PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Analisis Semiotik tentang Konsep Diri pada Iklan Rokok.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Media Audio Visual sebagai media iklan
Advertisements

Memahami Proses Pemasaran Dan Perilaku Konsumen
CANTIK Putri Rahma Amalia Rara Ficarima Annisa Anindya
Pertemuan IX Dosen : Samodro.SSn.M.Hum. Mata Kuliah : Desain Grafis I ( 6 SKS) (MODUL UNTUK KALANGAN SENDIRI)
1. Fokuskan gaya bahasa promosi yang sesuai dengan segmen pasar
Persepsi Dalam Dunia iklan
MARKETING COMMUNICATION
KAJIAN SEMIOTIKA.
MENGAPA BERIKLAN? & APA YANG DIIKLANKAN?. MENGAPA BERIKLAN? & APA YANG DIIKLANKAN?
MENGELOLA LINI PRODUK DAN MEREK
Bab 6 Positioning Positioning ini mengacu pada teori dimana Positioning Produk harus Jelas, Berbeda dan memiliki nilai lebih. Positioning adalah salah.
Pengantar Kesusastraan Umum
PERIKLANAN INTERNASIONAL
KONSEP PERIKLANAN Part 1.
HOW TO SAY IN ADVERTISING
Dosen: ADE SURYANI, M.Soc.Sc
Pemasaran Agroindustri
Miranda arizal Andika persia Rina wahyuni
Semiotika Halomoan Harahap.
KONSEP PERIKLANAN.
Alinea Alinea atau paragraf adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga membentuk makna yang serasi antarkalimat tersebut. Struktur alinea terdiri.
MELAKUKAN TEKNIK-TEKNIK PROMOSI
PASAR DAN PEMASARAN.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen
Tujuan Pembelajaran Mahasiswa dapat memahami jalan komunikasi kreatif selain komunikasi verbal untuk menyampaikan pesan dan kesan lewat media desain Visual.
PEMASARAN PRODUK MELALUI INTERNET
Mitologi,visual, dan narasi
Pertimbangan Praktis dalam Memilih Masalah
PERTEMUAN 4 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
Konsep dan lingkungan pemasaran
MODUL 1 Page 1 9/12/2013 PKSM-FTI UMB
Creative Brief 1. Latar Belakang Beriklan
KONSEP PERIKLANAN MELLY MAULIN P.Sos M.Si.
KONSEP PERIKLANAN ADVERTISING Melly Maulin P.S.Sos.,M.Si
Targeting & Positioning
KEWIRAUSAHAAN Pemasaran Menjelaskan konsep pemasaran
KONSEP PERIKLANAN.
PENGANTAR SEMIOTIK.
ANALISIS SEMIOTIK Nugroho I. Santoso Adhi Pratomo
IKLAN YANG EFEKTIF Program periklanan harus disusun dengan memperhatikan lima M (Kotler, 2003), yaitu: Mission (misi): apakah tujuan periklanan? Money.
Komunikasi Visual Iklan Cetak
Dosen: ADE SURYANI, M.Soc.Sc
KONSEP PERIKLANAN.
Materi 2 Komunikasi Visual Materi 2
12. Promosi Prinsip-prinsip promosi Pertemuan ke 12 .
KAJIAN TERHADAP TANDA Di mana ada tanda?
PERIKLANAN BANK.
Budaya (Populer) media massa & sistem Tanda
IDENTITAS, CITRA & REPUTASI
KAJIAN SEMIOTIKA.
WACANA NARASI TUJUAN CIRI-CIR I LANGKAH MENULIS NARASI MENULIS NARASI POLAJENIS WACANA DESKRIPSI CIRI 2MACAM DESKRIPSI DESKRIPSI TAHAP PENULISAN WACANA.
JURNAL FIGUR WANITA SEBAGAI PENARIK PANDANG DALAM IKLAN ANDRIAN D
Pengantar Kesusastraan Umum
SEMIOTIKA.
APAKAH COPYWRITING ITU?
EFEKTIFITAS PROMOSI PT MONICA HIJAU LESTARI (BODY SHOP INDONESIA) MELALUI FANPAGE FACEBOOK TERHADAP MINAT BELI.
PEMASARAN Suatu proses perencanaan dan pelaksanaan kosepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi dari gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran.
REPRESENTASI RASISME DALAM FILM “THIS IS ENGLAND” (ANALISIS SEMIOTIK ROLAND BARTHES MENGENAI RASISME DALAM FILM “THIS IS ENGLAND”) Oleh : EKO NUGROHO.
REPRESENTASI SIMBOL ILLUMINATI DALAM ADEGAN FILM ANGELS AND DEMONS (ANALISIS SEMIOTIK ROLAND BARTHES DALAM ADEGAN FILM ANGELS AND DEMONS MENGENAI SIMBOL.
NAMA : JUANDI HADIWIJAYA NIM :
MAKNA MASKULINITAS PADA TAYANGAN IKLAN DJARUM SUPER MY GREAT ADVENTURE INDONESIA (ANALISIS SEMIOTIKA BARTHES MENGENAI MASKULINITAS PADA TAYANGAN IKLAN.
KONSEP PERIKLANAN Muhamad Husni Mubarok, S.Pd. M.IKom Part 1.
PT. Tayang Visi Aplikasi Digitasi (TVaD)
DASAR-DASAR PERIKLANAN
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen
Teori Semiotika ROLAND BARTHES Ketua : Restu Anggraeny Dwi Sartika ( ) Anggota : Deliana Yulianti ( ) Gilang Gandara ( )
MENGELOLA LINI PRODUK DAN MEREK
Reseach methode Julio Skom.,MMSi.
Disarikan dari Hidayat (2016), Badri (2010)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MODEL PEMBELAJARAN.
Transcript presentasi:

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Analisis Semiotik tentang Konsep Diri pada Iklan Rokok “A Mild” Versi Kejar Mimpimu” 2015 DOSEN PENGAMPU: Dr. MINTOWATI, M.Pd DISUSUN OLEH: RUDIANTO NIM

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME PENDAHULUAN Televisi merupakan media yang memiliki kekuatan audiovisual, sisi kreasi dan kekuatan persuasif. Dengan kekuatan tersebut, televisi dapat dengan mudah mempengaruhi emosi khalayak. Iklan adalah bentuk komunikasi yang digunakan untuk membujuk audiens (pemirsa, pembaca atau pendengar) untuk mengambil beberapa tindakan sehubungan dengan produk, ide atau jasa. Paling umum, hasil yang diinginkan adalah untuk mengarahkan perilaku konsumen sehubungan dengan suatu penawaran komersial.

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Lanjutan Pendahuluan Pesan yang terdapat dalam iklan di televisi terdiri atas tanda verbal dan nonverbal. Kemampuan kita dalam membaca bahasa tersebut (tanda verbal dan nonverbal) merupakan sebuah proses berpikir berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya. Dalam makalah ini iklan yang diangkat adalah iklan “A Mild”. Iklan tersebut adalah A Mild Go Ahead versi “kejar mimpi “2015, yang selalu mengisi pariwara iklan di televisi pada bulan 2015 jam WIB. Iklan tersebut menceritakan tentang seorang pria yang kehilangan kepercayaan diri dalam hidupnya, dalam iklan tersebut pemeran pria terlihat ragu, menggambarakan dirinya orang yang selalu ragu dalam mengambil keputusan dan sulit melakukan sesuatu untuk dirinya sendir, iklan tersebut penuh dengan tanda dan simbol yang melukiskan konsep diri pria tersebut dan kaitannya dengan tokoh lainya, secara tidak langsung berhubungan dengan rokok A mild

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Tujuan dan Manfaat Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai analisis semiotic, serta memberikan pemahan tentang makna yang ingin disampikan pada iklan rokok “ A Mild Go A Head versi Kejar Mimpimu”. Manfaat dari penulisan makalah ini, adalah diharapkan dapat menambah pengetahuan serta dapat membantu didalam melakukan analisis semiotik (ilmu tanda) terhadap tanda-tanda yang mungkin sering ditemukan dalam keseharian kita.

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Rumusan Masalah 1.Apakah yang dimaksud dengan semiotik ? 2.Bagimana lagkah-langkah (prosedur) dalam melakukan analisis semiotik ? 3.Apakah makna yang ingin disampaikan pembuat iklan “A Mild Go A Head” Versi Kejar Mimpimu?

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME PEMBAHASAN KAJIAN TEORI Yasraf Amir Piliang (2012:299) menuliskan semiotika adalah ilmu tentang tanda dan kode-kode. Semotika Secara etimologis, istilah semiotika berasal dari kata Yunani Semeion yang berarti tanda. Tanda itu sendiri didefinisikan sebagai suatu yang atas dasar konvensi sosial yang terbangun sebelumnya dapat dianggap mewakili sesuatu yang lain. Tanda pada awalnya dimaknai sebagai sesuatu hal yang menunjuk adanya hal lain. Secara terminologis, semiotika dapat diidentifikasikan sebagai ilmu yang mempelajari sederetan luas dari objek-objek, peristiwa-peristiwa, seluruh kebudayaan sebagai tanda. Pada dasarnya, analisis semiotika merupakan sebuah ikhtiar untuk merasakan sesuatu yang aneh, sesuatu yang dipertanyakan lebih lanjut ketika kita membaca teks atau narasi/ wacana tertentu. Analisisnya bersifat paradigmatic

