BAHASA INDONESIA KELAS / SEMESTER : X / I STANDAR KOMPETENSI : MENULIS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PARAGRAF II Pertemuan 8 Matakuliah : G0012 Bahasa Indonesia
Advertisements

Eksposisi Definisi Eksposisi Proses Eksposisi Klasifikasi
@Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
POKOK BAHASAN 2 RISHE PURNAMA DEWI.
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
OUTLINE KARYA TULIS ILMIAH
PENULISAN KARYA ILMIAH I.
MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI
1 Karya Ilmiah? adl karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar
Paragraf Deduksi Paragraf Deduksi menguraikan masalah umum ke masalah khusus. Proses pengembangan paragraf deduksi adalah: Memandang masalah secara umum.
PARAGRAF EKSPOSISI Kelas : x Semester : 1. PARAGRAF EKSPOSISI Kelas : x Semester : 1.
KARANGAN ILMIAH Marlina, M.Pd..
MENDENGARKAN BERBICARA MEMBACA MENULIS
Matakuliah Pembelajaran
PARAGRAF ARGUMENTASI Kelas X Semester 2. PARAGRAF ARGUMENTASI Kelas X Semester 2.
KD: 12.1 Menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif Tujuan: Siswa dapat menulis gagasan berupa penyampaian pendapat.
BAB I PENULISAN KARANGAN
Teks Eksposisi Bahasa Indonesia ©2014 McAlive Center
MENULIS KARYA ILMIAH.
PARAGRAF 2.
PARAGRAF 1. Pengertian Paragraf 2. Unsur Paragraf 3. Struktur Paragraf
Topik Topik: pokok pembicaraan atau permasalahan atau suatu hal yang akan digarap menjadi karangan. Bersifat umum. Berhubungan dengan pertanyaan masalah.
Alinea Alinea atau paragraf adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga membentuk makna yang serasi antarkalimat tersebut. Struktur alinea terdiri.
Paragraf.
PEMAKAIAN KALIMAT.
Teks Eksposisi.
HAKIKAT MENULIS.
Bindo sepuluh-II (3-4) SK: Membaca: 11. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca memindai 11.1 Merangkum seluruh isi informasi teks buku ke dalam beberapa.
BAB VIII. PARAGRAF DALAM TULISAN Kompetensi Dasar: Mahasiswa dapat menerapkan paragraf yang benar dalam tulisan Paragraf adalah kalimat-kalimat yang bertalian.
RAMBU-RAMBU PEMBELAJARAN
KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
Pertemuan V KALIMAT EFEKTIF
PENGERTIAN KURIKULUM Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman.
PERTEMUAN KETIGA KETERAMPILAN MENULIS oleh Teguh Prakoso
PARAGRAF DISUSUN OLEH : Ulfa Yana Dhiro ( )
PARAGRAF DAN BENTUK-BENTUK WACANA oleh Nori Purwanasari
Nama : Selamet Wijayanti
Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru
PENGANTAR PENGEMBANGAN PROFESI
PERMASALAHAN DALAM PENELITIAN TINDAKAN KELAS
DEFINISI PARAGRAF 1 Paragraf adalah satuan bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat.
Modul 2 Kegiatan Belajar 1
Assalamu’alaikum Kami kelompok 3
Pola Pengembangan Paragraf
PARAGRAF ABDUL HALIM ( ) HELDA YANTI ( ) SUDARLIAH ( )
PENGEMBANGAN ALENIA.
PERTEMUAN KEENAM KETERAMPILAN MENULIS oleh Teguh Prakoso
Assalamualaikum :D.
KOMPUTER/MEDIA GRAFIS
Persiapan Presentasi.
Tipe-tipe kurikulum Integrated curriculum
PARAGRAF DALAM WACANA BAHASA INDONESIA
PERSENTASI ILMIAH 1. Pengertian Presentasi Ilmiah
ASSALAMUALAIKUM .
3.2. Membandingkan teks eksposisi baik melalui lesan ataupun tulisan
السلام عليكم Bahasa Indonesia TOPIK 2.
KETERAMPILAN BERBAHASA.
TOPIK, TEMA DAN JUDUL Kelompok 7 Annisaush Sholihatul Qoriah
KETERAMPILAN BERBAHASA.
PERENCANAAN PENULISAN KARYA ILMIAH
RAGAM BAHASA.
Paragraf dan Pengembangannya
PARAGRAF November 29, 2018November 29, 2018.
BAHASA INDONESIA 1.
KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
BAHASA INDONESIA KELAS / SEMESTER:X / I STANDAR KOMPETENSI:MENULIS 4. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif)
PENDAHULUAN JIKA ANDA INGIN DAPAT MENULIS SUATU KARYA ILMIHA MAKA YANG HARUS ANDA MILIKI ADALAH KEMAUAN KEMAUAN YANG KERAS AKAN DAPAT MEMOTIVASI DIRI.
Penulisan Karangan Ilmiah
TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH MEMAHAMI KONSEP MENULIS Hukum Ekonomi Syariah / Smt -1 Rabu, 18 September 2019 (SALAM, S.Sy., M.Pd)
Deskripsi EksposisiPersuasi Argumentasi Narasi Gambaran Paparan/ Penjelasan Pengaruh Pendapat Cerita.
Transcript presentasi:

