Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1.  Pengertian Desain Organisasi  5 Pendekatan Teori Organisasi  5 Jenis Koordinasi  5 Bagian Dasar (Pelaku) Organisasi  Parameter Desain  Faktor.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1.  Pengertian Desain Organisasi  5 Pendekatan Teori Organisasi  5 Jenis Koordinasi  5 Bagian Dasar (Pelaku) Organisasi  Parameter Desain  Faktor."— Transcript presentasi:

1 1

2  Pengertian Desain Organisasi  5 Pendekatan Teori Organisasi  5 Jenis Koordinasi  5 Bagian Dasar (Pelaku) Organisasi  Parameter Desain  Faktor Situasional  5 Model Struktur Organisasi  Simple Structure  Machine Bureaucracy  Professional Bureaucracy  Divisionalized Form  Adhocracy  Stephen P. Robins’s Model 2

3  Struktur organisasi ialah cara sebuah organisasi yang membagi pekerja ke dalam tugas-tugas berbeda (division of labor) dan kemudian mengkoordinasikannya (coordination) guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan  Bagaimana struktur organisasi didesain? Adakah cara terbaik mendesainnya?  Untuk menentukan desain organisasi (configuration) yang baik, hendaknya dipertimbangkan: konsistensi internal (design parameter) dan faktor situasional (situational factor) 3

4  Formal Authority (aliran kekuasaan formal ke bawah membentuk hierarki – organigram)  Regulated Flows (aliran proses produksi dari SA – ML – OC beserta umpan balik)  Informal Communication (komunikasi informal, yang menekankan peran kerja sama saling menguntungkan dalam proses koordinasi)  Work Constellations (pengelompokan (cluster) orang tanpa melihat hubungan hierarki)  Ad Hoc Decision Process (proses pengambilan keputusan tanpa melihat hubungan hierarki) 4

5 Mekanisme Koordinasi Pelaku Utama Desain Parameter Faktor Situasional 5

6  Mutual Adjustment (pengendalian kerja dilakukan secara informal, misalnya dua orang saling bekerjasama dalam sebuah sampan)  Direct Supervision (seseorang mengambil tanggungjawab pekerjaan lain, memberikan instruksi kepada mereka dan memonitor kegiatan mereka)  Work in Processes Standardization (ketika proses kerja bersifat khusus atau terprogram)  Output Standardization (ketika hasil kerja – misalnya, dimensi produk atau kinerja – bersifat khusus. Bagaimana pekerja menjalankan tugas itu urusan mereka)  Skill (and Knowledge) Standardization (ini menyangkut pelatihan pekerja khusus sebelum mereka bertugas) 6

7 7 Analyst Operator Manager Operator Mutual Adjusment

8 8

9 9 WORK PROCESSES OUTPUTS STANDARDIZATION INPUTS SKILL

10  The Operating Core (OC) (anggota organisasi – operator – yang mengerjakan tugas secara langsung berkaitan dengan proses produksi barang dan jasa)  The Strategic Apex (SA) (orang-orang yang bertanggungjawab secara menyeluruh dalam organisasi – CEO)  The Middle Line (ML) (manajer lini, yang menghubungkan antara OC dan SA)  The Technostructure (TS) (analis dan staf administrasi yang mendukung kegiatan kerja bagian lain – mereka mungkin mendesain, merencanakan, merevisi proses kerja, atau melatih pekerja)  The Support Staff (SS) (pendukung organisasi secara tidak langsung dan di luar aliran kerja operasi) 10

11  Specialization (tingkat keluasan (horisontal) dan kedalaman (vertikal) sebuah pekerjaan)  Training (pelatihan kerja)  Indoctrination (proses pekerja baru mempelajari sistem nilai, norma, perilaku secara formal)  Formalization (standarisasi terhadap isi pekerjaan, baik dalam job description, work flow, maupun peraturan-peraturan)  Grouping (pengelompokan untuk memudahkan koordinasi kerja, melalui skill, work process, time, output, client, place grouping)  Unit size (rentang kendali untuk pengawasan langsung)  Planning and Control System (sistem perencanaan dan pengendalian)  Decentralization (wewenang pengambilan keputusan) 11

12  Age & size (umur organisasi & ukuran besar organisasi) dilihat dari jumlah pekerja,tugas dan aturan  Technical System (faktor penggunaan teknologi dalam (operating core) organisasi  Environment (lingkungan yang stabil, rumit,pasar tersebar, tidak pasti)  Power ( kehadiran pengendalian dari luar organisasi. Misal: kekuasaan norma sosial) 12

13  Simple structure, didasarkan pada direct supervision, SA sebagai bagian utama.  Machine bureucracy, didasarkan pada standardization of work, TS sebagai bagian utama.  Profesional bureaucracy, didasarkan pada standardization of skill, OC sebagai bagian utama  Divionalized form, didasarkan pada standardization of outputs. ML sebagai bagian utama  Adhocracy, didasarkan pada mutual adjustment, SS (kadangkala OC) sebagai bagian utama. 13

14  Mekanisme Koordinasi Utama: Direct Supervision  Bagian Utama Organisasi: Strategic Apex  Parameter Desain Utama: Centralization, Organic Structure  Faktor Situasional: muda, kecil, operasi sederhana, lingkungan dinamik,Top Manager orang kuat. 14

15  Mekanisme koordinasi utama : Standardization Of Work Processes  Bagian utama organisasi : Technostructure  Parameter desain utama : Behavior formalization, biasanya Functional Grouping, ukuran organisasi besar, Vertical Centralization, Action Planning  Faktor situsional : tua, besar, penuh aturan, lingkungan stabil, pengendalian internal. 15

16  Mekanisme koordinasi utama: Standardization Of Skill  Bagian utama organisasi: Operating Core  Parameter desain utama: pelatihan, horizontal specialization, vertical & horizontal decentralization.  Faktor situsional: rumit, lingkungan stabil, peraturan sedikit, operasi teknis sederhana, fashionable. 16

17  Mekanisme koordinasi utama: Standardization Of Output.  Bagian utama organisasi: Middle Line  Parameter desain utama: market grouping, performance control system, limited vertical decentralization.  Faktor situasional: pasar terdiversifikasi, tua, besar, kekuasaan di tangan middle manager, fashionable. 17

18  Mekanisme koordinasi utama: Mutual Adjustment  Bagian utama organisasi: Support Staff atau Operating Core  Parameter desain utama: Organic Stucture, selective decentralization, training.  Faktor situasional: rumit, dinamis, muda, fashionable 18

19 19 Employee Performance & Satisfaction Causes  Strategy; Power Control  Size; Environment  Technology Structure  Complexity  Formalization  centralization Mechanistic Structure  Functional  Divisional Organic design Simple Matrix; Task Force Network


Download ppt "1.  Pengertian Desain Organisasi  5 Pendekatan Teori Organisasi  5 Jenis Koordinasi  5 Bagian Dasar (Pelaku) Organisasi  Parameter Desain  Faktor."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google