JEJARING LABORATORIUM PENGUJIAN PANGAN DI BADAN POM (Sebagai Bahan BangSislab -Pangan Indonesia yang terintegrasi AFRL-NFRL-FL) Jakarta, 12.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI BIDANG PANGAN
Advertisements

PPM-LPPM Pondok Cabe, Rabu – Jumat, 16 – 18 Februari 2011.
Koordinasi STOCK OPNAME TW IV TAHUN 2013 PT
FO BACKBONE SEBAGAI ALTERNATIF KOMUNIKASI DATA MICROWAVE LINK Draft 1.0 Regulatory INDOSAT GROUP Jakarta, 26 Agustus 2010.
PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG
UJI PUBLIK PERUBAHAN PP No. 74 TAHUN 2008 TENTANG GURU
KESIAPAN SDM INDONESIA DALAM PELAKSANAAN INTEGRASI LOGISTIK ASEAN 2013
TATA CARA SAMPLING DAN TINDAK LANJUT HASIL PENGUJIAN
KERANGKA PENGEMBANGAN STRATEGIS NASIONAL SEBAGAI ACUAN PENATAAN RUANG
NASRUL EDI SANTOSO, SKM. M. KES
SISTEM TATARUANG NASIONAL
MANAJEMEN KUALITAS PANGAN
REGULASI TEKNIS BERBASIS STANDAR DAN PENILAIAN KESESUAIAN PRODUK PANGAN JAKARTA, 8 JUNI 2011 DEPUTI BIDANG PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DAN BAHAN BERBAHAYA.
FORUM PEMBELAJARAN KLASTER II LPMP-BDK Banten Mei 2013
PENATAAN KELEMBAGAAN BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN
PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK
Rapat Koordinasi Dana Dekon dan Tugas Pembantuan
Feedback Sistem Informasi SDM Kesehatan
Rakornas MAjlis Dikti-Litbang PP Muhammadiyah
Sumber : Juknis Pengembangan KSM Hal.12
DANA DEKONSENTRASI GTK TAHUN 2017
RAPAT KOORDINASI TEKNIS BADAN LITBANG HUKUM DAN HAM
PELAKSANAAN PENDAMPINGAN PPRG SDM PENGGERAK DI DAERAH
Kebijakan Registrasi Tenaga Kesehatan Indonesia
EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN 2013 DAN RENCANA KEGIATAN 2014
RANGKAIAN KEGIATAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2012
PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2016 DAN RENCANA KEGIATAN TAHUN 2017 DISAMPAIKAN PADA RAKER DINAS PERINDAGSU Garuda Plaza Hotel, 26 – 28 Februari 2017 UPT.
BAHAN PRESENTASI SUB BAGIAN KEUANGAN
OUTLINE Tahapan SIPENCATAR Diklat Pembentukan Tahun 2017
EVALUASI PENGELOLAAN KEPEGAWAIAN
Pengawasan Pangan Siap Saji
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PENUMBUHAN WIRAUSAHA BARU (WUB)
DATA KELULUSAN SERTIFIKASI GURU TAHUN 2007 S.D 2010
KEBIJAKAN PENINGKATAN KUALITAS TENAGA KERJA MUDA
Progress Penanganan Kasus PCC oleh Badan POM
REFLEKSI 6 TAHUN PENYELENGGARAAN ALOKASI SLOT DI INDONESIA KONFERENSI PENERBANGAN DALAM NEGERI PERIODE WINTER 2017/2018 Surabaya, 17 Julil 2017.
REPOSITORI INSTITUSI KEMENTERIAN KESEHATAN
PENDEKATAN &TEKNIK PERENCANAAN PEMBANGUNAN
Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Indonesia
Kelompok 1.
Company Profile Cahaya Abadi Pertiwi
RENCANA DAN STRATEGI PERCEPATAN PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH
Implementasi Penataan
KEKUASAAN KEHAKIMAN Indonesia adalah negara hukum dan negara demokratis yang meletakkan hukum berada di atas segala-galanya. Kekuasaan negara harus tunduk.
Disusun oleh: I Dewa Putu Leo Parlin
RANGKAIAN KEGIATAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2012
SOSIALISASI SERTIFIKASI GURU & PENGAWAS DALAM JABATAN
PENUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI KIMIA HILIR
Dept. Patologi Klinik & Kedokteran Laboratorium
BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL
Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Indonesia
Pusat Pengembangan Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara
PERATURAN PRESIDEN NOMOR 35 TAHUN 2018
PROGRAM DAN PENGENDALIAN MUTU DIKLAT TENAGA TEKNIS
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI
PENDAFTARAN PANGAN OLAHAN
Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi STRATEGI PELAKSANAAN PROGRAM & ANGGARAN INSPEKTORAT I TAHUN 2019 (SETJEN) dan.
PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NO
PERMENPAN RB NO. 11 TH TT ROADMAP RB AREA PERUBAHAN PENGUATAN PENGAWASAN
STANDAR PELAYANAN Saat ini terdapat 32 (tiga puluh dua) jenis layanan di lingkungan BPOM dan telah ditetapkan dengan: Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2018.
STANDAR PELAYANAN Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Obat dan Makanan, memuat.
Proyek Prioritas Nasional Peningkatan Konsumsi Pangan Sehat :
BAHAN EDUKASI KEAMANAN PANGAN SEKOLAH
Peta proses bisnis yang memuat seluruh proses bisnis instansi pemerintah yang terdiri dari proses bisnis utama, proses bisnis manajemen, dan proses bisnis.
KEBIJAKAN REFORMASI BIROKRASI TAHUN 2019
HASIL REVIU LAPORAN KEUANGAN DITJEN P2P DAN BADAN LITBANGKES
Dr. Lukman Kasubdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah Kemenristekdikti
KEBIJAKAN ANGGARAN BAGI BADAN LAYANAN UMUM DILINGKUNGAN BPPSDM
Pengembangan Perguruan Tinggi Menuju Mutu Yang Berkelanjutan
Transcript presentasi:

