Pengertian Partisipasi Pengambilan bagian/pengikut sertaan manyarakat (masy terlibat langsung) dalam setiap tahapan proses pembangunan, mulai dari perencanaan (planing), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) sampai pada monitoring dan evaluasi (controling). Bornby (1974): sebagai tindakan untuk mengambil bagian dari kegiatan dengan maksud memperoleh manfaat Verhangen (1979): suatu bentuk khusus dari interaksi dan komunikasi yang berkaitan dengan pembagian kewenangan, tanggung jawab dan manfaat Kamus sosiologi: keikutsertaan seseorang di dalam kelompok sosial untuk mengambil bagian dari kegiatan masyarakatnya, di luar pekerjaan atau profesinya sendiri (Theodorson, 1969)
"bentuk keterlibatan dan keikutsertaan masyarakat secara aktif dan sukarela, baik karena alasan-alasan dari dalam dirinya (intrinsik) maupun dari luar dirinya (ekstrinsik) dalam keseluruhan proses kegiatan yang bersangkutan" Partisipasi
Arti Penting Partisipasi 1. Rakyat adalah fokus sentral dan tujuan akhir pembangunan, partisipasi merupakan akibat logis dari dalil tersebut 2. Partisipasi menimbulkan rasa harga diri dan kemampuan pribadi untuk turut serta dalam keputusan penting yang menyangkut masyarakat 3. Partisipasi menciptakan suatu lingkaran umpan balik arus informasi tentang sikap aspirasi, kebutuhan dan kondisi daerah yang tanpa keberadaannya tidak akan terungkap 4. Pembangunan dilaksanakan lebih baik dengan dimulai darimana rakyat berada dan dari apa yang mereka miliki 5. Prtisipasi memperluas zone (kawasan) penerimaan proyek pembangunan
Arti Penting Partisipasi (lanjutan) 6. Partisipasi akan memperluas jangkauan layanan pemerintah kepada seluruh masyarakat 7. Partisipasi menopang pembangunan 8. Partisipasi menyediakan lingkungan yang kondusif untuk aktualisasi potensi manusia maupun pertumuhan manusia 9. Partisipasi merupakan cara yang efektif membangun kemampuan masyarakat untuk pengelolaan program pembangunan guna memenuhi kebutuhan khas daerah 10.Partisipasi dipandang sebagai pencerminan hak-hak demokratis individu untuk dilibatkan dalam pembangunan mereka sendiri
Suatu perencanaan pembangunan akan tepat mengenai sasaran, terlaksana dengan baik dan dimanfaatkanhasilnya apabila perencanaan tersebut benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat setempat
Karakteristik dari proses partisipasi adalah semakin mantapnya jaringan sosial (social network) yang “baru” yang membentuk suatu jaringan sosial, bagi terwujudnya suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan
Lingkup Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Partisipasi dalam pengambilan keputusan; masyarakat berpartisipasi langsung dalam proses pengambilan keputusan tentang program-program pembangunan di wilayah setempat/ di tingkat lokal Partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan; pemerataan sumbangan masyarakat dalam bentuk tenaga kerja, uang tunai, dan atau beragam bentuk korbanan lainnya yang sepadan dengan manfaat yang akan diterima oleh masing-masing warga masyarakat yang bersangkutan Partisipasi dalam pemantauan dan evaluasi pembangunan; partisipasi masyarakat untuk memberikan umpan balik tentang masalah/ kendala yang muncul dalam pelaksanaan pembangunan ataupun informasi lainnya yang berkaitan dengan perkembangan kegiatan pembangunan. Partisipasi dalam pemanfaatan hasil pembangunan; masyarakat harus benar-benar dapat merasakan manfaat dari hasil pembangunan, sehingga hal tersebut akan merangsang kemauan dan kesukarelaan masyarakat untuk selalu berpartisipasi dalam setiap program pembangunan.
Terima Kasih Atas Perhatiannya dan Semoga bermanfaat