Pertemuan 8 Kualitas dan Efisiensi Produksi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Bab 1 Pemasaran Mengatur Hubungan Pelanggan yang Menguntungkan
Advertisements

MANAJEMEN MATERIAL.
Dwi Retno Andriani, SP.,MP
METODA KERJA DAN PRODUKTIVITAS
MANAJEMEN INVENTORY DAN LOGISTIK
Pertemuan 13 Strategi Promosi
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN MUTU Nama : Ririn Hindun M. Karim NIM :
Produksi dan Pengendalian Mutu Diah Priharsari Sistem Fungsional Bisnis PTIIK - Universitas Brawijaya 2013.
Bab 10 Penetapan Harga Produk Memahami dan Menangkap Nilai Pelanggan
BIAYA MUTU ( THE C0ST OF QUALITY) DAN AKUNTANSI UNTUK KEHILANGAN DALAM PROSES PRODUKSI ( ACCOUNTING FOR PRODUCTION LOSSES)    JENIS – JENIS BIAYA MUTU.
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
Analisa kekuatan dan kelemahan perusahaan
Biaya Produksi.
Bab 9 Pengembangan Produk Baru dan Strategi Siklus Hidup Produk
Pembuatan Keputusan Dan Informasi yang Relevan
Diferensiasi Pengertian:
Pertemuan-6 MENGELOLA KUALITAS
MANAJEMEN KUALITAS.
BIAYA KUALITAS 1. WHAT IS QUALITY ?
Pertemuan 5 P.D. Tak Eksak Dieksakkan
Pertemuan 11 Strategi Produk dan Penentuan Harga
Pertemuan 13 Strategi Produk dan Jasa
Pertemuan 18 Pendugaan Parameter
PERTAMUAN 6 DAN 7 hal 275 Hansen/Mowen
Andrian Noviardy,SE.,M.Si.
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS
Copy Right 2005Bab 2 Hal 1 Sistem Informasi Manajemen Bab 2 Teknologi Informasi Dalam Perdagangan Jaringan Elektronik (E-Commerce)
Diagram Keputusan.
Nama Kelompok : Ferdina ( ) Peggy Valencya ( )
1.2 Identifikasi Masalah dan Perumusan Masalah
PENDANAAN AKTIVA LANCAR
STRATEGI HARGA.
Dasar-dasar Ilmu Ekonomi
PRODUKSI DAN BIAYA JANGKA PENDEK
Fungsi Penerimaan.
TUGAS JURNAL Dhita deliarwan
Tugas Jurnal Setelah UTS Nama: Edgar Suryo Prakoso NPM:
MANAJEMEN PEMASARAN I ( 3 SKS )
PEMASARAN PERTEMUAN 12.
MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Chapter 10 Improving Production Quality and Efficiency Introduction to.
Pertemuan I Operasi dan Produktivitas
Pengantar Produktivitas
Pertemuan 3 Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
DISUSUN OLEH: HESTY UTAMI PRATIWI ( ) ISO 9000: TAHAPAN DALAM TOTAL QUALITY MANAGEMENT UNTUK PERUSAHAAN KONTRUKSI.
Pemasaran untuk Memulai Bisnis
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
Bab XIV PENERAPAN ETIKA PERUSAHAAN DALAM MANAJEMEN MUTU.
Materi – 03 Sistem Kantor.
Meningkatkan Produktivitas dan Mutu
Pertemuan 9 Motivasi Karyawan
KONSEP DASAR ANALISIS BIAYA
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
Matakuliah : J0114 – Manajemen Pemasaran
MANAJEMEN PEMASARAN ( 2 SKS )
IMPLEMENTASI TQM PADA PENDIDIKAN TINGGI
MANAJEMEN PEMASARAN I ( 3 SKS )
Sistem Bisnis Terintegrasi (Integrated Business System)
Memperbaiki Kualitas dan Efisiensi Produksi
Pertemuan 7 Manajemen Produksi
10 Chapter Improving Production Quality and Efficiency Introduction to
BALANCED SCORECARD : KUALITAS, WAKTU, DAN, TEORI KENDALA
MANAJEMEN KUALITAS ISO:9000.
(PODUKSI DAN MANAJEMEN OPERASI)
Toman Sony Tambunan, S.E, M.Si NIP
10 Chapter Improving Production Quality and Efficiency Introduction to
10 Chapter Improving Production Quality and Efficiency Introduction to
MANAJEMEN MUTU DAN AUDIT KEPERAWATAN MARSIANA ANGGRAENI.
BIAYA KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS
MATERI KULIAH MANAJEMEN PEMASARAN. BAB I MENCIPTAKAN NILAI MENCIPTAKAN NILAI DAN DAN KEPUASAN PELANGGAN KEPUASAN PELANGGAN.
Transcript presentasi:

Pertemuan 8 Kualitas dan Efisiensi Produksi Matakuliah : KodJ0712/Pengantar Bisnis Tahun : Tahun 2005 Versi : revisi 1 Pertemuan 8 Kualitas dan Efisiensi Produksi

Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Menguraikan bagaimana metode TQM dapat meningkatkan kualitas produk dan berbagai metode memperbaiki efisiensi produksi.

