STATUS ONTOLOGIS OBJEK ILMU

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh : Abd. Shamad Nur Khalimatus Sa’diyah
Advertisements

“... dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya).”
Alam Semesta (1) Alam semesta ini terdiri dari semua materi termasuk tenaga dan radiasi serta hal yang telah diketahui dan baru dalam tahap percaya bahwa.
I. PENGUKURAN DAN VEKTOR
INTEGRASI ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN Oleh: Asep Solikin Universitas Muhammadiyah Palangkaraya 2015
AQIDAH Mmtc, ‘ 11.
DASAR-DASAR PENDIDIKAN
Agama Islam Pertemuan ke-3.
IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH.
Pendidikan Agama Islam
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
PEMIKIRAN FILSAFAT SUHRAWARDI
Anggota : 1.Puspa Nurmawati Novita Selfiani Muhammad Yusuf efendi Galang Septi Bayu A Vicka Nandhya R
PENGANTAR FILSAFAT Topik 12 FILSAFAT ISLAM.
Keilmuan dari Khazanah Islam. Prof Mulyadhi Kartanegara.
KELOMPOK 2 ANISA KHAFIDA MADINATUL MUNAWAROH NURUL HASANAH
IPBA Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
Oleh: Ahmad Khoeruddin Muhammad Rosyid R. Muhamad Ramdan Rijal Tamami
IBNU ARABI (560 .H/1164 M – 638 H/1240 M) Muhammad Ibn ‘Ali Ibn Muhammad Ibn al-‘Arabi al-Tha’i al-Hatimi.
Devine Revelation menurut Fazlur Rahman Oleh : zainul adzvar Al-Qur ’ an  Verbal (tidak hanya makna dan ide saja)
Athik Dwi Prastiwi D Menurut At-Taftazani, tasawuf falsafi mulai muncul dalam Islam sejak abad keenam Hijriyah. Sejak itu, tasawuf ini terus.
Pemikiran Filsafat Ibnu Rusyd
Welcome in Our Presentation
FILSAFAT MANUSIA TUBUH DAN JIWA.
Kerangka Dasar Agama Islam Dan Ajaran Hukum Islam (Bagian Pertama)
Pemikiran Filsafat Al-Farabi
Pengertian Filsafat Dalam wacana ilmu pengetahuan filsafat adalah merupakan bidang ilmu yang rumit, kompleks dan sulit dipahami secara definitif. Pengetahuan.
Pertemuan ke-3 Filsafat & Pemikiran Ekonomi Islam
Filsafat & Ilmu Pengetahuan
F I L S A F A T Oleh: DEDY WIJAYA KUSUMA, ST., M.Pd.
Filsafat, Ilmu dan Filsafat Ilmu
KONSEP KETUHANAN DALAM ISLAM
Pancasila Sebagai Filsafat
IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH.
Bab 13 Kesimpulan : Evolusi adalah sebuah Kebohongan
Iman Kepada Malaikat Allah
E-Learning Mata Kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika
UNIVERSITAS PAKUAN PROGRAM PASCA SARJANA JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN 2015 Hakikat Ilmu Filsafat Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah : FILSAFAT.
SEJARAH FILSAFAT ILMU.
FILSAFAT ILMU.
FILSAFAT DAN PARADIGMA ILMU
BHP FILSAFAT ILMU KELOMPOK A
Mengidentifikasi Benda-Benda di Sekitar
FILSAFAT MANUSIA TUBUH DAN JIWA.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Filsafat Ilmu Pengetahuan I
PETA KONSEP : TUHAN YANG MAHA ESA DAN KETUHANAN
TUHAN YANG MAHA ESA dan KETUHANAN
Sejarah Filsafat dari Timur
Agama islam Sesi 10 start.
KONSEP DASAR AJARAN ISLAM
KELOMPOK MAYNAR DIAN PRATIWI A WAHYU SETYOPRAMONO A
Paradigma Keilmuan Islam Oleh: Hamid Fahmy Zarkasyi
HUKUM ISLAM Uswatun Hasanah dan Tim
_______ _______ _ _ SITI MARYAM 13.T SUKABUMI, JUNI 2016 _______ _______ _ _ SUKABUMI, JUNI 2016 Salam Inovasi SITI MARYAM 13.T
PENGENALAN FILSAFAT A. Arti Filsafat a. Dari segi etimologi FALSAFAH
CARA BERPIKIR FILSAFAT
KONSEP KETUHANAN DALAM ISLAM
DEFINISI FILSAFAT.
ISLAM DALAM DISIPLIN ILMU
Perkembangan Ilmu Perbintangan
O. Solihin Blog: Akidah Islamiyyah Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang.
AL-’AQIDAH AL-ISLAMIYAH
IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH.
Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan
O. Solihin Blog: Akidah Islamiyyah Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang.
IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH.
MARI BELAJAR FILSAFAT AWALNYA saya penasaran mengapa bangsa Eropa demikian hebat memiliki ilmu pengetahuan hingga akhirnya menguasai dunia. Saya coba membaca.
Apakah benda itu? Dapatkah kamu melihat perbedaannya?. Bagaimana benda dibedakan dengan bukan benda? Apakah cahaya termasuk benda? Bagaimana dengan panas?
Apersepsi 1 MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN WAWASAN SENI KONSEP TINJAUAN,SIKAP, CARA PANDANG YANG DIKOLABORASIKAN DENGAN PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN,TEKNOLOGI,
Transcript presentasi:

STATUS ONTOLOGIS OBJEK ILMU

PENGANTAR Tugas utama sebuah epistemologi adalah menunjukkan bagaimana ilmu itu mungkin secara filosofis. Ilmu: pengetahuan tentang sesuatu sebagaimana adanya. Pengetahuan semacam ini mungkin diperoleh jika status ontologis dari sesuatu yang kita jadikan objek penelitian kita.

HIERARKI WUJUD AL-FARABI Tuhan yang merupakan sebab keberadaan wujud yang lain. Para malaikat yang merupakan wujud-wujud yang sama sekali immateriil. Benda-benda langit atau benda-benda angkasa (celestial). Benda-benda bumi (terrestial).

TUHAN Sebagai Sebab Pertama (al-’illah al’ula). Sebagai sebab pertama, Dia merupakan sebab bagi keberadaan wujud yang lain, termasuk alam materiil ini yang tak lain adalah akibat-akibatnya. Dari sudut ontologis, Tuhan, sebagai Sebab Pertama, akan jauh lebih utama dibandingkan status ontologis alam fisik ini karena sementara Tuhan adalah sebab, sumber atau prinsip, alam materiil ini tak lain adalah akibat atau derivat dari Tuhan.

Status sebab lebih tinggi dibandingkan akibat. Bagi filosof Muslim, sekalipun Tuhan bersifat imateriil, Dia lebih riil dan lebih prinsipiil daripada dunia materiil yang kasatmata. Bagi pemikir Barat sekuler, yang materi yang lebih riil, yang gaib (imateriil) dipandang sebagai ilusi atau delusi.

IBNU SINA Tuhan—Wajib al-Wujud (Wujud Niscaya), sedang alam mumkin al-wujud (wujud yang mungkin/potensial). Alam sangat bergantung keberadaannya pada Wujud Niscaya, dalam arti Wujud Yang Senantiasa Aktual. Tanpa adanya Wujud Yang Senantiasa Aktual, alam sebagai wujud yang mungkin (potensial) akan tetap berada dalam keadaan potensial.

AL-KINDI Tuhan adalah Sang Penggerak Yang Tidak Digerakkan (The Unmoved Mover). Al-Kindi dengan idenya menunjukkan asal-usul gerak alam semesta yang tanpa-Nya tidak tergambar oleh akal, bagaimana alam semesta bisa bergerak. Ide bahwa Tuhan adalah Penggerak berasal dari Aristoteles yang kemudian mempengaruhi banyak filosof Muslim, termasuk Al-Kindi. Dari sini kita bisa mengerti mengapa bagi Al-Kindi, Tuhan lebih riil dan fundamental daripada alam fisik. Karena Tuhan adalah agen (al-fãil) dan alam semesta adalah pasien (al-maf’Ûl).

MALAIKAT Wujud yang sama sekali immaterial—Al-Farabi. Malaikat kadang disebut akal (Al-Farabi dan Ibn Sina), seperti dalam istilah akal aktif (al-’aql al-fa’al) untuk Malaikat Jibril, yang mengadakan kontak dengan para nabi. Kadang disebut cahaya (Al-Suhrawardi), seperti al-nur al-aqrab untuk malaikat pertama yang muncul dengan intensitas cahaya yang—karena dekatnya—hampir sama dengan Tuhan.

Apapun namanya, malaikat itu bersifat immaterial Apapun namanya, malaikat itu bersifat immaterial. Dengan immaterial, berarti bersifat impersonal. Karena bersifat impersonal, malaikat dengan mudah ditukar oleh Suhrawardi dengan cahaya, atau sebaliknya, cahaya dengan malaikat. Malaikat memiliki status ontologis yang lebih tinggi dan riil dibandingkan alam materi karena pengaruhnya yang besar terhadap pembentukan benda-benda fisik, seperti planet dan bumi kita ini. Tanpa tindakan mereka, alam ini tidak terbentuk.

SISTEM FILSAFAT SUHRAWARDI Salah satu jenis malaikat adalah ide-ide platonik.