PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN BIDANG EKONOMI APBD KOTA SEMARANG

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
LAPORAN EVALUASI TAHUN KETIGA RPJMD KABUPATEN TEGAL
Advertisements

SATKER SANITASI KOTA TASIKMALAYA
Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Departemen Dalam Negeri
ANALISIS DATA DAN INFORMASI
PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
Dr. Ir. Heru Purboyo Hidayat P, DEA
Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN NASIONAL
ARAH PEMBANGUNAN EKONOMI SEKTOR PERTANIAN
5 VISI, MISI DAN PROGRAM PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI GOWA
Dinas komunikasi dan informatika DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Direktur Pengembangan PLP
Biro Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Setda DIY
PENERAPAN SAKIP SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
H. Ahmad Marzuqi, S.E Dan Dian Kristiandi, S.Sos
RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2010
RKPD KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2018
Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara
KEBIJAKAN DAN PRIORITAS PROGRAM/KEGIATAN KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2017
Deputi Bidang Pengembangan Regional
Peran Pemerintah dalam Pembangunan Ekonomi Kota Bandung
PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU BAPPEDA PROVINSI BENGKULU
Kebijakan Pemerintah Kabupaten Dalam Penguatan Lembaga Keagamaan
Peranan Usaha Mikro, Usaha Kecil Dan Menengah (UMKM)
KEBIJAKAN NASIONAL PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
October 17 PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH RANCANGAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) PROVINSI KALIMANTAN.
ARAH KEBIJAKAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN KAB. KULON PROGO TAHUN 2017
STRATA BANGUNAN BERTINGKAT
MODUL STUDI KELAYAKAN BISNIS
PENGANTAR EVALUASI RPJMD KABUPATEN BANDUNG TAHUN
SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH ( SAKIP)
PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2017
GERMAS Implementasi di Kota Banjarbaru
TERWUJUDNYA PENDIDIKAN YANG UNGGUL, KREATIF DAN RELIGIUS
SAMBUTAN SEKRETARIS DAERAH KOTA SURAKARTA
PEMBANGUNAN KESEHATAN
MENTERI DALAM NEGERI PADA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2013
Analisis sinergisitas Visi-Misi dan Isu strategis Pembangunan Daerah
PEREKONOMIAN INDONESIA
Pembekalan KKN STTNAS, September 2017
Disampaikan Oleh: MY ESTI WIJAYATI ANGGOTA DPR RI KOMISI X
LATAR BELAKANG Pada saat ini >100 juta penduduk Indonesia belum memiliki akses terhadap layanan air minum dan sanitasi dasar yang layak Sarana AMPL yang.
SAKIP ( SISTEM AKUNTANBILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH )
Mobil Hijau SIKIB Wilayah Kab. Kulon Progo
PENGERTIAN 1. A process whereby something, typically information or knowledge, is successively passed on (Sebuah proses di mana sesuatu, biasanya berupa.
PENGARUS UTAMAAN GENDER DALAM PEMBANGUNAN AMPL
METROPOLITAN CIREBON Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka Di susun oleh : aditiYA RAMDANI – BALEBAT.
POTENSI DAN KENDALA IMPLEMENTASI INOVASI DAERAH
PEMBANGUNAN APLIKASI INFORMASI PELUANG PENANAMAN MODAL
Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2019
BIRO PERENCANAAN KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI KEBIJAKAN PRIORITAS KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN.
DI SAMPAIKAN OLEH KEPALA BAPPEDA
USULAN PRIORITAS PEMBANGUNAN KOTA SAMARINDA PADA APBD PROVINSI KALTIM
Desk Penyusunan Perubahan Renja OPD Tahun 2012
DUKUNGAN KEBIJAKAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA 1.
MEMPERKUAT DAYA SAING INVESTASI UNTUK MEMPERCEPAT HILIRISASI INDUSTRI
DISAMPAIKAN pada Musrenbang rkpd kabupaten belitung
Ketahanan Pangan dan Gizi Ade Saputra Nasution. Peraturan Pemerintah No.68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan sebagai peraturan pelaksanaan UU No.7 tahun.
POKOK-POKOK PIKIRAN DPRD diy terhadap rkpd diy tahun 2020 H
Kebijakan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Bidang Pangan
FORUM KONSULTASI PUBLIK
MATERI PEMBUKA NAMA : YAKUB ABAS PEKERJAAN
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PROVINSI JAMBI TAHUN 2020
PERUBAHAN RPJMD KOTA SURABAYA TAHUN
MUSRENBANG Perubahan RPJMD Tahun
MUSRENBANG Perubahan RPJMD Tahun
PELATIHAN DASAR TEKNIS BIDANG SUMBER DAYA AIR
Bappeda DIY disampaikan dalam Seminar Nasional LP3M UMY
PROFIL BIRO KESEJAHTERAAN SOSIAL
Transcript presentasi:

PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN BIDANG EKONOMI APBD KOTA SEMARANG Tahun 2013 Disajikan Dalam Rangka Focus Group Discusion Semarang 9 Mei 2012

Visi Kota Semarang 2010 -2015 “TERWUJUDNYA SEMARANG SEBAGAI KOTA PERDAGANGAN DAN JASA YANG BERBUDAYA MENUJU MASYARAKATSEJAHTERA” 2

M I S I 1 Mewujudkan Sumberdaya Manusia Dan Masyarakat Kota Semarang Yang Berkualitas 2 Mewujudkan Pemerintahan Kota Yang Efektif Dan Efisien, Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Serta Menjunjung Tinggi Supremasi Hukum 3 Mewujudkan Kemandirian Dan Daya Saing Daerah 4 Mewujudkan Tata Ruang Wilayah Dan Infrastruktur Yang Berkelanjutan 5 Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat

FOKUS PEMBANGUNAN DAERAH Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran Penanganan Rob dan Banjir Peningkatan Pelayanan Publik SAPTA PROGRAM Peningkatan Infrastuktur Peningkatan Kesetaraan Gender Peningkatan Pelayanan Pendidikan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

KONDISI EKONOMI MAKRO

KONDISI DAN PREDIKSI MAKRO KOTA SEMARANG INDIKATOR REALISASI PREDIKSI 2010 2011 2012 JML PENDUDUK 1.527.433 1.544.487* 1.561.222** (prediksi) Tk. Pertumbuhan (%) 1,36 1,10* Migrasi Masuk 40.137 40.579* Migrasi Keluar 37.619 38.033* Jumlah penduduk berdasarkan data BPS Kota Semarang pada tahun 2010 sebesar 1.527.433 jiwa atau mengalami pertumbuhan sebesar 1,36 % dibanding tahun 2009 yang sebesar 1.506.924 jiwa. Pada tahun 2011 mencapai 1.544.487 jiwa atau mengalami pertumbuhan 1,10 %. Untuk tahun 2012 dg asumsi pertumbuhan tetap (dikarenakan dlm 4th terakhir tren pertumbuhan menurun) jumlah penduduk Kota Semarang diprediksi akan mencapai 1.561.222 jiwa.

PDRB ad H.BERLAKU dan ad H.KONSTAN KONDISI DAN PREDIKSI MAKRO KOTA SEMARANG ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PDRB ad H.BERLAKU dan ad H.KONSTAN Tahun Tk. Pertumb PDRB (%) Berlaku Konstan 2009 11,36 5,34 2010 12,83 5,87 2011 12,15 5,97 Target 2012 12, 11 * 5,73 * * Prediksi rata-rata PDRB Berlaku & PDRB Konstan Kota Semarang dalam 4 tahun terakhir mengalami pertumbuhan. Dengan perhitungan prediksi rata-rata, Target th 2012 PDRB Berlaku menjadi Rp 54.566.489 (juta) atau mengalami pertumb 12,11 % dan PDRB Konstan menjadi Rp 23.937.166 (juta) atau mengalami pertumb 5,73 %.

