Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MATA KULIAH PERTANIAN INDUSTRIAL WEEK-8 PANGAN DAN GIZI By Luh Putu Suciati 6 April 2015 Permasalahan Pangan dan Gizi Definisi pangan dan gizi Kebijakan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MATA KULIAH PERTANIAN INDUSTRIAL WEEK-8 PANGAN DAN GIZI By Luh Putu Suciati 6 April 2015 Permasalahan Pangan dan Gizi Definisi pangan dan gizi Kebijakan."— Transcript presentasi:

1 MATA KULIAH PERTANIAN INDUSTRIAL WEEK-8 PANGAN DAN GIZI By Luh Putu Suciati 6 April 2015 Permasalahan Pangan dan Gizi Definisi pangan dan gizi Kebijakan Ketahanan Pangan dan Gizi Situasi Pangan dan Gizi Pola Pangan Harapan (PPH) Angka Kecukupan Gizi (AKG) Permasalahan Pangan dan Gizi Definisi pangan dan gizi Kebijakan Ketahanan Pangan dan Gizi Situasi Pangan dan Gizi Pola Pangan Harapan (PPH) Angka Kecukupan Gizi (AKG)

2 Permasalahan dan isu ttg gizi & pangan *) 1. Gizi buruk  tidak terpenuhi pangan, tidak bisa akses pangan krn miskin 2. Dampak makanan tidak sehat : ada bahan berbahaya 3.Kelaparan 4.Kelebihan pangan/obesitas 5.Paceklik  Konsumsi nasi aking 6.Distribusi raskin 7.Impor pangan 8.Harga pangan tinggi 1. Gizi buruk  tidak terpenuhi pangan, tidak bisa akses pangan krn miskin 2. Dampak makanan tidak sehat : ada bahan berbahaya 3.Kelaparan 4.Kelebihan pangan/obesitas 5.Paceklik  Konsumsi nasi aking 6.Distribusi raskin 7.Impor pangan 8.Harga pangan tinggi *) hasil diskusi dan diisi oleh peserta kuliah

3 POSISI PANGAN DLM PEMBANGUNAN NASIONAL

4 adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan dan air, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan dan minuman. adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan dan air, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan dan minuman. SUMBER KALORI, PROTEIN, VITAMIN, ZAT GIZI MIKRO/MINERAL bagi seseorang untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif 4

5 Pangan adalah bahan-bahan yang di makan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan energi bagi : ► pemeliharaan, ► pertumbuhan, ► kerja, ► penggantian jaringan tubuh yg rusak. Jumlah atau volume pangan: Cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk Distribusinya sesuai sebaran penduduk

6 senyawa yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan dan kelangsungan hidup manusia. Istilah gizi seringkali digunakan saling menggantikan dengan nutrisi, terutama bila merujuk pada manusia. Gizi adalah nutrisi untuk manusia

7 Mutu gizinya: Sesuai dengan originalnya Ditingkatkan dengan teknologi pengolahan pangan Diambil/ekstrak kandungan istimewanya Dipertahankan untuk waktu yang relatif lama

8 Pertanian: penyedia pangan utama di muka bumi Apa saja yang penting dari pangan untuk manusia ? Jumlahnya Macam/jenisnya Mutu gizinya

9

10

11

12

13

14

15 Sumber : Dewan Ketahanan Pangan, 2014

16 Perkembangan Status Ketahanan dan Kerentanan Kabupaten di Jawa Timur berdasarkan 2009 dan FSVA (Food Security and Vulnerability Atlas) tahun 2013

17 Kebijakan Konsumsi Pangan & Gizi  Percepatan Diversifikasi Konsumsi Pangan : Perubahan pola pikir ke arah pola konsumsi B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan aman), Optimalisasi pemanfaatan lahan perkarangan / KRPL (kawasan rumah pangan lestari), Penguatan UKM (usaha kecil mikro) dalam bisnis pangan olahan berbasis tepung-tepungan,  Perbaikan gizi keluarga dan kelompok khusus (bumil, busui, balita, kelompok khusus rawan pangan)  Pengembangan, pengawasan, dan penanganan keamanan pangan olahan dan segar. 17

18 Zat Gizi yang disediakan oleh pangan disebut zat Gizi Esensial karena dalam unsur2 tersebut tidak dapat dibentuk dalam tubuh dlm jumlah yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan normal. ↓ Hal ini berarti unsur tersebut harus disediakan o/ unsur pangan misal asam amino esensial (diperlukan untuk memperoleh dan memelihara pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang baik).

