Rumah Sakit Umum Daerah Ambarawa

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
oleh : Chairunnisa Basyarahil
Advertisements

PERAN OLAHRAGA PADA PENYAKIT DEGENERATIF OSTEOPOROSIS
Hipertensi (Darah Tinggi)
Ayo Bersepeda! Bumi semakin tua, manusia pun cepat meninggal. Mengapa? Salah satunya mungkin karena gaya hidup mereka yang serba instan. Ada makanan cepat.
DEPRESI PADA PRIA DEWASA MADYA PENGANGGURAN YANG BARU MENIKAH
AGUSTIN PRIMASETIYO, Hubungan antara Sikap Kerja Duduk Dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Tenaga Kerja Wanita Bagian.
TUGAS PERKEMBANGAN LANSIA
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Syamsul Gultom SKM, M.Kes
PENERIMAAN DIRI REMAJA PENYANDANG TUNADAKSA
STUDI KOHORT.
Langkah-Langkah Dalam Proses Penelitian
5 Opini Yang Salah Tentang Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
ISTIYATI, Faktor yang Berhubungan dengan Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja Pemetik Melati di Desa Gelang Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara.
Telaah kritis artikel Breast feeding and obesity : cross sectional study Rüdiger von Kries, Berthold Koletzko, Thorsten Sauerwald, dkk. Tri Widyastuti.
KONSEP EPIDEMIOLOGI Desy Indra Yani.
MEROKOK SISWA SMPN 1 PALOPO
BAHAYA ROKOK Oleh : Muchsin Maulana, S.KM., M.PH
Anak Harus Tahu Bahaya Rokok
BESAR SAMPEL.
ANALISIS STATUS GIZI DAN GAYA HIDUP
Istilah kelelahan biasanya menunjukan kondisi yang berbeda-beda dari
UKURAN ANGKA KESAKITAN DAN ANGKA KEMATIAN
Wanda Lestari, STP, M.Gizi
Aktivitas fisik, diet perilaku yang Berhubungan dengan Berat Badan dan Toleransi Glukosa terganggu pada wanita Hamil Latin Lisa Chasan-Taber* Division.
JOURNAL OF THE ACADEMY OF NUTRITION AND DIETETICS
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Nunik Kusumawardani; Rofingatul M, Prisca Arfines
Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul 2015
Makro Mineral Kalsium.
TEMU - 4 TUJUAN Diakhir kuliah mahasiswa memiliki pengetahuan dasar tentang faktor risiko , studi epidemiologi analitik: Studi Ekologi, Studi Cross Sectional.
Perubahan Asupan Kafein dan Perubahan Berat Badan Jangka Panjang pada Pria dan Wanita Esther Lopez-Garcia, Rob M van Dam, Swapnil Rajpathak, Walter C.
Kurangi Asupan Garam, Cegah Hipertensi
TEMU – 5 TUJUAN Diakhir kuliah mahasiswa mampu menghitung angka insidens dan prevalensi.
Perkembangan Fisik dan Kognitif Masa Dewasa Madya
Oleh: Epidemiologi STIKES TUANKU TAMBUSAI BANGKINANG
KELOMPOK 3 Yulia Permatasari. A (Moderator) Merlin. Balak (Pemateri)
AKIL BALIGH, GIZI REMAJA DAN DEWASA
? 1. Konsep Statistika STATISTIKA : Kegiatan untuk : mengumpulkan data
MSDM – Handout 12 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Work Environment Discomfort and Injury
Effect of Exercises on Quality of Life in Women
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN PENGGUNAAN
TEMU – 5 TUJUAN Diakhir kuliah mahasiswa mampu menghitung angka insidens dan prevalensi.
1. Terminologi PRICE -> pertolongan pertama pada cedera olahraga akut dengan kondisi tertutup (tidak ada robekan kulit atau perdarahan), singkatan dari.
KESEHATAN DAN PENYAKIT
MSDM – Handout 12 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
KELOMPOK 4 Dina Anita S (11) Murdiningsih D (29) Ixora A (25)
Faktor risiko gizi buruk pada balita di Kabupaten Donggala
DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI PUSKESMAS KAMONJI
Penilitian Retrospektif study
Faktor Resiko Kejadian Osteoporosis
Besar Sampel Uji Hipotesis dua proporsi
Sesi 4 : DIAGNOSIS PERILAKU SEHAT
LOGO K3 PERKANTORAN Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan PERMENKES NO 48 TAHUN 2016.
Oleh : ERIKA NUR SAPFUTRI NPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI D3 KEBIDANAN BANJARMASIN,
MSDM – Handout 12 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
POSISI DAN POSTUR TUBUH YANG BAIK UNTUK MENCEGAH NYERI PINGGANG BAWAH
PENYAKIT DEGENERATIF. Apa itu PENYAKIT DEGENERATIF?  Merupakan suatu penyakit yang muncul akibat proses kemunduran fungsi sel tubuh yaitu dari keadaan.
dr Nurtakdir Kurnia Setiawan, Sp.S
Oleh : Raras Windaswara
KEPANITERAAN KLINIK DEPARTEMEN SARAF RSUD AMBARAWA 2018
Low Back Pain Prevalence and Related Workplace Psycosocial Risk Factor: A Study Using Data From the 2010 National Health Interview Survey Haiou Yang et.
TEKANAN DARAH TINGGI OLEH : MAHASISWA PRAKTIK PROFESI NERS STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA TAHUN 2016.
Migrain Without Aura; A New Definition
BY : FITRIA OKTARINA.  suatu kondisi dimana tubuh dapat melakukan kegiatan dengan bebas (kosier,1989).  kemampuan seseorang untuk berjalan bangkit berdiri.
MENUJU HARI TUA YANG SEHAT
Devi Latifah Pembimbing I : Frecillia Regina, dr.,SpA.IBCLC.
MSDM – Handout 12 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Transcript presentasi:

Rumah Sakit Umum Daerah Ambarawa Prevalence and Risk Factors for Low Back Pain in 1,355 Young Adults: A Cross-Sectional Study Departemen Saraf Rumah Sakit Umum Daerah Ambarawa Tira Kurniati 1620221192

PENGANTAR

Prevalensi LBP meningkat dari 15% menjadi 30% diseluruh dunia Setidaknya 50% orang dewasa akan mengalami episode LBP Mencegah dan menghindari LBP selama masa remaja awal dapat mencegah perkembangan LBP Faktor risiko untuk LBP tidak terbatas pada faktor fisik dan Faktor psikososial Tujuan : Mengevaluasi prevalensi LBP dan berbagai faktor risiko LBP pada orang dewasa muda India.

SAMPLE DAN METODE

Izin : local Institutional Ethics Committee Partisipan : 1.532 orang dewasa muda berusia antara 18 - 35 tahun Date : August to November 2014 Pengumpulan data : profil sosiodemografi merokok, alkoholisme, perjalanan; diet; waktu yang dihabiskan belajar per hari; tempat belajar; postur sambil belajar, frekuensi angkat besi; Kegiatan olah raga. Test variables :The chi-square test ,Logistic regression ,forward entry method significant risk factors examined : significance, standard error, 95% confidence intervals, and Wald test.

HASIL

DISKUSI

Prevalensi LBP yang tertinggi adl pada dekade ketiga kehidupan Kejadian LBP pada usia dini berpotensi menjadi LBP kronis -> menurunkan kualitas hidup seseorang Tidak ada kecenderungan Gender untuk kejadian LBP Tidak ada perbedaan bermakna pada kejadian LBP pada perokok dan pecandu alkohol dibandingkan dengan non-perokok dan non- alkoholik Hasil penelitian menunjukan, tidak ada hubungan antara asupan kopi dan LBP BMI tidak memiliki dampak signifikan dalam pengembangan LBP

Status perkawinan, insiden LBP meningkat pada peserta yang sudah menikah (disepakati) dibandingkan dengan subjek yang belum menikah Beban otot statis dan fleksi tulang belakang lumbal telah dikemukakan sebagai faktor risiko terjadinya LBP Dengan demikian, duduk berkepanjangan atau duduk dalam posisi tubuh yang tidak normal dapat memperparah LBP Postur saat belajar tidak berpengaruh pada kejadian LBP; Namun, jumlah jam kerja yang dihabiskan untuk belajar memiliki hubungan yang signifikan dengan LBP Belajar selama > 5 jam rata-rata, dapat mempercepat tjd LBP

Tidak adanya hubungan korelasi yang signifikan antara LBP dan postur saat bepergian (berdiri Vs duduk) Prevalensi LBP secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang mengalami ketidakpuasan bekerja. Stres memiliki korelasi yang signifikan secara statistik dengan LBP. 31,9% subjek melaporkan bahwa pekerjaan monoton meningkatkan kejadian LBP. 3% subjek memiliki setidaknya satu kekambuhan dalam setahun terakhir. Korelasi yang signifikan, antara riwayat keluarga LBP dan LBP

tidak ada hubungan antara LBP dan jenis olahraga atau durasi aktivitas olahraga tidak ada korelasi yang signifikan antara LBP dan frekuensi memakai heels atau angkat besi tidak ada hubungan antara status sosioekonomi dan LBP

Fx Resiko tdk dpt dimodifikasi Fx Resiko dapat dimodifikasi Riwayat Keluarga Fx Resiko dapat dimodifikasi Jumlah Jam Belajar, Status Perkawinan, Riwayat Masalah Tulang Belakang Sebelumnya, Latihan Berat, Kepuasan Kerja, Pekerjaan Monoton, Stres

Faktor pendukung utama terjadinya LBP Saran Kepuasan posisi seseorang saat ini, riwayat keluarga terkait masalah tulang belakang, stres monoton Saran Modifikasi gaya hidup istirahat yang cukup, relaksasi dan rekreasi

Keterbatasan Penelitian Penelitian dilakukan pada orang dewasa muda yang sedang mempersiapkan ujian masuk -> partisipan sering belajar untuk jangka waktu yang lama. Partisipan juga mengalami tingkat stres dan monoton yang tinggi Karena penelitian ini berbasis kuesioner, para siswa tidak diminta memberikan rincian mengenai pertanyaan kuesioner Tidak dapat menilai perkembangan LBP -> penelitian cross-sectional

KESIMPULAN

Dewasa muda India cenderung berpotensi terkena LBP, yang sejalan dengan literatur terkait Identifikasi faktor risiko ini pada tahap awal pernyakit dapat mencegah perkembangan LBP akut menjadi LBP kronis Menciptakan kesadaran tentang faktor risiko dapat dimodifikasi pada populasi dewasa muda dapat menyebabkan modifikasi gaya hidup -> meningkatkan kualitas hidup mereka dan meningkatkan produktivitas.

TERIMA KASIH PERTANYAAN ?