MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII B MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MERENCANAKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Advertisements

“Peningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Menggunakan Teknik Rotasi Refleksi pada Kelas V SDN 18 Koto Panjang Padang Panjang” Oleh:
Dari Mana Dimulai… I. REFLEKSI II. MASALAH created by_Deyner Mengga.
Kelompok 5 Vivin Anggraeni ( ) Erna Yuliati ( )
SEMINAR PROPOSAL JUDUL
EKA LUKMAN ISKANDAR, KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA PADA MATERI POKOK SISTEM PERSAMAAN.
ANA DHAOUD DAROIN. A. Identifikasi MasalahMasalah B. Menganalisis Masalah Menganalisis C. Merumuskan Masalah Penelitian Merumuskan D. Merumuskan Hipotesis.
DALAM PELAKSANAAN TUGAS
Oleh: ASMUDI Disampaikan pada simantap 2012
PTK-PTS Oleh: I Wayan Widana
KEEFEKTIFAN INQUIRY BASED LEARNING
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Menyusun Proposal PENELITIAN TINDAKAN KELAS (Classroom Action Research) Oleh: Drs. Khaerudin, M.Pd.
WAHYU ARI KAMULYANTINA, KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
AJENG WAHYU KURNIASARI, PENERAPAN PENDEKATAN PAKEM DENGAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMEBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA.
RIA RISKANIA ANITA SARI, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS BUKU HARIAN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN.
Dra. Siti Halimatus Sakdiyah, S.Pd., M.Pd.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL PADA MATAKULIAH GEOGRAFI EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA KELAS A UNIVERSITAS KANJURUHAN.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMAHAMI KOMPONEN PADA PC DI KELAS X TKJ B SMK MUHAMMADIYAH 2 BANJARMASIN.
PROPOSAL PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KELAS VIII SMP LKMD.
Zumrotus Sya’diyah, S.Si, M.Si Andy Muhammad Ayyub, M. Pd
OLEH: FITRIA WALLY NPM :
Oleh Aisa Anjani Ohorela
REVIEW HASIL praktik PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN
BISMILLAHIRROHMAANIRROHIM
PROPOSAL OLEH NANI ARIFIN Npm : O32
DIKELAS VIII, SMP NEGERI 3 SALAHUTU
Di Susun Oleh : Isa Dora Julia
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Widyaiswara LPMP Maluku
DI SUSUN OLEH: BAMBANG WIJANARKO, S.Pd SMK N 1 TEGAL
Inovasi Model Pembelajaran Akuntansi yang Efektif
PENERAPAN METODE SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD NEGERI NGOYOG 1 Intan Tri Agung Wijaya PROGRAM STUDI.
Sunardi Puput Daniyarti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTU MEDIA GAMBAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 04 JAMBANGAN.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD Rizky Aprilia Rakhmawati ( ),
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN THINK PAIRS SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIABENDA KONGKRIT KELAS IV Dwi Listiyani
Yoga Anggrian Putranto1 Agustina Tyas Asri Hardini2
ESTHERIINA RATIH I.W
Novi Naziah, Dra. Emy Wuryani, M.Hum. PGSD FKIP UKSW Salatiga 2017
MENINGKATAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN PERMAINAN ULAR TANGGA Brigitta Ruthy.
6/15/2018.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) PADA SISWA KELAS 4 SDN SALATIGA 03 SEMESTER II TAHUN PELAJARAN.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS V SDN SUMOGAWE 04 KECAMATAN GETASAN KABUPATEN.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TEKNIK PICTORIAL RIDDLE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA oleh imelda wea PROGRAM.
Fransisca Dian Ratna Sari
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Di Susun Oleh : Reni Diyah Arumsari
Elvira Amanda Riantika
SISWA KELAS 4 SD NEGERI KESENENG 01 KECAMATAN
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY disusun oleh: Gus UStadzi.
PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS
P R O P O S A L PENELITIAN TINDAKAN KELAS
SEMESTER GASAL SMA NEGERI MOJOGEDANG
By: Neni Mariana, S.Pd., M.Sc
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses dengan metode-metode tertentu sehingga memperoleh pengetahuan,
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
PENERAPAN MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SDN SAWOJAJAR 1 KOTA MALANG OLEH MUARIF.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE SISWA KELAS VIIIA MTs. MUHAMMADIYAH.
DEPOK VITUR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMAHAMAN IDE POKOK PARAGRAF PESERTA DIDIK KELAS XII IA-8 SMA NEGERI 3 SEMRANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN.
Latarbelakang Masalah
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS 3 SMAN 3 BLITAR Oleh: HAMIDA.
PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
Teknik Pengumpulan Data
SKRIPSI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PAIKEM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII SMPN 1 TANJUNG TAHUN PELAJARAN.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Pakam OLEH : JIHAN HIDAYAH.
UPAYA MENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL COURSE REVIEW HORAY (CRH) DI KELAS VII.3 SMPN 30 PADANG.
Oleh : Muhammad Abu Rizal “Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika dengan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe NHT (Numbered Head Together)
Transcript presentasi:

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII B MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI SMP MUHAMMADIYAH 2 DEPOK ANWARIL HAMIDY NIM. 15709251018

Latar Belakang Variabel Interval Kriteria Kondisi Awal Motivasi 104 < X Sangat Tinggi 3,57% 86,67< X ≤ 104 Tinggi 28,60% 69,33< X ≤ 86,67 Sedang 57,10% 52< X ≤ 69,33 Rendah 10,70% X ≤ 52 Sangat Rendah 0% Rata-rata   82,39 (Sedang)

Pencarian makna merupakan motivasi utama dalam hidup manusia (Johnson, 2010); sehingga pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan motivasi siswa. Model pembelajaran kooperatif pada umumnya yang mendorong siswa untuk belajar untuk meraih kesuksesan secara berkelompok (Slavin, 2005).

