TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal,

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Evaluasi KD 5.2 START.
Advertisements

TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal,
PENDAPATAN NASIONAL BAB 1 AGUS SANTOSO.
PENDAPATAN NASIONAL.
PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
PENDAPATAN NASIONAL Mengukur tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai dan perubahan serta pertumbuhannya dari tahun ke tahun $ DR. NURITA ANDRIANI.
Pengantar Ekonomi Pembangunan
BAB 7 PENDAPATAN NASIONAL
OLEH CES (CAK EKO SUPENO)
Dapat di akses via PENDAPATAN NASIONAL OLEH : WIDHI ASTONO, SE dapat di akses via
PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan nasional.
TEORI EKONOMI MAKRO 3 Sujarwo, SP., MP.
ekmakro08-ittelkom-mna
ekmakro08-ittelkom-mna
PERTUMBUHAN EKONOMI ,PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI , DAN KRISIS EKONOMI
GROSS DOMESTIC PRODUCT
PENDAPATAN NASIONAL Robinhot Gultom Robinhot Gultom.
Produk Domestik Regional Bruto
PENDAPATAN NASIONAL Pertemuan 2 UNMURA. Two ways of viewing GDP Total income of everyone in the economy Total expenditure on the economy’s output of goods.
PERTEMUAN 5 dan 6 PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
Dapat di akses via PENDAPATAN NASIONAL dapat di akses via
PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan national Pertemuan 9.
OLEH : HERTIANA IKASARI, SE,MSi
PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
KINERJA SEKTOR INDUSTRI TRIWULAN I TAHUN 2014
PERTEMUAN IX USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM)
PENDAPATAN NASIONAL OLEH : JUHARI.
ARUS PERPUTARAN EKONOMI
PERTEMUAN 5 dan 6 PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
PENDAPATAN NASIONAL.
PERTEMUAN KE-2 PENDAPATAN NASIONAL
Pengantar Ekonomi 2 Izzani Ulfi, SE.Sy., M.Ec.
Pengantar ekonomi makro
Makroekonomi Mengapa pendapatan pada tahun 2005 lebih tinggi dari tahun 2000? Mengapa beberapa negara mempunyai tingkat inflasi yang tinggi, sedangkan.
Aniesa Samira Bafadhal, SAB, MAB
PERTEMUAN KE-9 PENDAPATAN NASIONAL & MODEL PEREKONOMIAN
PENDAPATAN NASIONAL Teori Ekonomi Makro Ekonomi Pembangunan.
PRODUKSI NASIONAL PERPUTARAN PEREKONOMIAN
TUGAS MAKRO EKONOMI YULI OKTAVIANI
EKONOMI PEMBANGUNAN.
Macam penggunaan hasil produksi (expend)
Kinerja Kebijakan Ekonomi & Perekonomian
EKONOMI PEMBANGUNAN.
TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal,
Universitas Muhammadiyah Surakarta
GROSS DOMESTIC PRODUCT
METODE PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
Oleh : Nurheni Dwinanti, S.E
PENDAPATAN NASIONAL STIESS BATANG.
Disiapkan oleh suyadi,se.,mm
BAB II PEMBANGUNAN EKONOMI.
Pertemuan 6 Pendapatan nasional.
PENGERTIAN PENDAPATAN NASIONAL
Bab 2. PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
PENDAPATAN NASIONAL.
MK. PIE BY: TRIANI RW, S.PD., M.PD.
Pertemuan Ke-11 Gross National Product
Oleh : Nurheni Dwinanti, S.E
INDIKATOR KEBERHASILAN PEMBANGUNAN
“PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL” (2)
Pengukuran Pendapatan Nasional
03 PEREKONOMIAN INDONESIA PENDAPATAN NASIONAL DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Ekonomi Makro By: Elvira Azis, SE.,MT.
“PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL” (1)
KONSEP DASAR PENDAPATAN NASIONAL
Transcript presentasi:

TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal, nasional dan global.

PERKULIAHAN SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA DOSEN RISMAWATI SITEPU,S.SOS,MM

POKOK BAHASAN 1. PENGANTAR : a. Batasan Ilmu Ekonomi b. Perluasan Ilmu Ekonomi c. Tingkat Kemakmuran Negara d. Metode Ilmu Ekonomi 2. MASALAH PEREKONOMIAN DALAM MASYARAKAT : a. Masalah organisasi b. Masalah Penggunaan Teknologi c. Masalah Pertumbuhan Penduduk

BATASAN ILMU EKONOMI 1. Karakteristik ilmu ekonomi, 2. Mengapa ilmu ekonomi harus dipelajari manusia dalam kehidupannya 3. Teori kelangkaan (scarcity theory) antara kebutuhan (needs) dan alat pemuas kebutuhan manusia (Neends) sehingga manusia harus berusaha/kerja untuk hidup ( Adam Smith)

Perluasan ilmu Ekonomi Positive economics and normative economic Modernization ideals yang dikembangkan oleh Gunnar Myrdal (1977) yang isinya ; Rationality Development and planning for development Rise of productivity Rise of levels of living Social and economic equality Improved institution and attitudes National consolidation National independence Political democracy Democracy at the grass roots Social dicipline Derived value premises

TINGKAT KEMAKMURAN NEGARA Negara maju ( first world) Negara Timur ( second world ) Negara sedang berkembang (third world) Negara miskin ( forth world)

