Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disusun untuk pt INI PUNYA SIAPA oleh oleh ki gede emprit Surabaya Juni 2014 INVENTORY MANAGEMENT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disusun untuk pt INI PUNYA SIAPA oleh oleh ki gede emprit Surabaya Juni 2014 INVENTORY MANAGEMENT."— Transcript presentasi:

1 disusun untuk pt INI PUNYA SIAPA oleh oleh ki gede emprit Surabaya Juni 2014 INVENTORY MANAGEMENT

2 LOGISTIC System Requirement Training and Training Support Computer Resourses Maintenance and Support Support Equipment Logistik Information Distribution Data and Document- ation Supply Support and Inventories Personnel SCOPE OF LOGISTIC 2 ki gede emprit, Juni 2014

3 Supply Support and Inventories Part Demand Rate MTBR Procurement Processing Time Inventory Probality System Success Probality of Avalaibility Inventoriy Stockage Level Inventory Turnover Rate EOQ Cost Supply Support SCOPE OF INVENTORY 3 ki gede emprit, Juni 2014

4 4 Subject of inventory Object of inventory Knowledge and skill Infrastructure

5 Inventory Management 1.Inventory management is the process of efficiently overseeing the constant flow of units into and out of an existing inventory. 2.This process usually involves controlling the transfer in of units in order to prevent the inventory from becoming too high, or dwindling to levels that could put the operation of the company into jeopardy. 3.Competent inventory management also seeks to control the costs associated with the inventory, both from the perspective of the total value of the goods included and the tax burden generated by the cumulative value of the inventory. 5 ki gede emprit, Juni 2014

6 6 REN ADAPANDISHARPUS planning procurement warehousing distribution maintenance wiping out

7 7 ki gede emprit, Juni 2014

8 Manajemen Perencanaan 1.Manajemen Perencanaan pada dasarnya adalah menyususun rencana yang dapat memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan apa ( what ), siapa ( who ), kapan (when), dimana ( where ), mengapa ( why ), dan bagaimana ( how ). 2.Perencanaan inventori merupakan salah satu fungsi seorang Manager Inventory, yang berkaitan dengan pengambilan keputusan terhadap pemilihan kebijakan-kebijakan dari sekumpulan program dan kegiatan untuk tujuan-tujuan inventori yang akan dilakukan. 8 ki gede emprit, Juni 2014

9 Manajemen Pengadaan Manajemen Pengadaan adalah kegiatan untuk medapatkan barang, atau jasa dari tidak ada menjadi ada dengan cara transparan, efektif, dan efisien sesuai dengan kebutuhan. Procurement is the acquisition of goods or services. It is favorable that the goods/services are appropriate and that they are procured at the best possible cost to meet the need of the purchaser in terms of quality and quantity, time and location. Corporation and public bodies often define processes intended to promote fair and open competition for their business while minimizing exposure to fraud and collusion. 9 ki gede emprit, Juni 2014

10 Manajemen Pergudangan 1.Manajemen Pergudangan adalah kegiatan menyimpan barang di gudang, bisa dalam bentuk bahan baku, barang setengah jadi, suku cadang maupun produk jadi. 2.Peningkatan produktivitas dan pelayanan pergudangan akan sangat berpengaruh pada performansi perusahaan secara keseluruhan 3.Memegang peran yang sangat penting dalam kehidupan sebuah perusahaan. 10 ki gede emprit, Juni 2014

11 Manajemen Pendistribusian Manajemen Pendistribusian adalah kegiatan mendistribusikan (mengirim) barang dari gudang ke pengguna barang dengan : 1.Tepat barang yang dibutuhkan, 2.Tepat jumlah barang yang diperlukan, 3.Tepat tempat alamat pengirimannya, 4.Tepat waktu sampai ditempat digunakan. 11 ki gede emprit, Juni 2014

12 Manajemen Pemeliharaan 1.Manajemen Pemeliharaan ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (sadar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujuan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi, beroperasi dengan lancar, aman, efektif dan efisien. 2.Kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya, bukan pekerjaan yang asal- asalan, tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan, pembiayaan dan kesungguhan. 12 ki gede emprit, Juni 2014

13 Manajemen Penghapusan 1.Manajemen Penghapusan adalah kegiatan untuk menghapuskan barang dari daftar inventori karena alasan tertentu dari siklus logistik. 2.Alasan tertentu tersebut antara lain : a.Barang tersebut sudah absolut b.Biaya pemeliharaan lebih mahal dibanding pengadaan baru c.Sulit didapatkan di pasaran d.Overstock 13 ki gede emprit, Juni 2014

14 FUNGSI KEGIATAN INVENTORI (THE FUNCTION OF INVENTORY ACTIVITY ) PERENCANAAN (PLANNING). PELAKSANAAN (ACTUATING). PENGAWASAN (CONTROLING). KINERJA INVENTORI (INVENTORY PERFORMANCE ) 14 ki gede emprit, Juni 2014