19 DASAR HUKUM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PANGAN & GIZI

20 PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR: 65/Permentan/OT.140/12/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETAHANAN PANGAN PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota, terdiri dari 4 (empat) jenis pelayanan dasar : 1.Bidang ketersediaan dan cadangan pangan; 2.Bidang distribusi dan akses pangan; 3.Bidang penganekaragaman dan keamanan pangan; 4.Bidang penanganan kerawanan pangan. PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR: 65/Permentan/OT.140/12/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETAHANAN PANGAN PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota, terdiri dari 4 (empat) jenis pelayanan dasar : 1.Bidang ketersediaan dan cadangan pangan; 2.Bidang distribusi dan akses pangan; 3.Bidang penganekaragaman dan keamanan pangan; 4.Bidang penanganan kerawanan pangan.

21 *) Target skor PPH tahun 2015 sebesar 95

22 POLA KONSUMSI PANGAN = Pola Pangan = Food Pattern = Kebiasaan Makan = Food Habit  Cara seseorang atau sekelompok orang untuk memilih makanan yg dikonsumsinya yg dipengaruhi oleh fisiologis, psikologis, budaya dan sosial

23 Pangan  persoalan Biocultural Bio  zat gizi pd pangan yg mengalami proses biologi dlm tubuh dan berpengaruh thd fungsi organ tubuh Cultural  faktor budaya berpengaruh thd pemilihan jenis pangan, cara mengkonsumsi, dan pengolahannya  Pangan mempunyai fungsi sosial yg sesuai dg keadaan lingkungan, agama,adat, kebiasaan dan pendidikan masyarakat Pangan  persoalan Biocultural Bio  zat gizi pd pangan yg mengalami proses biologi dlm tubuh dan berpengaruh thd fungsi organ tubuh Cultural  faktor budaya berpengaruh thd pemilihan jenis pangan, cara mengkonsumsi, dan pengolahannya  Pangan mempunyai fungsi sosial yg sesuai dg keadaan lingkungan, agama,adat, kebiasaan dan pendidikan masyarakat Macam atau jenis pangan : Makanan pokok Makanan substitusi Makanan pelengkap Makanan fungsional (diet khusus) Makanan segar atau olahan Macam atau jenis pangan : Makanan pokok Makanan substitusi Makanan pelengkap Makanan fungsional (diet khusus) Makanan segar atau olahan

24 Jenis Bahan Pangan Padi-padian 69 % Umbi-umbian 10 % Buah dan sayur 2 % Kacang & biji 6 % Gula dan sirup 1 % Produk Hewani 5 % Lemak dan minyak 5 % Lain-lain 2 % Jenis Bahan Pangan Padi-padian 69 % Umbi-umbian 10 % Buah dan sayur 2 % Kacang & biji 6 % Gula dan sirup 1 % Produk Hewani 5 % Lemak dan minyak 5 % Lain-lain 2 % Pola pangan Indonesia  Dominan makanan pokok (beras, jagung, singkong,ubi jalar dan sagu) Konsumsi produk hewani tergolong kecil (5 %)

25 Pola Pangan orang Amerika Pola makan org Amerika, tinggi lemak  menimbulkan masalah gizi lebih (obesitas, jantung koroner dll.) sehingga direvisi : - lemak 42 %  38% - karbohidrat 46%  50% - 58% - protein tetap  12 %

26 Faktor2 yang mempengaruhi status gizi seseorang adalah sbb : 1.Akseptabilitas (daya terima), 2.Prasangka buruk pd bahan makanan ttt, 3.Pantangan pd makanan ttt, 4.Kesukaan terhadap jenis makanan ttt, 5.Keterbatasan ekonomi, 6.Kebiasaan makan, 7.Selera makan, 8.Sanitasi makanan (penyiapan, penyajian, penyimpanan),

