PAFI JABAR 2017 Nova Petrika Maulana Mantik, S.Farm.,Apt

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGELOLAAN PERBEKALAN FARMASI
Advertisements

REVIEW MANAJEMEN OBAT DI RS
INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT
Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang
PENGORGANISASI BIDANG KEPERAWATAN
PERATURAN DAERAH KOTA PALEMBANG NOMOR 22 TAHUN 2011
MANAJEMEN FARMASI I PENGELOLAAN RESEP DI APOTEK
Subdit Farmasi Klinik.
Review….
UNDANG UNDANG NO. 44 TAHUN 2009 TENTANG RUMAH SAKIT tgl
PATIENT SAFETY KESELAMATAN PASIEN S.Pd.,S.Kep.,M.Kes
Maura Linda Sitanggang Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan
Monitoring Efek Samping Obat ( MESO )
Konseling dan PIO Hening Pratiwi, M.Sc., Apt.
PERATURAN TENTANG PERAPOTEKAN
DINAS KESEHATAN PROVINSI SUMATERA UTARA
JAMINAN KESEHATAN NASIONAL TENTANG FORMULARIUM
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN
Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang Farmasi
PROFESIONAL DISPENSING
RESERTIFIKASI KOMPETENSI APOTEKER
PERIJINAN DAN AKREDITASI RUMAH SAKIT
Patient Safety.
REZQI HANDAYANI, M.P.H., Apt
Standar Kompetensi: Menerapkan Distribusi Sediaan Obat Bebas, Bebas Terbatas, dan Obat Keras, Obat Psikotropika dan Narkotika.
Dr. drg. Haris Budi Widodo, M.Kes., A.P., SIP.
TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA
Ass.Apoteker pasca PP.51 th 2009
Oleh : Drs. Purwadi, Apt., MM, ME
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT EDISI I
PENGANTAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DAN RUMAH SAKIT
PERAN PENGAWASAN KFN DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU PRAKTIK APOTEKER
PROGRAM PRIORITAS DAN INOVATIF DITJEN KEFARMASIAN DAN ALKES
Standar Minimal Pelayanan IFRS
PENGANTAR METODELOGI PENELITIAN FARMASI
PERSYARATAN ADMINISTRATIF
Pelayanan Informasi Obat
Oleh : I G.K.Wijasa,Drs MARS
Pemantauan Terapi Obat (Drug Therapy Monitoring)
MANAJEMEN FARMASI I PENGELOLAAN RESEP DI APOTEK
PENDAHULUAN APOTEK.
PELAYANAN.
MANAJEMEN FARMASI I PENGELOLAAN RESEP DI APOTEK
MANAJEMEN INFORMASI DAN REKAM MEDIS (MIRM)
STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS) EDISI 1
STANDAR PRAKTEK KEPERAWATAN
tika afriani,m.farm.,apt. universitas mohammad natsir
Pekerjaan Kefarmasian
Komite farmasi dan terapi
FARMASI RUMAH SAKIT KELOMPOK 6.
PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO)
UJI KOMPETENSI APOTEKER INDONESIA
PENGGUNAAN OBAT RASIONAL
STANDAR NASIONAL AKREDITASI RS EDISI 1 DR.Dr.Sutoto,M.Kes
PELAYANAN ANESTESI DAN BEDAH (PAB)
STANDAR PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI PUSKESMAS
KEBIJAKAN TERKAIT RUMAH SAKIT UU NO TTG PRAKTIK KEDOKTERAN
Risalandi Nugroho Santoso ( )
INTEGRASI PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM PELAYANAN RUMAH SAKIT (IPKP)
SASARAN KESELAMATAN PASIEN (SKP)
SASARAN KESELAMATAN PASIEN (SKP)
STANDARKETERANGANELEMENTELUSURSTATUS ADA/BELUM TL/PICTARGET WAKTU AP. 1Rumah sakit menentukan isi, jumlah dan jenis asesmen awal pada disiplin medis dan.
ASPEK LEGAL DOKUMEN KEPERAWATAN
KETRAMPILAN FARMASI KLINIK
PRESKRIPSI Membaca resep, menganalisis resep dan Pengkajian resep Ari Susiana wulandari, M.Sc., Apt.
National Nosocomial Infection Control (Policy & Manajemen)
PATIENT SAFETY Emmelia Astika Fitri Damayanti, Ns., M.Kep.
By Jukas Mirnoto, S.Kep.,Ns SASARAN KESELAMATAN PASIEN.
PRINSIP DAN KONSEP PASIEN SAFETY Kelompok 1 :  Lia Siti Sonali  Lilis Setiawati  Neri Purwani  Rustayim  Yati Kusmiati.
Transcript presentasi:

PAFI JABAR 2017 Nova Petrika Maulana Mantik, S.Farm.,Apt SKILL STATION PAFI JABAR 2017 Nova Petrika Maulana Mantik, S.Farm.,Apt

SKILL STATION, Mengasah keterampilan pada suatu situasi SKILL = KETERAMPILAN STATION= TEMPAT KEADAAN SKILL STATION, Mengasah keterampilan pada suatu situasi

Standar Kefarmasian Situasi yang mana? Ketika pelayanan di Rumah Sakit Sebagai TTK, di RS harus memperhatikan Standar Kefarmasian Suatu pelayanan langsung dan bertanggungjawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien

Instalasi Farmasi Rumah Sakit : Unit pelaksana fungsional yang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian di rumah sakit

Acuan pelayanan kefarmasian di rumah sakit UU Kesehatan No. 36 tahun 2009 UU Rumah Sakit No 44 tahun 2009 Permenkes No 58 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan farmasi di Rumah Sakit Permenkes No. 34 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Standar Akreditasi Rumah Sakit (MMU/MPO) Permenkes No 3 tahun 2015, tentang Peredaran, Penyimpanan, Pemusnahan, dan Pelaporan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Farmasi Kepmenkes No. HK.02.02/MENKES/523/2015 tentang Formularium Nasional  137/2016 Kepmenkes No. HK.02.02/MENKES/524/2015 tentang Pedoman dan Penerapan Formularium Nasional Permenkes No 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan farmasi di Rumah Sakit

Permenkes No. 58 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit Ruang lingkup pelayanan farmasi di rumah sakit : Kegiatan yang bersifat manajerial Pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, dan administrasi Kegiatan pelayanan farmasi klinik Pengkajian dan pelayanan resep, penelusuran riwayat penggunaan obat, terkait rekonsiliasi obat, PIO, konseling, visite, PTO, MESO, EPO, dispensing sediaan steril, dan pemantauan kadar obat dalam darah

tujuan MANAJERIAL FARMASI KLINIK Rangkaian kegiatan pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, bahan medis habis pakai di rumah sakit sesuai ketentuan yang berlaku serta memastikan kualitas, maanfaat, dan keamanannya FARMASI KLINIK Pelayanan langsung yang diberikan apoteker kepada pasien dalam rangka meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan risiko terjadinya efek samping karena obat, untuk tujuan patient safety sehingga quality of life pasien terjamin

Yang akan di kaji saat ini adalah bagaimana keberadaan ttk mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk pasiennya, dimulai dari pengkajian resep yang masuk ke IFRS Tentunya harus memperhatikan SOP penerimaan resep, apakah layak di siapkan atau tidak

Prosedur Pelaksanaan: 1. TTK menerima resep atau salinan resep 2 Prosedur Pelaksanaan: 1.TTK menerima resep atau salinan resep 2.Melakukan skrining resep meliputi pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan resep atau salinan resep (nama dokter, nomor ijin praktik, alamat, tanggal penulisan resep, tanda tangan atau paraf dokter serta nama, alamat, umur, jenis kelamin, dan berat badan pasien). 3.Melakukan pemeriksaan kesesuaian farmasetik yaitu bentuk sediaan, dosis, frekuensi, kekuatan, stabilitas, inkompatibilitas, cara dan lama pemberiaan obat. 4.Mengkaji aspek klinis dengan cara melakukan patient assessmen pada pasien yaitu adanya alergi, efek samping, interaksi, kesesuaian (dosis, durasi, jumlah obat, dan kondisi khusus lainnya), keluhan pasien dan hal lain yang terkait dengan kajian aspek klinis. 5.Menghitung nominal harga dan meminta persetujuan pada pasien 6.Mengkomunikasikan kepada dokter tentang masalah resep, apabila diperlukan. 7.Selesai.

KESELAMATAN PASIEN Rumah sakit wajib menerapkan standar keselamatan pasien Melalui pelaporan insiden, menganalisa, dan menetapkan pemecahan masalah dalam rangka menurunkan angka kejadian yang tidak diharapkan Tujuan “: ditujukan untuk mengkoreksi sistem dalam rangka peningkatkan keselamatan pasien

Penilaian dilakukan masing masing mentor Studi kasus Peserta di bagi menjadi @ 2 orang kemudian melaksanakan kegiatan pengkajian resep Penilaian dilakukan masing masing mentor

Kasus Berdasarkan Buku Panduan Asesmen Rekognisi Pembelajar Lanjut (RPL)

kasus

Kasus

kasus

kasus