QUIS MATEMATIKA BISNIS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kelas XII SMA Titian Teras Jambi
Advertisements

BUNGA VALUATION T E O R I TINGKAT MATEMATIKA BISNIS 1 tahun
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Tiada banyak yang dapat aku berikan bagi dunia pendidikan ini.
Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Aritmatika sosial Kelas VII SM 2 kurikulum 2013
Klik Go untuk option yang diinginkan
DERET Cherrya Dhia Wenny, S.E..
BAB 4 DERET Kuliah ke 2.
BABAK FINAL KOMPETISI MATEMATIKA SOAL REBUTAN (20 POIN)
Bentuk Pangkat Kelas X semester 1 Penyusun : WAWAN QOMARUDDIN, S.Pd
PROGRAM LINEAR.
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
LATIHAN SOAL-SOAL 1. Himpunan 2. Aritmatika Sosial 3. Persamaan GL.
BAHAN AJAR TEORI BILANGAN
Barisan & deret Segaf, SE.MSc. Mathematical Economics
KETAKSAMAAN DAN NILAI MUTLAK
MATHEMATICS FOR BUSINESS
Assalamu alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh. Oleh : Rizkha sefril ery p ( ) Sarwo edy wibowo ( )
DERET HITUNG & DERET UKUR
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
Aljabar dan Penerapannya
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
SRI NURMI LUBIS, S.Si.
 Mahasiswa dapat menyelesaikan ketiga deret tersebut.
BAB 8 FUNGSI, PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LOGARITMA HOME NEXT.
TURUNAN DIFERENSIAL Pertemuan ke
PERSAMAAN AKUNTANSI.
Perluasan permutasi dan kombinasi
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
MATEMATIKA EKONOMI Bagian 1 - Deret
Induksi Matematik TIN2204 Struktur Diskrit.
Aritmatika Sosial KSM Kiat Sukses Matematika Menuju Ujian Nasional.
Persamaan Linier dua Variabel.
Diskripsi Mata Kuliah Memberikan gambaran dan dasar-dasar pengertian serta pola pikir yang logis sehubungan dengan barisan dan deret bilangan yang tersusun.
Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat
PENERAPAN DERET DALAM BIDANG EKONOMI
Induksi Matematika Materi Matematika Diskrit.
Logaritma & Deret (point 1)
Tim Matematika Diskrit
Pertemuan ke 9.
Meningkatkan Pendapatan Anda
Sistem Persamaan Linier dan kuadrat
PANGKAT, AKAR, LOGARITMA, BANJAR dan DERET
Himpunan Pertemuan Minggu 1.
Persamaan Linier Satu Variabel ( PLSV )
BAB XII PROBABILITAS (Aturan Dasar Probabilitas) (Pertemuan ke-27)
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
LOGARITMA alog b = x  b = ax.
Penerapan Barisan dan Deret
MATEMATIKA BISNIS HIMPUNAN.
PENERAPAN EKONOMI Fungsi linear sangat lazim diterapkan dalam ilmu ekonomi, baik dalam pembahasan ekonomi mikro maupun makro. Dua variabel ekonomi maupun.
Matrikulasi Matematika
Outline Definisi Prinsip Induksi Sederhana
OLEH Fattaku Rohman,S.PD
Pangkat, Akar dan Logaritma
Fungsi Eksponensial, Logaritma & Invers
PANGKAT AKAR DAN LOGARITMA
PENDAHULUAN.
Persamaan Linear Satu Variabel
LOGARITMA.
MATEMATIKA DERET HITUNG DAN DERET UKUR.
Pangkat, Akar dan Logaritma
PANGKAT, AKAR LOGARITMA
DERET & PENERAPANNYA Jaka Wijaya Kusuma M.Pd Matematika Ekonomi.
KELAS X PROK.TEKNOLOGI KOMPUTER & INFORMASI
Algoritma Divide and Conquer
Pangkat, Akar dan Logaritma
BAB 1 Bentuk Pangkat, Akar, dan Logaritma
DERET HITUNG DAN DERET UKUR By: Megawati Syahril, MBA, SE.
Transcript presentasi:

QUIS MATEMATIKA BISNIS   I. MATERI HIMPUNAN (SKOR 25%) Diketahui himpunan A dan B A = {xx adalah bilangan bulat positif lebih kecil dari 10} B = {xx adalah bilangan ganjil positif lebih kecil dari 12} Tentukan dan gambarkan: A  B A  BC II. MATERI PANGKAT, AKAR DAN LOGARITMA(SKOR 25%) Dengan melogaritmakan kedua ruas, hitunglah x untuk: 4x+2 = 1024 Selesaikan x untuk: log (3x + 52) =2

III. MATERI DERET DAN PENERAPANNYA(SKOR 25%) Perusahaan genteng “Laguna” menghasilkan 10.000 buah genteng keramik pada bulan pertama produksinya. Dengan penambahan tenaga kerja dan peningkatan produktivitas, perusahaan mampu menambah produksinya sebanyak 3.000 buah setiap bulan. Jika perkembangan produksinya konstan berapa buah genteng keramik yang dihasilkannya pada bulan sembilan ? Berapa buah yang telah dihasilkan sampai dengan bulan tersebut ?   IV. FUNGSI DAN PENERAPANNYA (SKOR 25%) Bentuklah persamaan anggaran seorang konsumen untuk barang X dan barang Y, apabila pendapatan yang disediakannya sebesar Rp150,000,-sedangkan harga barang Y dan X masing-masing Rp500,- dan Rp 2,000,- per unit. Jika semua pendapatan diasumsikan semuanya dibelanjakan barang X , berapa berapa banyak jumlahnya? Berapa unit Y dapat dibeli bila ia hanya membeli 50 unit X?

I. MATERI HIMPUNAN A = {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9} B = {1,3,5,7,9,11} A  BC = {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9} – {0,2,4,6,8} = {1,3,5,7,9} 11 1 3 5 7 9 2 4 6 8 A B S S A B 9 2 1 8 3 11 5 4 7 6 A  BC A  B

MATERI PANGKAT, AKAR & LOGARITMA 4Log 4x+2 = 4Log 45 X+2 = 5 X = 5-2 = 3 Log (3x + 52) =2 Log (3x + 52) = Log 102 3x + 52 = 100 3x = 100 – 52 x = 48/3 = 16

III. MATERI DERET DAN PENERAPANNYA b = 3.000 n = 9 S9 = 10.000 + (9 – 1) 3.000 = 34.000 J9 = 9/2 (10.000 + 34.000) = 198.000 FUNGSI DAN PENERAPANNYA M = xPx + yP 150.000 = x(2000) + y(500) 150.000 = 2000x + 500y Jika y = 0, maka jumlah barang X: 150.000 = 2000x + 500 (0) 2000x = 150.000 x = 150.000/2000 = 75 Jika x = 500, maka jumlah barang y: 150.000 = 2000 (50) + 500y 500y = 150.000 – 100.000 500y = 50.000 y = 50.000/500 = 100