Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UNIVERSITAS BRAWIJAYA Nuhfil Hanani AR Guru Besar Ekonomi Pertanian (Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UNIVERSITAS BRAWIJAYA Nuhfil Hanani AR Guru Besar Ekonomi Pertanian (Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional)"— Transcript presentasi:

1 UNIVERSITAS BRAWIJAYA Nuhfil Hanani AR Guru Besar Ekonomi Pertanian (Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional)

2 NERACA BAHAN MAKANAN PENYEDIAAN/ PASOKAN PENGGUNAAN 2

3 Pemerintah terus berupaya memacu pembangunan ketahanan pangan melalui program–program yang benar-benar mampu memperkokoh ketahanan pangan Dalam rangka penyusunan program pembangunan ketahanan tersebut, maka diperlukan analisisi situasi pangan Salah satu cara untuk memperoleh gambaran situasi pangan dapat disajikan dalam suatu neraca atau tabel yang dikenal dengan nama “Neraca Bahan Makanan” Latar Belakang

4 NERACA BAHAN MAKANAN : Penyajian data pangan dalam bentuk tabel yang dapat menggambarkan situasi dan kondisi ketersediaan pangan untuk konsumsi penduduk di suatu wilayah (Negara/Provinsi/Kabupaten) pada waktu tertentu. NBM menyajikan angka rata-rata jumlah pangan yang tersedia untuk konsumsi penduduk per kapita (kg/kap/thn atau gr/kap/hr atau zat gizi tertentu kkal/kap/hr, gram protein/hr, gram lemak/hr) PENGERTIAN 4

5 Tujuan Penyusunan NBM : 1.Melihat perubahan jenis pangan yang tersedia/dikonsumsi dari tahun ke tahun;Melihat perubahan jenis pangan yang tersedia/dikonsumsi dari tahun ke tahun; 2.Tingkat kecukupan dibandingkan AKG;Tingkat kecukupan dibandingkan AKG; 3.Meneliti/meramalkan situasi pangan suatu negara/daerah;Meneliti/meramalkan situasi pangan suatu negara/daerah; 4.Mengestimasi surplus/defisit suatu daerah;Mengestimasi surplus/defisit suatu daerah; 5.Menyusun proyeksi ketersediaan dan perdagangan;Menyusun proyeksi ketersediaan dan perdagangan; 6.Mengevaluasi kebijakan pangan dan gizi;Mengevaluasi kebijakan pangan dan gizi; 7.Bisa dikaitkan dengan kasus-kasus kelaparan dan kekurangan gizi;Bisa dikaitkan dengan kasus-kasus kelaparan dan kekurangan gizi; 8.Ketergantungan impor;Ketergantungan impor;5

6 1. Jenis Data----- Data Sekunder Produksi Perubahan stok (stok awal & akhir thn) Pakan Impor/ekspor Bibit Penggunaan untuk industri Tercecer Jumlah penduduk Konsumsi Pangan (bila diperlukan diproksi) Input-Output (bila diperlukan untuk proksi) 2. Persyaratan Data a. Jenis bahan makanan : Bahan makanan yang lazim dikonsumsi dan data tersedia secara kontinyu dan resmi b. Data penduduk : Data penduduk tengah tahun METODE PENYUSUNAN NBM 6

7 Tabel Neraca Bahan Makanan

8 Jenis Bahan Makanan (kolom 1) Produksi, terdiri atas : input dan output (kolom 2 & 3) Perubahan Stok (kolom 4) Impor (kolom 5) Persediaan dalam negeri sebelum ekspor (kolom 6) Ekspor (kolom 7) Penyediaan dalam negeri (kolom 8) Pemakaian/penggunaan dalam negeri (kolom 9 s/d 14) Ketersediaan untuk konsumsi per kapita (kolom 15 s/d 19) Tabel NBM terdiri atas 19 kolom : 8

9 Jenis Bahan Makanan (Kolom 1)

10 10

11 Produksi (Kolom 2 & 3) Jumlah hasil dari proses produksi pertanian baik belum/sudah mengalami proses pengolahan, terdiri atas : input dan output - Input (2): unsur produksi yg akan mengalami proses selanjutnya - Output (3): unsur produksi hasil turunan (perlu angka konversi) Perubahan Stok (Kolom 4) Selisih antara persediaan akhir periode dengan awal periode : (+) bila stok meningkat --> ketersediaan turun (-) bila stok turun --> ketersediaan meningkat 11 Lanjutan Tabel NBM……