JEJARING LABORATORIUM PENGUJIAN PANGAN DI BADAN POM (Sebagai Bahan BangSislab -Pangan Indonesia yang terintegrasi AFRL-NFRL-FL) Jakarta, 12 Oktober 2015 Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN

PUSAT PENGUJIAN OBAT DAN MAKANAN NASIONAL National Quality Control Laboratory of Drug and Food Akreditasi Laboratorium Pengujian sejak 1999 (No. LK-047- IDN) Reakreditasi : 2012 (LP-597-IDN) Sejak 1986, sebagai WHO Collaboration Centre for Quality Assurance of Essential Drug and Vaccines September 2014 ditetapkan sebagai ASEAN Food Reference Laboratory for Food Additives. Akreditasi Laboratorium kalibrasi sejak 2002 (LK 047 IDN) Reakreditasi : 2014

JEJARING LABORATORIUM BADAN POM RI 19/09/2018

FUNGSI PPOMN Penyedia Bahan Baku Pembanding Nasional Menyediakan BBP Farmakope Indonesia Keterlibatan BBPOM dalam pembuatan Baku kerja laboratorium Menyediakan BP utk kebutuhan pengawasan OM secara Nasional Persiapan Akreditasi ISO/IEC Pembuatan Baku Pembanding (ISO 34;35 dan 36) Kolaborasi ASEAN (ARS) Membuat dan mengembangkan Metode Analisis dalam mendukung Pengawasan Regulasi dan penyusunan Standar Mengembangkan MA untuk monografi Farmakope Indonesia Mengembangkan MA yang tidak tdpt dalam Monografi diperlukan untuk pengawasan Menyusun MA untuk kebutuhan pengawasan OM scr Nasional Evaluasi implementasi MA dalam pengawasan Penyelenggara pelatihan Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan di bidang pengujian laboratorium Meningkatkan Kompetensi teknis Analis Laboratorium (PFM) di BPOM Penyusunan program pelatihan teknis Nasional (sbg NFRL) Peeyelanggaraan pelatihan teknis untuk NFRL (sbg AFRL) Bimbingan teknis staf B/BBPOM di PPOMN Jejaring laboratorium pengujian pengawas Obat dan Makanan di lingkungan Nasional, Regional dan Internasional Koordinator dan Pembina Laboratorium BPOM RI Provider Uji Profisiensi (Persiapan Akrediatasi ISO 43) Jejaring Laboratorium Nasional, Regional dan Internasional

