pertemuan 18-pengambilan keputusan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Fenomena Komunikasi Massa
Advertisements

PROSES TERJADINYA OPINI DAN OPINI PUBLIK
Persepsi dan Pengambilan Keputusan Individual
Materi kuliah Pemilu dan Perilaku Politik
Minggu 3, Jumat 3 September 2010
KEKUASAAN POLITIK (THE POWER OF POLITIC)
OPINI PUBLIK DALAM KAJIAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI (Sebuah Pengantar)
Pengambilan Keputusan
Pengambilan Keputusan
GROUPTHINK berdasarkan penelitian Irving Janis
PowerPoint Presentation by Charlie Cook
The SELF Understanding Ourselves in a Social Context
PERTEMUAN 9 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GDSS)
VISI, MISI, DAN STRATEGI PELAYANAN PRIMA
Proses Kelompok: Terbentuknya Kelompok
Dinamika Organisasi Forum Studi Islam FISIP UI Pada Tingkatan Norma dan Tujuan Kelompok Ilham Abrar Lely Amalia Mario Maulana
Kuliah 7 – Manajemen Proyek
BAB V PENGAMBILAN KEPUTUSAN
BAB 16 DINAMIKA KELOMPOK 1. MODEL KELOMPOK
Fenomena Komunikasi Massa
Proses pengambilan keputusan :
KOMUNIKASI KELOMPOK Oleh. Amida Yusriana.
MENGELOLA KONFLIK DALAM PROYEK
Model Proses Analisis Bisnis
Foundations of Group Behavior
OPINI PUBLIK.
Teori Komunikasi Kelompok
BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
Fenomena Komunikasi Massa
PERSEPSI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
FOUNDATIONS OF GROUP BEHAVIOR
TEMUAN KEKURANGAN (DEFICIENCY FINDINGS) DAN PELAPORAN HASIL AUDIT MANAJEMEN Defisiensi atau kekurangan dalam hal ini adalah kekurangan yang dimiliki oleh.
KOMUNIKASI MEDIA MASSA & ANTAR PRIBADI Buku 1 bab 10 hal
Diri (The Self) Puri Kusuma D. P.
Oleh; Syaifurrahman Hidayat, S.Kep.,Ns
POKOK BAHASAN Pertemuan 01 KESADARAN DIRI
OPINI PUBLIK.
OPINI PUBLIK.
BLOK I PROSES BELAJAR & HUMANIORA
PENGARUH KELOMPOK TERHADAP
Pengambilan Keputusan
IK104 Pengantar Manajemen & Organisasi Pertemuan #14
MOTIVASI & DINAMIKA KELOMPOK
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Konflik Disusun oleh: Angela Dianne Putri Betharia Rajagukguk
Komunikasi Penyuluhan Penyuluh sebagai agen perubahan
Pengantar Psikologi yw/ane-61009
Etika dan Profesionalisme
TEORI SOSIOLOGI Teori psikologis yang telah dibahas di muka, ditujukan dan dipusatkan pada individu beserta lingkungannya. Dalam teori sosiologis atau.
FIKOM UBL Komunikasi Kelompok.
Brainstorming A. Adriana AT P
OPINI PUBLIK Melly Maulin P., S. Sos., M. Si..
PENGANTAR PENDIDIKAN KELOMPOK 16 Nama Kelompok :
Belajar kelompok dalam.
KERJASAMA TIM YANG EFEKTIF
PERILAKU ORGANISASI Entis Sutisna, SE, MM.
MANAJER SEBAGAI PENGAMBIL KEPUTUSAN
Proses pengambilan keputusan :
KOMUNIKASI LINGKUNGAN 03
LUTFI KOTO 17171/2010 Administrasi Pendidikan
STMIK Pradnya Paramita Malang
Team Dynamics Anggota Kelompok: Intan Amalia (Psikologi)
Bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang mengasyikkan ini saat kita kekurangan isyarat verbal dan visual ?  Salmon (2002) menunjukkan bahwa kekurangan.
MODEL KELOMPOK OKUPASI
Nominal Group Technique
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Budaya Organisasi Publik Oleh : M. Abdullah Tohir & Siti Julaeha.
OPINI PUBLIK.
SENDI EKA NANDA,S.I.KOM.,M.M
KELOMPOK KERJA (TEAMWORK) KELAS EAP PENGANTAR MANAJEMEN Disusun oleh : 1. Audhira Syafa Azzahra 2. Maria Ekawati 3. Hasri Fazari 4. Annisya Putri 5. Losdiani.
Transcript presentasi:

pertemuan 18-pengambilan keputusan Matakuliah : pengantar psikologi sosial Tahun : 2010 pertemuan 18-pengambilan keputusan