Outline Materi Materi 1.Memperbaiki kualitas produksi dengan TQM. Materi 2,Perluasan aplikasi kualitas. Materi 3.Penilaian kualitas layanan. Materi 4.Standar kualitas global. Materi 5.Metode meningkatkan efisiensi produksi. Materi 6.Interaksi fungsi-fungsi yang terkait dalam TQM

Kualitas dan Efisiensi Produksi 1. Memperbaiki Kualitas Produksi dengan TQM Konsep TQM : tindakan memantau dan meningkatkan kualitas barang dan jasa yang dihasilkan. Konsep TQM dikembangkan oleh W. Edwars Deming Beberapa panduan kunci dalam memperbaiki kualitas adalah 1. Memperbaiki pendidikan dan pelatihan para manajer dan karyawan agar mereka unggul dalam bidang tugas mereka. 2. Memberanikan karyawan mengambil tanggung jawab dan melaksanakan kepemimpinan. 3. Memotivasi karyawan untuk terus menerus memperbaiki proses produksi. .

Kualitas dan Efisiensi Produksi Penggunaan TQM biasanya mencakup fungsi-fungsi sebagai berikut : a) Menentukan tingkat kualitas yang diinginkan. Kualitas suatu barang dan jasa yang ditentukan oleh tingkat kehandalan (jumlah kerusakan yang rendah), daya tahannya, seberapa mudah digunakan, bagaimana dengan reparasi atau perbaikan dan tingkat harga semua kriteria kualitas produk akan mempengaruhi kepuasan pelanggan. Saat menentukan tingkat kualitas barang dan jasa, maka perusahaan berfokus pada karakteristik kualitas yang diinginkan oleh segmen pasar yang akan dilayaninya.

. b) Mencapai tingkat kualitas yang diinginkan Setelah tingkat kualitas ditetapkan, maka akan dibuat kelompok karyawan yang terlibat dalam proses produksi untuk memberi saran-saran untuk mencegah kemungkinan masalah yang mungkin timbul dalam proses produksi. c) Mengontrol tingkat kualitas ● Kontrol oleh teknologi ● Kontrol oleh karyawan ● Kontrol oleh sistem pengambilan contoh ● Kontrol dengan memantau keluhan ● Kontrol dengan melaksanakan survey ● Mengoreksi defisiensi

Kualitas dan Efisiensi Produksi 2. Perluasan Aplikasi Kualitas Dahulu perusahaan menganggap kualitas hanya pada masalah produk yang dihasilkan, tetapi masa sekarang, kualitas bukan hanya isi produk melainkan pada layanan yang melengkapinya. Oleh karena itu, mengontrol kualitas produk tidak terbatas pada pengujian adanya produk cacat. Survei kepuasan pelanggan sering digunakan untuk menentukan kualitas karena persepsi kualitas perusahaan tidak selalu merefleksikan persepsi pelanggan. 3. Penilaian Kualitas Layanan Amazon.com menghasilkan layanan pelaksanaan pesanan buku, CD dan berbagai produk yang dipesan melaslui internet oleh pelanggan. Kualitas layanan American Airlines dalam bentuk keamanan, sikap pramugari, kenyamanan tempat duduk, dll.

Kualitas dan Efisiensi Produksi 4. Standar Kualitas Global Perusahaan yang melakukan bisnis internasional harus berusaha memenuhi aturan standar kualitas global. Standar ini telah dibakukan oleh Internasional Standars Organization(ISO), yang mempunyai representatif dari berbagai negara. Sebuah publikasi ISO 9000 menspesifikasikan standar-standar kualitas produksi. Standar ISO 14000 berlaku untuk efek lingkungan dari proses produksi. 5. Metode Meningkatkan Efisiensi Produk Efisiensi produksi : Kemampuan menghasilkan produk dengan biaya rendah. Perusahaan dapat menentukan target efisiensi produksi dengan menggunakan sistem bench-marking