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME LANJUTAN TEORI Sedangkan Peirce menyebut ilmu yang dibangunnya semiotika (semiotics). Bagi Peirce yang ahli filsafat dan logika, penalaran manusia senantiasa dilakukan lewat tanda. Artinya, manusia hanya dapat bernalar lewat tanda. Dalam pikirannya, logika sama dengan semiotika dan semiotika dapat ditetapkan pada segala macam tanda (Berger, 2000:11-22). Tanda akan selalu mengacu pada (mewakili) sesuatu hal (benda) yang lain yang disebut reerent. Lampu merah mengacu pada jalan berhenti. Wajah cerah mengacu pada kebahagiaan. Air mata mengacu pada kesedihan. Apalagi hubungan antara tanda dan yang diacu terjadi, maka dalam benak orang yang melihat atau mendengar akan timbul pengertian (Eco, 1979:59).

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME ANALISIS SEMIOTIK ROLAND BARTHES Barthes menjelaskan bahwa tanda denotatif (3) terdiri atas penanda (1) dan petanda (2). Akan tetapi, pada saat bersamaan, tanda denotatif adalah juga penanda konotatif (4). Jadi, dalam konsep Barthes, tanda konotatif tidak sekadar memiliki makna tambahan namun juga mengandung kedua bagian tanda denotatif yang melandasi keberadaannya. Pada dasarnya, ada perbedaan antara denotasi dan konotasi dalam pengertian secara umum serta denotasi dan konotasi yang dipahami oleh Barthes. Di dalam semiologi Barthes dan para pengikutnya, denotasi merupakan sistem signifikasi tingkat pertama, sementara konotasi merupakan tingkat kedua. Dalam hal ini denotasi justru lebih diasosiasikan dengan ketertutupan makna.

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME ANALISIS SEMIOTIK ROLAND BARTHES Barthes secara lugas mengulas apa yang sering disebutnya sebagai sistem pemaknaan tataran ke-dua, yang dibangun di atas sistem lain yang telah ada sebelumnya. sistem ke-dua ini oleh Barthes disebut dengan konotatif, yang di dalam buku Mythologies-nya secara tegas ia bedakan dari denotative atau sistem pemaknaan tataran pertama. 1. signifier (penanda) 2. signified (petanda) 3. denotative sign (tanda denotatif) 4. connotative Signifier (Penanda Konotatif) 5. Connotative Signified (Petanda Konotatif) 6. Connotative Sign (Tanda Konotatif)

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Langkah-langkah Penelitian Semiotik 1.mencari topik yang menarik perhatian peneliti 2.merumuskan permasalahan secara sederhana dalam bentuk pertanyaan penelitian 3.menentukan teori-teori yang digunakan 4.Menentukan pengolahan data, penelitian semiotic menggunakan metode kualitatif 5.Mengklasifikasi data Klasifikasi data : (a) Identifikasi teks; (b) Berikan alasan mengapoa teks tersebut dipilih dan perlu diidentifikasi; (c) Tentukan pola semiosis yang umum dengan mempertimbangkan hierarki maupun sekuennya atau, pola sintagmatik dan paradigmatik; (d) Tentukan kekhasan wacananya dengan mempertimbangkan elemen semiotika yang ada 6.Membuat kesimpulan

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Analisis Semiotik Iklan Televisi Iklan merupakan saranan untuk mempromosikan barang/ jasa yang ingin ditawarkan terutama kepada masyarakat, untuk menggait hati para konsumen para pengiklan dituntut kreatif sehingga diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri. Lebih dari itu sebuah iklan diharapkan mampu menjadi jembatan untuk menanamkan kepercayaan pada masyarakat umumnya dan konsumen produk tersebut khususnya. Jika hal ini tercapai maka sebuah iklan dapat dikatakan berhasil, dengan artian timbulnya sebuah kepercayaan terhadap suatu produk/ jasa yang ditawarkan. Dari kepercayaan yang timbul menjelmalah sebuah kata mitos.