15 PERENCANAAN (PLANNING) 1. Apa (what). 2. Dimana (where). 3. Bilamana (when). 4. Bagaimana (how). 5. Siapa (who). 6. Mengapa (why). Untuk mendapatkan tepat guna barang TEPAT BARANG TEPAT MUTU TEPAT WAKTU TEPAT TEMPAT 15 ki gede emprit, Juni 2014

16 PELAKSANAAN (ACTUATING) 1. Manusia sebagai unsur pelaksana. 2. Sifat kepemimpinan manajemen. 3. Unsur kepuasan sebagai insan dan sebagai individu dapat dipenuhi. 4. Teknologi dan sistem yang digunakan. 5. Rasional dan objektif berdasarkan tolok ukur yang telah disepakati. 6. Lingkungan sangat berpengaruh. 16 ki gede emprit, Juni 2014

17 PENGAWASAN (CONTROLING) 1. Memberikan petunjuk bila terjadi deviasi dari rencana. 2. Mampu menunjukkan pengecualian pada titik strategis tertentu. 3. Objektif, dan mencari apa yang tidak beres. 4. Memperhitungkan span of control. 5. Bersifat membimbing. 17 ki gede emprit, Juni 2014

18 18 ki gede emprit, Juni 2014

19 Definisi Barang 1.Barang adalah setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun tidak bergerak, yang dapat dipakai, dimanfaatkan atau diperdagangkan oleh pengguna barang. 2.Setiap barang mempunyai nama generik. 3.Setiap barang memiliki karakteristik. 19 ki gede emprit, Juni 2014

20 Identifikasi Barang 1.Mengenali nama generik 2.Bentuk dasar barang : Padat, Cair dan Gas 3.Sifat dasar barang : mudah atau tidak mudah terbakar, mencair, menguap atau rusak. 4.Sifat dasar nilai guna : sekali pakai atau dapat dipakai berkali-kali. 5.Untuk barang fabrikasi minimal memiliki : part number dan serial number. 6.Setiap jenis barang dapat di-kodifikasi-kan oleh pengguna barang dengan nomor kode barang. 20 ki gede emprit, Juni 2014

21 Kelompok Barang (KB) 1.KB Peralatan Rumah Tangga 2.KB Peralatan Mebelair 3.KB Alat Tulis Kantor 4.KB Peralatan Mesin Kantor 5.KB Peralatan Komunikasi 6.KB Peralatan Kerja Perbengkelan 7.KB Peralatan Kerja Umum 8.KB Peralatan Ukur dan Test 9.KB Peralatan Khusus Bangunan Sipil 10.KB Peralatan Listrik & Elektronik 11.KB Peralatan Mesin Pendingin 21 ki gede emprit, Juni 2014

22 Kelompok Barang 12.KB Alat Angkat dan Angkut 13.KB Peralatan Keselamatan Kerja 14.KB Peralatan Pemadam Kebakaran 15.KB Material Kerja Umum 16.KB Material Kerja Perbengkelan 17.KB Material Bangunan Sipil 18.KB Material Listrik & Elektronik 19.KB Material Mesin Pendingin 20.KB Kendaraan Bermotor 21.KB Kantor Lapangan 22 ki gede emprit, Juni 2014

23 Nomor Urut Barang dari Kelompok Barang Listrik ( Kelompok 010) Rincian sebagai berikut (hanya contoh) Nomor urut 1 : Lampu E27 220Volt 5 Watt fluorence. Nomor urut 2…..dst Nomor urut 24 : Lampu Bayonet 220 Volt 10 Watt light. Nomor urut 25…..dst 23 ki gede emprit, Juni 2014

24 Kodifikasi Barang 010 – 0024 XXX - XXXX Nomor Kode Barang Nomor Urut Barang Nomor Kelompok Barang 24 ki gede emprit, Juni 2014

25 Definition of Inventory Control 1.Inventory Control is the supervision of supply, storage and accessibility of items in order to ensure an adequate supply without excessive oversupply. 2.It can also be referred as internal control - an accounting procedure or system designed to promote efficiency or assure the implementation of a policy or safeguard assets or avoid fraud and error etc. 25 ki gede emprit, Juni 2014

26 Contoh Tabel Frequensi Periodik Sebuah Barang PeriodeFrequensi (n)Dipakai (Xi)Xi²∑Xi ki gede emprit, Juni 2014

27 ∑Xi ∑Xi n S = S = ≈ 6 = 5,99 ≈ 6 1. Bila untuk menghitung jumlah pemakaian rata-rata per bulan menggunakan rumus : s = nilai rata-rata pemakaian n = frekuensi penghitungan Xi = nilai frekuensi 2. Maka, dari tabel pemakaian per bulan tersebut dapat dihitung rata-rata pemakaian per bulan sbb : 27 ki gede emprit, Juni 2014