. Benchmarking adalah metode mengevaluasi kinerja dengan cara perbandingan pada beberapa tingkat tertentu, biasanya suatu tingkat yang telah dicapai oleh perusahaan lain. Rentangan target : Target-target efisiensi produksi yang tidak dapat dicapai dengan kondisi saat ini. Ada tiga metode untuk meningkatkan efisiensi produksi : a) Teknologi • Otomatisasi Pekerjaan diselesaikan oleh mesin tanpa penggunaan karyawan.

b) Skala ekonomi Jumlah/kualitas yang diproduksi meningkat, sehingga biaya per unit menurun • Biaya tetap Biaya operasi yang tak berubah jika jumlah produksi yang dihasilkan bertambah atau berkurang. Contoh : Biaya sewa pabrik. • Biaya variabel Biaya yang operasi yang bervariasi, berhubungan langsung dengan jumlah produk yang dihasilkan • Titik break – even Kualitas unit yang terjual dimana pendapatan total sama dengan biaya total

Kuantitas Buku yang Diproduksi Biaya Tetap Variabel ($2 per Unit) Total Biaya Rata-rata per Unit 1.000 3.000 5.000 10.000 15.000 20.000 25.000 $ 40.000 $ 2.000 $ 6.000 $ 10.000 $ 20.000 $ 30.000 $ 50.000 $ 42.000 $ 46.000 $ 60.000 $ 70.000 $ 80.000 $ 90.000 $ 42.00 $ 15.33 $ 10.00 $ 6.00 $ 4.67 $ 4.00 $ 3.60

Kuantitas Buku yang Diproduksi Pendapatan Total (= Kuantitas x Harga) Biaya Total Biaya Rata-rata per Unit 1.000 3.000 5.000 10.000 15.000 20.000 25.000 $ 10.000 $ 30.000 $ 50.000 $ 100.000 $ 150.000 $ 200.000 $ 250.000 $ 42.000 $ 46.000 $ 60.000 $ 70.000 $ 80.000 $ 90.000 -$ 32.000 -$ 16.000 $ 0 $ 40.000 $ 120.000 $ 160.000

Restrukturiosasi Revisi dari proses produksi dalam upaya meningkatkan efisiensi, • Re-engineering Rancangan ulang struktur organisasi dan operasi perusahaan - Contoh revisi kecil adalah prosedur yang dipakai untuk menerima pesan lewat telepon. - Contoh revisi besar adalah operasi lini perakitan yang baru untuk produksi perusahaan • Perampingan Suatu pengurangan dalam jumlah karyawan. Perusahaan menentukan berbagai posisi pekerjaan yang dapat di eliminasi tanpa mempengaruhi volume atau kualitas produk yang dihasilkan. Beberapa bentuk perampingan muncul karena teknologi yang digunakan untuk menggantikan sumber daya manusia.

• Anorexia korporat Masalah yang muncul saat perusahaan menjadi terobsesi untuk mengeliminasi komponen mereka yang tidak efisien dan mengakibatkan timbulnya perampingan yang terlalu banyak.

5. Interaksi fungsi-fungsi yang terkait dalam TQM Fungsi Manajemen Memesan bahan baku (Manajemen persediaan) Mencapai produksi yang efisien Memastikan standar produksi Produk dihasilkan dengan baik Mendapat masukan Tentang cara memperbaiki Produk. Fungsi Pemasaran Mencapai penggunaan strategi pemasaran yang efisien Memastikan kepuasan pelanggan Mendapat saran pelanggan untuk perbaikan Produk dipasarkan dan dijual dengan baik

Rangkuman 1. Total quality management biasanya termasuk : • Menentukan tingkat kualitas yang diinginkan, di mana perusahaan mengembangkan suatu standar kualitas yang dapat diukur dan dipantau dalam jangka waktu tertentu; • Mencapai tingkat kualitas yang diinginkan, di mana perusahaan membangun suatu proses produksi yang dapat memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan tersebut; • Mengontrol tingkat kualitas, di mana perusahaan memantau tingkat kualitas pada jangka waktu tertentu dan agar dapat mencapai perbaikan yang berkesinambungan. 2. Metode utama yang digunakan untuk menigkatkan efisiensi produksi adalah; • Teknologi, yang dapat meningkatkan kecepatan proses produksi. • Skala ekonomi, yang mengurangi biaya rata-rata per unit sebagai hasil dari volume produksi yang lebih besar, dan • Restrukturisasi, yang merupakan revisi dari proses produksi agar dapat menurunkan biaya produksi.