12 Impor (Kolom 5) Sejumlah bahan makanan yg masuk ke dalam negeri/wilayah dari negara/ wilayah administratif lain Penyediaan dalam Negeri sebelum Ekspor (Kolom 6) Sejumlah bahan makanan yang berasal dari produksi (keluaran) dikurangi perubahan stok ditambah impor Ekspor (Kolom 7) Jumlah pangan (menurut jenis) yg keluar negeri/ wilayah administratif lain Penyediaan dalam negeri (Kolom 8) Produksi (keluaran) - perubahan stok + impor - ekspor 12 Lanjutan Tabel NBM……

13 Pemakaian/penggunaan dalam negeri (Kolom 9-14) Jumlah pangan yang digunakan di dalam negeri/wilayah administratif tertentu, mencakup : Pakan Bibit/benih Penggunaan untuk industri (makanan & non makanan) Penyusutan (tercecer) (Perlu faktor estimasi utk berbagai pemanfaatan tsb) Ketersediaan per kapita (Kolom 15-19) Sejumlah bahan makanan yang tersedia untuk dikonsumsi setiap penduduk suatu negara/daerah dalam suatu kurun waktu tertentu, dinyatakan dalam : 1) kg/kap/thn 2) zat gizi (energi, protein dan lemak perkapita/hari) perlu DKBM 13 Lanjutan Tabel NBM……

14 Rumus Ketersediaan Pangan : Keterangan : TD = ketersediaan pangan utk dikonsumsi penduduk 0 = Produksi (masukan/keluaran) S = Perubahan stok M= Impor X= Ekspor P = Pakan B = Bibit I = Industri (makanan dan bukan makanan) C = Tercecer TD = O – (S) + M – X – (P+B+I+C)14

15 APA YANG BISA DISAJIKAN DALAM NERACA BAHAN MAKANAN

16 PERKEMBANGAN PRODUKSI PANGAN

17 Potensi Pangan

18 Perkembangan Produksi Beras dan Jagung

19 Perkembangan Produksi Kacang-kacangan

20 Perkembangan Produksi Ubi-ubian

21

22

23 NERACA PRODUKSI DAN KONSUMSI PANGAN

24

25 Neraca Produksi dan Konsumsi Beras dan Jagung

26 Neraca Produksi dan Konsumsi Kacang2an

27 Neraca Produksi dan Konsumsi Ubi-ubian

28 Neraca Produksi dan Konsumsi pangan Hewani dan Ikan

29

30 NERACA PRODUKSI DAN KONSUMSI PANGAN TINGKAT KECAMATAN

31

32

33

34

35

36 NERACA KETERSEDIAAN KALORI, PROTEIN DAN LEMAK

37

38

39

40

41 POLA PANGAN HARAPAN

42 No. Kelompok Pangan Pola Pangan Harapan Nasional Gram Energi (kkal) % AKGBobot Skor maks 1Padi-padian Umbi-umbian Pangan Hewani Minyak & Lemak Buah/Biji Berminyak Kacang-cangan Gula Sayur & Buah Lain-lain Jumlah PPH konsumsi

43 B Aspek Konsumsi 43

44 44

45 Kelompok Pangan Konsumsi Aktual Konsumsi Ideal gramkkal % AKG PPHgramkkal% AKGPPH Padi-padian , Umbi-umbian22452, ,5 Pangan hewani , ,0 Minyak dan lemak150,20, ,0 Buah/biji berminyak11240,80, ,0 Kacang- kacangan30813,77, ,0 Gula281074,92, ,5 Sayur dan buah ,530, Lain-lain41391, Jumlah ,890,

46

47 Kelompok pangan Konsumsi Per kapita Kapita/ha ri Kapita/tahun Total/tahun gramkg ton (1)(2) (3) Padi-padian= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 Umbi-umbian= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 pangan hewani= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 minyak & lemak= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 Bh/bj berminyak= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 kacang-kacangan= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 gula= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 sayur & buah= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 lain-lain = (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000

