Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sifat dasar larutan Konsentrasi larutan Proses Pembuatan larutan Sifat-sifat kologatif larutan TIK: Mahasiswa mampu membedakan larutan sebagai campuran.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sifat dasar larutan Konsentrasi larutan Proses Pembuatan larutan Sifat-sifat kologatif larutan TIK: Mahasiswa mampu membedakan larutan sebagai campuran."— Transcript presentasi:

1 Sifat dasar larutan Konsentrasi larutan Proses Pembuatan larutan Sifat-sifat kologatif larutan TIK: Mahasiswa mampu membedakan larutan sebagai campuran homogen dengan campuran heterogen, menghitung konsentrasi larutan, dan menjelaskan tentang sifat koligatif larutan serta koloid.

2 Suspensi air dan lumpur adalah campuran heterogen Susu cair adalah campuran heterogen yang disebut sebagai koloid Koloid: Campuran yang terdiri atas partikel yang sangat kecil yang ukurannya berada antara larutan dan suspensi. 10 –  A Suspensi Campuran dari satu atau lebih partikel materi yang terdipersi dalam cairan atau padatan. >  A

3 Kuningan adalah campuran homogen padat dengan padat Tembaga dan baja Air dan garam NaCl adalah campuran homogen cair dengan padat

4 Campuran homogen dari zat murni, tidak terjadi proses pengendapan dan membentuk fasa yang sama Definisi: Pelarut/solven: media yang digunakan untuk melarutkan zat terlarut Zat terlarut/solute: zat yang dilarutkan dalam pelarut Air adalah pelarut yang bersifat non polar, dikenal sebagai pelarut universal

5 Kelarutan dan proses melarutkan Kelarutan dan kepolaran Vitamin C adalah vitamin larut air

6 Vitamin A adalah vitamin larut lemak Kelarutan dan proses melarutkan Kelarutan dan kepolaran

7 Kelarutan dan proses melarutkan Aturan “Like Dissolves Like” Air dan minyak tidak dapat bercampur karena air bersifat polar dan minyak bersifat non polar Cat minyak adalah senyawa hidokarbon non polar, maka diperlukan pelarut yang bersifat nonpolar seperti tinner

8 Konsentrasi Larutan

9 air (pelarut universal) pelarut organik  campuran homogen  dua atau lebih senyawa adalah terdiri zat terlarut pelarut jenis Larutan

10 Konsentrasi Larutan Konsentrasi larutan adalah jumlah zat terlarut yang berada dalam larutan baik dalam jumlah massa atau volum. Persen Massa  Molar  Pengenceran larutan  V 1 M 1 = V 2 M 2

11 Molaritas (M) jumlah mol zat terlarut per liter larutan Sering digunakan dalam perhitungan stoikiometri Contoh: 0,03 mol KBr dalam dalam 0,40 L larutan

12 jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut (bukan larutan) Molalitas (m)

13 EXERCISE Berapa gram H 2 O yang harus ditambahkan untuk melarutkan 50.0 grams sukrosa C 12 H 22 O 11 sehingga diperoleh larutan sukrosa 1.25 m ? mol sukrosa  molal

14 perbandingan mol salah satu komponen larutan dengan jumlah mol seluruh komponen larutan. jika komponen suatu larutan terdiri atas A dan B maka fraksi mol A dan B adalah: Fraksi mol (X)

15 EXERCISE Tentukan fraksi mol dari CH 3 OH and H 2 O dalam larutan jika dalam larutan tersebut terkandung 128 gram CH 3 OH dan 108 gram H 2 O. Hitung jumlah mol CH 3 OH dan air mol  fraksi mol

16 1.Vinegar mengandung 5.0 g asam asetat, CH 3 COOH dalam 100 mL larutan. Hitunglah molaritas dari asam asetat dalam vinegar 2.Bila 8.25 g HCl dilarutkan dengan air dalam labu ukur 500 mL, Hitunglah molaritas dari larutan HCl tersebut 3.Jika 20.0 g H 2 SO 4 dilarutkan dengan air dalam labu 250 mL. Berapa molaritas dari asam sulfat tersebut? 4.Larutan AgNO 3 mengandung g zat terlarut dalam 100 mL larutan. Berapa molaritas larutan tersebut? 5.Larutan Ba(OH) 2 mengandung g Ba(OH) 2 dalam 100 mL larutan. Berapa molaritas larutan tersebut? 6.Berapa masa KBr yang ada dalam 25 mL dari 0.85 M larutan KBr? Diket : Ar C = g/mol, O = 16 g/mol, H =1.008 g/mol, Cl = g/mol, S= g/mol, Ag = g/mol, N = g/mol, Ba= g/mol, K=39.096g/mol, Br= g/mol