PDRB PERKAPITA (Rp) - adhB Target PDRB th 2012 berdasarkan RPJMD telah terlampaui, namun jika menggunakan prediksi rata-rata PDRB perkapita menjadi Rp 34.267.602 (juta) atau naik sekitar 11,01 %. Dalam 2 th terakhir Sektor Perdagangan, Hotel & Restoran mrp sektor tertinggi dlm PDRB perkapita, yaitu mencapai diatas 27 %.

TINGKAT INFLASI Inflasi Kota Semarang di tahun 2011 menurun dibanding 2010 yaitu 2,87 %. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan inflasi nasional namun masih lebih tinggi daripada inflasi Jawa Tengah yang hanya berkisar 2,68 %. Kondisi inflasi di tahun 2012 diprediksi mengalami kenaikan, begitu juga dengan Kota Semarang menjadi 3,53 % hal ini dipicu adanya isu kenaikan harga BBM dan TDL yang akan dilakukan oleh pemerintah serta adanya Pilkada langsung Gubernur di tahun 2013. Krisis perekonomian dunia yang sedikit banyak mempengaruhi kondisi ekspor nasional, diperkirakan juga akan berimbas ke perekonomian daerah termasuk Kota Semarang.

RASIO PENDUDUK MISKIN Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dilaksanakan melalui Gerakan Terpadu di Bidang Kesehatan Ekonomi, Pendidikan, Infrastruktur dan Lingkungan (GERDUKEMPLING) yang pada Tahap I (2011) telah dilaksanakan di 32 Kelurahan dan Tahap II (2012) akan dilakukan di 48 Kelurahan. Pada tahun 2013 GERDUKEMPLING direncanakan akan dilakukan di 48 kelurahan. Lihat Detail Kelurahan

Kemampuan Ekonomi Daerah KONDISI DAN PREDIKSI MAKRO KOTA SEMARANG ASPEK DAYA SAING NTP , Rata2 Pengeluaran Penduduk & Gini Ratio Kemampuan Ekonomi Daerah Tahun Penduduk (jiwa) Rata2 pengeluaran perKapita sebulan (Rp) Persentase Makanan Non Makanan 2009 1.533.686 619.672 42,50 57,50 2010 1.555.984 654.535 43,42 56,58 Kab/ Kota Gini Ratio Kriteria Bank Dunia 40% I 40% II 20% III Semarang 0,3224 21,68 35,13 43,19 Jawa Tengah 0,2908 22,75 36,95 40,30 Sumber: Susenas 2010 Dari data Susenas th 2010, indeks Gini Ratio Kota Semarang lebih tinggi dari Jawa Tengah, dengan angka menyentuh 0,3224  ketimpangan pemerataan penduduk di Kota Semarang mencapai level sedang .

KONDISI DAN PREDIKSI MAKRO KOTA SEMARANG ASPEK PELAYANAN UMUM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Ketenagakerjaan INDIKATOR REALISASI PREDIKSI 2010 2011*) 2012**) Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (%) 67,0 64,79 65,73 Angka Partisipasi Kerja (%) 62,21 **) 60,72 62,73 *) Data dari Disnakertrans **) Data dari RPJMD

KONDISI DAN PREDIKSI MAKRO KOTA SEMARANG ASPEK DAYA SAING Fas. Wilayah & Infrastruktur Perhotelan Indikator 2010 2011 Prediksi 2012 Juml. Hotel berbintang 34 38 40* Juml. Hotel non bintang 51 52 52* Tk. Hunian Hotel 65% 50,86% 50,86% * Juml rata2 penggunaan kamar 1,77 1,44 1,44* Juml. Wisatawan (jiwa) 1.909.933 2.100.926 >2.100.926 Juml hotel di Kota Semarang diprediksi akan meningkat dilihat dari maraknya pembangunan hotel & apartemen saat ini. Sedangkan tingkat hunian kamar menurun dari tahun kemarin yaitu menjadi 50,86 % dikarenakan adanya himbauan dari Gubernur kpd Kepala Daerah untuyk menggunakan wisma/ penginapan yang dimiliki Pemda untuk kegiatan urusan-urusan daerah. Dilihat dari jumlah penggunaan kamar yg menurun namun juml wisatawan meningkat, dapat dikatakan jika Kota Semarang saat ini masih digunakan sebagai tujuan bisnis/transit. Sumber: dok SIPD 2011

