Dr Ir Munif Ghulamahdi, MS Dr Ir Sandra Arifin Aziz, MS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pemilihan Benih dan Pengolahan Tanah
Advertisements

KULIAH PEMBEKALAN KULIAH KERJA PROFESI DEPARTEMEN AGRONOMI DAN HORTIKULTURA FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012 TANAH SAWAH.
MATERI PEMBAHASAN TEKNOLOGI PRODUKSI TANAMAN IV (TPT 4 )
PANCA USAHA TANI Dr. SUPRIYONO PRGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM KADIRI UNISKA KEDIRI.
Draft Agenda Riset Nasional (ARN) Bidang Ketahanan Pangan
air I. Pendahuluan konsumsi sanitasi Sarana transportasi
Kebutuhan Air Irigasi.
KELOMPOK TANI SUMBER TANI PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN
SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SL-PTT) PADI DAN JAGUNG TAHUN 2013 Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan.
TEKHNIK-TEKHIK PENGENDALIAN HAMA
Rizaldi Boer Laboratorium Klimatologi Departemen Geomet, FMIPA-IPB
SISTEM PERTANIAN LAHAN RAWA PASANG SURUT (TIDAL LOWLAND)
PAKET KEBIJAKAN KEDAULATAN PANGAN
3. Analisis Hara dan Pertumbuhan Padi pada Berbagai Varietas dan Kedalaman Muka Air pada Musim Tanam I dan II. Tempat dan Waktu :di Rumah Pastik di lahan.
init Agroindustri = flow Agroindustri = +dt*Lj_Agroindustri
Yonny Koesmaryono Yayan Apriyana
DASAR AGRONOMI.
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Kebutuhan Air Tanaman dan Kebutuhan Air Irigasi
Pengamatan Tinggi tanaman mulai umur 4 mg setiap 2 mg
PADI ORGANIK SISTEM SRI.
Rumah tangga petani yang pernah mengikuti penyuluhan pertanian
PENGELOLAAN KESUBURAN TANAH SULFAT MASAM
TUJUAN Pada tahun I penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh varietas, kedalaman muka air di saluran pada budidaya jenuh air terhadap serapan.
PNDAHULUAN Adanya saluran air selebar 30 cm sedalam 25 cm yang dibuat di antara petakan dengan lebar 2 m, memungkinkan masuknya air pasang di musim kemarau.
Jumlah Air Per Hari Pada BJA dan BK pada MTII
PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA JENUH AIR DAN TEKNOLOGI PENYIMPANAN BENIH KEDELAI DI LAHAN PASANG SURUT PROGRAM INSENTIF RISET TERAPAN No. Pendaftaran On-Line :
Perlu Penurunan Kadar Pirit
Pola Indeks Keberlanjutan Usahatani Rawa Lebak Saat Ini dalam Diagram Layang Sungai Ambangah Pasak Piang.
Pengujian Teknologi Budidaya Jenuh Air di Lahan Petani Pasang Surut
SISTEM PERTANIAN INDONESIA
800 m 400 m SALURAN SEKUNDER SALURAN KUARTER Budidaya Jenuh Air A L U
Tujuan penelitian ( ) Mendapatkan minimal satu calon varietas padi hibrida berumur sangat genjah ( HSS) dan berpotensi hasil tinggi (10 t/ha),
Bobot Biji Kering (g/petak) Bobot Biji Kering (ton/ha)
KEBUTUHAN AIR IRIGASI.
UNSUR-UNSUR PERTANIAN
FUNGSI POKOK TANAH DALAM USAHATANI BERKELANJUTAN
Prof. Dr. Ir. Bambang S. Purwoko, MSc Indrastuti A. Rumanti, SP
Hibah Strategis Aplikatif
dan Bintil Akar di Rumah Plastik Msim Tanam I Perlakuan Akar Batang
CIRI-CIRI PERTANIAN.
Diciptakan, Padi Lokal Berumur Pendek
Lokasi penelitian termasuk dalam tipe luapan C
Lapangan Musim Tanam I Perlakuan Umur Tanaman (Minggu)
Bobot Biji/Tanaman (g)
PERCEPATAN DISEMINASI VUB PADI HASIL BALITBANGTAN MENDUKUNG PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI PADI DI NTB TIM UPBS BPTP NTB.
MONOKULTUR POLA TANAM KELOMPOK 5 : Ananda Setya P
DINAS PERTANIAN KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2017
Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional
PENGERTIAN DAN SEJARAH PERKEMBANGAN PERTANIAN
UNSUR – UNSUR DAN CIRI – CIRI PERTANIAN
KERAGAAN LUASAN DAN POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN PANGAN,PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN DIKAB. BULUNGAN-PROP.KALTARA.
NAMA KELOMPOK : 1.AGUNG JIMANTORO C
MANAJEMEN PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERDASARKAN POLA RUANG RTRW
PENINGKATAN PRODUKSI PADI DENGAN METODE SRI
KELOMPOK 4 ZONI SATRIA ( ) DINA AULIA FITRI ( )
Tanaman Padi Berdasarkan Tempat Tumbuh
MODUL 1. AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
Sebagai Pemenuhan Tugas “pengelolaan tanah berlanjut”
KACANG TANAH Arachis hypogeae
Pengisian Polong Tanggamus
Sistem Pengairan.
Usahatani padi di lahan sawah pasang surut memerlukan teknik budi daya tersendiri, karena keadaan tanah dan lingkungannya tidak serupa dengan lahan sawah.
Pertanian di Indonesia
PENDAHULUAN Iklim adalah unsur utama dalam sistem metabolisme dan fisiologi tanaman Perubahan iklim global akan berdampak buruk terhadap keberlanjutan.
LUAS LAHAN PERTANIAN INDONESIA LAHAN SEMENTARA TDK DIGUNAKAN
Hasil Musim Tanam II Kedelai di Lapangan
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP PEMBERIAN BAHAN ORGANIK DALAM BUDIDAYA TANAMAN KELOMPOK II AGROTEKNOLOGI III AULIA DELFIYANTY
KESIMPULAN Produktivitas pada budidaya jenuh air untuk kedelai lebih tinggi dibandingkan budidaya kering dan untuk padi lebih tinggi dibandingkan.
BUDIDAYA KEDELAI. Kedelai merupakan komoditas yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak memberi manfaat tidak saja digunakan sebagai bahan pangan tetapi.
Transcript presentasi:

Dr Ir Munif Ghulamahdi, MS Dr Ir Sandra Arifin Aziz, MS PENINGKATAN INDEKS PERTANAMAN (IP>300 %) PADA TANAMAN PADI (> 5 ton/ha) DAN KEDELAI (>2.5 ton/ha) DI LAHAN PASANG SURUT Dr Ir Munif Ghulamahdi, MS Dr Ir Sandra Arifin Aziz, MS Prof Dr Ir Abdul Karim Makarim

PENDAHULUAN Salah satu upaya peningkatkan produksi tanaman pangan adalah meningkatkan luas panen melalui peningkatan indeks pertanaman. Peningkatan produksi melalui intensitas pertanaman (IP) lebih rasional dan dapat memberikan dampak yang lebih cepat (Pujilesari, 2003). Indeks pertanaman adalah perbandingan luas areal tanam terhadap luas areal lahan yang dimiliki selama beberapa kali tanam dalam setahun. Peningkatan IP 200 % menjadi IP 300 % di lahan sawah sangat ditentukan oleh waktu pengolahan tanah dan umur tanaman padi dan kedelai yang digunakan (LPPM-IPB, 1998).

PENDAHULUAN Litbang Deptan (2009) untuk mewujudkan IP 400 ada 4 faktor kunci : 1) menggunakan benih varietas padi sangat genjah, 2) pengendalian hama dan penyakit terpadu yang lebih operasional, 3) pengelolaan hara terpadu dan spesifik lokasi, 4) manajemen tanam dan panen yang efisien. Adanya konversi lahan sawah ke lahan non pertanian, maka lahan pasang surut merupakan salah satu alternatif untuk pengembangan pertanian. Luas lahan pasang surut di Indonesia sekitar 20.1 juta hektar, dan sekitar 9.53 juta hektar berpotensi untuk dijadikan lahan pertanian (Nugroho et al., 1992).

PENDAHULUAN Budidaya jenuh air merupakan penanaman dengan memberikan irigasi terus-menerus dan membuat tinggi muka air tetap , sehingga lapisan di bawah permukaan tanah jenuh air. Tinggi muka air tetap akan menghilangkan pengaruh negatif dari kelebihan air pada pertumbuhan tanaman, karena kedelai akan beraklimatisasi dan selanjutnya tanaman memperbaiki pertumbuhannya (Hunter et al, 1980; Troedson et al., 1983). Di lahan pasang surut , tinggi muka air di parit sekitar 15 cm di bawah permukaan tanah merupakan tinggi muka air yang mudah diterapkan petani dan memberikan hasil kedelai yang tetap tinggi (Ghulamahdi et al., 2009).

PENDAHULUAN Indeks pertanaman di lahan pasang surut pada tipe luapan C di Sumatera Selatan di daerah Tanjung Lago, Banyu Asin sebesar 100 %. Artinya lahan ini hanya ditanami satu kali setahun antara November-Maret. Kondisi lahan sawah pada tipe luapan C ini pada musim hujan dapat disawahkan, akan tetapi mulai musim kemarau I air pasang tidak mampu menggenangi lahan ini. Adanya teknologi budidaya jenuh air yang telah dicoba pada tanaman kedelai di lahan pasang surut memungkinkan untuk meningkatkan indeks pertanaman pada tipe B/C. Produktivias kedelai Tanggamus, Slamet, Anjasmoro, dan Wilis pada budidaya jenuh air di lahan pasang surut pada MK I masing-masing 4.5, 2.75, 2.5, dan 2.1 ton/ha. Sedangkan pada MK II akan dipelajari lagi dibandingkan MK I karena salinitas sudah mulai tinggi