SULIDAR FITRI, M.Sc March 18,2014

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Statistika dan Aplikasi Komputer Sesi 2: Ukuran Sentral dan Persebaran
Advertisements

UKURAN-UKURAN STATISTIK
Jenis Data & Distribusi
STATISTIKA CHATPER 4b (Ukuran Nilai Letak)
BAB V ukuran pemusatan Dipersiapkan oleh : Ely Kurniawati
Oleh Widiyastuti,S.Pd, M.Eng SMA N 3 BOYOLALI
UKURAN PEMUSATAN WAHYU WIDODO. 2 ASSALAAMU ‘ALAIKUM WARAKHMATULLAAHI WABAROKAATUH BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM.
NILAI RATA-RATA (CENTRAL TENDENCY)
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
PENGUKURAN GEJALA PUSAT / NILAI PUSAT/UKURAN RATA-RATA
Ukuran Pemusatan Yeni Puspita, SE., ME.
STATISTIKA CHATPER 5 (SKEWNESS & KURTOSIS)
Ukuran Variasi atau Dispersi
DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI
UKURAN PEMUSATAN WAHYU WIDODO.
UKURAN TENDENSI SENTRAL DAN PENYIMPANGAN
Ukuran Nilai Sentral : Modus dan median.
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : mempunyai kecenderungan memusat
Topik : Menentukan modus dan median pada data Tunggal.
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : mempunyai kecenderungan memusat
Denny Agustiawan JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA STMIK ASIA MALANG
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
Prepared: TOTOK SUBAGYO, ST,MM
HARGA TENGAH (UKURAN PEMUSATAN)
NILAI TENGAH Nilai rata-rata (mean) adalah nilai yang dianggap cukup representatif untuk menggambarkan nilai-nilai yang terdapat dalam suatu data. Nilai.
Oleh: Indah Puspita Sari, M.Pd.
TENDENSI SENTRAL.
Ukuran Gejala Pusat (Central Tendency)
Indikator Kompetensi Dasar :
HARGA-HARGA TENGAH & SIMPANGAN
Metode Penelitian Ilmiah
Lanjut Indikator Kompetensi Dasar :
Gejala Pusat dan Ukuran Letak
STATISTIKA Mean, Median dan Modus.
UKURAN ATAU ANGKA SEBAGAI RINGKASAN DATA
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
Ukuran Nilai Sentral : Modus dan median.
UKURAN VARIASI ATAU DISPERSI (Pengukuran Dispersi)
BAB V ukuran pemusatan Dipersiapkan oleh : Ely Kurniawati
BAB 5 UKURAN NILAI PUSAT.
UKURAN-UKURAN STATISTIK
UKURAN PEMUSATAN.
Ukuran Pemusatan - Data Berkelompok
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
Lanjut Indikator Kompetensi Dasar :
CHAPTER 1 DESKRIPSI DATA
STATISTIKA.
Ukuran Pemusatan Data Lanjut
PEMUSATAN DATA MEDIAN.
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B 2
Analisis Data Statistik Deskriptif
TENDENCY CENTRAL Data Interval.
STATISTIKA DESKRIPTIF
jumlah bilangan-bilangan dibagi oleh banyaknya bilangan.
Analisis Data Statistik Deskriptif
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
Ukuran Pemusatan Data Choirudin, M.Pd
UKURAN SENTRAL TENDENSI
SQC 2- Statistik Deskriptif
Ukuran Pemusatan Data Choirudin, M.Pd
VI. UKURAN PEMUSATAN UKURAN PEMUSATAN ADALAH SUATU UKURAN YANG MEMPUNYAI KECENDERUNGAN MEMUSAT ARTINYA CENDERUNG BERADA DI TENGAH-TENGAH DARI KELOMPOK.
CHAPTER 1 DESKRIPSI DATA
STATISTIKA OLEH: Risa Umami, M.Sc.
CHAPTER 1 DESKRIPSI DATA
UKURAN PEMUSATAN ( Median, dan Modus)
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) :
Probabilitas dan Statistika
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
NILAI RATA-RATA (CENTRAL TENDENCY)
OLEH : SITTI HAWA, ST, MPW.  Ukuran pemusatan atau disebut rata – rata adalah menunjukan dimana suatu data memusat atau suatu kumpulan pengamatan memusat.
Transcript presentasi:

SULIDAR FITRI, M.Sc March 18,2014 STATISTIKA CHATPER 3 (Perhitungan kecenderungan gejala pusat (Central tendency) – data acak & berkelompok) 3-1 Mean 3-2 Median 3-3 Modus SULIDAR FITRI, M.Sc March 18,2014 STMIK AMIKOM Yogyakarta

Rerata Hitung (arithmetic mean) Merupakan nilai rata-rata yang diperoleh dari jumlah semua data dibagi dengan banyaknya data. =Rata –rata populasi =Rata –rata sample

Data Acak dan Data yang dikelompokan Kalau data yang ada sedikit, maka tidak perlu dikelompokan Jika jumlah data banyak, maka dikelompokan disusun dalam distribusi frekuensi Data acak: Data dikelompokan: Data dalam distribusi Frekuensi

