AKSELERASI.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BAB 7. KURVA NORMAL DAN NILAI STANDAR
Advertisements

PROGRAM AKSELERASI. Implementasi Pelayanan Pendidikan siswa yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa diatur dg. KEPUTUSAN MENTERI P & K No.0489/U/1992.
Kuswanto, Uji Normalitas  Untuk keperluan analisis selanjutnya, dalam statistika induktif harus diketahui model distribusinya  Dalam uji.
Pertemuan 8 Kualitas dan Efisiensi Produksi
STATISTIK DAN PROBABILITAS pertemuan 7 & 8 Oleh : L1153 Halim Agung,S.Kom.
LAYANAN PENDIDIKAN Untuk Peserta Didik Yang Memiliki Potensi Kecerdasan/Bakat Istimewa (Gifted)
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
LANGKAH-LANGKAH PERHITUNGAN IQ TES BINET
Landasan Filosofis dan Alternatif Model Pendidikan Bagi Anak CI-BI, Ravik Karsidi, 29 Desember LANDASAN FILOSOFIS DAN ALTERNATIF MODEL PENDIDIKAN.
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata, Median, Modus Oleh: ENDANG LISTYANI.
1 Diagram berikut menyatakan jenis ekstrakurikuler di suatu SMK yang diikuti oleh 400 siswa. Persentase siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler.
Bab 11A Nonparametrik: Data Frekuensi Bab 11A.
1. = 5 – 12 – 6 = – (1 - - ) X 300 = = = 130.
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Latihan Soal Persamaan Linier Dua Variabel.
LANDASAN FILOSOFIS DAN ALTERNATIF
INTERPRETASI HASIL ASESEMEN TES
Psikologi ANAK BERBAKAT
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
PERSAMAAN AKUNTANSI.
LATIHAN SOAL DATA TUNGGAL
UKURAN PENYEBARAN DATA
METODE Statistika BAB 1. PENDAHULUAN.
Tugas: Power Point Nama : cici indah sari NIM : DOSEN : suartin marzuki.
Diketahui data sisw: 10, 3, 12, 5, 7, 10, 8, 14, 14, 14. a. Berapa rata-ratanya? b. Berapa mediannya? c. Berapa modusnya? Jawab: =
Uji Normalitas.
By : Meiriyama Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Global Informatika Multi Data Palembang.
KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN
Soal Latihan.
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
LANJUTAN SOAL-SOAL LATIHAN DAN JAWABAN PELUANG.
BAB VII TINJAUAN PSIKOLOGIS PENDIDIKAN DI INDONESIA
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
Pertemuan 18 Pendugaan Parameter
Peluang.
Kuliah ke 12 DISTRIBUSI SAMPLING
UJI KOMPETENSI 1.
Pola Bilangan Barisan & Deret GO Oleh: Hananto Wibowo, S. Pd. Si.
DISTRIBUSI NORMAL.
Bakat, Kecerdasan dan kreativitas Peserta Didik
BAHAN KULIAH PENDIDIKAN ANAK BERBAKAT (2)
Materi Pertemuan 4 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
Kedisiplinan Siswa 60 menit (14.45 – 16.00).
ARE YOU READY Latihan Barisan dan Deret START BY: HANANTO WIBOWO, S. Pd. Si Math Teacher of Vocational High School 1 WONOSOBO.
DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRET
MASA ANAK SEKOLAH Materi Pertemuan 2. Masa anak sekolah (6 – 12 tahun) Keterampilan yang diperlukan pada masa anak sekolah (Hurlock dalam Munandar, 1999):
Materi Pertemuan 3 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
ANAK BERKELAINAN AKADEMIK
Dasar-dasar Ilmu Ekonomi
By Siti Maesyaroh Definisi Akselerasi Dasar Hukum Syarat Akseleran Tujuan Kelebihan Kelemahan Peran BK 1.
Program Akselerasi Oleh: Zulfikar Yusuf Amirullah K
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
PRODUKSI DAN BIAYA JANGKA PENDEK
PENGUKURAN KECERDASAN, BAKAT, DAN MINAT PESERTA DIDIK
Manajemen & Pengelolaan
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
Materi Pertemuan 8 Peran Pendidik dalam Memupuk Bakat dan Kreativitas Anak Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
ESTY ARYANI SAFITHRY, M.PSI, PSI
KRITERIA KESULITAN BELAJAR MACAM-MACAM KESULLITAN BELAJAR
BAB III KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU DAN ANTISIPASI PENDIDIKAN
PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF,KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN
Definisi Anak Berbakat
PANDUAN Analisis Potensi Siswa
Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi
ANAK LAMBAN BELAJAR (SLOW LEARNER) Dyah Ayu Tri Permanasari
KONSEP RENZULI.
PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF,KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN
Psikologi Pendidikan : Pertemuan ke - 6
KONSEP RENZULI.
Transcript presentasi:

AKSELERASI

DEFINISI AKSELERASI SERVICE DELIVERY CURRICULUM DELIVERY

PANDUAN PENYELENGGARAAN EVALUASI PSIKOLOGIK IQ DIATAS 130 BEBAS DARI PROBLEM EMOSIONAL FISIK SEHAT TIDAK ADA TEKANAN DARI ORTU GURU POSITIF TERHADAP SISWA AWAL TAHUN AJARAN BARU MASA PERCOBAAN 6 MINGGU

MANFAAT AKSELERASI MENINGKATKAN EFISIENSI MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGHARGAAN MENINGKATKAN WAKTU UNTUK KARIER MEMBUKA SISWA KELOMPOK BARU EKONOMIS