27 UNTUK HIDUP AKTIF DAN SEHAT: Manusia perlu lebih dari 40 jenis zat gizi (Karbohidrat, Protein, Lemak, Vit, Mineral, Air) dalam jumlah cukup dari berbagai jenis Makanan Masalah: Tidak ada satu jenis pangan yang lengkap gizinya Alasan mengapa KONSUMSI PANGAN HARUS BERAGAM :

28 TUJUAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Konsumsi Pangan Yang Cukup Gizi Secara Kuantitas Dalam Komposisi Yang Seimbang  Seimbang jumlah  Jumlah harus sesuai angka kecukupan gizi Menurut umur, jenis kelamin, aktivitas dan status fisiologis  Seimbang jenis  jenis beragam antar kelompok dan dalam kelompok pangan  Seimbang jadwal  Jadwal teratur dibagi 2-4 kali waktu makan (idealnya 3 kali waktu makan) 28

29 PRINSIP GIZI SEIMBANG: 3 J SEIMBANG JUMLAH, JENIS, JADWAL 29 2 – 3 porsi 3 – 5 porsi 2 – 3 porsi 3 – 8 porsi Sedikit saja/bila perlu Sumber: GIZI SEIMBANG # 4 SEHAT 5 SEMPURNA” GIZI SEIMBANG -menurut umur -menurut jk -menurut status fisiologis -menurut aktivitas GIZI SEIMBANG # 4 SEHAT 5 SEMPURNA” GIZI SEIMBANG -menurut umur -menurut jk -menurut status fisiologis -menurut aktivitas

30 Sumber Energi : Karbohidrat - beras - ubi - gandum - sagu - jagung - singkong Sumber Zat Pengatur : vitamin & mineral - Sayuran dan buah Sumber Zat Pembangunan : Protein - ikan - ayam - kacang2an - telur - daging (tahu,tempe) - susu dan produk olahannya Rekomendasi FAO-RAPA (Regional Asia Pasific),1989 * % protein * % lemak * % karbohidrat

31

32 KECUKUPAN GIZI YANG DIANJURKAN Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan (AKG) = Recommended Dietary Allowances (RDA) = Safe Level  merupakan suatu anjuran ttg jumlah zat gizi yang diperlukan seseorang/kelompok orang agar dapat hidup sehat.  Ditentukan dalam Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi 5 tahun sekali AKG berguna : - Mengukur tingkat konsumsi - Perencanaan konsumsi pangan dan ketersediaan pangan - Menentukan fortifikasi zat gizi dlm makanan

33 Pola Pangan Harapan (PPH) = Desirable Dietery Pattern  Adalah suatu komposisi pangan yg seimbang untuk dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan gizi penduduk.  PPH dpt dinyatakan dalam bentuk : 1. komposisi energi (kalori) aneka ragam pangan 2. komposisi berat (gram atau kg) aneka ragam pangan yg meenuhi kebutuhan penduduk  PPH mencerminkan susunan konsumsi pangan anjuran untuk hidup sehat, aktif dan produktif PPH diperkenalkan pada FAO-RAPA di Bangkok 1989

34 PENGERTIAN PPH DAN CARA PENGHITUNGANNYA FAO-RAPA (1989) : PPH adalah komposisi kelompok pangan utama yang bila dikonsumsi dapat memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi lainnya.  CUKUP JUMLAH Susunan beragam pangan didasarkan atas proporsi keseimbangan energi dari 9 kelompok pangan dengan mempertimbangkan segi daya terima, ketersediaan pangan, ekonomi, budaya dan agama.  CUKUP MUTU BERAGAM

35 Tujuan PPH : Menghasilkan komposisi normal atau standar pangan dlm memenuhi kebutuhan gizi penddk. Sekaligus mempertimbangkan keseimbangan gizi (nutricional balance), cita rasa (porlability), daya cerna (digestability), daya terima masy (acceptability), kualitas dan kemampuan daya beli (affeadebility) PPH berguna untuk : 1. perencanaan, ketersediaan, dan produksi pangan 2. Sebagai evaluasi tk pencapaian butir 1 3. Pengukuran diversifikasi dan ketahanan pangan 4. Pedoman dlm merumuskan pesan-pesan gizi