Hitunglah mean! Hitunglah mean dari data acak : Hitunglah mean dari data acak apabila salah satu nilai paling kahir diganti dengan nilai data outlier, apa yang berbeda:

Mean = 1, 538 Mean = 8, 205 Perhitungan data acak pertama. Mean: Apabila diganti dengan 1 data outlier: Perbedaan kedua data sangat jauh. Sehingga nilai data outliers sangat mempengaruhi nilai rata-rata. Mean = 1, 538 Mean = 8, 205

Menghitung Mean data Berkelompok Sebanyak 21 orang pekerja dijadikan sampel dan dihitung tinggi badannya. Data tinggi badan dibuat dalam bentuk kelas-kelas interval. Hasil pengukuran tinggi badan adalah sebagai berikut.

Menghitung data kelompok dengan menggunakan titik tengah: = rata-rata hitung data berkelompok fi = frekuensi data kelas ke-i xi = nilai tengah kelas ke-I Proses penghitungan rata-rata dengan menggunakan titik tengah dibantu dengan menggunakan tabel di bawah ini.

Dari table diperoleh: Dengan begitu dapat kita hitung rata-rata data berkelompok sebagai berikut.

Menghitung MEAN dengan menggunakan SIMPANGAN RERATA SEMENTARA: DIMANA

Sebelum menghitung rata-rata data berkelompok menggunakan simpangan rata-rata sementara, kita terlebih dahulu menetapkan rata-rata sementaranya. Misalkan rata-rata sementara yang kita tetapkan adalah 160. Selanjutnya kita bisa membuat tabel penghitungan.

Median (Nilai Tengah) Nilai yang letaknya di tengah atau rata-rata dari dua nilai yang berada di tengah kalau datanya genap Setelah data tersebut diurutkan sesuai dengan besar kecilnya Jika data ganjil: 6, 7, 10, 11, 14 n=5 Cara mencari median= (n+1)/2 = (5+1)/2 =3 Bilangan pada posisi ke-3 =10. Median=10 Jika data genap: 4, 6, 9, 10, 11, 18 n=6 Median= (n+1)/2 = (6+1)/2 =3,5 Median merupakan rata-rata dari bilangan Ke-3 dan ke-4 Median= (9 + 10)/2 = 9,5

Median Data Berkelompok Me = median xii = batas bawah median n = jumlah data fkii = frekuensi kumulatif data di bawah kelas median fi = frekuensi data pada kelas median p = panjang interval kelas Kasus: Sebanyak 26 orang mahasiswa terpilih sebagai sampel dalam penelitian kesehatan di sebuah universitas. Mahasiswa yang terpilih tersebut diukur berat badannya. Hasil pengukuran berat badan disajikan dalam bentuk data berkelompok. Hitung berapa median berat badan mahasiswa!

Data table: Sebelum menggunakan rumus, terlebih dahulu dibuat tabel untuk menghitung frekuensi kumulatif data.

Jumlah data adalah 26, sehingga mediannya terletak di antara data ke 13 dan 14. Data ke-13 dan 14 ini berada pada kelas interval ke-4 (61 – 65). Kelas interval ke-4 ini kita sebut kelas median. Melalui informasi kelas median, bisa kita peroleh batas bawah kelas median sama dengan 60,5. Frekuensi kumulatif sebelum kelas median adalah 9, dan frekuensi kelas median sama dengan 5. Diketahui juga, bahwa panjang kelas sama dengan 5. Masukan dalam rumus median dan hitung!

Median: Secara matematis bisa diringkas sebagai berikut: xii = 60,5 n = 26 fkii = 9 fi = 5 p = 5

MODUS (MODE) Merupakan nilai (sifat) yang banyak terjadi Data kuantitatif = nilai yang paling banyak terjadi Data kualitatif= Sifat yang paling banyak terjadi a data set may have one mode (Uni-modal), two modes (Bimodal), several modes (Multimodal) or no mode at all.

Nilai MODUS data berkelompok Mo = modus b = batas bawah kelas interval dengan frekuensi terbanyak p = panjang kelas interval b1 = frekuensi terbanyak dikurangi frekuensi kelas sebelumnya b2 = frekuensi terbanyak dikurangi frekuensi kelas sesudahnya Kasus Berikut ini adalah nilai statistik mahasiswa jurusan ekonomi sebuah universitas.

Answer modus: Dari tabel di atas, kita bisa mengetahui bahwa modus terletak pada kelas interval keempat (66 – 70) karena kelas tersebut memiliki frekuensi terbanyak yaitu 27. Sebelum menghitung menggunakan rumus modus data berkelompok, terlebih dahulu kita harus mengetahui batas bawah kelas adalah 65,5, frekuensi kelas sebelumnya 14, frekuensi kelas sesudahnya 21. Panjang kelas interval sama dengan 5. Dengan begitu bisa kita menghitung modus nilai statistik mahasiswa sebagai berikut.

Nilai modus nya adalah:

Any Queries ?