KONDISI DAN PREDIKSI MAKRO KOTA SEMARANG ASPEK DAYA SAING Fas. Wilayah & Infrastruktur Sarana Transportasi Indikator 2010 2011 Target 2012 Juml penumpang di terminal 6.072.796 7.716.721 Rasio Angkutan darat 13,33% 13,40% Juml orang/ barang melalui dermaga/bandara/stasiun/terminal/ per th. 11.011.356 12.343.067 Jumlah Pelabuhan Laut/Udara/Terminal 7 Ketersediaan sistem transportasi massal (Massa Rapid) 1 BRT dg 20 armada & 1 koridor 2 koridor & pengemb. ATCS Fasilitas Transportasi yg dimiliki Kota Semarang yaitu: 1 Bandar udara internasional dg juml flight 22.287 (th.2010) meningkat dr th 2009 (20.577) flight, 1 Pelabuhan Laut, 3 Stasiun K.A, serta 5 terminal bus. Hal tsb merupakan daya dukung bagi Kota Semarang untuk menjadi kota Perdagangan dan Jasa. Dengan adanya rencana pengembangan Bandar Udara & Pelabuhan Laut maka akan meningkatkan daya saing Kota Semarang, terutama dari sektor transportasi. Sumber: Dishubkominfo Des 2011

KONDISI DAN PREDIKSI MAKRO KOTA SEMARANG ASPEK DAYA SAING Fas. Iklim Berinvestasi Keamanan & Kemudahan Perijinan Indikator 2010 2011 Prediksi 2012 Juml. Kriminalitas (Kesbanglinmas) 409 936 195 (target RPJMD) Juml permohonan perijinan (BPPT) 16.598 16.089 > 16.089 Juml penerbitan perijinan (BPPT) 15.971 (96,22%) 16.001 (99,45%) > 16.001 Juml investor berskala nasional (PMDN/PMA) *BPPT 18 perush 26 perush > 26 perush Juml Proyek PMA 11 17 > 17 Juml Proyek PMDN 6 9 Juml Proyek non PMA/PMDN 3.051 3.520 > 3.520 Pertumb. Investasi 18,55 % 38,82 % > 38,82 % Dengan diupayakannya penurunan jumlah angka kriminalitas di tahun 2012 yang akan berdampak positif pada kondisi keamanan kota serta semakin dipermudahnya proses perijinan (dilihat dari kenaikan rasio perijinan yg dikeluarkan th 2011) diharapkan mampu menambah minat dan kepercayaan para investor untuk berinvestasi di Kota Semarang. Ini terlihat dari tren kenaikan pertumbuhan juml investor, juml proyek penanaman modal serta pertumbuhan investasi dari tahun lalu.

ISU STRATEGIS & PRIORITAS TAHUN 2013

PENTAHAPAN PENCAPAIAN VISI KOTA SEMARANG 2010-2015 2014 2013 Pengembangan 2012 Percepatan pencapaian Sapta Program Pemantapan pencapaian Sapta Program Percepatan Infrastruktur Juli 2010 s/d 2011 Konsolidasi

ISU STRATEGI TAHUN 2013 Meningkatnya Angka kemiskinan Tahun 2013 merupakan tahap PERCEPATAN PEMBANGUNAN SAPTA PROGRAM 1. PENANGANAN KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN Meningkatnya Angka kemiskinan Angka Kemiskinan Kota Semarang pada tahun 2011 sebesar 26,44% atau mengalami peningkatan dibanding tahun 2010, hal ini membutuhkan penanganan yang lebih serius dan konsepsional. Beberapa faktor penyebab antara lain: Miskin karena tidak memiliki pendidikan yang cukup Miskin karena tidak memiliki ketrampilan. Miskin karena tidak mempunyai kesempatan kerja Miskin karena tidak memiliki modal Miskin karena sakit