36 PPH Data Susenas 1999  Masih jauh dari harapan Pola konsumsi pangan pendd. Ind. blm memenuhi AKG Tk. Konsumsi energi baru mencapai 84,2% atau kal/kapita/hari Skor PPH = 62,6  pola konsumsi belum beragam krn msh didominasi klpk padi2an (56,3%) terutama beras (86.3%) Pedomannya AKG Kecukupan energi - tk. konsumsi 2200 Kal/orang/hari - tk. ketersediaan 2500 Kal/orang/hari Kecukupan protein - tk. Konsumsi 50 g/orang/hari - tk. Ketersediaan 55 g/orang/hari Kecukupan lemak min 10 % dr total energi dan maks 25%

37 TIGA KEGUNAAN MAKANAN (TRIGUNA MAKANAN) PRINSIP GIZI SEIMBANG

38 38 PRINSIP DASAR TRI GUNA MAKANAN Zat Pembangun (33.3%) Zat Pengatur (33.3%) Zat Tenaga (33.3%) POLA PANGAN Lauk Pauk (33.3%) Sayur & Buah (33.3%) Pangan Pokok (33.3%)

39 MENU SEIMBANG NABATIHEWANI - Karbohidrat - Vitamin - Protein - Mineral - Lemak - Air Menu = susunan makanan yang disantap seseorang/ kelompok setiap kali makan Menu seimbang = susunan makanan lengkap dan memenuhi kebutuhan semua zat gizi untuk kesehatan optimal

40 a. Produk pangan merupakan industri massal. Karena sektor pangan merupakan sumber kehidupan dan penghidupan yang merupakan industri massal yang melibatkan banyak orang, baik di bidang produksi, pengolahan dan distribusi. Bahkan u/ skala nasional, sektor pertanian tanaman pangan menyumbang sekitar 19% dari pendapatan domestic bruto (sumbangan terbesar diantara 16 jenis lapangan industri).

41 b. Pangan dikonsumsi oleh semua golongan/lapisan masyarakat Indonesia Pangan merupakan bagian yang cukup besar dari pengeluaran rumah tangga miskin di Indonesia. ↓ Pengeluaran tsb mencapai rata-rata 72, 02% dimana 27,98% dari total pengeluaran adalah untuk bahan pangan pokok: padi-padian dan hasilnya.

42 Hubungan Pangan dan Gizi Pangan menyediakan unsur-unsur kimia tubuh yang dikenal sebagai zat gizi. ↓ zat gizi tsb menyediakan tenaga bagi tubuh, mengatur proses dalam tubuh dan memperlancar pertumbuhan serta memperbaiki jaringan tubuh.

43 Peningkatan Gizi masyarakat merupakan bagian integral pembangunan nasional. ↓ Oleh karena itu pemerintah membuat program perbaikan Gizi masyarakat yang meliputi penanggulangan kekurangan vitamin A, penanggulangan anemia gizi, penanggulangan gondok endemic,dll.

44 Penataan Wilayah Pertanian Agroindustrial 1.Agropolitan Cipanas 2.Agropolitan Pemalang 3.Agropolitan Tomohon 4.Agropolitan OKI

45 Peran Pemasaran, rantai pasok dalam pertanian industrial (hulu-hilir proses kegiatan pertanian industrial) 1.Rantai pasok beras organik 2.Rantai pasok kopi aceh 3.Rantai pasok sayuran 4.Rantai pasok teh hijau

46 Diskripsi tugas: 1.Halaman depan: judul, identitas 2.Permasalahan yang dihadapi sesuai topik. Misal permasalahan komoditas pangan 3.Kondisi rantai pasok sesuai komoditas 4.Komentar ttg rantai pasok


Download ppt "MATA KULIAH PERTANIAN INDUSTRIAL WEEK-8 PANGAN DAN GIZI By Luh Putu Suciati 6 April 2015 Permasalahan Pangan dan Gizi Definisi pangan dan gizi Kebijakan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google