28 n∑Xi² - ( ∑Xi)² n∑Xi² - ( ∑Xi)² n(n-1) n(n-1) S = s = nilai rata-rata pemakaian n = frekuensi penghitungan Xi = nilai frekuensi 1. Bila untuk menghitung jumlah pemakaian rata-rata per bulan menggunakan rumus : 28 ki gede emprit, Juni 2014

29 n∑Xi² - ( ∑Xi)² n(n-1) S = ² 11(11-1) S = S = ≈ 3 = 3,47 ≈ 3 2. Maka, dari tabel pemakaian per bulan tersebut dapat dihitung rata-rata pemakaian item barang per bulan sbb : 29 ki gede emprit, Juni 2014

30 ORDER POINT WAKTU PESAN P E R S E D I A A N P E N G A M A N (S A V E T Y L E V E L ) SIKLUS PENGGUNAAN DIAGRAM INVENTORI KONTROL A B C D Batas maksimum persediaan Batas minimum persediaan Batas pemesanan ulang.. 30 ki gede emprit, Juni 2014

31 Dapat mengetahui secara on time : Jumlah persediaan barang di gudang (gudang pusat maupun gudang proyek). Jumlah cadangan (buffer stock). Jumlah dan alamat distribusi barang. Jumlah pemakaian rata-rata per satuan waktu, baik di pusat maupun di proyek. Kapan pengadaan berikutnya (memperhitungkan waktu layanan barang sesuai proses pengadaan barang). Mengetahui setiap permasalahan tentang inventori barang di gudang maupun di proyek. Mempercepat pengambilan keputusan terhadap kebijakan inventori proyek. 31 ki gede emprit, Juni 2014

32 Laju penggunaan barang Penggunaan cepat (fast moving item), Penggunaan cepat (fast moving item), adalah barang yang penggunaannya dalam satu bulan sama atau lebih besar dari 5 (lima) buah. Penggunaan lambat (slow moving item), Penggunaan lambat (slow moving item), adalah barang yang penggunaannya dalam satu bulan sama atau lebih kecil dari 4 (empat) buah. 32 ki gede emprit, Juni 2014

33 Nilai persediaan 1.Persediaan utk. pengaman (safety level), sebesar 2 (dua) % dari jumlah maksimum. 2.Persediaan maksimum sebesar 1¼ (satu seperempat) kali pemakaian rata-rata sebulan, atau 125 (seratus dua lima) % x S. 3.Persediaan minimum sebesar 4 (empat) % persediaan maksimum. 4.Juga memperhatikan laju penggunaan barang dalam satu satuan waktu. 33 ki gede emprit, Juni 2014

34 Waktu pesan ulang (reorder) 1.Sangat tergantung dari lamanya waktu pesanan (mulai dipesannya barang ke supplier sampai datangnya barang digudang persediaan). 2.Diperhitungkan dengan cermat bahwa sebelum barang datang digudang, pemakaian barang tidak sampai menyentuh barang pengaman persediaan. 3.Penggunaan barang gudang memakai sistem FIFO (first in first out). 34 ki gede emprit, Juni 2014

35 35

36 KODE lokasi penyimpanan 36 ki gede emprit, Juni 2014

37 GUDANG NOMOR 2 TINGKAT 1 TINGKAT 2 TINGKAT 3 TINGKAT 4 TINGKAT BARANG DENGAN KODE LOKASI BARANG DENGAN KODE LOKASI ki gede emprit, Juni 2014

38 Perangkat inventori kontrol 1.Pengetahuan tentang inventori. 2.Identifikasi material. a.Spesifikasi teknik barang (karakteristik materialnya). b.Sumber barang (pabrik dan distribusinya). c.Pengelompokan barang. d.Kodifikasi barang. 3.Pergudangan. a.Bangunan gudangnya. b.Kotsutrak Inventori (kartu barang). c.Journal barang atau journal gudang. d.Lokasi penyimpanan (penempatan barang). e.Pemeliharaan barang digudang. 38 ki gede emprit, Juni 2014

39 Kotsutrak inventori 1.Mencatat transaksi persediaan. 2.Mencatat transaksi penggunaan. 3.Mengetahui jumlah persediaan. 4.Mengetahui lokasi penyimpanan. 5.Sebagai alat kontrol gudang. 6.Merupakan elemen pertanggungan jawab bendaharawan material. 7.Kepentingan statistik. 8.Stok opname. 39 ki gede emprit, Juni 2014

40 40 Mengidentifikasi barang Mengkodifikasikan barang Tahap awal yang harus anda kerjakan untuk memperbaiki manajemen inventori

41 41 ki gede emprit, Juni 2014


Download ppt "Disusun untuk pt INI PUNYA SIAPA oleh oleh ki gede emprit Surabaya Juni 2014 INVENTORY MANAGEMENT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google