BAHASA INDONESIA KELAS / SEMESTER : X / I STANDAR KOMPETENSI : MENULIS 4. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif) KOMPETENSI DASAR : 4.3 Menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif.

Paragraf Eksposisi

Pengertian Eksposisi Eksposisi merupakan sebuah paparan atau penjelasan. Jika ada paragraf yang menjawab pertanyaan apakah itu? Dari mana asalnya? Paragraf tersebut merupakan sebuah paragraf eksposisi. Eksposisi adalah karangan yang menyajikan sejumlah pengetahuan atau informasi. Tujuannya, pembaca mendapat pengetahuan atau informasi yang sejelas – jelasnya. Contoh : laporan

Ciri Ciri Paragraf Eksposisi

Ciri – Ciri Paragraf Eksposisi 1. Pada bagian paragraf pembuka berisi pendapat utama (tesis). Paragraf yang lain berisi uraian dan penjelasan pendukung. 2. Berisi analisis fakta, data, atau temuan penelitian. 3. Memiliki kalimat kalimat pengembangan.

Mengenali Contoh-contoh Paragraf Eksposisi

1. Eksposisi Definisi Ozone therapy adalah pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen murni dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah. Ozone therapy merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah penyakit. Definisi

2. Eksposisi Proses Proses Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut? Bagaimana cara mengatasinya? Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut. Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu; kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut; ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri; keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda; kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh – sungguh. Proses

3. Eksposisi Klasifikasi Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Bantuan pembangunan rumah atau bangunan tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Warga yang rumahnya rusak ringan mendapat bantuan sekitar 10 juta. Warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan sekitar 20 juta. Warga yang rumahnya rusak berat mendapat bantuan sekitar 30 juta. Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa setempat dengan pengawasan dari pihak LSM. Klasifikasi

4. Eksposisi Ilustrasi (contoh) Sampai hari ke-8, bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Hal ini terlihat di beberapa wilayah Bantul dan Jetis. Misalnya, di Desa Piyungan. Sampai saat ini, warga Desa Piyungan hanya makan singkong. Mereka mengambilnya dari beberapa kebun warga. Jika ada warga yang makan nasi, itu adalah sisa-sisa beras yang mereka kumpulkan di balik reruntuhan bangunan. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa bantuan pemerintah kurang merata. Ilustrasi / Contoh

5. Eksposisi Perbandingan & Pertentangan Sebenarnya, bukan hanya ITS yang menawarkan rumah instan sehat untuk Aceh atau dikenal dengan Rumah ITS untuk Aceh (RI-A). Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Departemen Pekerjaan Umum juga menawarkan “Risha” alias Rumah Instan Sederhana Sehat. Modelnya hampir sama, gampang dibongkar-pasang, bahkan motonya “Pagi Pesan, Sore Huni”. Bedanya, sistem struktur dan konstruksi Risha memungkinkan rumah ini berbentuk panggung. Harga Risha sedikit lebih mahal, Rp 20 juta untuk tipe 36. akan tetapi, usianya dapat mencapai 50 tahun karena komponen struktur memakai beton bertulang, diperkuat pelat baja di bagian sambungannya. Kekuatannya terhadap gempa juga telah diuji di laboratorium sampai zonasi enam.