17 Zat terlarut/solute Zat pelarut/solven Larutan NaCl

18 Tahap I : Hitung berapa g CuSO 4.5H 2 O yang harus ditimbang berdasarkan perhitungan, bila Ar Cu =63.55g/mol, S =32.06g/mol, O=16g/mol, H = 1 g/mol Mr CuSO 4.5H 2 O ={ x16+5(2x1+16)}g/mol = g/mol

19 Tahap II : Timbang CuSO 4 5H 2 0 yang didapat dari perhitungan dengan neraca analitis Tahap III : Sediakan labu ukur 1,0000 L dan masukkan g CuSO 4 5H 2 0 dengan menambahkan air ke dalam labu ukur 1,000 L sehingga terisi setengahnya ……………Proses pembuatan larutan dengan konsentrasi tertentu

20 Tahap IV : Aduk labu ukur 1,000L tersebut sampai semua CuSO4.5H2O larut semua. Tahap V : tambahkan air ke dalam labu ukur sampai mendekati tanda batas yang ada pada labu ukur dengan pipet tetes dan aduk sampai homogen Larutan 1 L CuSO 4.5H M Aduk sampai homogen

21

22 Sifat koligatif merupakan sifat fisik dari larutan yang tergantung pada jumlah partikel zat terlarut pada pelarutnya tetapi tidak berdasarkan jenisnya. Sifat ini berlaku untuk jenis larutan non elektrolit. Ada empat jenis sifat koligatif larutan : 1.Penurunan tekanan uap 2.Penurunan titik beku 3.Kenaikan titik didih 4.Tekanan osmosis

23 Penurunan Tekanan Uap Perbandingan komposisi komponen larutan yang digunakan adalah bentuk fraksi mol. Pengaruh penurunan tekanan uap dijelaskan berdasarkan Hukum Raoult, yang berlaku untuk larutan ideal. “tekanan uap pelarut dalam suatu larutan ideal berkurang jika fraksi mol pelarut juga berkurang”  P = penurunan tekanan uap pelarut X = fraksi mol

24 Tekanan uap larutan yang terdiri atas campuran dua cairan yang mudah menguap (volatile) tergantung pada kamposisi campuran dan sifat mudah menguap dari kedua komponen larutan tersebut. Penurunan tekanan uap

25 Kenaikan Titik Didih Berdasarkan hukum Roult, kenaikan titik didih akan terjadi jika dalam larutan terdapat zat terlarut yang bersifat tidak mudah menguap (nonvolatile). dimana;  T b adalah kenaikan titik didih pelarut m adalah molal zat terlarut K b adalah konstantan kenaikan titik didih molal

26 Penurunan Titik Beku Molekul cairan akan saling tarik-menarik saat terjadi penurunan temperatur, sehingga mulai terjadi perubahan wujud dari keadaan cair menjadi padat (membeku). Jika terdapat zat terlarut dalam cairan tersebut (pelarut) maka jarak antar molekul pelarut akan terhalangi oleh zat terlarut tersebut. Hal ini akan menyebabkan terjadinya penurunan titik beku. dimana;  T f adalah penurunan titik beku pelarut m adalah molal zat terlarut K f adalah konstantan penurunan titik beku molal

27 Tekanan Osmosis Adalah proses spontan dimana pelarut dari suatu larutan mengalir melalui membran semipermiabel ke larutan lain yang lebih pekat sampai kedua larutan tadi sama konsentrasinya. Tekanan osmosis suatu larutan : tekanan luar yang ahrus dikenakan pada larutan untuk mencegah mengalirnya molekul- molekul pelarut murni apabila larutan dan pelarut dipisahkan oleh membran semipermiabel. Tekanan osmosis bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dan bukan jenis zat terlarut π= ρ g h π = tekanan osmosis h = tinggi cairan dalam kolom g = percepatan gravitasi

28


Download ppt "Sifat dasar larutan Konsentrasi larutan Proses Pembuatan larutan Sifat-sifat kologatif larutan TIK: Mahasiswa mampu membedakan larutan sebagai campuran."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google