RAKOR SOSIALISASI SEKOLAH MODEL

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ANALISIS PROFIL DAN PETA MUTU PENDIDIKAN
Advertisements

MONITORING, EVALUASI, DAN PELAPORAN
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN
MEKANISME AKREDITASI SD / MI
Konsep EDS/M-MSPD LPMP Jawa Barat.
Sesi 2 Pengenalan Terhadap EDS/M dan Instrumen EDS/M
Pembekalan Quality Assurance (Workshop Penjaminan Mutu Pendidikan)
ProDEP 2015 BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN 2015.
Sesi 2 Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah (EDS/M)
EVALUASI DIRI SEKOLAH/MADRASAH (EDS/M)
PETUNJUK TEKNIS PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL DAN PENGIMBASAN
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
PERGURUAN TINGGI IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMIN MUTU INTERNAL
PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR
RANGKAIAN KEGIATAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2012
BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
LPMP Provinsi Jawa Timur Di Hotel Utami – Sidoarjo
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawas
PEMBEKALAN PROGRAM QUALITY ASSURANCE LPMP SULAWESI SELATAN 2009.
KEBIJAKAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PMP
BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
VERIFIKASI SEKOLAH MODEL PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2017
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
Sosialisasi dan Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter
PEDOMAN AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH
RTL : PENDAMPINGAN DAN PENGIMBASAN
PENYEGARAN FASILITATOR SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
PENYEGARANFASILITATOR SISTEM PENJAMINAN MUTUINTERNAL
BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
SEKOLAH MODEL SPMI 2017.
KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL DAN PENGIMBASAN
1. PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SMK TAHUN 2016
PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN (APLIKASI)
EVALUASI DIRI SEKOLAH UNTUK PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
SOSIALISASI PENGUMPULAN DATA MUTU SEKOLAH
RANGKAIAN KEGIATAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2012
RENCANA TINDAK LANJUT.
SPMP DISKUSI INTERAKTIF
PEDOMAN AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN
BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
PELATIHAN TIM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH (TPMPS) MATERI 3- PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL.
PERANCANGAN BINTEK & PELATIHAN KTSP SMP
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP) di SATUAN PENDIDIKAN
Lanjar Pramudi,M.Pd. LPMP Bengkulu
PENYEGARAN FASILITATOR SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
HASIL DAN EVALUASI PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2016 – 2017
BADAN AKREDITASI PROVINSI SEKOLAH/MADRASAH (BAP S.M) JAWA BARAT 12 APRIL 2017.
Dr. Kusnohadi, M.Pd Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur
MEKANISME PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2018
PENILAIAN DAN EVALUASI PPK DISAMPAIKAN PADA KEGIATAN BINTEK PEMBELAJARAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) BAGI GURU-GURU DAN PENGAWAS JENJANG SMA Tanggal,
Kebijakan implementasi
PELATIHAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN INTERNAL SEKOLAH I KETUT SUJANA, S.PD. M.PD.
Bimbingan Teknis Penyegaran Fasillitator Nasional Pemetaan Mutu 2019 Tanbgerang, Juni 2019 DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN.
Hubungan antara SN-Dikti dengan Kriteria Akreditasi
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) SOSIALISASI Disampaikan pada: Kegiatan Sosialisasi SPMI Diknas Kab. Kepulauan Sula Oleh: Sulman Sibela, S.Pd KEMENTERIAN.
MATERI 1: PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 5, Kompleks.
SPMP DIKDASMEN 1 DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2019 BIMTEK SPMP BAGI KS.
Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan DITJEN GTK - KEMDIKBUD Bimtek Pengajar Diklat Penguatan Kepala Sekolah TEKNIK ANALISIS MANAJEMEN NARASUMBER.
1 1 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2017 SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN.
Bimbingan Teknis Penyegaran Fasillitator Nasional Pemetaan Mutu 2019 Jakarta, Juni 2019 DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN.
Palembang, 11 Oktober 2019 SUMBER DATA RAPOR MUTU IMPLEMENTASI SPMI DI SATUAN PENDIDIKAN.
Transcript presentasi:

RAKOR SOSIALISASI SEKOLAH MODEL HOTEL UTAMI 19 S.D 20 MEI 2017

Sekolah Model sekolah yang mampu dan berkomitmen untuk menerapkan sistem penjaminan mutu pendidikan. sekolah yang dapat menunjukkan terjadinya perubahan atau peningkatan mutu secara berkelanjutan dan terukur setelah menerapkan penjaminan mutu. mampu mengimbaskan penerapan sistem penjaminan mutu pendidikan kepada sekolah di sekitarnya memiliki karakter budaya mutu

Tujuan dan Hasil Pengembangan Sekolah menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri; Sekolah meningkatkan mutu sesuai Standar Nasional Pendidikan; Sekolah berbudaya mutu; Hasil: Adanya Percontohan sekolah berbasis SNP melalui penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Adanya pengimbasan penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada sekolah lain