48 Konsumsi aktualKonsumsi idealgap konsumsi Kapi ta kapit a totalKapita kapi ta total Kapit a kapit a total Kelompok pangan Gr/ hr Kg/t h ton/t h gr/hr Kg/t h ton/t h Gr/h r Kg/th Ton/t h Padi-padian Umbi-umbian Pangan hewani Minyak dan lemak Buah/bj berminyak Kacang-kacangan Gula Sayur dan buah Lain-lain ,

49 PERENCANAAN KETERSEDIAAN PANGAN BERDASARKAN PPH Ketersediaan

50 Pola Pangan Harapan (PPH) adalah susunan beragam pangan yang didasarkan pada sumbangan energi dari kelompok pangan utama baik secara absolut maupun dari suatu pola ketersediaan atau konsumsi pangan

51 No. Kelompok Pangan Pola Pangan Harapan Nasional Gram Energi (kkal) % AKGBobot Skor maks 1Padi-padian Umbi-umbian Pangan Hewani Minyak & Lemak Buah/Biji Berminyak Kacang-cangan Gula Sayur & Buah Lain-lain Jumlah PPH konsumsi

52 Jenisgr/kap/hrkkal AKE (%)PPH Padi-padian Umbi-umbian Pangan hewani Minyak & Lemak Bh/bj berminyak Kacang- kacangan Gula Sayur dan buah Lain-lain Pola Pangan Harapan Ketersediaan

53 Kelompok Pangan Ketersediaan Energi (kkal/kap) Aktual Kondisi idealGapInterpretasi Padi-padian surplus Umbi-umbian surplus Pangan hewani defisit Minyak dan lemak defisit Buah/biji berminyak defsit Kacang-kacangan surplus Gula defisit Sayur dan buah surplus Lain-lain066-66defisit Total

54 Jenisgr/kap/hrkkal AKE (%)PPH Padi-padian Umbi-umbian Pangan hewani Minyak & Lemak Bh/bj berminyak Kacang- kacangan Gula Sayur dan buah Lain-lain Pola Pangan Harapan Ketersediaan

55 Kelompok pangan Ketersediaan harapan (Ideal ) Kapita/ha ri Kapita/tahun Total/tahun gramkg ton (1)(2) (3) Padi-padian320= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 Umbi-umbian100= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 pangan hewani150= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 minyak & lemak25= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 Bh/bj berminyak15= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 kacang-kacangan35= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 gula30= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 sayur & buah300= (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000 lain-lain86.5 = (1) x364 /1000 = (2) x jumlah penduduk/1000

56 Kelompok pangan Ketersediaan Aktual Ketersediaan harapan (Ideal ) Gap ketersediaan Kapita/ hari Kapita/ tahun Total/ta hun Kapita/ hari Kapit a/tahu n Total/t ahun Kapita /hari Kapi ta/ta hun Total/ta hun gramkg ton gramkg ton gramkg ton Padi-padian Umbi-umbian pangan hewani minyak & lemak Bh/bj berminyak kacang- kacangan gula sayur & buah lain-lain ,

57 Kelompok pangan Gap ketersediaan Defisit/surplus Keterangan Total/tahun Rekomendasi ton Ton Padi-padian Surplus Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Umbi-umbian5.078 Surplus Ekspor daerah lain dan cadangan pangan pangan hewani Defisit Dicukupi sendiri/impor ? minyak & lemak-907 DefisitDicukupi sendiri/impor ? Bh/bj berminyak-577 DefisitDicukupi sendiri/impor ? kacang- kacangan 114 Surplus Ekspor daerah lain dan cadangan pangan gula DefisitDicukupi sendiri/impor ? sayur & buah DefisitDicukupi sendiri/impor ? lain-lain DefisitDicukupi sendiri/impor ?

