PENGHEGEMONI ALIRAN KRITIS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pardjono, Ph.D Program Pascasarjana UNY
Advertisements

Membangun Penalaran sebagai Basis Penulisan Ilmiah
KELAHIRAN ILMU PENGETAHUAN ALAMIAH MODERN
ESTETIKA 2 23 MEI IMMANUEL KANT ( ) EPISTEMOLOGI ESTETIKA.
Metode Penelitian.
FILSAFAT ILMU DAN ETIKA AKADEMIK
RUANG LINGKUP FILSAFAT ILMU
Pertemuan IV dan V Sosiologi Kritis
MK Filsafat dan Etika Kesejahteraan Sosial
B y : k e l o m p o k d u a b e l a s ™
Aliran Dalam Filsafat Oleh Heni Rita Susila,M.Pd
Observasi Mengamati Tingkah laku individu.
PENGHEGEMONI ALIRAN KRITIS
Metodologi Penelitian Hukum
Pengantar Metode Penelitian
MK Filsafat dan Etika Kesejahteraan Sosial Arif Wibowo
ILMU SEBAGAI METODE ILMIAH
PENGHEGEMONI ALIRAN KRITIS
PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU KOMUNIKASI Pertemuan 3
FILSAFAT, ILMU, & PENGETAHUAN
KE ARAH PEMIKIRAN FILSAFAT
PENGHEGEMONI ALIRAN KRITIS
Modul11 filsafat komunikasi PARADIGMA DASAR ILMU
PARADIGMA ILMU PENGETAHUAN
ALIRAN-ALIRAN & TOKOH-TOKOH FILSAFAT ILMU
ILMU FILSAFAT DISUSUN OLEH : Yunita Betharia ( )
Bab 1. PENGETAHUAN DENGAN ILMU PENGETAHUAN TELAAH FILOSOFIS
Filsafat, Ilmu dan Filsafat Ilmu
EPISTEMOLOGI ADMINISTRASI
EPISTEMOLOGI (CARA MEMPEROLEH DAN MENYUSUN ILMU PENGETAHUAN )
Hubungan Ilmu, Penelitian
PENGETAHUAN Pengetahuan yaitu segala sesuatu yang diketahui yang merupakan hasil dari tahu. Ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang.
Aliran Kritis Generasi Pertama
EPISTEMOLOGI SEBAGAI LANDASAN PENGEMBANGAN ILMU
SYARAT DAN TUJUAN PENELITIAN Dwiyati Pujimulyani 2015
Pertemuan IV dan V Sosiologi Kritis
Filsafat Sosiologi Komunikasi
MUHAMMAD FAHMI AL HABIB ( )
ETIKA PROFESI ISLAM DALAM PANDANGAN FILSAFAT
Kebenaran dan Cara Memperoleh Kebenaran
PENDEKATAN PENELITIAN (Strategi Penelitian) KUALITATIF
RASIONALISME SUMBER PENGETAHUAN YANG DAPAT DIPERCAYA ADALAH AKAL (RASIO) PENGALAMAN (EMPIRI) BERFUNGSI MENEGUHKAN PENGETAHUAN YANG DIPEROLEH OLEH AKAL.
Hakekat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan
UNIVERSITAS PAKUAN PROGRAM PASCA SARJANA JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN 2015 Hakikat Ilmu Filsafat Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah : FILSAFAT.
PENDEKATAN PENELITIAN (Strategi Penelitian) KUALITATIF
Konsep-Konsep Dasar Pemikiran Tentang Filsafat
Sains yang positivistik
FILSAFAT DAN PARADIGMA ILMU
filsafat ilmu Pengenalan filsafat ilmu (module 02)
FILSAFAT ILMU SEBAGAI UPAYA MENEMUKAN KEBENARAN
RUANG LINGKUP FILSAFAT ILMU
FILSAFAT PENDIDIKAN.
METODOLOGI PENELITIAN BISNIS
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FILSAFAT MATEMATIKA.
MACAM PENELITIAN Nurul Hidayah, S.KM.
Pertemuan IV dan V Sosiologi Kritis
FENOMENA KOMUNIKASI DALAM PRESPEKTIF EPISTEMOLOGIS
Pengenalan tentang Filsafat dan Struktur Filsafat
FILSAFAT KOMUNIKASI DAN ILMU KOMUNIKASI
FILSAFAT ILMU Dosen Pembimbing : Subhan Kelompok 1 Wulan Anggraini Rahmah hidayati Faradhiba Dosen Pembimbing : Subhan Kelompok 1 Wulan Anggraini Rahmah.
POSITIVISME HUKUM Positivisme adalah suatu aliran filsafat yang bertitik tolak bahwa ilmu alam (fakta yang positif) sebagai satu-satunya sumber pengetahuan.
PENGANTAR FILSAFAT Oleh: AHMAD TAUFIQ MA. Belajar Filsafat 1. Dari Sejarah Perkembangan Pemikiran: Yunani Kuno – Filsafat Timur Abad Pertengahan Filsafat.
BAGIAN I FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
EPISTEMOLOGI Setelah mengkaji Ontologi, maka sampailah pada hakekat cara (teori) memperoleh pengetahuan (dan ilmu) atau pada Epistemologi. Bagaimana agar.
PENDAHULUAN Pertemuan 01
POSITIVISME DAN POSTPOSITIVISME Pertemuan 4
METODE RISET (Research Method)
KEBENARAN Cara menemukan kebenaran : Secara kebetulan
FILSAFAT UMUM. A. Pengertian Filsafat Filsafat berasal dari Yunani “philos” artinya cinta, sedangakan “sophia” artinya kebijaksanaan. Ada pula yg mengatakan.
Transcript presentasi:

PENGHEGEMONI ALIRAN KRITIS IMANUEL KANT

PENGANTAR Mempertanyakan condition of possibility dari pengetahuan itu sendiri (apa makna dan isi pengetahuan, bgmn dasar dari kebenaran pengetahuan) Bagi Kant, manusia tidak akan pernah memperoleh pengetahuan yg hakiki mengenai sesuatupun. Yg ada adalah penafsiran kita terhadap sesuatu. Kant tidak mau terjebak pada suatu konsep kebenaran yang belum dikritisi karena hal itu akan menjadi pengetahuan yang sifatnya dogmatis. Jalan yg dipakai oleh rasio murni tanpa kritik lebih dahulu atas kemampuan2nya sendiri Oleh karena itu, Kant menekankan keharusan untuk menyelidiki kemampuan dan batas-batas rasio shg dpt dianggap sbg suatu kebenaran

Hal yg penting dari pengetahuan adalah bagaimana melakukan pengujian, dg jalan apa dan atas dasar apa rasio mengartikan sebuah realitas Rasio kita sendirilah yang menjadi alat untuk menyelidiki perkara-perkara metafisik Pengujian fakta empiris harus bebas dari dogmatis atau prasangka Pengujian dilakukan dengan melakukan dialektika atau mengambil titik tengah antara empirisme (berdasarkan pengalaman) dan rasionalisme (berdasarkan pemikiran)

PROSES PENGUJIAN Akal pikiran mengatur kesan2 yg datang kepada manusia dari dunia empiris atau pengalaman indrawi dlm bentuk kategori2 seperti ruang, waktu, sebab akibat,dll Kemudian akal pikiran melakukan sistematisasi pengalaman ke dalam kategori2 yg ada, dan dirumuskan menjadi sebuah simpulan Manusia tidak tahu sama sekali bagaimana sesungguhnya wujud dunia objektif di luar pikiran kita Manusia hanya mengetahui alam atau realitas, hanya realitas yg telah di olah akal pikiran sesuai dg kategori-kategori yang ada

3 Proses Pengenalan Pengenalan pada taraf indra yg menangkap kesan2 berdasarkan pengamatan indrawi dari objek yg tampak Pengenalan dalam taraf akal. Tugas dari akal adalah mengatur data-data indrawi. Akal mulai melakukan pengenalan thd benda/materi dan dihubungkan dalam bentuk kategori2 yg ada dlm akal Pengenalan dalam taraf rasio. Tugas rasio adalah menarik simpulan dari kategori2 yg dibuat akal

Misal: pengetahuan tentang sebuah rumah Apa yang anda bisa katakan tentang konsep rumah? Jika anda melihat suatu benda yg berbentuk kotak, ada pintu, jendela, dapatkah disebut sebagai rumah? Apakah disebut rumah atau tidak tergantung bagaimana akal dan rasio anda berpikir

Tujuan dari filsafat Kant adalah menyusun filsafat transenden yaitu suatu prinsip dasar pengetahuan ygn berlaku secara mutlak dan umum Prinsip dasar itu tidak berasal dari pengalaman sebab pengalaman tidak pernah menghasilkan pengetahuan yg mutlak tetapi harus melekat pada akal budi Artinya semua pengetahuan ditentukan rasio, tidak seluruh pengetahuan berasal dari pengalaman karena gambaran-gambaran yg kita miliki dibuat oleh akal pikiran dari bahan-bahan yg tdk teratur yg disajikan oleh indra Kant ingin melihat sejauh mana akal pikiran mengenal kenyataan Misal: 1 + 2 = 3, tahukah anda satu itu seperti apa?

Oleh karena itu ada pernyataan2 yg sulit dibuktikan secara ilmiah “Imperatif Kategoris”, sebagai suara batin atau moral yg dimiliki semua orang, shg tidak bisa dibuktikan Perlu upaya pencerahan melalui semboyan Sapare Aude sebagai semboyan kedewasaan manusia dalam arti mampu berpikir menggunakan akal budi tanpa dipengaruhi pihak luar artinya hal itu dapat dikatakan menuju kekritisan Harapannya orang tidak akan menganggap alam atau realitas yang ada saat ini bukan merupakan God Given tetapi merupakan suatu bentuk konstruksi sosial Ketika mereka menggunakan akal budi maka mereka akan bebas dari kungkungan itu dan terwujudlah masyarakat rasional yg egaliter Inilah sifat kritis dari Imanuel Kant

Rasio dpt mjd kritis thd kemampuannya sendiri dan dpt mjd pengadilan setinggi-tingginya thd hasil refleksinya sendiri yaitu ilmu pengetahuan dan metafisika Kritik dlm pengertian Kantian berarti kegiatan menguji sahih tidaknya klaim-klaim pengetahuan tanpa prasangka dan kegiatan ini dilakukan oleh rasio belaka

Filsafat Kant mengenai pengetahuan memberikan penafsiran baru bagi Frankfurt School dg memasukkan sejarah sbg pembentuk realitas Apabila kita menafsirkan situasi saat ini berdasarkan pengamatan maka kita tidak akan menemukan sebuah struktur realitas yg sebenarnya karena realitas yg terjadi mrp hasil dari peristiwa masa lalu

Untuk itu sejarah juga mjd kajian agar di dapat pengetahuan, dg sejarah kita akan melihat terbentuknya realitas dan realitas terjadi karena kekuasaan pihak kuat thd pihak yg lemah ataupun berjalan secara alami Kebenaran dan sejarah tidak ditentukan oleh kekuatan alam dan mistis tetapi ditentukan oleh manusia itu sendiri sebagai subjek perubahan

KRITIK: Kegian menguji sahih tidaknya klaim pengetahuan tanpa prasangka dan kegiatan ini dilakukan oleh rasio