Laboratorium Pengujian BPOM RI (2015) No Barat Tengah Timur 1 BBPOM di Aceh 12 BBPOM di Bandung 23 BPOM di Ambon 2 BBPOM di Medan 13 BBPOM di Semarang 24 BBPOM di Makassar 3 BBPOM di Pekanbaru 14 BBPOM di Surabaya 25 BPOM di Palu 4 BPOM di Jambi 15 BBPOM di Yogyakarta 26 BPOM di Kendari 5 BBPOM di Padang 16 BBPOM di DKI Jakarta 27 BPOM di Mataram 6 BPOM di Bengkulu 17 BBPOM di Banjarmasin 28 BBPOM di Jayapura 7 BBPOM di Palembang 18 BBPOM di Denpasar 29 BPOM di Kupang 8 BBPOM di Lampung 19 BBPOM di Palangkaraya 30 BPOM di Manokwari 9 BPOM di Pangkalpinang 20 BBPOMN di Samarinda 31 BPOM di Gorontalo 10 BPOM di Batam 21 BBPOM di Manado 32 BPOM di Sofifi 11 BPOM di Serang 22 BBPOM di Pontianak 33 BPOM di Mamuju

Cakupan wilayah dan Sistem Kerja Laboratorium (2015) No Laboratorium Lingkup Kerja Jumlah Keterangan 1 PPOMN Tk Pusat / Nasional 1 Lab Akreditasi 2 BPOM/BBPOM Tk Propinsi/Regional 33 Lab (BPOM di Sofifi dan Mamuju dalam persiapan akreditasi) 3 POSPOM Tk Kota Madya/ Kabupaten 9 Lab Dibawah koordinasi B/BBPOM terdekat 4 Laboratorium Keliling Tk Propinsi 33 (B/BBPOM) Dikelola oleh B/BBPOM

Lingkup Pengujian Laboratorium Pengujian Pangan Badan POM RI (2015) No Jenis Pengujian PPOMN BB/BPOM POSPOM 1 Bahann Tambahan Pangan √ √ ( KK, spektro) 2 Bahan Berbahaya (dilarang ditambahkan) √ (uji cepat, KK, spektro) Cemaran Mikotoksin √* - 3 Cemaran Logam 4 Residu Pestisida 5 Residu Obat Hewan 6 Kontaminan ingkungan (enviroment contaminant) 7 Kemasan Pangan 8 Kontaminan Hasil Proses √ * Alergen makanan (Food Allergen) 9 Gizi, komposisi, Mutu, Pangan fungsional √(proksimat) Mikrobiologi 10 Biomolekular (GMO, Sidik jari DNA) 11 Authenticity Keterangan : * = Tidak semua BB/BBPOM

PPOMN (Pusat) BB/BPOM (Profinsi) Fungsi Pengujian Sampel Laboratorium Acuan/rujukan. Pusat Pelatihan Pembuatan MA Menerbitkan Bahan Baku Pembanding Kalibrasi Alat Provider UP Bimbingan teknis persiapan akreditasi Pembinaan BB/BPOM BB/BPOM (Profinsi) Fungsi Pengambilan Sampel Penyelenggaraan pengujian dan pelaporan Inspeksi Pemeriksaan-Penyidikan Informasi Sertifikasi Pelayanan Pengaduan Konsumen Penyuluhan 19/09/2018

Pengembangan Sistem Laboratorium Pangan Badan POM – RI (2010) Tujuan : Perkuatan dan peningkatan kinerja laboratorium pengujian Pangan di lingkungan Badan POM RI Peningkatan Efektifitas pelayanan pengujian dalam rangka pengawasan produk pangan. Efisiensi alur kerja dan kemandirian B/BBPOM Peningkatan kompetensi yang terstruktur Efektifitas program pengembangan kompetensi dan kapabilitas laboratorium pangan dalam menghadapi tantangan global

Laboratorium Rujukan dan Unggulan di Badan POM RI LABORATORIUM PENGUJIAN YANG BERTUGAS MENGEVALUASI DAN/ATAU MENGUJI SAMPEL RUJUKAN DARI LABORATORIUM BALAI BESAR/ BALAI POM LAIN UNTUK PENEGASAN HASIL PENGUJIAN DALAM RANGKA FUNGSI PENGAWASAN SESUAI KETENTUAN YANG BERLAKU. Laboratorium Unggulan MERUPAKAN LABORATORIUM YANG MEMPUNYAI KEUNGGULAN KAPABILITAS DAN KOMPETENSI DALAM PENGUJIAN PARAMETER TERTENTU YANG SPESIFIK DAN TERAKREDITASI. Laboratorium Rutin LABORATORIUM PENGUJIAN YANG MAMPU MELAKUKAN PENGUJIAN DALAM RANGKA PENGAWASAN KEAMANAN PRODUK OBAT DAN M AKANAN BERDASARKAN RISK ANALISIS (PRIORITAS SAMPLING).

