II. PENGGUNAAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan Fasor
Advertisements

Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini 1. Kuliah terbuka kali ini berjudul “Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan Fasor” 2.
III. Perancangan Subtransmisi dan Gardu Induk Distribusi
TRANSFORMATOR ARUS ( CT ) TRANSFORMATOR TEGANGAN ( PT )
TRANSFORMER Kelompok 5 Aditya Prayoga ( )
SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK
Gardu Induk dan Perlengkapannya
Pertemuan ke : 4 Bab. III  Pokok bahasan : Peralatan input relay  Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa mengetahui macam-macam trafo tegangan, dan trafo.
TRANSFORMATOR Pertemuan 7-8
TRANSFORMATOR Dwi Sudarno Putra.
Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan Fasor
Circuit Analysis Phasor Domain #2.
Bahan Magnetik Bahan magnetik adalah suatu bahan yang memiliki sifat kemagnetan dalam komponen pembentuknya. Menurut sifatnya terhadap adanya pengaruh.
KELOMPOK 4 Nurul Ishidayanti Ocvyana rahmawati Rachmadany Alfian
Open Course Selamat Belajar.
Teknik Rangkaian Listrik
FISIKA II.
Paralel Trafo satu-fasa
VIII. REGULASI TEGANGAN SISTEM 13ISTRIBUSI
Transformator.
TRAFO INSTRUMENT.
TRAFO TRANSFORMATOR TRANSFORMER
Hukum Ampere dan Transformator
Alat Ukur dan Teknik Pengukuran
KOORDINASI OCR DAN GFR PADA JARINGAN DISTRIBUSI
MOTOR INDUKSI.
Trafo Instrumen.
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
Dasar elektronika daya
TEKNIK TENAGA LISTRIK TRANSFORMATOR
PLPG. KE – 28 KELOMPOK TEKNIK 2010.
Penyearah Gelombang-Paruh
TRANSFORMATOR.
Transformator (1) Tujuan Pembelajaran:
Gardu Induk dan Perlengkapannya
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK.
TRANSFORMATOR (TRAFO)
PRINSIP KERJA ALAT UKUR
DASAR-DASAR KELISTRIKAN Pertemuan 2
Arus Bolak-Balik (AC).
V. PERTIMBANGAN PERANCANGAN SISTEM SEKUNDER
Alat Ukur dan Instrumentasi
TRAFO TRANSFORMATOR TRANSFORMER
Pengantar Sistem Tenaga Listrik
TRANSFORMATOR Pertemuan 7-8
VI. PERHITUNGAN SUSUT TEGANGAN DAN RUGI DAYA
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK.
INSTALASI TENAGA LISTRIK
IV. PERTIMBANGAN PERANCANGAN SISTEM PRIMER
PRINSIP KERJA ALAT UKUR
Oleh : SGO Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi
RANGKAIAN KOPLING MAGNETIK
VII. PEMAKAIAN KAPASITOR PADA SISTEM DISTRIBUSI
TRANSFORMATOR.
Teori bahan kelistrikan
Induksi Elektromagnetik
Transmisi Tenaga Listrik dan Gardu Induk
Contoh Analisis Simpul dan Mesh Diperluas
TEGANGAN TINGGI.
Pengujian DC pada Peralatan Listrik
Instalasi Listrik Pertemuan ke-9.
FISIKA II. Gerak Gaya Listrik (GGL) Electromotive Force (EMF)
PERUBAHAN ENERGI PenyaluranEnergi.
Transformator tenaga adalah suatu peralatan tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga/daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah.
Induksi Elektromagnetik G Induksi elektromagnetik adalah gejala munculnya arus listrik induksi pada suatu penghantar akibat perubahan jumlah garis gaya.
LISTRIK ARUS SEARAH Pengertian u (t) = U1 = tetap v t1 t2 t3 t
Pertemuan V Analisa Rangkaian Seri & Paralel
1. Perbedaan Generator sinkron dan Asinkron 2. Konstruksi Generator Sinkron 3. Bagian-bagian Dari Generator 4. Penggunaan Bagian-bagian Dari Generator.
Induksi Elektromagnetik
Induksi Elektromagnetik G Induksi elektromagnetik adalah gejala munculnya arus listrik induksi pada suatu penghantar akibat perubahan jumlah garis gaya.
Transcript presentasi:

II. PENGGUNAAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI Merobah Sistem tegangan primer (20 kV) menjadi tegangan sekunder (400 / 231 V).

Standard kVA Transformator (3 fasa) dan Tegangan

Efisiensi transformator : Rugi-rugi total termasuk : rugi-rugi rangkaian listrik rangkaian maknetik dan rangkaian dielektrik Efisiensi transformator yang tertinggi bila : rugi besi = rugi tembaga % beban pada efisiensi tertinggi dapat diperoleh dari :

Catatan : Rugi-rugi besi (rugi-rugi inti) termasuk : Rugi hysteresis (2) Rugi eddy-current Rugi eddy-current adalah rugi akibat sirkulasi arus didalam inti besi, disebabkan oleh flux maknetik didalam lembaran besi. Rugi eddy-current proporsional dengan kwadrat frekwensi dan kwadrat dari kerapatan flux. Inti dibuat dari lembaran tipis yang diisolasi satu sama lain dengan lapisan isolasi dari besi untuk mengurangi rugi eddy current. Untuk mengurangi rugi hysteresis dan rugi eddy-current, digunakan baja alloy dengan silikon. Rugi-rugi besi dan inti tidak tergantung dari beban. Dengan kata lain rugi-rugi tembaga akibat dari tahanan belitan primer dan sekunder.