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 Pengangguran Secara umum ada 5 masalah pokok yang diminta dan diharapkan masyarakat miskin . Perut tidak lapar; Kesehatan terjamin,; Anak-anak bisa sekolah,; Mendapatkan peluang kerja / usaha,; dan Rasa aman dan nyaman Pengangguran Kinerja pemerintah daerah dalam penanganan pengangguran pada tahun 2011 relatif cukup baik. Angka pengangguran tahun 2011 mengalami penurunan dari 14,96 pada tahun 2010 menjadi sebesar 11,90 %. Walaupun sudah mengalami penurunan namun angka pengangguran masih relatif tinggi. Hal ini menggambar jumlah kesempatan kerja yang tersedia belum bisa menampung angkatan kerja yang ada. Tahun 2010 14,96 % Tahun 2011 11,90%

TAHUN PEND MISKIN (BKKBN) PEND MISKIN BPS/BLT Jamkesmas/kot 2005 61.651 KK 82.665 KK 94.246 jiwa 2006 122.029 KK 246.448 jiwa 2007 306.700 jiwa 2008 135.110 KK 491.747 jiwa 2009 498.985 jiwa 2010 398.055 jiwa

Mempercepat penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 2 % PRIORITAS TAHUN 2013 1. PENANGANAN KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN Mempercepat penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 2 % Upaya untuk menurunkan penduduk miskin di Kota Semarang dilaksanakan secara terpadu melalui GERDU KEMPLING. Beasiswa pendidikan bagi masyarakat kurang mampu Pemugaran rumah tidak layak huni bagi penduduk miskin Pemberdayaan masyarakat dan kelompok masyarakat dalam peningkatan pendapatan masyarakat melalui pelatihan ketrampilan, pemberian akses permodalan dan modal usaha diberbagai sektor Penanganan PMKS Peningkatan pemerataan jangkauan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu Peningkatan kualitas sarana dan prasarana lingkungan bagi kelurahan cakupan GerduKempling Penyediaan air bersih bagi masyarakat miskin Sanitasi dasar masyarakat miskin ( kotajaga) Kelurahan Vokasi Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Kelurahan di 48 Kelurahan

Menurunkan Angka Pengangguran sebesar 2 % PRIORITAS TAHUN 2013 Menurunkan Angka Pengangguran sebesar 2 % Prioritas pembangunan pada tahun 2013 dalam menurunkan angka pengangguran antra lain : Perluasan kesempatan kerja Pendidikan dan pelatihan kerampilan bagi 1.000 orang calon angkatan kerja Peningkatan pemberdayaan UMK, daya saing koperasi dan UMKM serta pengembangan kewirausahaan melalui revitalisasi BLK dan peningkatan kapasitas tenaga kerja Padat Karya di berbagai sektor Pelatihan lulusan SMA/STM/MA yang tidak Melanjutkan sekolah

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 2. Penanganan Rob dan Banjir Luas genangan rob 1.500 ha dengan tinggi genangan 40 cm selama 240 menit, Penurunan tanah hingga mencapai 13 cm, Naiknya muka air laut hingga 4 mm / tahun Kurang optimalnya kapasitas 89 pompa air yang ada, Tingginya sedimentasi saluran drainase, Kurangnya pemberdayaan masyarakat dalam mengelola dan memelihara sistem drainase,

Penyelesaian Paket DAM Jatibarang Penyelesaian Polder Banger PRIORITAS TAHUN 2013 2. PENANGANAN ROB DAN BANJIR Penyelesaian Paket DAM Jatibarang Penyelesaian Polder Banger Pembuatan Embung Hulu Kali Bringin Rehabilitasi Lahan kawasan Semarang Atas Rehabilitasi kawasan pesisir Normalisasi Sungai dan Drainase Peningkatan Kapasitas Pompa Pemberdayaan Masyarakat dalam mengelola sistem drainase Kota Pembangunan saluran irigasi

