P. XII z n bidang. GARIS DAN BIDANG DALAM RUANG BERDIMENSI 3

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Geometri Vektor (Garis dan Bidang).
Advertisements

Persamaan Garis dan Grafik Kuadrat
BAB III RUANG DIMENSI TIGA.
Gradien Oleh : Zainul Munawwir
ASSALAMUALAIKUM WR. WB VIII B MENENTUKAN GRADIEN By : Ratna Rahmadani.
SISTEM KOORDINAT.
FUNGSI LINEAR NUR MINDARWATI 2013.
GEOMETRI ANALITIK.
Vektor dan Skalar Vektor adalah Besaran yang mempunyai besar dan arah.
Vektor GARIS DAN BIDANG DALAM RUANG BERDIMENSI 3
ALJABAR LINEAR DAN MATRIKS
KELOMPOK 2 RIALITA FITRI AZIZAH HENNY SETYOWATI
HASIL KALI SILANG.
SUDUT ANTARA DUA VEKTOR PROJEKSI & KOMPONEN DUA VEKTOR
GEOMETRI ANALITIK RUANG
Pengantar Vektor.
By Eni Sumarminingsih, SSi, MM
Sejajar dan Tegak Lurus
ASSALAMU’ALAIKUM Wr Wb
PERSAMAAN GARIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Oleh Kelompok 4 :
Gradien Garis Lurus.
ASSALAMUALAIKUM WR WB.
PERSAMAAN GARIS Menentukan Gradien Kedudukan 2 Garis
Tujuan Instruksional Umum : Tujuan Instruksional Khusus :
BAB V (lanjutan) VEKTOR.
Vektor Ruang Dimensi 2 dan Dimensi 3
BAB V (lanjutan) VEKTOR.
GEOMETRI.
Kelompok 2 Rizki Resti Ari ( ) Naviul Hasanah ( )
MATEMATIKA DASAR.
PERTEMUAN 3 FUNGSI.
NILAI EIGEN VEKTOR EIGEN
QUIZ Diketahui vektor a, b, dan c:
BAB 5 VEKTOR BIDANG DAN VEKTOR RUANG
(Tidak mempunyai arah)
P. X w A B B v v+w v+w w v v v+w w v -v v-w v v v-w -w w w
Pertemuan 4 Fungsi Linier.
Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV)
NILAI MUTLAK PERSAMAAN GARIS FUNGSI
ASSALAMUALAIKUM WR WB.
DOSEN Fitri Yulianti, SP, MSi.
BAB III RUANG DIMENSI TIGA.
PENCERMINAN ( Refleksi )
MENERAPKAN ILMU STATIKA DAN TEGANGAN
Akibat Muatan Garis dan Muatan Bidang
SISTEM PERSAMAAN LINEAR
1.4 SISTEM KOORDINAT EMPAT BIDANG
Menerapkan dasar-dasar gambar teknik
Limit Fungsi dan kekontinuan
M-03 SISTEM KOORDINAT kartesius dan kutub
BIDANG / GARIS EKIPOTENSIAL
Pertemuan 11 Geometri Projektif.
Pertemuan ke-7 FUNGSI LINIER.
HASIL KALI TITIK (DOT PRODUCT)
5.
GARIS LURUS KOMPETENSI
ASSALAMU’ALAIKUM Wr Wb
ASSALAMU’ALAIKUM. WR.WB
Vektor dan Ruang Vektor
Matriks dan Aljabar Linier-Garis dan Bidang di Ruang Dimensi 3
BAB 6 Geometri Standar Kompetensi: Kompetensi Dasar:
Peta Konsep. Peta Konsep A. Menggambar dan Menghitung Jarak.
Peta Konsep. Peta Konsep B. Kedudukan Dua Garis.
Pertemuan 2 – Pendahuluan 2
Peta Konsep. Peta Konsep B. Kedudukan Dua Garis.
PERTEMUAN 6 Cross Product, Garis dan Bidang di Ruang-3.
ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB
BAB III RUANG DIMENSI TIGA.
Penggunaan Matriks Langkah untuk menyelesaikan soal kehidupan sehari-hari: Mengubah soal cerita dan menyusun sistem persamaannya Menyelesaikan sistem persamaan.
NILAI EIGEN VEKTOR EIGEN
Transcript presentasi:

P. XII z n bidang. GARIS DAN BIDANG DALAM RUANG BERDIMENSI 3 Bidang-bidang Dalam Ruang Berdimensi 3 Dalam geometri analitis bidang, sebuah garis bisa didapatkan dengan menentukan kemiringan dan salah satu titikna. Demikian juga, sebuah bidang dalam ruang berdimensi 3 bisa didapatkan dengan menentukan inklinasi dan salah satu titiknya. Sebuah metode yang mudah untuk menguraikan inklinasi adalah dengan menentukan suatu vektor tak nol (disebut suatu “normal”) yang tegak lurus dengan bidang tersebut. Anggap persamaan bidang tersebut melalui titik Po (x0, y0, z0) dan mempunyai vektor tak nol n = (a, b, c) sebagai normal. Dari gambar tersebut terlihat bahwa bidang tersebut persis z P (x, y, z) mengandung titik-titik P (x, y, z) dimana vektor Po P ortogonal terhadap n. n. Po P = 0 Po P =((x - x0), (y - y0), (z - z0)), maka: a(x - x0) + b(y - y0) + c(z - z0) = 0 Kita sebut ini bentuk “normal titik” dari persamaan sebuah n P0 (x0, y0, z0) y x bidang. Contoh: Cari sebuah persamaan bidang yang melalui titik (3, -1, 7) dan tegak lurus terhadap n = (4, 2, -5) Jawab: 4(x – 3) + 2(y + 1) – 5(z – 7) = 0 4x + 2y – 5z + 25 = 0 Bentuk Vektor dari Persamaan Sebuah Bidang z Dari gambar, anggap r = (x, y, z) adalah vektor dari titik asal ke titik P (x, y, z). Anggap r0 = (x0, y0, z0) adalah vektor dari titik asal ke titik P0 (x0, y0, z0) dan anggap n = (a, b, c) P (x, y, z) n r-r0 r r0 adalah suatu normal vektor pada bidang tersebut, maka P0 (x0, y0, z0) y Po P = r – r0, sehingga n. Po P = n(r – r0) = 0 Ini disebut “bentuk vektor dari persamaan sebuah bidang”. http://www.mercubuana.ac.id x

21 3 46 3 1 Beberapa Masalah Tentang Jarak Jarak antara bidang-bidang sejajar v dan w sama dengan jarak antaa P0 dan w. Jarak D antara sebuah titik P0 (x0, y0, z0) dan bidang ax 0 by 0 cz 0 d a 2 b 2 c 2 ax + by + cz + d = 0 adalah D Contoh: Cari jarak D antara titik (1, -4, -3) dan bidang 2x –3y + 6z = -1 Jawab: 2x –3y + 6z +1 = 0 21 3 46 3 1 2 2 32 6 2  3 7 3 7 D   http://www.mercubuana.ac.id