Indikator Keberhasilan OUTPUT Satuan pendidikan mampu menjalankan seluruh siklus penjaminan mutu Berfungsinya organisasi penjaminan mutu pendidikan di satuan pendidikan OUTCOME Proses pembelajaran berjalan sesuai standar Pengelolaan satuan pendidikan berjalan sesuai standar DAMPAK Budaya mutu di satuan pendidikan terbangun Mutu hasil belajar meningkat

VERIFIKASI SEKOLAH MODEL DAN SEKOLAH IMBAS SYARAT PENTING UNTUK CALON SEKOLAH MODEL DAN IMBAS TAHUN 2017: SEKOLAH YANG TELAH MELAKSANAKAN PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN (PMP) RAPOR MUTU RAPOR MUTU SESUAI KONDISI BASE LINE DATA TIDAK SESUAI KONDISI MELAKUKAN PEMETAAN SENDIRI

PENYIAPAN FASILITATOR DAERAH SEKOLAH MODEL PENGUSULAN CALON FASDA HARUS SESUAI DENGAN KRITERIA YANG TELAH DITETAPKAN TUGAS FASDA MELAKUKAN FASILITASI KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL MELAKUKAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI SPMI DI SEKOLAH MODEL DAN SEKOLAH IMBAS DAERAH MASING-MASING. MELAPORKAN HASIL PENDAMPINGAN SEKOLAH MODEL DAN IMBAS

BIMTEK FASILITATOR DAERAH SEKOLAH MODEL Fasilitator daerah diharapkan mampu: Memahami SNP dan penjaminan mutu pendidikan Mampu menyampaikan penjaminan mutu pendidikan Mampu meyakinkan sekolah agar berkomitmen menjalankan penjaminan mutu Mampu memfasilitasi sekolah saat menerapkan penjaminan mutu pendidikan

BIMTEK FASILITATOR DAERAH SEKOLAH MODEL Penyegaran Fasda Sekolah Model 29 Orang LPMP & 12 Orang Pengawas Kab. Trenggalek, Kab. Lamongan dan Kota Mojokerto Mengidentifikasi seluruh kendala berkaitan dengan pelaksanaan pengembangan sekolah model tahun 2016 Fasda Tahun 2016 Bimtek Fasda Sekolah Model 198 orang (@6 orang dari 35 Kab/Kota, @2 orang dari 3 Kab/Kota) Memahami tentang SNP, SPMP (SPMI &SPME), Implementasi Siklus SPMI Fasda Tahun 2017

BIMTEK SPMI UNTUK SEKOLAH MODEL Waktu 4 hari dengan total durasi waktu ± 32 jam Lokasi Ruang pertemuan dengan ketentuan berikut. Memiliki kapasitas untuk ± 45 orang Tata ruang berupa meja kelompok untuk setiap sekolah. Mudah diakses oleh peserta pelatihan Batch 1 region/kelompok Jumlah Peserta 5 – 6 sekolah/kelas @ 2 fasilitator, setiap sekolah minimal 6 orang, yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru kelas atau mata pelajaran, Tenaga kependidikan Komite sekolah Pengawas sekolah Evaluasi Pra test – Post test Peralatan flipchart, kertas plano dan meta plan, spidol, modul pelatihan

BIMTEK SEKOLAH MODEL Implementasi SPMI Pemetaan Mutu Kepala Sekolah Guru Tata Usaha Implementasi SPMI Kebijakan Pemerintah (Kurikulum, SNP, lainnya) Visi-Misi, Kebijakan sekolah Pemetaan Mutu Penyusunan Rencana Pemenuhan Pelaksanaan Rencana Pemenuhan Evaluasi/Audit Pelaksanaan Rencana Penetapan Standar Mutu Dokumen Evaluasi Diri Sekolah Dokumen perencanaan, pengembangan sekolah dan rencana aksi Laporan hasil evaluasi: Pemenuhan 8 SNP Implementasi dari rencana aksi Output: Capaian Kualitas sekolah sesuai 8 SNP

BIMTEK SPMI UNTUK SEKOLAH MODEL SASARAN BARU Hari Sesi Materi Metode Pelatihan SPMI Hari 1 Sesi 1 Pengantar Diskusi Sesi 2 Pengembangan Sekolah Model Paparan dan Diskusi Sesi 3 Standar Nasional Pendidikan: Indikator dan Instrumen Hari 2 Sesi 4 Standar Nasional Pendidikan: Indikator dan Instrumen (Lanjutan) Paparan, Diskusi dan Observasi Sesi 5 Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Sesi 6 Pemetaan Mutu Diskusi dan Praktek Hari 3 Sesi 7 Perencanaan Pemenuhan Mutu Sesi 8 Implementasi Pemenuhan Mutu Sesii 9 Monitoring dan evaluasi Hari 4 Sesi 10 Rencana Tindak Lanjut: Pendampingan dan Pengimbasan Sesi 11 Evaluasi Pelatihan   Untuk sekolah model yang baru dilatih mendapat pelatihan yang disajikan pada bagian ini, dimana hasil praktek setiap tahapan SPMI dipaparkan secara pleno pada sesi tersebut