Global Laboratory Networking LAB TOP REFFERAL R LABORATORIUM RUTIN LABORATORIUM RUJUKAN Cluster Laboratorium U LABORATORIUM UNGGULAN Improved National Laboratory Networking (BPOM RI)

LABORATORIUM BALAI BESAR POM SEBAGAI LABORATORIUM RUJUKAN DAN UNGGULAN (BB/BPOM), Keputusan Kepala BPOM RI No. HK. 04.1.71.02.14.0931 Tahun 2014 NO LINGKUP PENGUJIAN LABORATORIUM BALAI BESAR POM SEBAGAI LABORATORIUM RUJUKAN WILAYAH BARAT WILAYAH TENGAH WILAYAH TIMUR 1. DISOLUSI BANDUNG BANJARMASIN MAKASSAR 2. IDENTIFIKASI BKO DALAM PRODUK OT BANDAR LAMPUNG SEMARANG MATARAM 3. IDENTIFIKASI BAHAN BERBAHAYA DALAM KOSMETIK JAKARTA PONTIANAK SURABAYA 4. BTP (PENGAWET DAN PEMANIS) MEDAN 5. CEMARAN LOGAM DAN MINERAL 6. STERILITAS 7. ENDOTOKSIN (METODE LAL)

LABORATORIUM BALAI BESAR POM SEBAGAI LABORATORIUM UNGGULAN LABORATORIUM RUJUKAN DAN UNGGULAN (BB/BPOM), Keputusan Kepala BPOM RI No. HK. 04.1.71.02.14.0931 Tahun 2014 NO LINGKUP PENGUJIAN LABORATORIUM BALAI BESAR POM SEBAGAI LABORATORIUM UNGGULAN WILAYAH BARAT WILAYAH TENGAH WILAYAH TIMUR 1. Biologi Molekuler Banda Aceh Mataram Makassar 2 Pembuatan Baku pembanding Yogyakarta 3 Kalibrasi Surabaya 4 Rokok Surabaya, Semarang 5 Identifikasi Narkotik dan Psikotropika Denpasar 6 Ganja

WILAYAH RUJUKAN/ACUAN B/BPOM (2015) No Balai Besar/Balai POM Wilayah Barat Wilayah Tengah Wilayah Timur 1 Banda Aceh Pontianak Mataram 2 Medan Banjarmasin Gorontalo 3 Padang Samarinda Ambon 4 Pekan Baru Palangkaraya Jayapura 5 Bengkulu DKI Jakarta Makassar 6 Jambi Bandung Palu 7 Palembang Yogyakarta Kendari 8 Bandar Lampung Semarang Manokwari 9 Batam Surabaya Kupang 10 Pangkal Pinang Denpasar Sofifi 11 Serang Manado Mamuju

Program Penetapan laboratorium unggulan Balai (Pangan) dan kegiatan NFRLs (2015 – 2017) No Laboratorium Unggulan /regional 2015 2016 2017 1 Mikotoksin ditetapkan Penyelengaaran UP Penyelengaraan Pelatihan Teknis 2 Residu Pestisida - ditetapkan, Partisipasi UP AFRL Penyelenggaraan pelatihan UP (provider) 3 Kemasan Pangan penyelengaraan pelatihan Penyelengaraan UP 4 Residu Obat Hewan (Veterinary drug residue) Penyelengaraan Pelatihan UP (provider) 5 Kontaminan Lingkungan Partisipasi training AFRL Partisipasi UP AFRL Legalisasi BB/BBPOM sebagai laboratorium unggulan pangan baru melalui penerbitan SK Kepala Badan POM RI Penyelengaraan UP dan Training dilaksanakan di PPOMN (NFRLs)

Pengembangan Sistem Jejaring Laboratorium Pengujian Pangan ASEAN yang terintegrasi (AFRL-NFRL-FL) Tindaklanjut hasil pertemuan ASEAN (2014): Workshop on the Establishment and Operations of the ASEAN Food Testing Reference Laboratories’ (AFRL) Network, 26 – 27 February 2014, Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam. (ASEAN Regional Integration support from the EU) The 4th Meeting of The ASEAN Food Testing Laboratories Committee, Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam, 28 Feb- 1 Maret, 2014 .