6. Eksposisi Laporan. Pascagempa dengan kekuatan 5,9 skala richter, sebagian Yogyakarta dan Jawa Tengah luluh lantak. Keadaan ini mengundang perhatian berbagai pihak. Bantuan pun berdatangan dari dalam dan luar negeri. Bantuan berbentuk makanan, obat-obatan, dan pakaian dipusatkan di beberapa tempat. Hal ini dimaksudkan agar pendistribusian bantuan tersebut lebih cepat. Tenaga medis dari daerah-daerah lain pun berdatangan. Mereka memberikan bantuan di beberapa rumah sakit dan tenda – tenda darurat.

Bagian Bagian Paragraf Eksposisi

Perpustakaan Kebutuhan Utama Masyarakat Modern Pada paragraf pertama dari paragraf eksposisi mengandung pendapat utama (tesis). Contoh: Perpustakaan Kebutuhan Utama Masyarakat Modern Perbedaan masyarakat modern dan pra modern dan pramodern, antara lain terletak pada kemelekbudayaan yang bersumber pada aksara. Oleh karena itu, untuk menjadi masyarakat modern kita harus memberikan perhatian pada segala jenis perpustakaan dan pusat pusat dokumentasi. Pendapat Utama / Tesis

Pada pargraf ke dua dan seterusnya mengandung fakta dan pendapat dari ahli atau orang lain yang pendapatnya dapat mendukung pendapat utama (tesis). Contoh 1 : “Perpustakaan dan pusat dokumentasi merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat modern, tempat kita bisa mendapatkan gambaran tentang perkembangan pemikiran masyarakat”, kata Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono, guru besar Fakultas Sastra Universitas Indonesia, ketika menyampaikan orasi budaya pada acara “Mengenang Setahun Wafatnya HB Jassin”, di Jakarta. Pendapat

Pada pargraf terakhir berisi kesimpulan dari keseluruhan fakta dan pendapat yang telah diuraikan sebelumnya. Kesimpulan Contoh: Jadi, mengingat kemmpuan pemerintah yang sngat terbatas dalam memikirkan pengusahaan perpustakaan, bahkan bagi sekolah sekalipun, dana dari masyarakat sangat diperlukan untuk mengembangkannya. “Tanpa usaha ke arah itu, bisa saja nanti kita harus pergi ke pusat-pusat dokumentasi di negara lain hanya untuk mendapatkan informasi mengenai diri kita sendiri”. Kata Sapardi. Sumber: Kompas,1 Juni 2001

Beberapa Tema yang dapat Kita Jadikan Paragraf Eksposisi

Tujuan paragraf eksposisi adalah memaparkan atau menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah. Oleh karena itu, topik-topik yang dikembangkan dalam paragraf eksposisi berkaitan dengan penyampaian informasi. Berikut ini contoh – contoh topik yang dapat dikembangkan menjadi sebuah paragraf eksposisi. 1.  Manfaat menjadi orang kreatif 2.  Bagaimana proses penyaluran bantuan langsung? 3.  Konsep bantuan langsung tunai. 4.  Faktor – faktor penyebab mewabahnya penyakit flu burung.

Menyunting Paragraf Eksposisi yang Ditulis Teman Dalam menyunting tulisan teman, contoh paragraf yang perlu dicermati, yaitu kejelasan isi, penyajian dan penjabaran isi, keruntutan langkah dan proses, dan ketepatan contoh yang disajikan. Selain itu kamu juga harus memperhatikan masalah bahasa yang digunakan. Dalam hal ini kamu perlu melihat ketentuan yang terdapat dalam EYD, pilihan kata, dan struktur kalimat.

SEKIAN