V I R U S Oleh : IIN GANTIHAR,S.Pd.
STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidup KOMPETENSI DASAR : 2.1.Mendeskripsikan ciri-ciri, replikasi, dan peran virus dalam kehidupan
INDIKATOR : Mengidentifikasi ciri-ciri virus. Membedakan struktur virus dengan makhluk lainnya. Menjelaskan cara replikasi virus. Mengidentifikasi virus yang berbahaya dan merugikan. Menjelaskan peran virus yang menguntungkan dan merugikan. Mengkomunikasikan cara menghindari diri dari bahaya virus, seperti influenza, AIDS, Flu burung, SARS.
MATERI Definisi Struktur Reflikasi Peranan Upaya pencegahan
PENGERTIAN VIRUS Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan mengendalikan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri Virus tidak digolongkan sebagai organisme secara umum sebab virus tidak dapat berkembang biak maupun melakukan metabolisme secara independen. Meskipun memiliki enzim dan molekul-molekul yang menjadi ciri organisme hidup, virus tidak mampu bertahan hidup di luar sel inangnya, dan sebagian besar proses metabolisme virus membutuhkan inang beserta perlengkapan genetiknya
Hanya memiliki 1 tipe asam nukleat (DNA/RNA) dan protein (kapsid) Ciri-Ciri Virus Ukurannya lebih kecil daripada bakteri, yaitu berkisar 20 – 300 milimikro, untuk mengamatinya diperlukan mikroskop elektron. Hanya memiliki 1 tipe asam nukleat (DNA/RNA) dan protein (kapsid) Hanya dapat bereplikasi di dalam sel atau jaringan hidup (parasit obligat intraseluler) Pada umumnya tidak mempunyai membran plasma, sitoplasma dan ribosom, sehingga belum disebut sebagai sel Bentuknya bervariasi (oval, batang, bulat, kumparan dan bentuk T). Dapat dikristalkan
STRUKTUR TUBUH VIRUS (e) Virus Vaccina (cacar sapi)
Herpes-simplex-virus Macam-macam virus H1n1-influenzavirus Herpes-simplex-virus Ebola-virus
Siklus Litik Siklus Lisogenik Replikasi Virus Reproduksi virus terjadi dengan cara penggandaan materi genetik inang yang disebut replikasi Virus membutuhkan bahan inti (DNA/RNA), sel makhluk lain untuk bereplikasi (bereproduksi). Ada 2 cara replikasi virus, yaitu : Siklus Litik Siklus Lisogenik
Siklus Litik Virus
Siklus Lisogenik dan Litik Virus
Perbedaan Siklus Litik dan Siklus Lisogenik No. Variabel Pembeda Siklus Litik Siklus Lisogenik 1. Kondisi awal bakteri (sel inang) Non Virulen Virulen 2. Jumlah tahapan 5 tahap : Adsorbsi, Penetrasi, Replikasi, Perakitan, dan Lisis 4 tahap : Adsorbsi, Penetrasi, Penggabungan, dan Pembelahan. 3. Kelanjutan siklus Terhenti karena sel inangnya rusak/ mengalami lisis Dapat dilanjutkan dengan siklus litik jika virulensi bakteri hilang 4. Kondisi akhir bakteri (sel inang) Mengalami Lisis (mati) Tidak mengalami lisis (tidak mati)
Replikasi Virus HIV
Replikasi Virus Herpes
Cara Penyebaran Virus Virus dapat menyebar dari satu inang ke inang lainnya secara langsung maupun tidak langsung Penyakit seperti selesma, influenza, dan gondongan dapat menular melalui bersin, batuk, dan persentuhan. Demam bisul dan kutil diduga menular dengan cara sentuhan. Sementara itu, penyakit poli dapat menular memalui tinja. Selain itu, beberapa penyakit lainnya dapat menular melalui nyamuk, lalat, dan gigitan hewan (misalnya anjing dan kera)
Peran Virus dalam Kehidupan Virus yang menguntungkan Virus yang menyerang patogen Contoh : bakteri penyebab Dipteri dan Demam scarlet yang berbahaya akan berubah sifat menjadi tidak berbahaya jika disisipi profage dalam DNA-nya. Virus sebagai alat diagnosis Virus penghasil antitoksin Beberapa virus digunakan untuk membuat vaksin Vaksin adalah patogen yang telah dilemahkan, shg tidak berbahaya dan dapat merangsang tubuh untuk membentuk antibodi yang menyebabkan tubuh menjadi kebal
Peran Virus dalam Kehidupan Virus yang merugikan Pada Bakteri : Bakteriofage Pada Tumbuhan : Virus TMV (Tabacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun tembakau. Virus Tungro : penyebab penyakit kerdil pada padi. Penularan virus ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau. Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang tanaman jeruk
Pada Hewan : Virus NCD (New Castle Disease) penyebab penyakit tetelo pada ayam dan itik. Pada Manusia : Virus Hepatitis, penyebab hepatitis (radang hati), yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B Virus Rabies >> penyebab rabies Virus Polio >> penyebab polio Virus Variola dan Varicella >> penyebab cacar api dan cacar air Virus Influenza >> penyebab influensa Virus Dengue >> penyebab demam berdarah Virus HIV >> penyebab AIDS
Influenza Gondong Campak Cacar air Herpes Rabies Demam kuning JENIS PENYAKIT JENIS VIRUS Influenza Gondong Campak Cacar air Herpes Rabies Demam kuning Hepatitis AIDS Ebola SARS Flu Burung Orthomyxovirus Rubulavirus Morbilivirus Varicella zoster Simplexvirus Lyssavirus Flavivirus Hepatovirus Lentivirus Filovirus Coronavirus H5N1
JENIS PENYAKIT JENIS VIRUS Tetelo (NCD) Mulut dan kuku Rabies Cacar (Cow pox) Tobac Mosaic Virus Tomato spotted with mosaic virus Carrot red leaf Citrus tristeza virus Cucumber mosaic virus Ayam Sapi Anjing dan kucing Tembakau Tomat Wortel Jeruk Mentimun
Pengendalian Penyakit Virus 1. Vaksinasi, pencegahan penyakit melalui imunisasi secara oral ataupun suntikan. 2. AIDS : tidak melakukan kontak seksual dengan penderita tidak menggunakan jarum suntik yang sama
PENCEGAHAN : 3. Flu Burung : tidak kontak langsung dengan unggas atau kotoran unggas yang terinfeksi Para pekerja di peternakan menggunakan sarung tangan, mencuci tangan, mandi dan membersihkan kotoran setelah bekerja. 4. SARS : Tidak kontak langsung dengan penderita SARS Menghindari cairan yang keluar dari tubuh penderita
Biologi SMA Untuk SMA/MA Kelas X, Gunawan Susilowarno, Grasindo Referensi SITUS : www.e-dukasi.net www.wikipedia.com BUKU : Biologi SMA Untuk SMA/MA Kelas X, Gunawan Susilowarno, Grasindo Biologi Sains Dalam Kehidupan 1 A, Drs. Bagod Sudjadi, Yudhistira
PENYUSUN IIN GANTIHAR,S.Pd. SMA NEGERI 1 SUMBAWA BESAR E-mail : gantihargabio@gmail.com
TERIMA KASIH / HATUR NUHUN / THANK YOU