petani memperoleh panen besar, endapatan total pertanian kemungkinan akan menurun.

12 Subjektivitas Apakah ini seekor burung atau kijang Jadi, marilah kita mawas diri dengan mempertanyakan subjektivitas kepercayaan dan filosofi kita sendiri, dan bersikap terbuka terhadap pandangan yang berbeda.

13 HUKUM KELANGKAAN Barang Ekonomi; barang-barang yang penawarannya bersifat langka atau terbatas. Barang Bebas; barang-barang yang penawarannya bersifat tidak terbatas dan cara memperolehnya tanpa pengorbanan. Contoh?

14 Ilmu Ekonomi Normatif vs Positif Ilmu ekonomi positif: menggambarkan fakta dan perilaku dalam perekonomian. Ilmu ekonomi normatif: melibatkan ajaran etika dan pertimbangan nilai. Imu ekonomi normatif atau positif? 1. Apa penyebab kemiskinan di Indonesia? 2. Apa pengaruh cukai rokok yang lebih tinggi terhadap jumlah perokok? 3. Apakah sebaiknya defisit anggaran dikurangi dengan menaikkan pajak atau menurunkan pengeluaran? 4. Apakah sebaiknya negara-negara sosialis membolehkan akumulasi kekayaan pribadi dan pasar saham?

15 Soal-Soal Latihan 1. Sebutkan beberapa definisi ilmu ekonomi, dan definisi manakah yang paling lengkap? 2. Definisikan istilah-istilah ini dalam bahasa Anda sendiri: kekeliruan post hoc; hal lainnya sama; ilmu ekonomi positif dan normatif! 3. Definisikan barang ekonomi dan barang bebas. Beri masing-masing beberapa contoh. Dapatkah Anda memberi contoh barang yang dulu menjadi barang bebas tetapi sekarang menjadi barang ekonomi? 4. Tentukan mana yang merupakan pernyataan normatif dan positif: a. Krisis Teluk Persia 1990mmenaikkan harga minyak, yang mengakibatkan penurunan konsumsi bensin b. Ekonomi Amerika telah tumbuh lebih pesat daripada ekonomi Soviet c. Kaum miskin yang perlu ditolong sebaiknya tidak membayar pajak d. Perusahaan minyak memperoleh laba besar sekali dan sebaiknya dikenai windfall-profits tax e. Membumbungnya harga makanan ikut mendukung Revolusi Perancis.

16 TERIMA KASIH


Download ppt "SILABUS 1. Pendahuluan 2. Permintaan dan Penawaran 3. Preferensi, Utilitas, dan Pilihan Konsumen 4. Permintaan Konsumen 5. Menelaah Konsep-Konsep Elastisitas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google