Rumusan Masalah Bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran Matematika di kelas VII B SMP Muhammadiyah 2 Depok?

Motivasi interest, relevance, perceived probability of success, satisfaction (Githua & Mwangi, 2003)

Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dengan Pendekatan Kontekstual Menyajikan permasalahan yang kontekstual Menyajikan materi secara umum Mengarahkan siswa berpikir mandiri menyelesaikan permasalahan Mengarahkan siswa berdiskusi secara berpasangan terkait solusi permasalahan Menyampaikan hasil diskusi berpasangan ke forum kelas Menyimpulkan solusi umum dari permasalahan kontekstual

Hipotesis Penelitian Motivasi belajar dapat meningkat dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan kontekstual dalam beberapa siklus.

Metode Penelitian Penelitian Tindakan Kelas Siswa Kelas VII B SMP Muhammadiyah 2 Depok (30 orang) Variabel Interval Kriteria Kondisi Awal Target Motivasi 104 < X Sangat Tinggi 3,57% 10% 86,67< X ≤ 104 Tinggi 28,60% 50% 69,33< X ≤ 86,67 Sedang 57,10% 36% 52< X ≤ 69,33 Rendah 10,70% 4% X ≤ 52 Sangat Rendah 0% Rata-rata   82,39 (Sedang) Kognitif yang tuntas ≥ ... % KKM tercapai 80% - 33,4 ≥ 75 Proses Pembelajaran terlaksana ≥ ... % Pemb Berhasil < 80% ≥ 80%

Instrumen Penelitian RPP, LKS Angket Motivasi Siswa Lembar Observasi Persamaan Linier Satu Variabel Pertaksamaan Linier Satu Variabel Angket Motivasi Siswa Lembar Observasi Tes Kognitif

Siklus 1 Variabel Interval Kriteria Kondisi Awal Target Akhir Siklus 1 PLSV 3 pertemuan (8 JP) Variabel Interval Kriteria Kondisi Awal Target Akhir Siklus 1 Motivasi 104 < X Sangat Tinggi 3,57% 10% 0% 86,67< X ≤ 104 Tinggi 28,60% 50% 26,70% 69,33< X ≤ 86,67 Sedang 57,10% 36% 50,00% 52< X ≤ 69,33 Rendah 10,70% 4% 20% X ≤ 52 Sangat Rendah Rata-rata   82,39 (Sedang) 79,73 (Sedang) Kognitif yang tuntas ≥ ... % KKM tercapai 80% 13% - 33,4 ≥ 75 43,5 Proses Pembelajaran terlaksana ≥ ... % Pemb Berhasil < 80% ≥ 80% 72%

Refleksi Siklus 1 Sintaks TPS belum berjalan Pendekatan Kontekstual belum berjalan  Kekurangan Siswa kesulitan memahami LKS dan penjelasan guru Pasangan yang terbentuk kemampuannya tidak saling melengkapi. Ada pasangan yang pintar semua dan pasangan yang kurang pintar semua  Renstra Menambah bantuan langkah-langkah dalam LKS Mengondisikan pasangan belajar sebelum pembelajaran dimulai oleh guru

Siklus 2 PTLSV 2 pertemuan (5 JP) Variabel Interval Kriteria Kondisi Awal Target Akhir Siklus 1 Akhir Siklus 2 Motivasi 104 < X Sangat Tinggi 3,57% 10% 0% 3,45% 86,67< X ≤ 104 Tinggi 28,60% 50% 26,70% 27,60% 69,33< X ≤ 86,67 Sedang 57,10% 36% 50,00% 55,20% 52< X ≤ 69,33 Rendah 10,70% 4% 20% 10,30% X ≤ 52 Sangat Rendah Rata-rata   82,39 (Sedang) 79,73 (Sedang) 81,27(Sedang) Kognitif yang tuntas ≥ ... % KKM tercapai 80% 13% 17% - 33,4 ≥ 75 43,5 38 Proses Pembelajaran terlaksana ≥ ... % Pemb Berhasil < 80% ≥ 80% 72% 92%

Refleksi Siklus 2 Sintaks TPS dan Kontekstual terlaksana 100% Kegiatan penutup tidak sempat melakukan refleksi dan umpan balik karena keterbatasan waktu sehingga tidak bisa memperbaiki metode pembelajaran Siswa masih belum aktif menjalankan sintaks Siswa masih terbiasa dengan pembelajaran teacher centered Pengajar yang merupakan mahasiswa sehingga siswa kurang respect Renstra Melibatkan guru kelas sesungguhnya dalam PTK Manajemen waktu pembelajaran Menggunakan soal kontekstual yang memang menjadi bagian dari kehidupan siswa Memberikan reward kepada yang presentasi dengan baik maupun bertanya Mengganti metode pembelajaran yang lebih sesuai

Kesimpulan Pada siklus 1, keterlaksanaan kegiatan guru 72%, kegiatan siswa 20%, rata-rata motivasi siswa termasuk kategori sedang, persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 13% Pada siklus 2, keterlaksanaan kegiatan guru 92%, kegiatan siswa 72%, rata-rata motivasi siswa termasuk kategori sedang, persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 17% Motivasi belajar belum meningkat setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan kontekstual dalam dalam dua siklus.

Saran Perlu dilanjutkan ke siklus 3 berdasarkan hasil refleksi siklus 2 Mengganti model pembelajaran yang lain yang dapat meningkatkan KKM siswa