TEORI PEMBELAJARAN PLS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
Advertisements

Disadur dari berbagai sumber
Dosen : Ravianty Dony, Psikolog
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Pendidikan Agama Islam
PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN
BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
HAKEKAT MANUSIA Pandangan tentang hakikat manusia adalah bagian dari filsafat antropologi manusia yang merupakan karya Tuhan yang paling sempurna/istimewa.
Pendidikan Kewarganegaraan
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
BAB VIII SEJARAH PENDIDIKANDI INDONESIA
PENDIDIKAN PANCASILA PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT Kelompok 3 :
OLEH: DRS.H.KURNALI SOBANDI,M.M.
PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN
Pengantar Pendidikan Oleh : SITI ROFIQOH, M.Pd SITI ROFIQOH, M.Pd.
PENGERTIAN PENDIDIKAN dan ALIRAN PENDIDIKAN
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Landasan Pengembangan Kurikulum
BAB VI TINJAUAN SOSIOLOGIS PENDIDIKAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
PANCASILA SISTEM FILSAFAT TM 5
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Konsep CBSA.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
BIMBINGAN KONSELING Sy LULU ASSAGAF, S.Psi.
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Tania Clara Dewanti BK/B
APA YG DIMAKSUD DENGAN DASAR PELAKSANAAN PENDIDIKAN?
BIMBINGAN KONSELING.
MANUSIA DAN PENDIDIKAN
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Ketentuan Mengikuti Perkuliahan
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Dasar – Dasar Ilmu Pendidikan
BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
PENDIDIKAN MERUPAKAN KEBUTUHAN VITAL MANUSIA
FILSAFAT PENDIDIKAN MK 115
UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL.
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Undang Undang Sisdiknas no. 20 Tahun 2003
DASAR-DASAR PELAKSANAAN PENDIDIKAN
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Fenomenologi Agama Ferly David, M.Si..
LANDAS AN PSIKOLOGIS DALAM PENGEM BANGAN KURIKULUM
Kelompok Anggota kelompok : Intan Febriyanti Winoto A
CARA BERPIKIR FILSAFAT
ALIRAN-ALIRAN POKOK PENDIDIKAN Jl. Raya Dukuhwaluh Purwokerto 53182
PENGANTAR ISBD (Ilmu Sosial dan Budaya Dasar) Oleh: Dra. Mardiani, MM
BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
JURUSAN MAGISTER PENDIDIKAN IPS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Hakikat Manusia 9/16/ :07 PM.
Kedudukan dan Peran Pancasila bagi Bangsa Indonesia
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Teori Pendidikan Dasar MATA KULIAH : TEORI PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Dosen : Wahyu A.Rini, MA, M.Pd.
BAB 3 MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU & SOSIAL
Kurikulum Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
Kelompok Anggota kelompok : Intan Febriyanti Winoto A
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
“PANCASILA SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL”
Transcript presentasi:

TEORI PEMBELAJARAN PLS

Orientasi Program Perkuliahan Pertemuan 1 Orientasi Program Perkuliahan Tujuan Substansi Isi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Kebijakan Perkuliahan 16 kali pertemuan tatap muka, termasuk Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Kehadiran mahasiswa batas minimal 80% kehadiran. Teknik perkuliahan; ceramah, dan diskusi kelompok. Mahasiswa diwajibkan mengerjakan tugas-tugas terstruktur dan tugas-tugas mandiri. Penilaian Kehadiran dalam perkuliahan bobot 30% Penyelesaian tugas, dengan bobot 10% Ujian tengah semester (UTS), dengan bobot 10% Ujian akhir semester (UAS), dengan bobot 50% www.themegallery.com

Karakteristik pendidikan sepanjang hayat Konsep mendasar Pendidikan sepanjang hayat (kehidupan, sepanjang hayat, pendidikan) Pendidikan merupakan sepanjang hayat. Pendidikan bukan hanya orang dewasa saja, tetapi semua tingkatan, TK, SD, SLTP, SLTA, PT dan lainnya. Pendidikan sepanjang hayat meliputi pola formal dan non formal. Rumah berperan penting dalam pendidikan sepanjang hayat. Masyarakat bagian penting Pendidikan sepanjang hayat, dri mulai anak berinteraksi dalam masyarakat sampai kehidupan umum. Lembaga pendidikan seperti sekolah, universitas, dan pusat pelatihan sebagai bagian penting untuk perantara pendidikan sepanjang hayat. Pendidikan Sepanjang Hayat berkelanjutan dan berartikulasi melalui dimensi  longitudinal. Pendidikan sepanjang hayat berintegrasi pada dimensi horisontal dan mendalam pada setiap tingkat kehidupan. Pendidikan sepanjang hayat bersifat umum dan demokratis. www.themegallery.com