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 3. Peningkatan Pelayanan Publik Penyerasian jumlah pertumbuhan penduduk Jumlah yang besar memang merupakan modal pembangunan, tapi dalam rangka penyediaan fasilitas dasar dan pelayanan publik kurang menguntungkan justru merupakan beban. b. Kapasitas Aparatur Pemerintah Belum optimalnya kinerja aparatur Tata kelola penyelenggaraan pemerintahan Pelayanan kepada masyarakat belum optimal c. Keterbukaan Informasi Publik /Transparansi Transparansi informasi bagi masyarakat dari proses kebijakan, perencanaan, pelaksanaan & pengawasan serta mudah diakses oleh semua pihak yang membutuhkan informasi d. PILKADA 2013 Mendukung PILKADA Gubernur Tahun 2013

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 e. Kemudahan dalam berinvestasi f. Peningkatan peran serta masyarakat dalam Pembangunan Peningkatan peran serta masyarakat dalam setiap tahapan proses pembangunan .

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 g. Peningkatan pendapatan Daerah Kebutuhan akan pendanaan untuk membiayai penyelenggaraan pembangunan juga semakin besar. Diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah melalui penggalian potensi sumberdaya di Kota Semarang. h. Destinasi Wisata Pelaksanaan Visit Jateng Year 2013 i. Penguatan Pasar Tradisional

Peningkatan Tata Kelola Perijinan dan Budaya Aparatur PRIORITAS TAHUN 2013 3. PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK a. Reformasi Birokrasi Peningkatan Tata Kelola Perijinan dan Budaya Aparatur Peningkatan Zona Integritas Kelurahan dan Kecamatan Percontohan Tertib Administrasi Kependudukan Pencapaian Laporan Keuangan WTP Pengembangan Pusat Informasi Pembangunan Kota Semarang Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi (E-Gov) Optimalisasi PPID b. Fasilitasi Jateng Year 2013 Penyelenggaraan event –event mendukung Visit Jateng Year 2013 c. Retail Pasar Tradisional Penataan Pasar Karangayu Perbaikan pasar Rasamala Pembangunan Pasar Klithikan Stabilitas Sosial dan Politik Pengamanan pilkada Jateng 2013

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 4. Peningkatan Infrastruktur Peningkatan pembangunan dan aksesbilitas wilayah pinggiran Perkembangan wilayan daerah pinggiran kota diharapkan dapat semakin berkembang seiring dengan perkembangan di tengah Kota. Sehingga pembangunan tidak hanya difokuskan di pusat kota namun juga didaerah pinggiran dengan pembangunan aksesbilitasnya dan juga untuk meningkatkan aksesbilitas antar daerah hinterland Penataan Wajah Kota Penataan wajah kota merupakan salah satu upaya untuk mendukung “SEMARANG SETARA” yakni untuk menyetarakan Kota Semarang dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Walapun pembangunan telah dilaksanakan namun diperlukan pengelolaan yang secara terus menerus. c. Penyediaan Air Bersih Pemenuhan air bersih untuk masyarakat di Kota Semarang berasal dari PDAM masih sangat terbatas (70%). Keterbatasan infrastruktur dan masalah teknis membuat masyarakat yang berada diwilayah pinggiran belum terpenuhi air bersih/baku.

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 d. Peningkatan dan Pembangunan Jalan Kondisi geografis Kota Semarang, mengakibatkan banyaknya jalan lebih cepat rusak jika dibanding dengan umur ekonomis yang seharusnya. Pada tahun 2011 jalan Kota dengan kondisi rusak mencapai 57,75%. Kepadatan lalulintas juga semakin meningkat, yang disebabkan tidak seimbangnya pertumbuhan kendaraan dengan infrastruktur jalan. e. Pengelolaan Sampah dan Limbah Tingkat kemampuan penanganan sampah Kota Semarang Tahun 2011 baru sebesar 79,15% (1.351.743 m3 : 1.707.904,00 m3 ). Disisi lain daya tampung TPA Jatibarang sudah tidak mencukupi. Tingkat kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah juga masih kurang, hal tersebut masih banyak dijumpai sampah yang dibuang ke sungai. f. Transportasi Pelayanan angkutan umum masih sangat rendah, selain dari kenyamanan angkutan umum juga pelayanan di terminal dan halte, oleh karena itu perlu peningkatan dengan optimalisasi BRT koridor satu dan dua dengan optimalisasi terminal dan halte. Pertumbuhan kendaraan = 9,8 %/th Pertumbuhan infrastruktur jalan = 0,01 %/th