KELEMAHAN SEGI AKADEMIK SEGI PENYESUAIAN SOSIAL BERKURANG KESEMPATAN EXCUL PENYESUAIAN EMOSIONAL

MACAM AKSELERASI EARLY ENTRANCE GRADE SKIPPING CONTINOUS PROGRESS SELF-PACED INSTRUCTION SUBJECT-MATTER ACCELERATION CURRICULUM COMPACTING TELESCOPING CURRICULUM MENTORSHIP

EXTRACURRICULAR PROGRAMS CONCURRENT ENROLLMENT ADVANCED PLACEMENT CREDIT BY EXAMINATION CORRESPONDENCE COURSE

ASPEK LEGAL UU SISDIKNAS No.2 Tahun 1989 Pasal 24 PP No.28 Tahun 1990 ttg Dikdas Kepmendiknas No.0487/U/1992 utk Sekolah Dasar. Kepmendiknas No.054/U/1993 utk SLTP PP No.29 Tahun 1990 ttg SMU. Kepmendiknas No.0489/U/1992 utk SMU

BERAPA PERSENKAH ANAK YANG MEMILIKI KEBERBAKATAN? FLIEGLER & BISH (1959): GIFTED 15 - 20% DALAM BIDANG KHUSUS SEPERTI SAINS DEHAAN DAN HAVIGHURST (1961) GIFTED 10% - 20%.

SOSIAL EKONOMI DAN IQ GALAGHER (1959) KEBANYAKAN ANAK BERBAKAT INTELEKTUAL BERASAL DARI KELUARGA DENGAN GOLONGAN SOSIAL EKONOMI ATAS. SKOR IQ PRESENTASE SOSIAL EKONOMI SEDANG SOSIAL EKONOMI ATAS 115+ 120+ 125+ 130+ 140+ 16-20 10-12 5-7 2-4 0-1 46-50 30-40 15-20 6-12 2-3

PERSENTASE DAN FREKUENSI IQ STANFORD -BINET PERSENTASE ACAK BERDASARKAN POPULASI SEKOLAH PERKIRAAN 115+ 120+ 125+ 130+ 140+ 150+ 160+ 165+ 17.4% 10.6% 5.0% 3.1% 0.6% 0.1% 0.003% 0.00003% 1 DALAM 6 POPULASI SISWA 1 DALAM 9 POPULASI SISWA 1 DALAM 17 POPULASI SISWA 1 DALAM 32 POPULASI SISWA 1 DALAM 167 POPULASI SISWA 1 DALAM 11.000 POPULASI SISWA 1 DALAM 33.300 POPULASI SISWA 1 DALAM 3.330.000 POPULASI SISWA

KLASIFIKASI INTELEGENSI SKALA WECHSLER IQ KLASIFIKASI INTELEGENSI PERSENTASE KURVA NORMAL AKTUAL SAMPEL DI ATAS 130 120-129 110-119 90-109 80-89 70-79 DI BAWAH 69 SANGAT CERDAS CERDAS DI ATAS RATA-RATA RATA-RATA DI BAWAH RATA-RATA PERBATASAN KETERBELAKANGAN MENTAL 2.2% 6.7% 16.1% 50% 2.3% 7.4% 16.5% 49.4% 16.2% 6.0%

KEDUDUKAN ANAK BERBAKAT INTELEKTUAL DALAM KURVA NORMAL :

ASPEK PENILAIAN KEMAMPUAN UMUM KREATIVITAS PENGIKATAN DIRI TERHADAP TUGAS

KONSEPSI KEBERBAKATAN

ASPEK KECERDASAN Kemampuan penalaran verbal Kemampuan penalaran non verbal Kemampuan numerik Kemampuan abstraksi Daya ingat Luas minat

ASPEK KREATIVITAS Kelancaran Keluwesan Orisinalitas Elaborasi Keterbukaan terhadap pengalaman Penerimaan terhadap sesuatu yang baru dan berbeda Spekulatif Rasa ingin tahu Berpetualang Kemandirian

ASPEK TASK COMMITMENT Ketekunan Keuletan Kegigihan Kerja keras Persistensi Kerajinan Pantan menyerah Motivasi internal Antusiasme Determinasi Goal Antimalas

KESIMPULAN DAN SARAN KATAGORI I : DITERIMA KATAGORI II : DIPERTIMBANGKAN KATAGORI III : DITOLAK KATAGORI I : DITERIMA KATAGORI II : DIPERTIMBANGKAN KATAGORI III : DITOLAK

TRIAL PERIODE KATAGORI I – DITERIMA MELIHAT KECOCOKAN UNTUK TERUS DALAM PROGRAM AKSELERASI KATAKGORI II - DIPERTIMBANGKAN MEMPERBAIKI SKOR NON INTELEKTUAL

ACCELERATED LEARNER Lebih mampu menguasai dan mengintegrasikan bahan-bahan pelajaran yang kompleks Mampu belajar dan mengingat kembali sejumlah besar informasi dengan cepat Disebut sebagai high achievers/memiliki high achievement expectations Berdisiplin tinggi Selalu sukses untuk tugas-tugas yang melibatkan analisis logis Cenderung lebih immatur secara sosial

ENRICHED LEARNER Secara internal termotivasi, rasa ingin tahu besar Terdorong untuk melakukan eksplorasi dan eksperimen Tidak akan pernah akan berada pada posisi peringkat atas dlm performansi akademik/tidak menaruh perhatian pada achievement Lebih imajinatif Membutuhkan guru yang sensitif terhadap adanya perasaan frustrasi, kebernafsuan, antusiasme, idealism, kemarahan, & keputusasaan Emosional tinggi

TERIMA KASIH