Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DECISION KONDISI / PEMILIHAN Implementasi algoritma programan dalam memecahkan suatu masalah dengan berbagai alternatif jawaban yang tersedia. Digunakan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DECISION KONDISI / PEMILIHAN Implementasi algoritma programan dalam memecahkan suatu masalah dengan berbagai alternatif jawaban yang tersedia. Digunakan."— Transcript presentasi:

1 DECISION KONDISI / PEMILIHAN Implementasi algoritma programan dalam memecahkan suatu masalah dengan berbagai alternatif jawaban yang tersedia. Digunakan untuk mengambil keputusan (decision) Perintah dalam bahasa C++ yaitu : IF dan SWITCH yang disertai dengan CASE.

2 Perintah IF Untuk memilih satu dari dua atau lebih alternatif jawaban. Bila proses yang diseleksi terpenuhi atau bernilai benar, maka pernyataan yang ada di dalam blok IF akan diproses dan dikerjakan. Bentuk umum struktur kondisi if adalah : if(kondisi) { pernyataan1; pernyataan2 ; }

3 flowchat start kondisi statemant end salah benar

4 #include void main() { clrscr (); float nilai; printf(“Masukan nilai yang didapat \:“); scanf(“%f”, &nilai); if(nilai > 65) { printf(“\n ANDA LULUS !!!!\n”); } getch(); }

5 Perintah IF... ELSE If(kondisi) statemant_jika_kondisi_benar ; else statemant_jika_kondisi_salah; Atau If (kondisi) { statemant_jika_kondisi_benar1 ; statemant_jika_kondisi_benar2 ; } else { statemant_jika_kondisi_salah1; statemant_jika_kondisi_salah2; }

6 flowchat start kondisi Statemant jika kondisi terpenuhi end salah benar Statemant jika kondisi tidak terpenuhi

7 #include void main() { float nilai; clrscr(); printf(“Masukan nilai yang didapat : “); scanf(“%f”, &nilai); if (nilai > 65) { printf(“\n LULUS !!!\n”); } else { printf(“\n TIDAK LULUS !!!\n”); } getch(); }

8 If lebih dari dua kondisi Pemilihan jenis ini untuk beberapa kondisi sesuai dengan kebutuhan program Jika kondisi1 benar maka program akan langsung mengeksekusi statemant yang ada didalamnya. Namun, bila kondisi1 salah maka program akan melakukan pengecekan pada kondisi2, jika kondisi2 juga bernilai salah maka program akan melanjutkan pengecekan kondisi3. apabila kondisi3 salah akan mengecek statement alternatif pada blok else.

9 If (kondisi1) { statemant_yang_akan_dieksekusi; … } else if (kondisi2) { statemant_yang_akan_dieksekusi; … } else { statmant_alternatif ;}

10 flowchat start kondisi 1 Statemant jika kondisi1 terpenuhi end salah benar kondisi 2 Statemant jika kondisi2 terpenuhi kondisi 3 salah Statemant jika kondisi3 terpenuhi Statemant jika kondisi3 terpenuhi salah benar

11

12 Switch Digunakan untuk melakukan pemilihan terhadap ekspresi atau kondisi yang memiliki nilai konstan. Ekspresi yang dihasilkan harus bertipe bilangan bulat atau karakter. Menggunakan kata kunci case dan break untuk mendefinisikan Kata kunci default untuk menyimpan pernyataan alternatif

13 Perintah SWITCH switch(variabel) { case 1 : pernyataan-1; break; case 2 : pernyataan-2; break;..... case n : pernyataan-n; break; default : pernyataan-m; }

14

15 REPETITION / PERULANGAN (Looping)

16 1. Struktur Perulangan “ While” Digunakan pada program yang terstruktur. Digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui. Proses perulangan akan terus berlanjut selama kondisinya bernilai benar (true) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah

17 Bentuk umum perulangan “while” While ( keadaan) Pernyataan ; Atau { While (keadaan) Pernyataan; }

18 /* Program Perulangan menggunakan while */ #include void main() { int x; clrscr(); x = 1; /* awal variabel */ while (x <= 10) /* Batas akhir perulangan */ { printf("%d BAHASA C \n", x); x ++; /* variabel x ditambah dengan 1 */ } getch(); }

19 2. Struktur Perulangan “Do.....While…” Bentuk umum perulangan “Do.....While…” do Pernyataan ; while (keadaan) ; Atau Do { Pernyataan ; } while (keadaan) ;

20 #include void main() { clrscr () ; int x; x = 1; do { printf("%d BAHASA C\n", x); x++; } while(x <= 10); getch(); }

21 3. Struktur Perulangan “For” digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya perulangan for, lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan sederhana. Bentuk umum perulangan for for(inisialisasi;kondisi;counter) { pernyataan; } Inisialisasi : pernyataan untuk menyatakan keadaan awal dari variabel kontrol. Kondisi : ekspresi relasi yang menyatakan kondisi untuk keluar dari perulangan. counter : pengatur perubahan nilai variabel kontrol

22 /* Program perulangan menggunakan for */ #include void main() { int x; clrscr (); for(x = 1; x<= 10; x++) { printf("%d. BAHASA C\n", x); } getch(); }

23 /* Mencari total dan rata-rata sejumlah bilangan menggunakan for */ #include"stdio.h" #include"conio.h" void main() { clrscr(); float r,i,x,t=0; int y; for(y=1;y<=3;y++) for(i=0;i<=2;i++) { printf("Entry bilangan %i : ",y); scanf("%f",&x); t=t+x; y=y+1; } printf("\n Total : %.2f",t); r=t/i; printf("\n Rata rata : %.2f",r); getch(); }


Download ppt "DECISION KONDISI / PEMILIHAN Implementasi algoritma programan dalam memecahkan suatu masalah dengan berbagai alternatif jawaban yang tersedia. Digunakan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google