Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGANTAR PRAKTIKUM TEKNIK PEMISAHAN PROTEIN Andriani Dept. Biokimia dan Biologi Molekuler FK UNTAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGANTAR PRAKTIKUM TEKNIK PEMISAHAN PROTEIN Andriani Dept. Biokimia dan Biologi Molekuler FK UNTAN."— Transcript presentasi:

1 PENGANTAR PRAKTIKUM TEKNIK PEMISAHAN PROTEIN Andriani Dept. Biokimia dan Biologi Molekuler FK UNTAN

2 PROTEIN -Molekul organik terbanyak dalam sel -Struktur fungsional -Merupakan heteropolimer asam amino -Terikat dengan ikatan peptida

3 Sifat protein dapat membentuk koloid Pengaruh mantel air Mantel air dihilangkan → protein mengendap Penghilang mantel air : Garam konsentrasi tinggi Etanol absolut

4 Pemberian pereaksi2 tertentu seperti alkaloid dan logam berat juga dapat mengendapkan protein Pada kondisi pI protein akan larut Pemisahan protein juga dapat menggunakan muatan listrik (elektroforesis) atau juga dengan teknik kromatografi (pemisahan berdasarkan muatan, berat molekul, afinitas)

5 I. PENGENDAPAN PROTEIN DENGAN LARUTAN GARAM KONSENTRASI TINGGI (SALTING OUT) TUJUAN : mengetahui bahwa protein dapat diendapkan dengan garam konsentrasi tinggi DASAR TEORI : garam konsentrasi tinggi menyebabkan protein mengendap karena ditariknya mantel air. Dalam serum darah globulin akan mengendap pada garam konsentrasi setengah jenuh sedangkan albumin akan mengendap pada garam konsentrasi jenuh

6 CARA KERJA Kepada 25mL serum di dalam gelas kimia ditambahkan kristal amonium sulfat, sedikit demi sedikit sampai 50% jenuh dengan amonium sulfat. Globulin akan mengendap pada konsentrasi amonium sulfat 50% jenuh. Pisahkan presipitat globulin dengan menyaring dengan kertas saring. Ambil sedikit presipitat globulin, larutkan di dalam NaCl encer dan lakukan uji biuret. Catat hasilnya. Kepada supernatan atau filtrat, tambahkan lagi kristal amonium sulfat sehingga menjadi 100% jenuh. Pisahkan presipitat albumin dengan memusing atau menyaring. Ambil sedikit presipitat albumin, larutkan dalam NaCl encer dan lakukan uji biuret. Catat hasilnya. Lakukan uji biuret terhadap filtrat amonium sulfat 100%.

7 Uji Biuret Masukkan 2 mL larutan protein ke dalam tabung reaksi Tambahkan 2 mL larutan NaOH 10%, kocok Tambahkan larutan CuSO4 0,1% 2-3 tetes, kocok Uji positif bila tampak warna merah lembayung

8 TABEL HASIL NOTABUNGUJI BIURET (WARNA) 1SERUM 2PRESIPITAT 50% 3FILTRAT 50% 4PRESIPITAT 100% 5FILTRAT 100%

9 II. PEMISAHAN PROTEIN DENGAN ETANOL ABSOLUT TUJUAN : protein yang terlarut dapat diendapkan dengan menambahkan etanol absolut DASAR TEORI : etanol absolut bersifat higroskopis, dapat menarik mantel air yang menyelubungi protein, sehingga protein mengendap

10 TABUNG12 Serum2 mL- Larutan albumin telur-2 mL Etanol absolut2 mL Endapan : ada/tidak ada Pisahka endapan dengan menyaring Uji Biuret terhadap -Filtrat - Endapan

11 III. PENGENDAPAN PROTEIN PADA TITIK ISOELEKTRIK (demo) TUJUAN : mengetahui bahwa kelarutan protein sangat dipengaruhi oleh pH lingkungan DASAR TEORI : pada pH tertentu, muatan positif suatu protein tepat sama dengan muatan negatif sehingga muatan keseluruhan menjadi nol → pI

12 TABUNG Na Asetat 0,1 M (mL) Asam Asetat 0,1 M (mL) pH3,03,84,14,44,75,05,35,66,5 Larutan kasein (tetes) kekeruhan

13


Download ppt "PENGANTAR PRAKTIKUM TEKNIK PEMISAHAN PROTEIN Andriani Dept. Biokimia dan Biologi Molekuler FK UNTAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google