Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PRESENTASI TENTANG LINGKUNGAN HIDUP. Pabrik yang mengeluarkan zat kimia harus mempunyai Instalasi pengolahan limbah agar sungai- sungai tidak tercemar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PRESENTASI TENTANG LINGKUNGAN HIDUP. Pabrik yang mengeluarkan zat kimia harus mempunyai Instalasi pengolahan limbah agar sungai- sungai tidak tercemar."— Transcript presentasi:

1 PRESENTASI TENTANG LINGKUNGAN HIDUP

2

3

4

5 Pabrik yang mengeluarkan zat kimia harus mempunyai Instalasi pengolahan limbah agar sungai- sungai tidak tercemar. Instalasi ini berguna untuk mengolah kembali limbah pabrik. Tujuannya, agar limbah tidak mencemari lingkungan sekitar. Instalasi pengolahan limbah ini dipantau oleh pemerintah. Telah menetapkan nilai baku mutu (Nilai Ambang Batas), yaitu kadar suatu zat tertentu yang diperbolehkan berada di lingkungan. Bagi pabrik- pabrik yang menghasilkan asap, sebaiknya memasang alat penyaring debu atau asap yang disebut elektrostatik presipitator. Alat ini akan menyaring partikel debu sehingga tidak mengotori udara.

6

7 Peraturan mengenai peringatan, pelacakan, dan pemadaman kebakaran lahan dan hutan harus diupayakan dengan pengawasan yang ketat dari pemerintahan dan masyarakat sekitar. Tanpa kerja semua yang baik antara pemerintah dengan masyarakat, oknum-oknum yang membakar hutan untuk membuka lahan akan sulit ditindak.

8

9 Sulfur Oksida dan Nitrogen Oksida merupakan dua zat utama yang menyebabkan terjadinya hujan asam. Kedua zat ini berasal dari hasil pembakaran, terutama bahan bakar fosil (minyak dan batu bara). Dari aktivitas tersebut, kedua senyawa ini akan berkumpul di udara dan bergabung dengan uap air. Akibatnya, ketika hujan turun, akan terjadi hujan asam. Upaya pencegahan terjadinya hujan asam dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan bahan bakar yang mengandung sulfur dan nitrogen tinggi.

10 IKUT SERTA DALAM PERJANJIAN DAN KONVENSI INTERNASIONAL TENTANG LINGKUNGAN a.Penghematan air Air sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Agar tidak kekurangan air, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah menghemat pemakaian air, memelihara tumbuh- tumbuhan yang berfungsi menyerap air, menjaga kelestarian danau, sungai, waduk, dll. Serta membuat sumur resapan air. b. Penghematan energi Ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk menghemat energi. Misalnya, mematikan lampu ruangan saat tidak diperlukan, tidak menghidupkan AC ruangan dengan suhu yang terlalu rendah, dan menggunakan peralatan elektronik yang hemat listrik. a.Penghematan air Air sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Agar tidak kekurangan air, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah menghemat pemakaian air, memelihara tumbuh- tumbuhan yang berfungsi menyerap air, menjaga kelestarian danau, sungai, waduk, dll. Serta membuat sumur resapan air. b. Penghematan energi Ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk menghemat energi. Misalnya, mematikan lampu ruangan saat tidak diperlukan, tidak menghidupkan AC ruangan dengan suhu yang terlalu rendah, dan menggunakan peralatan elektronik yang hemat listrik.