MASALAH DASAR SETIAP PEREKONOMIAN 1. MASALAH ORGANISASI EKONOMI; Masalah ‘what’ Masalah ‘how’ Masalah ‘for whom’ 2. MASALAH PENGGUNAAN TEKNOLOGI The law of deminishing return Alih teknologi Teknologi padat karya d. padat modal 3. MASALAH PERTUMBUHAN PENDUDUK Teori pertumbuhan penduduk dan produksi Mobiltas penduduk Pemrataan penduduk dan produksi

THE CIRCULAR FLOW OF ECONOMIC ACTIVITIES DISTRIBUSI: PASAR PEMERINTAH BARANG DAN JASA UANG RUMAH TANGGA KONSUMSI FAKTOR PRODUKSI RUMAH TANGGA PRODUKSI

BIDANG PRODUKSI SEKTOR 1995 1996 1997 1. PERTANIAN 16,12 15,38 14,79 2. PERTAMBANGAN 9,25 9,07 8,80 3. INDUSTRI MANUFAKTUR 23,88 24,68 25,05 4. LISTRIK, GAS, AIR BERSIH 1,12 1,17 1,25 5. BANGUNAN 7,61 7,94 8.08 6. PERDAGANGAN, HOTEL & RESTORAN 16,74 16,87 7. PENGANGKUTAN &KOMUNIKASI 7,12 7,17 7,43 8. KEUANGAN 8,94 9,12 9,04 9. JASA-JASA 9,23 8,83 8,70 PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) PDB TANPA MIGAS 100,00 91,27 91,57 92,11

Lanjutan (BPS;2007diolah) No LAPANGAN USAHA 2004 2005 2006 2007 1 PERTANIAN 14,34 13,07 12,90 13,66 2 PERTAMBANGAN 8,94 11,07 10,62 10,75 3 INDUSTRI MANUFAKTUR 28,07 27,71 28,05 27,69 4 LISTRIK, GAS, AIR BERSIH 1,03 0,96 0,91 0,88 5 BANGUNAN 6,59 7,03 7,46 6 PERDAGANGAN, HOTEL & RESTORAN 16,05 15,45 14,87 14,74 7 PENGANGKUTAN &KOMUNIKASI 6,20 6,50 6,92 6,55 8 KEUANGAN 8,47 8,28 8,13 7,98 9 JASA-JASA 10,32 9,94 10,14 10,30 Produk Domestik Bruto 100,00

GROSS NATIONAL PRODUCT 2000 NO COUNTRY GNP $ PER CAPITA 1 USA 10.533 38.000 2 Japan 4.852 3 Germany 2.242 27.000 4 Britain 1.544 26.000 5 France 1.543 6 China 1.329 1.000 7 Italy 1.260 22.000 8 Canada 760 24.000 9 Brazil 715 4000 10 Spain 651 16.000 11 Mexico 578 6000 12 South Korea 515 11000 13 India 510 500 14 Australia 444 24000 15 Netherlands 429 16 Taiwan 363 17 Argentina 300 8000

lanjutan 18 Switzerland 286 39.000 19 Sweden 275 31.000 20 Belgium 264 26.000 21 Russia 252 2.000 22 Austria 226 27.000 23 Turkey 212 3000 24 Poland 188 5000 25 Indonesia 174 800 26 Thailand 132 2000

KONSEP PRODUKSI NASIONAL 1. PRODUK DOMESTIK BRUTO= Jumlah produk barang dan jasa dalam negeri dalam satu tahun termasuk orang asing dan perusahaan asing yang ada 2. Produk Nasional Bruto= jumlah barang dan jasa dalam satu tahun termasuk produk orang Indonesia TKI yang berada di luar negeri . 3. Produk Nasional Netto = Jumlah barang dan jasa dalam satu tahun dikurangi penyusutan 4. Pendapatan Nasional = Netto National Income adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat dalam satu tahun setelah dikurangi pajak tidak langsung 5. Pendapatan perorangan = Personal income adalah jumlah seluruh penerimaan seseorang dalam satu tahunsebelum dikurangi pajak langsung

THE WORLD COMPETITIVENESS SCORE BOARD (Warta Ekonomi05 tahun XXII 21 Maret 2010) COUNTRY 2005 2006 2007 2008 2010 USA 1 SINGAPORE 3 2 HONGKONG SWITZERLAND 8 6 4 AUSTRALIA 9 12 7 CHINA 29 18 15 17 20 TAIWAN 11 13 23 MALAYSIA 26 22 19 INDIA 33 27 30 KOREA 32 31 THAILAND 25 PHILIPPINES 40 42 45 43 INDONESIA 50 52 54 51 VENEZUELA 53 55 57

GLOBAL INNOVATION RANKING COUNTRIES INNOVATION PERFORMANCE INNOVATION ENABLERS RANK 2004-2008 2009-2013 JAPAN 1 11 USA 4 5 6 TAIWAN 7 15 14 ISRAEL 9 8 10 KOREA 18 17 SINGAPORE 16 HONGKONG 21 22 SOUTHAFRICA 34 29 47 48 MALAYSIA 31 35 33 40 RUSSIA 39 32 CHINA 54 46 50 41 BRAZIL 49 45 THAILAND 58 57 60 62 PHILIPPINES 61 63 VENEZUELA 59 68 INDONESIA 74 75 76

PORT EFFICIENCY NO COUNTRIES Container handlingcost per 40 feel (US $) Ship movement per hour (unit) 1 L.Chabang Thailand 43 75 2 Chittagong Bangladesh 60 10 3 Kwangyang Korea 69 80 4 Port Klang Malaysia 70 50 5 Manila Philippines 85 20 6 Keohsiung Taiwan 88 7 Tj.Priok Indonesia 130 35