Pengambilan keputusan kelompok Model aturan pengambilan keputusan kelompok: secara eksplisit maupun implisit: Unanimity: diskusi berfungsi untuk menekan mereka yang deviant untuk konform. Majority wins: diskusi berfungsi menguatkan posisi mayoritas, yang kemudian menjadi posisi kelompok. Truth wins: diskusi memunculkan posisi yang dianggap benar. Two-thirds majority: keputusan kelompok diambil hanya jika tercapai mayoritas dua pertiga. First shift: kelompok mengambil keputusan konsisten dengan peralihan opini yang pertama kali dikemukakan oleh anggota kelompok.

Tahapan pengambilan keputusan Ada masalah Merumuskan masalah Ditetapkan kriteria Alternatif pemecahan masalah Dipilih dan diputuskan alternatif terbaik Alternatif dilaksanakan Monitor dan evaluasi

Brainstorming Untuk melakukan pengambilan keputusan, kelompok perlu sekreatif mungkin menghasilkan ide-ide. Brainstorming: proses di mana kelompok sebanyak mungkin, sebisa mungkin, dan secepat mungkin menghasilkan ide-ide; kemukakan apa adanya yang muncul dalam pikiran dan tidak perlu menilai benar atau salahnya.

Brainstorming (2) Brainstorming dapat menjadi tidak optimal karena faktor-faktor: 1. Evaluation apprehension 2. Social loafing & free riding 3. Production matching anggota kelompok menggunakan kinerja rata-rata kelompok untuk menentukan norma kinerja yang mengarahkan pengemukaan ide-ide. 4. Production blocking kreatifitas dan produktifitas individu berkurang karena orang lain mengemukakan ide-ide yang sama pada saat yang bersamaan.

Group polarization effect Kecenderungan kelompok untuk membuat keputusan yang lebih ekstrim daripada individu; kelompok bergerak ke arah alternatif yang beresiko dan semakin beresiko dalam membahas suatu isu. Mengapa?? Social comparison Beberapa orang menyadari bahwa pandangan mereka tidak lebih baik dari yang lain, kemudian mereka beralih ke pandangan yang lebih ekstrim.

Bahaya potensial pengambilan keputusan kelompok Groupthink Biased processing Restricted sharing of information

Groupthink Kecenderungan dari kelompok yang sangat kohesif dengan pemimpin yang directive yang menghasilkan keputusan yang tidak matang (poor decision-making) berdasarkan dorongan yang berlebihan untuk mencapai konsensus.

Groupthink (lanjutan) Faktor yang menyebabkan groupthink: Kohesifitas Emergent group norm Keyakinan bahwa kelompok tidak mungkin salah dan superior secara moral karenanya tidak perlu ada diskusi lebih lanjut. Keputusan telah diambil dan yang harus dilakukan oleh anggota kelompok adalah mendukungnya sekuat mungkin.

Biased processing Seperti halnya individu yang tidak selalu memproses informasi secara akurat, kelompok memproses informasi yang mengarahkan mereka mencapai keputusan yang diinginkan (lebih seperti “pengacara” daripada “ilmuwan”).

Restricted sharing of information Kelompok membahas informasi yang sudah diketahui bersama daripada informasi yang belum diketahui, sehingga keputusan lebih mencerminkan informasi yang telah diketahui bersama.

Q: Bagaimana meningkatkan kualitas keputusan kelompok? Devil’s advocate technique: seorang anggota kelompok diberi tugas untuk tidak menyetujui atau mengkritisi rencana atau keputusan yang hendak diambil Authentic dissent: memastikan orang-orang yang dibagi ke dalam kelompok kecil untuk memiliki pendapat awal yang berbeda.