11 c. Pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang benda. Sebagai upaya melestarikan lingkungan, kita dapat mengurangi pemakaian kantong plastik, tisu, dan kertas. Plastik tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah. Plastik dapat menutup permukaan tanah, sehingga tanah tidak dapat berfungsi dengan baik untuk menyerap air. Tisu dan kertas berasal dari kayu. Untuk mengurangi pemakaian keduanya berarti mengurangi jumlah pohon yang harus ditebang. Kita dapat menggunakan sapu tangan sebagai pengganti tisu. Untuk mengerjakan tugas kita dapat memanfaatkan sehingga tidak meningkatkan jumlah pemakaian kertas. Pemilihan sampah organik dan anorganik juga dapat dilakukan sejak awal. Pemilihan ini juga dapat memudahkan petugas kebersihan untuk mengelola sampah lebih lanjut di TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Sebagai upaya melestarikan lingkungan, kita dapat mengurangi pemakaian kantong plastik, tisu, dan kertas. Plastik tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah. Plastik dapat menutup permukaan tanah, sehingga tanah tidak dapat berfungsi dengan baik untuk menyerap air. Tisu dan kertas berasal dari kayu. Untuk mengurangi pemakaian keduanya berarti mengurangi jumlah pohon yang harus ditebang. Kita dapat menggunakan sapu tangan sebagai pengganti tisu. Untuk mengerjakan tugas kita dapat memanfaatkan sehingga tidak meningkatkan jumlah pemakaian kertas. Pemilihan sampah organik dan anorganik juga dapat dilakukan sejak awal. Pemilihan ini juga dapat memudahkan petugas kebersihan untuk mengelola sampah lebih lanjut di TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). d. Menjaga kebersihan, menghijaukan, dan memperkaya lingkungan menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menghijaukan lingkungan dapat dimulai dengan menanam pepohonan di pekarangan rumah. Selain itu kita juga dapat mengurangi pemburuan liar terhadap hewan, khususnya hewan yang terancam punah. Beberapa lingkungan alam di Jakarta sangat memprihatinkan. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat. Individu ataupun kelompok yang merusak alam harus diberikan sanksi yang tegas. menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menghijaukan lingkungan dapat dimulai dengan menanam pepohonan di pekarangan rumah. Selain itu kita juga dapat mengurangi pemburuan liar terhadap hewan, khususnya hewan yang terancam punah. Beberapa lingkungan alam di Jakarta sangat memprihatinkan. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat. Individu ataupun kelompok yang merusak alam harus diberikan sanksi yang tegas. c. Pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang benda. Sebagai upaya melestarikan lingkungan, kita dapat mengurangi pemakaian kantong plastik, tisu, dan kertas. Plastik tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah. Plastik dapat menutup permukaan tanah, sehingga tanah tidak dapat berfungsi dengan baik untuk menyerap air. Tisu dan kertas berasal dari kayu. Untuk mengurangi pemakaian keduanya berarti mengurangi jumlah pohon yang harus ditebang. Kita dapat menggunakan sapu tangan sebagai pengganti tisu. Untuk mengerjakan tugas kita dapat memanfaatkan sehingga tidak meningkatkan jumlah pemakaian kertas. Pemilihan sampah organik dan anorganik juga dapat dilakukan sejak awal. Pemilihan ini juga dapat memudahkan petugas kebersihan untuk mengelola sampah lebih lanjut di TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Sebagai upaya melestarikan lingkungan, kita dapat mengurangi pemakaian kantong plastik, tisu, dan kertas. Plastik tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah. Plastik dapat menutup permukaan tanah, sehingga tanah tidak dapat berfungsi dengan baik untuk menyerap air. Tisu dan kertas berasal dari kayu. Untuk mengurangi pemakaian keduanya berarti mengurangi jumlah pohon yang harus ditebang. Kita dapat menggunakan sapu tangan sebagai pengganti tisu. Untuk mengerjakan tugas kita dapat memanfaatkan sehingga tidak meningkatkan jumlah pemakaian kertas. Pemilihan sampah organik dan anorganik juga dapat dilakukan sejak awal. Pemilihan ini juga dapat memudahkan petugas kebersihan untuk mengelola sampah lebih lanjut di TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). d. Menjaga kebersihan, menghijaukan, dan memperkaya lingkungan menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menghijaukan lingkungan dapat dimulai dengan menanam pepohonan di pekarangan rumah. Selain itu kita juga dapat mengurangi pemburuan liar terhadap hewan, khususnya hewan yang terancam punah. Beberapa lingkungan alam di Jakarta sangat memprihatinkan. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat. Individu ataupun kelompok yang merusak alam harus diberikan sanksi yang tegas. menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menghijaukan lingkungan dapat dimulai dengan menanam pepohonan di pekarangan rumah. Selain itu kita juga dapat mengurangi pemburuan liar terhadap hewan, khususnya hewan yang terancam punah. Beberapa lingkungan alam di Jakarta sangat memprihatinkan. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat. Individu ataupun kelompok yang merusak alam harus diberikan sanksi yang tegas.