Komponan Pendidikan sepanjang hayat yaitu umum dan profesional. Pendidikan sepanjang hayat fleksibel dan beraneka isi, teknik, adat belajar, dan waktu belajarnya. Pendidikan sepanjang hayat dinamis dan memberikan penyesuaian bahan dan media belajar bila ada perkembangan baru. Pendidikan sepanjang hayat memberikan pola dan bentuk belajar yang beraneka ragam. Komponan Pendidikan sepanjang hayat yaitu umum dan profesional. Pendidikan sepanjang hayat mengembangkan fungsi inovatif dan adaptif individu dan masyarakat. Pendidikan sepanjang hayat melaksanakan fungsi perbaikan Tujuan pokok pendidikan sepanjang hayat menjaga dan meningkatkan kualitas hidup. Syarat pendidikan sepanjang hayat yaitu kesempatan, motivasi, dan kemampuan belajar. Pendidikan sepanjang hayat suatu pengorganisasian mendasar untuk semua pendidikan. Pendidikan sepanjang hayat memberikan sistem menyeluruh dari semua pendidikan pada tingkat operasional. www.themegallery.com

Berbagai Aliran Filsafat dan implikasinya terhadap PLS Kaum Humanis Romantik: a.l. John Holt, William Glasser, Jonathan Kozol, Charles E. Silberman, Herbert Kohl, Neil Postman, Charles Weingartner, George Leonard, Carl Roger, Ivan Illich. Kaum Pragmatik : John Dewey, William Heard Kilpatrick. Mengecam praktek pendidikan di sekolah yang diselenggarakan dalam zamannya karena di sekolah berlangsung dehumanisasi, proses pengikisan martabat kemanusiaan. Sekolah terasing dari kehidupan nyata. Pola hubungan guru dengan murid otoriter, sehingga kurang berlangsung perkembangan individu secara optimal.

Konsep Filsafat Behaviorisme dan implikasinya terhadap PLS Kaum Behavioris: B. Watson, B.F. Skinner, Leste Frank Ward. Pandangan optimis terhadap peranan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan; meragukan peranan pendidikan dalam bentuk-bentuk pengalaman belajar dalam hidup yang tidak dilembagakan. Keyakinan yang sangat kuat tentang masa depan sekolah yang berkenaan dengan rekayasa pengubahan tingkah laku.

Belajar Sepanjang Hayat Konsep Agama (Islam) Menuntut ilmu dari buaian sampai liang lahat Menuntut ilmu kewajiban Allah mengangkat derajat orang yang berilmu Meninggalnya orang berilmu ibarat hancurnya alam Tegaknya suatu negara, rangking pertama oleh orang berilmu Orang berilmu adalah ahli syurga www.themegallery.com

Belajar Sepanjang Hayat Dasar-dasar filosofis Filosofis hakikat kodrat martabat manusia merupakan kesatuan integral segi-segi: Manusia sebagai makhluk pribadi (individualbeing). Manusia sebagai makhluk social (sosialbeing). Manusia sebagai makhluk susila (moralbeing). www.themegallery.com

Belajar Sepanjang Hayat Dasar-dasar psikofisis Merupakan dasar-dasar kejiwaan dan kejasmanian manusia. Realitas psikofisis manusia menunjukkan bahwa pribadi manusia merupakan kesatuan antara: Potensi-potensi dan kesadaran rohaniah baik dari segi psikis, rasa, karsa, cipta, dan budi nurani. Potensi-potensi dan kesadaran jasmaniah yang sehat dengan pancaindra yang normal secara fisiologis bekerjasama dengan sistem saraf dan kejiwaan. Potensi-potensi psikofisis berada di dalam suatu lingkungan hidupnya, baik alamiah maupun sosial budaya www.themegallery.com

Belajar Sepanjang Hayat Dasar-dasar sosio-budaya Meskipun manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan namun manusia terbina pula oleh tata nilai sosio-budaya sendiri. Inilah segi-segi budaya bangsa dan sosio psikologis manusia yang wajar diperhatikan oleh pendidikan. Dasar-dasar segi sosio-budaya bangsa mencakup: Tata nilai warisan budaya bangsa seperti nilai keutuhan, musyawarah, gotong-royong dan tenggang rasa yang dijadikan sebagai filsafat hidup rakyat. Nilai-nilai filsafat Negara yakni pancasila. Nilai-nilai budaya nasional, adat istiadat, dan lain-lain. Tata kelembagaan dalam hidup kemasyarakatan dan kenegaraan baik bersifat formal maupun nonformal. www.themegallery.com