Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan ke-13 Merumuskan Kerangka Teoritik (lanjutan)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan ke-13 Merumuskan Kerangka Teoritik (lanjutan)"— Transcript presentasi:

1 Pertemuan ke-13 Merumuskan Kerangka Teoritik (lanjutan)

2 Presentasi Peta topik Sumber-sumber awal

3 3. Menemukan Kepustakaan Cara yang paling mudah: browsing, yakni langsung melihat rak demi rak di perpustakaan untuk menemukan buku atau jurnal yang kita perlukan. Cara lain; bila tidak menggunakan komputer, minimal menggunakan kartu katalog untuk mengidentifikasi kepustakaan yang peneliti perlukan, termasuk kode rak, kode buku dan seterusnya.

4 Hasil-hasil penelitian, contoh; skripsi, tesis dan disertasi merupakan bahan kepustakaan yang cukup penting yang dapat dipakai dalam analisis kepustakaan.

5 4. Menganalisis Kepustakaan Menganalisis kepustakaan merupakan kegiatan akhir dan paling penting dari seluruh kegiatan dalam Pengkajian Kepustakaan. Empat hal yang perlu dilakukan dalam menganalisis kepustakaan: a. membaca kepustakaan b. menyalin kutiipan ke dalam kartu

6 c. membuat kesimpulan sementara d. melaporkan hasil analisis

7 a. Membaca Kepustakaan Karena waktu dan energi yang terbatas, maka peneliti tidak bisa membaca seluruh bahan kepustakaan dari halaman pertama sampai terakhir. Peneliti harus pandai menyeleksi bagian yang tidak perlu dibaca. -Cara paling mudah, dengan : melihat Daftar Isi Buku dan memilih topik yang perlu dibaca. -Cara kedua, melihat indeks buku, jika ada, yang biasa termuat dalam di bagian akhir dari buku tersebut.

8 Contoh: Bila peneliti akan mengkaji skripsi, tesis atau disertasi, yang paling cepat adalah dengan membaca abstrak dari karya tersebut. Bisa pula langsung membaca bab kesimpulan.

9 b. Menyalin kutipan ke dalam kartu Karena ingatan yang terbatas dan buku yang dibaca banyak, maka jangan hanya mengandalkan ingatan peneliti saja. Untuk itu perlu suatu sistem pencatatan sederhana untuk merekam hal-hal yang ingin peneliti catat: judul buku (sumber), halaman, tentang isi buku tersebut. Pertama: buatlah kartu kira-kira 8x12 cm. Isilah kartu tsb dengan informasi penting.

10 Contoh:  JW Sumber: Iwao, Sumiko (1993); Japanese Woman- Traditional Image & Changing Reality, New York, Maxwell Macmillan Canada. 2. Topik : Japanese Woman 3. Sub Topik : Motherhood 4. Kutipan : Kesadaran wanita Jepang akan perannya di dalam keluarga sebagai ibu, merupakan bagian penting dalam kehidupan keluarga. Setelah menjadi ibu, penanda lingkaran kehidupan wanita terpaku pada rutinitas kehidupan anak- anaknya daripada kesibukan untuk dirinya sendiri. 5. Komentar : Bandingkan dengan kehidupan wanita Jepang dalam keluarga sebagai ibu, menurut Takie Sugiyama Lebra. (Lihat kartu dengan kode JW 03)

11 Dari kartu tsb peneliti telah merekam beberapa informasi penting, yakni: -tentang apa dan nomor berapa dari semua kartu yang telah peneliti miliki. -topik atau masalah apa yang peneliti kutip. -ada kutipan penting yang perlu dikaji lebih lanjut. -pada komentar: mengingatkan peneliti bahwa kartu ini berkaitan erat dengan kartu lainnya.

12 c. Membuat kesimpulan sementara Dari beberapa bacaan dan kutipan, peneliti dapat membuat kesimpulan sementara. Disarankan peneliti membuat kartu kesimpulan. Contoh:

13 SIMPUL JW 02 Sumber: JW Topik: Japanese Woman Sub Topik: Motherhood Kesimpulan sementara: Dari dua pakar yang telah dikutip dan dipelajari, ternyata peran wanita Jepang sebagai ibu sebelum Perang Dunia II, memiliki rutinitas yang berpusat pada anak dan keluarga. Komentar: Bandingkan dengan peran wanita Jepang sebagai ibu dalam keluarga pada sesudah Perang Dunia II.

14 d. Melaporkan hasil analisis Beberapa hal yang harus diperhatikan: 1. yang dilaporkan dalam kajian kepustakaan ini hanya data-data yang terkait dengan pokok permasalahan penelitian. 2. laporan kajian kepustakaan secara nyata (eksplisit) harus terkait dengan variabel-variabel penelitian. Semua pernyataan bersifat tugas, rasional dan logis. Peneliti harus selalu bertanya, apakah penjelasan yang peneliti berikan relevan dengan variabel penelitian. Jika tidak, maka penjelasan itu lebih baik dihilangkan.

15 3. Analisis kajian kepustakaan juga berisi tentang penjelasan keterkaitan antara satu variabel dengan variabel lainnya, bila ada keterkaitan antara variabel-variabel. 4. setiap pernyataan yang diajukan oleh peneliti harus didasarkan pada data atau sumber yang kredibel dan terpercaya.


Download ppt "Pertemuan ke-13 Merumuskan Kerangka Teoritik (lanjutan)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google