Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Manusia dan Lingkungan. Kelompok 5 Agung Nur Farida Ngurah Anton Yusuf Cindy.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Manusia dan Lingkungan. Kelompok 5 Agung Nur Farida Ngurah Anton Yusuf Cindy."— Transcript presentasi:

1 Manusia dan Lingkungan

2 Kelompok 5 Agung Nur Farida Ngurah Anton Yusuf Cindy

3 A. HAKIKAT DAN MAKNA LINGKUGAN BAGI MANUSIA Lingkungan adalah suatu media dimana makhluk hidup tinggal, mencari dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya. Menurut pasal 1 UU NO.23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, dinyatakan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semuabenda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

4 Lingkungan amat penting bagi kehidupan manusia. Segala yang ada pada lingkungan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencukupi kebutuhan hidup manusia, karena lingkungan memiliki daya dukung, yaitu kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Arti penting lingkungan bagi manusia adalah sebagai berikut : A.Lingkungan merupakan tempat hidup manusia. Manusia hidup; berada tumbuh, dan berkembang diatas bumi sebagai lingkungan. B.Lingkungan memberi sumber-sumber penghidupan manusia. C.Lingkungan mengpengaruhi sifat dan karakter, serta perilaku manusia yang mendiaminya. D.Lingkungan memberi tantangan bagi kemajuan peradaban manusia. E.Manusia memperbaiki, mengubah, bahkan menciptakan lingkungan untuk kebutuhan dan kebahagian hidup.

5 Hal ini tercermin dari adanya hari lingkungan hidup sedunia, yang selalu diperingati oleh masyarakat, khususnya para pemerhati dan pencinta lingkungan. Hari lingkungan hidup sedunia diperingati setiap tanggal 5 juni. Hari lingkungan hidup sedunia pertama kali dicetuskan pada tahun 1972 oleh seorang senator amerika serikat Gaylord Nelson.

6 Hubungan manusia dan lingkungan terhadap nilai-nilai pancasila Pancasila sebagai dasar dan falsafah Negara serta sebagai kesatuan yang bulat dan utuh, memberikan keyakinan pada rakyat dan bangsa Indonesia bahwa kebahagian hidup akan tercapai jika didasarkan pada keselarasan, keserasian, dan keseimbangan baik dalam hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa maupun manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan manusia sebagai pribadi, dalam rangka mencapai kemajuan lahir dan kebahagian batin.

7 B. Kualitas Lingkungan dan penduduk terhadap Kesejahteraan. 1.Hubungan lingkungan dengan kesejahteraan Berdasarkan uraian sebelumnya, dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan yang erat antara lingkungan dengan manusia. Lingkungan dapat memberikan sumber kehidupan agar manusia dapat hidup sejahtera. Dengan demikian, lingkungan mampu memberikan kesejahteraan dalam hidup manusia. Pada masa sekarang, manusia tetap mengingikan lingkungan sebagai tempat maupun sumber kehidupannya yang dapat mendukung kesejahteraan hidup. Contoh sederhana, manusia membangun bendungan, DAM, atau Waduk guna menampung air.

8 Untuk menciptakan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, diperlukan pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup. Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebjaksanaan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup. Pelestarian lingkungan hidup mencakup pelestarian daya dukung lingkungan hidup dan pelestarian daya tamping lingkungn hidup, yang memiliki tujuan sebagai berikut : A.Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai tujuan membangun manusia seutuhnya. B.Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana. C.Mewudujudkan manusia sebagai Pembina lingkungan hidup D.Melaksanakan pembangunan berwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. E.Melindungi Negara terhadap dampak kegiatan diluar wilayah Negara yang menyababkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.

9 Pengelolaan lingkungan yang berhasil akan memberi manfaat atau nilai-nilai manusia. Terdapat nilai ekonomi, nilai mental spiritual, nilai ilmiah, dan nilai budaya dari lingkungan. Undang-undang No.23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup yang mengatur hak, kewajiban dan peran warga Negara perihal pengelolaan sebagai berikut : A.Setiap orang mempunyai hak yang sama atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. B.Setiap orang yang mempunyai hak atas informasi lingkungan hidup yang berkaitan dengan peran dalam pengelolaan lingkungan hidup. C.Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan lingkungan hidup. D.Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan berkewajiban memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai pengelolaan lingkungan hidup. E.Masyarakat mempunyai kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan dalam pegelolaan lingkungan hidup.

10 2.Hubungan Penduduk dengan Lingkungan dan Kesejahteraan Penduduk pada dasarnya adalah orang- orang yang tinggal di suatu tempat yang secara bersama-sama menyelenggarakan kehidupannya. Pendudukan Negara adalah orang-orang yang bertempat tinggal di suatu wilayah Negara, tunduk pada kekuasaan politik Negara dan menjalani kehidupannya dibawah tata aturan Negara yang bersangkutan

11 Di negara, penduduk merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Pembangunan pada dasarnya dilakukan oleh penduduk Negara dan ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan penduduk yang bersangkutan. a.Aspek kualitas penduduk = mencangkup tingkat pendidikan, keterampilan, etos kerja dan kepribadian b.Aspek kuantitas penduduk = mencangkup jumlah penduduk, pertumbuhan, persebaran, perataan, dan perimbangan penduduk di tiap wilayah Negara (Winarno, 2007).