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Konsep Diri dalam Iklan A Mild versi “Kejar Mimpimu” Go Ahead 2015 Penggunan teknik utama yang digunakaan para kreator iklan untuk memasukkan iklan dalam tatanan pemikiran sosial disebut positioning dan penciptaan citra. Pengunaanya didasarkan pada segmentasi pasar kepada siapa suatu produk dijual. Pada iklan A Mild ini positioning yang diterapkan mencakup segmentasi Anak muda yang perokok, kedekatan imaji yang menampilkan kedekatan produk A Mild dengan anak muda menciptakan sebuah hal yang tidak dapat dipisahkan, A Mild selalu berusaha menciptakan sebuah Iklan yang cerdas dan dalam, iklan A Mild selalu mengkritisi tetang situasi sosial yang terjadi di tengah- tengah masyarakat

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Lanjutan A Mild selalu menciptakan sebuah iklan yang berorentasi pada anak muda, segmentasi pasarnya juga sudah diketahui dan punya pasar yang sehat dalam penjualan produk, dalam upaya penciptaan citra untuk sebuah produk terdapat pembentukan sebuah produk terdapat pembentukan „kepribadian ‟ yang dengannya para konsumen tertentu bisa dengan mudah melakukan identifikasi produk. Nama, kemasan, logo, harga, kekuatan visualisasi gambar, dan seluruh penampilan sebuah produk menciptakan karakter yang bisa dikenali dengan maksud untuk menarik minat satu jenis konsumen tertentu

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Lanjutan Dengan memberikan sebuah gaya hidup modern yang berkembang, menciptakan sebuah hobi anak muda seperti Clubbing, band, mendaki gunung, off road, yang sangat populer sekarang dan digunakan sebagi “alat produknya” untuk menunjukkan bahwa keunggulan A Mild tiada batas dan menstimulasi anak muda untuk berfikir cerdas terhadap sebuah gagasan, namun menyembunyikan penjualan produk yang bersaing secara berkesinambungan, agar pasar semakin berkembang pesat dan penjualan rokok dapat memenuhi target perusahaan.dengan mengesampingkan kesehatan anak muda. Karena peringatan kesehatan yang muncul tulisannya kecil dan hanya muncul pada akhir penayangan

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME Lanjutan Iklan televisi merupakan medan wacana untuk mempengaruhi konsumen, semiotika merupakan metode untuk menanamkan mitologi terhadap konsumen demi penguatan sebuah citra. Para pembuat iklan menciptakan nama merek, logo, rancangan kemasan visual, narasi cerita, teknik editing. Pewarnaan, komersialisasi, dibungkus dan disembunyikan di dalam teks iklan. Iklan dpat membangkitkan hasrat- hasrat dorongan dan motif mistis secara tidak sadar. Saat ini iklan komersial menawarkan bentuk janji-janji dan harapan yang dahulunya hanya dimiliki agama dan filsafat sosial-keamanan terhadap segala sesuatu yang dapat mengancam perubahan terhadap diri. Posisi yang lebih baik kini ditawarkan didalam kehidupan, popularitas dan prestise pribadi, kemajuan sosial, kesehatan yang lebih baik dan sebagainya. Dengan kata lain, para kreator iklan modern tidak menekankan produk, melainkan keuntungan yang diharapkan datang bersama dengan pembelian produk tersebut.

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME KESIMPULAN Dalam upaya menciptakan karakter suatu produk, para kreator iklan membuat sistem signifikasi. Hal yang pertama dan terutama dibuat para pengiklan adalah memberi nama merek, membuat simbol visual, narasi, dan penciptaan sebauh logo ketika sebuah produk diberi nama maka produk tersebut bisa dikenali Dalam semiotika dikenal dengan signifikasi tahap pertama “ Denotasi ”. Selanjutnya menciptakan signifikasi tahap kedua atau lebih dikenal dengan konotasi. Pada tahap ini mulai muncul pemaknaan yang akan ditafsirkan oleh pembaca iklan. Selanjutnya makna itu diperluas sehingga dikenal dengan konotasi, hal ini merupakan sistem signifikasi yang dibuat untuk memapankan citra suatu produk kedalam tatanan pemikiran sosial secara de facto.

PPs Unesa PEND PEMB ANALISIS ROLAN ANALISIS ROLAN ANALISIS GO HEAD GO HEAD SIMPULAN SIMPULAN HOME KESIMPULAN Industri iklan adalah industri yang tak pernah mati, berbagai strategi dilakukan untuk menjadikanya sebagai yang terdepan, termasuk penanaman konsep diri seseorang. Mitos tersebut dikonstruksi dengan memanfaatkan visualisasi-visualisasi gambar dan simbol yang sebelumnya sudah ada dalam masyarakat. Sebuah bentuk gambaran tentang kegalauan anak muda. Anak muda yang di era modern yang membuat diri mereka harus mencoba A Mild, tetapi A Mild tidak sepenuhnya memperlihatkan product selling nya sebagai perusahaan rokok nasional dan internasional namun lebih menekankan kepada kritik sosial dan keprihatinan yang sering terjadi di Indonesia khususnya di dunia anak muda.