12

13 1.Hal yang menyebabkan sungai di Jakarta dianggap sebagai sumber penyakit adalah________ 2.Hutan yang ada di Jakarta dapat dibedakan menjadi tiga bentuk, yaitu________ 3.Batas antara daratan dengan lautan disebut_____ 4.Pantai di Jakarta yang menjadi tempat wisata adalah____ 5.Manfaat lingkungan hidup bagi kehidupan manusia adalah____ 6.Undang-undang RI nomor 23 tahun 1997 berisi tentang_____ 7. Peraturan Pemerintah RI nomor 18 tahun 1999 berisi tentang_____ 8.Keputusan presiden RI Nomor 61 tahun 1993 berisi tentang_____ 9.Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 2/MenKLH/1/1988 berisi tentang___ 10.Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melestarikan lingkungan alam adalah______ 11.Upaya-upaya yang harus kita lakukan untuk melestarikan lingkungan adalah_____ 12.Perbedaan reboisasi dan sengkedan adalah______ 13.Dua zat kimia yang menyebabkan terjadinya hujan asam adalah_______ SOAL-SOAL

14 14. Langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk menghemat energi adalah_____ 15. Contoh benda-benda daur ulang adalah_____ ROMAWI II 1. Apakah yang dimaksud dengan lingkungan alam? Berikan contohnya! 2. Mengapa kita perlu melestarikan lingkungan alam? 3. Hal-hal apa saja yang perlu kita perhatikan dalam upaya pelestarian lingkungan alam? 4. Jelaskan beberapa permasalahan lingkungan yang ada di Jakarta 5. Sebutkan beberapa upaya pelestarian yang dapat kamu lakukan di lingkungan sekitarmu 6. Sebutkan beberapa upaya pemerintah untuk melestarikan lingkungan alam 7. Jelaskan mengenai hubungan antara lingkungan alam dengan kehidupan masyarakat 8. Apakah tujuan pemerintah mengeluarkan peraturan tentang lingkungan alam? 9. Jelaskan nilai-nilai yang terdapat dalam hubungan antara lingkungan hidup dengan manusia 10. Sebutkan beberapa peraturan perundang-undangan tentang suaka alam di Indonesia

15 1. Karena tercemar sampah dan limbah 2. Hutan lindung, hutan cagar alam, dan hutan wisata 3. Pantai 4. Pantai Ancol 5. -Pembentukan dan penyesuaian Lingkungan Hidup -Nilai Ekonomis -Nilai Budaya 6. Pengelolaan Lingkungan Hidup 7. Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun 8. Pengesahan Konvensi mengenai Pengawasan Pergerakan Limbah Berbahaya dan Beracun di Daerah Perbatasan dan pembuangannya 9. Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan

16 10. >Cara pengolahannya harus disertai dengan upaya pembaruan dan penghematan > Hasil penggunaanya sebagian dapat digunakan untuk menjamin pembaruan sumber daya alam lainnya > Menggunakan penerapan teknologi yang tepat guna > Ikut mengantisipasi dampak negatif yang mungki timbul dari proses pelestarian tersebut > Lokasi sumber daya alam, pengaruhnya terhadap masyarakat, dan pembangunan daerah 11. > Melakukan reboisasi dan sengkedan > Membangun Istalasi Pengolahan Limbah di Pabrik-Pabrik > Adanya Peraturan tentang Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar > Mengurangi Penggunaan Zat Sulfur Oksida dan Nitroge Oksida > Ikut Serta dalam Perjanjian dan Konvensi Internasional tentang Lingkungan 12. Reboisasi adalah penanaman kembali hutan yang gundul dengan pepohonan, sedangkan sengkedan adalah struktur tanah yang miring dan dibuat seperti tangga 13. Sulfur dioksida yang kemudian membentuk asam sulfat dan nitrogen oksida yang kemudian membentuk asam nitrat 14. > Mematikan lampu ruangan saat tidak diperlukan > Tidak menghidupkan AC dengan suhu yang terlalu rendah > Menggunakan peralatan elektronik yang hemat listrik 15. Kaleng minuman jadi loyang kue, penggorengan, panci. Ban bekas jadi pot tanaman, sandal karet, dan ember.


Download ppt "PRESENTASI TENTANG LINGKUNGAN HIDUP. Pabrik yang mengeluarkan zat kimia harus mempunyai Instalasi pengolahan limbah agar sungai- sungai tidak tercemar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google