58 PERENCANAAN KETERSEDIAAN BERDASARKAN KONSUMSI AKTUAL DAN PPH KONSUMSI 1.PERENCANAAN KETERSEDIAAN KONSUMSI AKTUAL : HANYA INTERVENSI ASPEK PRODUKSI 2.PERENCANAAN KETERESDIAAN PPH KONSUMSI ( KONSUMSI IDEAL INTERVENSI PRODUKSI DAN KONSUMSI

59 Kelompok Pangan Produksi Aktual Konsumsi aktual Surplus/ defifit Rekomendasi Ton/tahun Ton/th gram Padi-padian Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Umbi-umbian Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Pangan hewani Dicukupi sendiri/impor ? Minyak & lemak Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Bh/biji berminyak Dicukupi sendiri/impor ? Kacang- kacangan Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Gula Dicukupi sendiri/impor ? Sayur dan buah Dicukupi sendiri/impor ? Lain-lain Dicukupi sendiri/impor ? PERENCANAAN KETERSEDIAAN BERDASARKAN KONSUMSI AKTUAL

60 Kelompok Pangan Produksi Aktual Konsumsi Ideal Surplus/d efifit Rekomendasi Ton/tahun Ton/th gram Padi-padian Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Umbi-umbian Dicukupi sendiri/impor ? Pangan hewani Dicukupi sendiri/impor ? Minyak & lemak Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Bh/biji berminyak Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Kacang-kacangan Ekspor daerah lain dan cadangan pangan Gula Dicukupi sendiri/impor ? Sayur dan buah Dicukupi sendiri/impor ? Lain-lain Dicukupi sendiri/impor ? PERENCANAAN KETERSEDIAAN BERDASARKAN KONSUMSI IDEAL

61 PERENCANAAN PANGAN MENDATANG

62 Peramalan konsumsi Pangan Peramalan untuk konsumsi menggunakan Ci t+1 = Pop t (1+rc t ) x (Cti cap ) Dimana : Ci t+1 = konsumsi total jenis pangan ke i pada tahun t +1 Pop t = jumlah penduduk pada tahun ke t rc t = laju pertumbuhan penduduk (0.38 %/tahun) Cti cap = konsumsi jeni pangan per kapita ke i pada tahun t Cti cap => konsumsi jenis pangan per kapita ke i bisa naik mengikuti tren atau diturunkan karena ada target skor PPH

63 Peramalan Produksi Pangan Peramalan untuk konsumsi menggunakan Qi t+1 = Li t+1 x Y i t+1 Li t+1 = Li t (1+rL t ) Yi t+1 = Yi t (1+rY t ) Dimana : Li t+1 = areal panen jenis pangan ke i pada tahun t +1 Li t = areal panen jenis pangan ke i pada tahun ke t rL t = laju areal panen %/tahun) Yi t+1 = produktivitas panen jenis pangan ke i pada tahun t +1 Yi t = produktivitas panen jenis pangan ke i pada tahun ke t rY t = produktivitas areal panen %/tahun)

64

65 PERENCANAAN DENGAN TARGET POLA PANGAN HARAPAN

66 NoTahun ASkor Pola Pangan Harapan Skor PPH 88,188,189,891,693,395,0 BKelompok Pangan(Satuan : gram/kapita/hari) 1Padi-padian Beras Jagung Terigu Umbi-umbian Singkong Ubi jalar Kentang Umbi lainnya Pangan hewani Daging ruminansia Daging unggas Telur Susu Ikan SASARAN PPH

67 NoTahun (Satuan : gram/kapita/hari) 4Minyak dan Lemak Minyak kelapa Minyak sawit Minyak lainnya Buah/Biji berminyak Kelapa Kemiri Kacang-kacangan Kedele Kacang tanah Kacang hijau Kacang lainnya

68 NoTahun (Satuan : gram/kapita/hari) 7Gula Gula pasir Gula merah Sayuran dan buah Sayur Buah Lain-Lain Minuman Bumbu-bumbuan

69 Sasaran Ketersediaan Pangan (ton) TahunTargetberasjagungkedelai Kacang tanah Kacang hijauUbi KayuUbi Jalar 2011Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus

70 Sasaran Ketersediaan Pangan Di Jawa Timur (ton) (Lanjutan TahunTargetDagingTelurSusuIkan 2011Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus Produksi Konsumsi surplus

71

72


Download ppt "UNIVERSITAS BRAWIJAYA Nuhfil Hanani AR Guru Besar Ekonomi Pertanian (Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google