12 C. Isu-Isu Penting Persoalan Lintas Budaya dan Bangsa Berikut ini akan kita ketengahkan isu-isu global yang terdiri atas isu mengenai lingkungan dan mengenai isu kemanusiaan. Isu tentang lingkungan antara lain mencakup kekurangan pangan, kekurangan sumber air bersih polusi, dan perbahan iklim. Isu tentang kemanusiaan antara lain mencakup kemiskinan, konflik atau perang, dan wabah penyakit.

13 1. Kekurangan Pangan Kekurangan pangan menciptakan kekhawatiran berbaai pihak. Dunia pun diliputi kekhawatiran itu, karena pertambahan penduduk yang tinggi, terutama di Negara-Negara berkembang. Menurut FAO, saat ini, di dunia terdapat sekitar 200 juta orang yang kekurangan pangan. Penduduk Indonesia pada tahun 2035 diperkirakan akan bertambah menjadi 2 kali lipat dari jumlahnya sekarang, menjadi sekitar 400 juta jiwa.

14 2. Kekurangan Sumber Air Bersih Kurangnya ketersediaan air bersih telah terjadi kelangkaan air sebagai sumber kehidupan. Kelangkaan air bersih menyebabkan orang terpaksa tergantung pada sumber air yang mungkin tidak aman. Tidak tersedianya air bersih dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit, seperti kolera, tifus, malaria, demam berdarah, dan penyakit yang menular lainnya. Kelangkaan air juga menjadikan orang kehabisan waktu dan dana untuk mendapatkan air bersih.

15 Perubahan iklim, kekeringan, dan banjir yang sering terjadi, ditengarai berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih. Contohnya, kekeringan pada sebagian sungai-sungai besar di dunia. Berdasarkan laporan dari yayasan suaka margasatwa untuk alam ( WWF ) yang berkantor pusat di Swiss menyatakan bahwa sebanyak 10 sungai besar di dunia yang ada setiap benua mulai mongering dan terancam kekurangan pasokan air. Di antara sungai tersebut adalah Yangtze, Mekong, Salween, Gangga, dan Indus, sungai Danube di Eropa, La Plata dan Rio Grande di Amerika, sungai Nil di Afrika, dan sungai Murray- Darling di Australia.

16 3. Polusi atau Pencemaran Salah satu penyebab polusi udara di Indonesia saat ini adalah seringnya terjadi kebakaran hutan. Kebakaran hutan yang sering terjadi adalah hutan-hutan di Sumatra dan Kalimantan. Kebakaran hutan merupakan bencana yang setiap tahun terus terjadi. Kebakaran hutan skala besar adalah fenomena yang menjadi sebuah kecenderungan rutin dalam 20 tahun terakhir.

17 Dampak buruk kebakaran hutan amat terasa. Polusi udara melanda di kota-kota sekitar hutan. Kebakaran hutan di Riau menyebabkan penduduknya mulai merasakan mata perih dan berkurangnya jarak pandang karena kabut asap. Di samping itu, ancaman penyakit ISPA mulai beredar. Polusi udara akibat kebakaran hutan di Indonesia juga berdampak bagi masyarakat luar, yaitu penduduk Malaysia dan Singapura.

18 4. Perubahan Iklim Sumber energi fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam ) yang dihasilkan oleh banyak pembangkit energi mengakibatkan terjadinya pencemaran udara. Hal ini karena pembangkit tersebut mengeluarkan gas dan zat-zat pencemar, seperti gas sulphur dioksida (SO) dan gas-gas ruamh kaca (GRK), seperti karbondioksida (CO). Banyak penelitian menyebutkan bahwa GRK telah memicu terjadinya pemanasan global akibat adanya efek rumah kaca.

19 Lebih lanjut, pemanasan global telah memicu terjadinya perubahan iklim ( climate change ). Perubahan iklim mengakibatkan adanya perubahan-perubahan yang tidak terkirakan sebelumnya, seperti, peningkatan suhu, melelehnya gunung es, permukaan air laut naik, banyaknya banjir dan badai, serta musim panas yang semakin panjang. Perubahan-perubahan iklim yang ekstrem ini dapat mengancam kehidupan manusia di bumi.

20 Ancaman tersebut antara lain : 1.Panasnya suhu menimbulkan makin banyaknya wabah penyakit endemic seperti leptospirosis, demam berdarah, diare, dan malaria. 2.Wilayah-wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil terancam tenggelam oleh naiknya air laut. 3.Maraknya banjir dan badai topan yang sewaktu-waktu melanda, pemukiman manusia. 4.Berkurangnya ketersediaan air bersih karena kekeringan dalam waktu lama. 5.Kegagalan panen karena cuaca yang tidak mendukung.


Download ppt "Manusia dan Lingkungan. Kelompok 5 Agung Nur Farida Ngurah Anton Yusuf Cindy."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google