Introduction to Micro Irrigation Systems

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KONSEP DASAR HIDROLOGI
Advertisements

EFISIENSI KERJA POMPA UNTUK MENINGKATKAN IRIGASI PERTANIAN
ALAT DAN MESIN PERTANIAN 2
Tahapan information engineering
KEHILANGAN ENERGI AKIBAT GESEKAN
Gambar Proyeksi Orthografi
Mekanika Teknik III (Strength of Materials)
INFILTRASI Kuliah Hidrologi WA-5.
TEKNIK PEMBERIAN AIR IRIGASI
FLOW INJECTION ANALYSIS (Analisis dalam sistem aliran)
Irigasi 1 Perencanaan Irigasi.
KONSEP-KONSEP DALAM MANAJEMEN BASIS DATA SIG
DRAINASE PERTANIAN DR.Ir. Aprisal, MSi.
GERAKAN AIR TANAH TIDAK JENUH.
air I. Pendahuluan konsumsi sanitasi Sarana transportasi
Kebutuhan Air Irigasi.
LABOR MARKET Kuliah 12. THE LABOR MARKET..1  When firms respond to an increase in demand by stepping up production : Higher production requires an increase.
PERSAMAAN ENERGI UMUM Persamaan Bernoulli : tinggi [Energi/berat]
Exercise Problem No. 5 Figure below shows a diagram of fluid power system for a hydraulic press used to extrude rubber patrs. The following data are known.
DISTRIBUSI AIR LIMBAH KOTA BANDUNG
Pertemuan 01 PENDAHULUAN
KONSEP-KONSEP DALAM MANAJEMEN BASIS DATA SIG. -Basis data spasial yaitu: -sekumpulan entity baik yang memiliki lokasi atau posisi tetap maupun tidak tetap.
ARTIFICIAL LIFT Basic Artificial Lift Methods Selection Technique
Contoh Observasi Lapangan di Lahan Sulfat Masam
Indonesia’s Soil Account: Java Akuntansi Tanah di Pulau Jawa, Indoneisa.
Introduction Irrigation and drainage Systems LAB. SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN UB PUSAT STUDI LINGKUNGAN HIDUP UB BAMBANG RAHADI.
Kuliah Pengelolaan Air untuk Pertumbuhan Tanaman
Sistem Governor Control Valve Hena Imawati D/SKL.
TRI NUGRAHA ADIKESUMA ST., MT.
HIDROLOGI Oleh : Noviar Akase, ST.
Mekanika Fluida Minggu 01
Perancangan Pabrik Sri Kumalaningsih.
Pipa organa terbuka Pipa organa tertutup Pelayangan bunyi
V. PEMBERIAN AIR DAN EFISIENSI IRIGASI
Mekanika Fluida Minggu 04
ANALISIS TEMPAT KERJA.
Kebutuhan Air Tanaman dan Kebutuhan Air Irigasi
Pertemuan 1 PENDAHULUAN
Tugas Perancangan Pabrik Kimia
Teknik-Teknik Pembuangan
9 Chapter Production Management Introduction to
Pertimbangan Pertimbangan Umum Design Pengolahan Air Minum
#05-Erosi Lahan E r o s i "Erosion is the wearing away of the land surface by rain or irrigation water, wind, ice or other natural or anthropogenic agents.
EFISIENSI PENINGKATAN DAYA PERTANIAN DENGAN IRIGASI TETES
Matakuliah : S0522/ Aplikasi Geosintetik Dalam Teknik Sipil
Pengelolaan Air Bersih PERTEMUAN II (DaurHidrologi)
DASAR-DASAR PERANCANGAN PABRIK (PLANT DESIGN)
Irigasi Penyiraman ( Curah )
ALIRAN SUNGAI Yang berhubungan dengan aliran sungai disini seperti morfologi palung sungai dan hidrolika sungai, idealnya tersedia data jangka panjang.
Manajemen Produksi.
ASPEK TEKNIK & TEKNOLOGI
Aliran Permukaan dan Sifat Aliran Permukaan
Perpindahan Panas Minggu 07
INFILTRASI.
PENDAHULUAN Informasi Hidrologi :
Program Studi Teknik Kimia Universitas Lambung Mangkurat
PERANCANGAN FASILITAS
Perancangan Tata Letak
1. Penentuan Lokasi Pabrik
Water Managemen System (WMS)
Bab 2 DISAIN JASA.
KAJIAN PENERAPAN IRIGASI TETES PADA TANAMAN CABAI DAN BAWANG MERAH
Perencanaan Teknis dan Sistem produksi
KONSEP-KONSEP DALAM MANAJEMEN BASIS DATA SIG
Topik 4 Drainase Permukaan Pertemuan suhardjono 12/27/2018.
Mechanical Energy & Efficiency
INTRODUCTION INTERNAL FLOW
Ch 6 METBD 470 Chapter 9 – Plastic and Polymer Composite Fabrication Processes 1.Injection Molding (or compression or transfer) 2.Extrusion 3.Thermo-Forming.
PENGETAHUAN UMUM IRIGASI
KEBUTUHAN AIR UNTUK IRIGASI. Kebutuhan air irigasi di sawah ditentukan oleh beberapa faktor berikut:  penyiapan lahan;  penggunaan konsumtif;  perkolasi.
Transcript presentasi:

Introduction to Micro Irrigation Systems Ps teknik sumberdaya alam dan lingkungan

Micro Irrigation Systems Type U.S. Area World Area Surface 65% 95% Sprinkler 30% 3% Micro Irrigation 1% Sub-Irrigation 2% These are approximate values.

Tipe sistem irigasi mikro

What is Micro Irrigation? Mikro irigasi: air diberikan dengan laju yang rendah pada titik dari permukaan Mikro irigasi meliputi “trickle irrigation”, “drip irrigation ”, and “sub-irrigation”. Kadang-kadang ditunjukan tipe keluaran seperti “micro-spray irrigation” Pemakaian air teliti: Waktu Lokasi Jumlah

Penggunaan Mikro irigasi Karena methode ini mahal dalam pemberian air dan sistem O&P menghendaki pemeliharaan yang tinggi maka biasanya digunakan : Tanaman bernilai tinggi Air adalah mahal Slope bukan faktor penghambat Keuntungan alat tersedia di pasar Site conditions favoring trickle irrigation: topography, wind, high evaporative potential, no pumping required if very low pressure system, others

Simple Micro Irrigation Systems Not all systems are complex & expensive Labor-intensive forms of micro-irrigation are practiced in many areas

Keuntungan Air, pupuk, biaya operasi dapat dihemat? Mudah dalam pengoperasian di lapang Dapat beroperasi pada areal yang bergelombang Ratio of yield to ET can be higher: Mengurangi evaporasi Air mendekati Kapasitas lapang Kadar garam rendah Mudah dan otomatisasi Tenaga kerja rendah dan intensif

Kerugian Mahal ($1,000 to $6,000 per ha) Terjadi Penyumbatan Keseragaman rendah Water drains out the downhill ends Ponding & runoff on heavy soils? Salts tend to accumulate May require better management

System Components

System Components

System Components Water applicators Mainline Emitters Sub-mains Bubblers Sprayers Spitters Misters Others Mainline Sub-mains Manifolds Headers Laterals

Emitter Layouts Many configurations are designed to increase percent wetted area, yet be economical Tradeoffs between flow per lateral & total pipe length

Micro Emitters

Tape or Continuous Line Micro Systems

System Components Valves Filters & screens Chemical storage Pump & motor Control head Valves Filters & screens Chemical storage Chemical injection equipment Flow rate or volume meter

System Components Other Equipment Valves Air vents Vacuum relief valves Pressure relief valves Various pipe fittings & appurtenances

Micro Irrigation Evaluation – Wetting Patterns

Emitter Flow Uniformity

Pressure Variations over the Field

Disain irigasi Tahapan desain yang harus dilakukan adalah sebagai berikut : (1) Menyusun nilai faktor-faktor rancangan, yang meliputi sifat fisik tanah, air tanah tersedia, laju infiltrasi, evapotranspirasi tanaman, curah hujan efektif, dan kebutuhan air irigasi. (2) Menyusun rancangan pendahuluan, mencakup pembuatan skema tata letak (lay- out) serta penetapan jumlah dan luas sub-unit dan blok irigasi.

Disain irigasi (3) Perhitungan rancangan hidrolika sub-unit dengan mempertimbangkan karakteristik hidrolika pipa dan spesifikasi sprinkler. Apabila persyaratan hidrolika sub-unit tidak terpenuhi, alternatif langkah/penyelesaian yang dapat dilakukan adalah : a. Modifikasi tata letak ,b. Mengubah diameter pipa ,c. Mengganti spesifikasi sprinkler (4) Finalisasi (optimalisasi) tata letak

Disain irigasi (5) Perhitungan total kebutuhan tekanan (total dynamic head) dan kapasitas sistem, berdasarkan desain tata letak yang sudah final serta dengan mempertimbangkan karakteristik hidrolika pipa yang digunakan. (6) Penentuan jenis dan ukuran pompa air beserta tenaga/mesin penggeraknya.

The End