Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Lilis Komariah, SKp, M.Kes, Sp.Mat. DEFINISI KASUS DEWASA (>12 tahun) AIDS  menunjukkan tes HIV positif dengan minimal 2 gejala Mayor yang berkaitan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Lilis Komariah, SKp, M.Kes, Sp.Mat. DEFINISI KASUS DEWASA (>12 tahun) AIDS  menunjukkan tes HIV positif dengan minimal 2 gejala Mayor yang berkaitan."— Transcript presentasi:

1 Lilis Komariah, SKp, M.Kes, Sp.Mat

2 DEFINISI KASUS DEWASA (>12 tahun) AIDS  menunjukkan tes HIV positif dengan minimal 2 gejala Mayor yang berkaitan dan 1 gejala Minor, dan gejala ini bukan disebabkan oleh keadaan lain yang tidak berkaitan dengan Infeksi HIV.

3 Berat badan menurun 10% dalam 1 bulan Diare kronis lebih dari 1 bulan Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan Penurunan kesadaran & gangguan neurologis Demensia / HIV Ensefalopati

4 Batuk menetap lebih dari 1 bulan Dermatitis Generalisata Herpes Zoster Multisegmental & berulang Kandidiasis Orofaringeal Herpes Simpleks Kronis Progresif Limfadenopati Generalisata Infeksi Jamur berulang pada alat kelamin wanita Retinitas Virus Sitomegalo

5 Bila tidak tersedia sarana tes HIV maka bila ada salah satu tanda/gejala dibawah ini, dilaporkan sebagai kasus AIDS, walaupun tanpa pemeriksaan Laboratorium : Sarkoma Kaposi Pneumonia yang mengancam jiwa dan berulang

6 Dari Ibu ke anak dalam kandungan (antepartum) Selama persalinan (intrapartum) Bayi baru lahir terpajan oleh cairan tubuh ibu yang terinfeksi (postpartum) Bayi tertular melalui pemberian air susu ibu (postpartum)

7 Penularan melalui darah Transfusi darah/produk darah tercemar HIV Penggunaan alat yang tidak steril di sarana pelayanan kesehatan Penggunaan alat yang tidak steril di layanan kesehatan tradisional, mis : sirkumsisi, tindik, dsb Penularan melalui hubungan seks Pelecehan seksual pada anak Pelacuran anak

8 Penurunan berat badan Diare Kronik Gagal Tumbuh Kembang Kandidiasis Orofaringeal yang sering kambuh dan biasanya merupakan tanda yang muncul pertama pada infeksi HIV Demam

9 INFEKSI OPORTUNISTIK 1.Tuberkulosis 2.Pneumonia Pneumocystis Carinii 3.Infeksi Jamur berulang di kulit, mulut & tenggorokan 4.Infeksi Gastrointestinal (Cryptosporidioasis) 5.Diare kronis dengan Penurunan Berat Badan 6.Infeksi Neurologik (Cryptococcal, Meningitis Sub-akut) 7.Sarkoma Kaposi 8.Demam tanpa sebab yang jelas 9.Kelainan Neurologis

10 1.Perawatan & pencegahan terpadu, lengkap & menyeluruh. 2.Tidak diskriminatif & menghakimi. 3.Menjaga kerahasiaan & meghormati hak asasi. 4.Meringankan gejala penyakit terkait HIV serta pencegahan terjadinya infeksi oprtunistik.

11 5.Konseling & dukungan psikososial. Aktif mendengarkan keluhan ODHA & keluarga, memberdayakan ODHA agar mampu membuat rencana ke depan. 6.Menyediakan dukungan bagi perawatan di rumah. 7.Mobilisasi sumber daya di masyarakat untuk perawatan lengkap & menyeluruh yang efisien. 8.Dukungan berupa pendidikan & pelatihan serta supervisi bagi pemberi layanan dan staf.

12 PermasalahPenatalaksanaan GangguanNeurolgisMalnutrisi Lakukan pemeriksaan fisik dan nilai status kognitif untuk memberikan penatalaksanaan yang tepat, mis : bila pasien nampak bingung, bicara dengan cara lebih perlahan dan ulangi setiap informasi/instruksi yang diberikan. Berikan makanan yang mudah dicerna, anjurkan untuk diet tinggi lemak dan protein

13 PENGENDALIAN INFEKSI Penerapan kewaspadaan universal merupakan hal yang sangat mendasar dalam penatalaksanaan ibu hamil dengan HIV AIDS tanpa memandang status infeksinya.

14 RUANG PERAWATAN Secara umum ODHA yang dirawat di rumah sakit tidak perlu diisolasi. Isolasi dilakukan dengan pertimbangan tertentu misalnya diare berat atau keadaan lain yang menyebabkan perlunya isolasi demi kebaikan pasien maupun rumah sakit.

15 PERALATAN Linen, alat makan, alat kedokteran dipersiapkan seperti pasien lainnya. Alat-alat pelindung seperti sarung tangan, masker, baju pelindung, topi dan sepatu khusus dipersiapkan dan digunakan sesuai kebutuhan.

16 TENAGA Tenaga kesehatan untuk merawat ODHA tidak dipersiapkan/dipilih secara khusus, namun perlu mendapat pelatihan sehingga diharapkan mampu menerapkan kewaspadaan universal dengan baik dan sudah memahami tentang infeksi HIV/AIDS.

17 PEMBERSIHAN Linen yang tercemar darah/cairan tubuh lainnya dipisahkan, dimasukkan ke dalam tempat tertutup mis : kantong plastik, selanjutnya dibawa ke tempat pencucian. Sebelum dicuci, didekontaminasi dengan larutan klorin 0,5% selama menit. Pencucian alat makan dilakukan seperti biasa yaitu memakai deterjen dan air mengalir. Pembersihan ruangan dan kamar mandi digunakan klorin 0,5%. Semua tempat sampah dilapisi plastik agar mudah diangkat ke tempat pembuangan atau insenerator.

18 MAKANAN Makanan untuk ODHA tidak ada yang khusus tetapi harus disesuaikan dengan kondisinya.

19 PEMULANGAN Bila kondisi ODHA membaik setelah dirawat, maka keluarga harus siap menerimanya dan merawatnya di rumah. Untuk itu keluarga harus dipersiapkan sebelumnya. Bila keadaan tidak memungkinkan maka dapat diupayakan untuk bekerjasama dengan LSM peduli AIDS.

20 PEMBERIAN OBAT Sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS/membunuh virus HIV namun sudah ditemukan beberapa obat Anti Retroviral yang dapat menghambat perkembangbiakan HIV.

21 Peranan keluarga  Pengobatan & membantu kebutuhan sehari-hari secara moral maupun materi. Cara membantu ODHA dalam keadaan darurat Makanan/diet yang sesuai Kegiatan olahraga yang boleh dilakukan ODHA Waktu untuk pemeriksaan selanjutnya/kontrol ke dokter

22 Rekreasi untuk mengurangi stres/kejenuhan Hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan ODHA Mengingatkan ODHA agar selalu menjaga kebersihan diri termasuk memelihara kebersihan dan kesehatan gigi mulut setiap hari Keteraturan & kepatuhan meminum obat


Download ppt "Lilis Komariah, SKp, M.Kes, Sp.Mat. DEFINISI KASUS DEWASA (>12 tahun) AIDS  menunjukkan tes HIV positif dengan minimal 2 gejala Mayor yang berkaitan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google