Fungsi AFRL & NFRL Fungsi AFRL dan NFRL hampir sama, perbedaan lingkup kerja dan koordinasi: 1. ASEAN  AFRL 2. Nasional  NFRL Tugas - fungsi AFRLs : 1. Menyelenggarakan program UP NFRL  berkoordinasi dg AFRL 2. Menyelenggarakan program Training 3. Pengembangan Metode Analisis dan Seleksi metode 4. Sebagai sumber Informasi terkait BBP dan hal2 permasalahan teknis sesuai keahlian.laboratorium. 5. Jejaring laboratorium

Laboratorium Rujukan/Acuan ASEAN dan Rencana Pembentukan Laboratorium Rujukan Nasional (Indonesia) LINGKUP PARAMETER ASEAN INDONESIAN /NATIONAL REFERENCE LAB Logam Berat Thailand PPOMN (pangan olahan), BBIA (bahan baku dan bahan antara) Mycotoxin Singapore Residu Pestisida PMB, PPOMN (pangan olahan), Kementan ? GMO Malaysia PPOMN Residu Obat Hewan BBPMSOH ( segar), PPOMN (pangan olahan) Mikrobiologi Vietnam PPOMN (pangan non ikan segar), BUSKIPM (ikan segar) BTP Indonesia Food Contact Material PPOMN (di slide), BBKK Environmental Contaminant BBIA, PPOMN , BBTPPI Keterangan : 1. Materi presentasi KLPPI , 20 agustus 2015, hasil rapat JLPPI tgl 8 Sept 2015 dan Kegiatan ASEAN yang melibatkan NFRL pada 2015. 2. Calon NFRL yg di bold diprioritaskan untuk ditetapkan 2014/2015 3. Tulisan merah : usulan baru

PEMETAAN KEMAMPUAN UJI LABORATORIUM PENGUJIAN PANGAN DI BPOM (2015) LINGKUP PENGUJIAN AFRL NFRL (BPOM) Balai Besar/ Balai POM (Regional) Barat Tengah Timur Logam Berat Thailand PPOMN 11 9 Mycotoxin Singapore 6 7 4 Residu Pestisida 3 1 GMO/Biomolekular Malaysia 2 Residu Obat Hewan 5 Mikrobiologi Vietnam BTP Indonesia Food Contact Material Environmental Contaminant - PETA KEMAMPUAN PENGUJIAN BALAI REV 081015_edit terbaru.xlsx

Sistem Integrasi AFRL-NFRL-FL (Indonesia) ??? Model I AFRL NFRL FL FL FL FL FL

Sistem Integrasi AFRL-NFRL-FL (Indonesia) ??? Model II AFRL NFRL Reg FL FL3 Reg FL Reg FL Reg FL FL (Group) FL (Group) FL (Group) FL (Group)

Sistem Integrasi AFRL-NFRL-FL (Indonesia) ??? Model III AFRL1 NFR L1.a NFRL1.b Reg FL Reg FL Reg FL Reg FL FL (Group) FL (Group) FL (Group) FL (Group)

Sistem Integrasi AFRL-NFRL-FL (Indonesia) ??? Model IV ??

Usulan BPOM terkait JLPPI (Oktober 2015) I. POOL EXPERT UNTUK JLPPI Rekap CV Expert usulan BADAN POM.xlsx II. Draft PLAN OF ACTION KEGIATAN JLPPI PERIODE 2016-2017 POA kegiatan JLPPI 2016-2017.docx III. MODEL INTEGRASI AFRL-NFRL-FL (Indonesia) Model 1, 2 dan 3 atau kombinasi 2-3 (sesuai hasil kesepakatan rapat koordinasi JLPPI.

TERIMA KASIH BIDANG PANGAN, PPOMN-BPOM RI Jl . Percetakan Negara No 23 Jakarta Pusat Telp 021 4245075 Fax : 021 4245075, 4201427 Email : panganppomn gmail.com nnemara@yahoo.com