Transportasi dan keBinamargaan PRIORITAS TAHUN 2013 4. PENINGKATAN INFRASTRUKTUR Transportasi dan keBinamargaan Peningkatan aksesbilitas wilayah pinggiran dan penghubung wilayah penyangga Kota Semarang (hinterland) Peningkatan pelayanan terminal dan halte Peningkatan pelayanan angkutan umum selain pembatasan ijin trayek angkutan kota dan optimalisasi koridor satu dan dua Bus Rapid Tranfer (BRT) Pengembangan sistem Automatic Traffic Control System (ATCS) Pembebeasan tanah dalam pembangunan Middle Ring Road Pembebasan jalur jalan radial Pembebasan jalur jalan dalam kota Pengembangan City Walk

B. Bangunan dan Lingkungan Pembangunan fisik urban renewal PRIORITAS TAHUN 2013 4. PENINGKATAN INFRASTRUKTUR B. Bangunan dan Lingkungan Pembangunan fisik urban renewal Peningkatan saranan dan prasarana serta cakupan air bersih masyarakat Pembangunan rusunawa Pengembangan kawasan wisata Pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh Penyusunan RTBL Pembangunan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) Terpusat Skala Kota Pembangunan Jamban Komunal Studi Optimalisasi Instalasi Pembangunan Limbah Terpadu (IPLT) Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Penataan dan pengembangan Pasar Pelestarian dan pembangunan kawasan pesisir Revitalisasi dan pengembangan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 5. Pengarustamaan Gender Anggaran Responsive Gender, Belum optimal penyediaan data pilah hasil pembangunan SKPD belum optimal mengakomodir perspektif gender dalam setiap pelaksanaan kegiatan perencanaan dan pelaksanaan; b. Kekerasan terhadap perempuan dan anak Masih dijumpainya kasus kekerasan perempuan dan anak, pada tahun 2011 tercatat sebanyak 90 pengaduan dan yang ditangani hanya sebesar 82,22% atau sebanyak 74 kasus. c. Kota Layak Anak Jumlah penduduk Kota Semarang yang berusia

5. PENGARUSTAMAAN GENDER PRIORITAS TAHUN 2013 5. PENGARUSTAMAAN GENDER Anggaran Responsive Gender (ARG) Peningkatan peran lembaga bantuan hukum gender dan anak (perlindungan perempuan dan anak terhadap KDRT) c. Pengembangan Kota Layak Anak d. Peningkatan gerakan sayang ibu dan anak (Menurunkan angka kematian Ibu melahirkan dan anak)

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 6. Peningkatan Pelayanan Pendidikan Sarana dan Prasarana ruang/kelas sekolah masih rendah. Rata-rata kondisi sekolah SD/SMP/SMK sebesar 93,8 % Kualitas tenaga pendidik Kualitas tenaga pendidik SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA yang memenuhi kualifikasi S1/DV sebesar 86,34%. Kualitas Manajemen pendidikan (efektifitas penggunaan anggaran belum optimal)

Peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga kependidikan PRIORITAS TAHUN 2013 6. PENINGKATAN PELAYANAN PENDIDIKAN Peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga kependidikan Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar dan menengah terutama untuk pembangunan dan perbaikan ruang kelas dengan kondisi rusak berat. Peningkatan kualitas dan kualifikasi tenaga pendidik Pengembangan Kelurahan Vokasi

ISU STRATEGIS TAHUN 2013 7. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pencapaian “Semarang Sehat 2013”. Pencapaian Total Coverage Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin pada tahun 2011 baru mencapai 71,44 % Rendahnya perilaku masyarakat dalam hidup bersih dan sehat

7. PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN PRIORITAS TAHUN 2013 7. PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN Semarang Sehat 2013 Penanggulangan DBD Cakupan Jaminan Kesehatan Masyarakat 100 % Pemasyarakatan PHBS Pengembangan Puskesmas Unggulan

TERIMA KASIH