BIMTEK SPMI UNTUK SEKOLAH MODEL SASARAN LAMA Hari Sesi Materi Metode B. Penyegaran SPMI Hari 1 Sesi 1 Pengantar Diskusi Sesi 2 Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Paparan dan Diskusi Sesi 3 Pengembangan Sekolah Model Hari 2 Sesi 4 Standar Nasional Pendidikan: Indikator dan Instrumen Paparan, Diskusi dan Observasi Hari 3 Sesi 5 Praktek Studi Kasus: Pelaksanaan PMP pada Sekolah Hari 4 Sesi 6 Rencana Tindak Lanjut: Pendampingan dan Pengimbasan Sesi 7 Evaluasi Pelatihan   Sekolah model yang pernah dilatih sebelumnya mendapatkan penyegaran yang disajikan pada bagian B.

C. PELAKSANAAN SEKOLAH MODEL DAN POLA PENGIMBASAN Pendampingan Tujuan pelaksanaan pendampingan sekolah model antara lain: Meningkatkan pemahaman SPMI kepada pengawas, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan lain, orang tua/komite sekolah dan pemangku kepentingan di dalam maupun luar sekolah model. Meningkatkan keterampilan sekolah dalam pelaksanaan SPMI. Menguatkan pelaksanaan SPMI kepada pengawas, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan lain, orang tua/komite sekolah dan pemangku kepentingan di dalam maupun luar sekolah model.

DAMPAK PENDAMPINGAN Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan pendampingsn sekolah model adalah: Sekolah dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri; Sekolah dapat meningkatkan mutu sesuai SNP; Sekolah memiliki budaya mutu; Sekolah model nantinya diharapkan dapat dijadikan percontohan sekolah berbasis SNP melalui penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri dan melakukan pola pengimbasan penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada sekolah lain hingga seluruh sekolah terampil menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri pada tahun 2019.

KERANGKA ACUAN PENDAMPINGAN

PELAKSANAAN SEKOLAH MODEL DAN POLA PENGIMBASAN Perwakilan sekolah imbas diundang untuk ikut mendapatkan pendampingan di sekolah model Perwakilan sekolah imbas mengikuti seluruh kegiatan pendampingan yang berlangsung di sekolah model. Pengaturan jadwal dapat disesuaikan dan dikoordinasikan secara internal antara fasilitator, sekolah model dan sekolah imbas Anggota tim penjaminan mutu sekolah model diharapkan mampu memfasilitasi sekolah imbas dalam mengimplementasikan SPMI seperti yang diterapkan pada sekolah model.

MONITORING DAN EVALUASI TUJUAN: dilakukan 2 kali yaitu satu bulan dan tiga bulan setelah pelaksanaan pelatihan. bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan SPMI sekolah sesuai dengan maksud, tujuan dengan hasil yang akan dicapai. Tahap 1:   Monitoring dan evaluasi implementasi pengelolaan manajemen sekolah model berdasarkan perencanaan. Monitoring dan evaluasi peningkatan kualitas pembelajaran sekolah model Peserta: Pengawas Sekolah Kepala Sekolah Guru Komite Sekolah Perwakilan Orangtua/ Masyarakat Tahap 2: Monitoring dan evaluasi kemandirian sekolah model dalam menjalankan siklus SPMI Monitoring dan evaluasi mekanisme pelaksanaan sekolah model. Monitoring dan evaluasi dari kinerja sekolah model terhadap sekolah imbas Monitoring dan evaluasi mekanisme pengimbasan

DISEMINASI HASIL Setiap semester pelaksanaan sekolah model, LPMP melakukan kegiatan diseminasi hasil pelaksanaan sekolah model dan pengimbasannya. Kerangka acuan kegiatan kegiatan diseminasi adalah sebagai berikut: Waktu : Akhir semester Peserta : Sekolah model, seluruh komponen sekolah hadir untuk mendiseminasikan hasil pencapaian sekolah model. Sekolah imbas, undangan ditujukan kepada pengawas sekolah, kepala sekolah dan perwakilan guru. Sekolah lain, untuk mempromosikan dan menyebarluaskan bagaimana praktik penjaminan mutu internal di sekolah. Dinas pendidikan, untuk menunjukkan bagaimana hasil pelaksanaan model dan memotivasi pemerintah daerah agar menduplikasi program sekolah model secara massif dan mandiri. Pemangku kepentingan lainnya untuk menjaring kerjasama dan dukungan kepada sekolah dalam pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan.