Penerapan Kemelekan Informasi di British International School, Jakarta

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kerangka Kerja Kompetensi TIK untuk Guru
Advertisements

Layanan Perpustakaan Khusus: Hak Akses untuk Disabilitas
AT AIRLANGGA UNIVERSITY SCHOOL OF MEDICINE MIS-ICT management 9/10/2007.
1 Pemanfaatan Media Video dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Diklat Calon Widyaiswara Pusdiklat Tenaga Teknis Keagamaan December 2 nd, 2008.
Assalamu'alaikum....
BAHAN AJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS
Information literacy Sulistyo-Basuki.
Dr. H. Ridwan Mansyur, SH.MH
Metodologi Pembelajaran
JUKNIS ANALISIS SATUAN PENDIDIKAN
PENILAIAN KINERJA GURU
PROGRAM Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Disampaikan pada Sarasehan Pembina Kemahasiswaan,
Pengantar Teknologi Komputer & Informatika
Prof. Fuad Abdul Hamied, Ph.D
Kegunaan Web Bagi Pendidikan
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
Soft Skills Soegiono Santoso Workshop 2009 Frankfurt am Main,
Integrasi literasi Informasi (LI) dan teknologi informasi (TI)
LITERASI INFORMASI Pelatihan Literasi Informasi
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR.
Perumahan Bumi Panggugah-Ciomas
Arini Dewi Muchtaram ()
PENILAIAN KINERJA GURU (Teacher Performance Appraisal)
Sistem Informasi Strategis
RENCANA STRATEGIS LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEPADA MASYARKAT
Tugas keprofesian untuk Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Adriy.weebly.com.
PENINGKATAN MUTU & DAYA SAING PT I & K 1. 2 Misi Perguruan Tinggi (PP No 60 tahun 1999 Pasal 2) Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang.
BUDAYA SEKOLAH.
SOSIALISASI e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI
Prinsip dan Jenis Kegiatan Pengembangan
MEKANISME KERJA PPL FAKULTAS DEKANAT 5 JURUSAN PKPP SENAT FAKULTAS
DESKOMVIS 4 Kode : DVK 314 Bobot : 2 SKS Dosen : 5787 – Teguh Imanto Diskripsi Matakuliah Daftar Pustaka / Referensi Penilaian Perkuliahan Topik Perkuliahan.
11 April 2015Program Diploma III Perpustakaan April 2015Program Diploma III Perpustakaan 2.
M. TAUFIK AUNILLAH, Kontribusi Penggunaan Media Film Dokumenter Dalam Pembelajaran Geografi Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA.
AYU PUSPITASARI, AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA PENERAPAN METODE DISKUSI DI SMP NEGERI 12 SEMARANG.
PEMAKAIAN STANDARD LITERASI INFORMASI
EMPOWERING 8 SEBAGAI SALAH SATU MODEL INFORMASI LITERASI.
Dipresentasikan pada acara
Pembelajar pada Kappa Sigma Kappa INDONESIA
Pertemuan II Etika Komputer: Sejarah dan Perkembangannya
MAKUL : MBS 2 sks Dr. Ratnawati Susanto, M.M.,M.Pd
THE FUTURE OF THE MLS RETHINKING LIBRARIAN EDUCATION
PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR
KURIKULUM Sistem Informasi
C.1.3b PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DALAM KURIKULUM 2013 Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Rayon 110 Universitas Pendidikan.
DEFINISI, FUNGSI, DAN SEJARAH KURIKULUM Erie Agusta, M.Pd.
ANALISIS KOLEKSI (EVALUASI DAN PENGKAJIAN)
PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIASI
Penilaian untuk pembelajaran Abad 21
BY LESSON STUDY BY
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
Librarian competence Riski Tri W (A2D009047)
Pertemuan II Etika Komputer: Sejarah dan Perkembangannya
STANDAR PENJAMINAN MUTU PMRI
ICT for Education.
Penggunaan Dimensi Belajar
Bambang Wispriyono Luki Wijayanti
MENUMBUHKEMBANGKAN DAN MEMBUDAYAKAN LITERASI DI INDONESIA
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DIGITAL
Luki-Wijayanti Profesi pustakawan perpustakaan perguruan: reengineering (Penataan ulang) dengan sertifikasi dan uji kompetensi Luki-Wijayanti.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
MENDAYAGUNAKAN TURNITIN DALAM PENULISAN ILMIAH
PENDAHULUAN LITERASI INFORMASI
Universitas sahid jakarta
KETERAMPILAN YANG HARUS DIMILIKI OLEH GURU DAN SISWA DALAM MENGHADAPI ABAD 21 OLEH: 1. Matius Daryono Sari Juwitaningsih
Transcript presentasi:

Penerapan Kemelekan Informasi di British International School, Jakarta Hanna Latuputty – George, S.S Senior Librarian, The British International School, Ketua APISI 2006-2009 APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Kemelekan Informasi - Pembukaan Perubahan teknologi dan pertambahan informasi yang berlipat – lipat (ledakan informasi) Kemelekan informasi mencakup informasi dalam beragam bentuk. Informasi dapat berupa orang lain, buku atau majalah, e-book yang diakses lewat komputer, atau dari media lain seperti : film, video, DVD, radio, televisi, dll. Keberbagaian informasi tadi diterima oleh tiap orang dengan kondisi unfiltered Terciptalah tantangan bagi tiap orang untuk mengevaluasi informasi yang mereka terima untuk mewujudkan masyarakat yang berinformasi. APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Definisi US National Commision on Library and Information Science, 2003: Kemelekan informasi mencakup pengetahuan dari kepentingan dan kebutuhan informasi seseorang Dan Kemampuan untuk mengidentifikasi, menemukan, mengevaluasi, mengatur, dan secara efektif menciptakan, memanfaatkan dan mengkomunikasikan informasi untuk menyelesaikan suatu masalah yang sedang dihadapi. Kemelekan informasi adalah sebuah prasyarat untuk berpartisipasi aktif dalam Masyarakat Informasi dan sebagai bagian dari hak asasi manusia yang mendasar untuk pembelajaran seumur hidup APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Definisi - lanjutan Kemelekan informasi adalah sebuah pemahaman dan seperangkat kemampuan yang memungkinkan seseorang untuk TAHU kapan informasi itu dibutuhkan dan mempunyai kapasitas untuk MENEMUKAN, MENGEVALUASI, dan MENGGUNAKAN secara efektif informasi yang dibutuhkan itu. (Council of Australian University Librarians 2004) APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Definisi - lanjutan Di Amerika dan Australia: Untuk menjadi melek informasi, seseorang harus dapat mengenali KAPAN informasi itu diperlukan dan memiliki kemampuan untuk MENEMUKAN, MENGEVALUASI, dan MEMANFAATKAN secara efektif informasi yang dibutuhkan tersebut. (American Library Association 1998) APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Jadi…..kemelekan informasi adalah… Solusi / Jalan keluar Mengkomunikasikan Menggunakan Menciptakan Ketrampilan Menyusun Mengevaluasi masalah Menemukan Mengidentifikasi APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Mengapa kemelekan informasi itu penting bagi siswa (dan mahasiswa)? * Masyarakat informasi * Hak asasi manusia yg mendasar utk pembelajaran seumur hidup * Kemandirian dan kedewasaan * Tantangan perubahan jaman * Pembelajaran seumur hidup * Warga negara yang bertanggung jawab APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Kemelekan informasi vs Teknologi informasi Literasi informasi Literasi teknologi Literasi komputer APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Orang yang melek informasi adalah: Mereka yang sudah belajar bagaimana caranya belajar Mereka berpikir kritis dan bersikap etis terhadap informasi yang dimilikinya Menjadikan kegiatan belajar menjadi sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari kehidupannya APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

The British International School APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Profil perpustakaan secondary BIS: Koleksi Staff Kurikulum: Nasional kurikulum UK, I/GCSE,IB DP Clients: Siswa: year 7-9 (KS 3);year 10-11(KS4);years 12-13 (KS 4) Guru: OHT, LHT SMT APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Penerapan LI - 1998: information skills oleh Teacher Librarian Strategi: Pendekatan ke kepala sekolah dan guru-guru: mengundang rapat bersama Kolaborasi guru dan guru pustakawan 2000-2001: vakum – Head of Libraries 2002: Library induction bagi IB 2005: Libraries’ Manager 2006: Ketrampilan kemelekan informasi bagi Year 7 APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Implementation Year 7 Orientation Library Induction (2002) Curriculum Enchancement Day 2006 and 2007 * What happen after that in the high school is less well organised Libraries Manager 2005 APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Year 7 Orientation Introducing staff Introducing the library/map of the library Introducing the collection Introducing the library catalogue Introducing the facilities and rules of the library Quiz APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Stages to Research- 1 1. Choosing a topic 2. Decide on the Research Question you plan to investigate 3. Plan your time 4. Collecting the information 5. Writing up the research APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Stages to Research 2 6. Analysing your data 7. Writing the research: including References and footnotes 8. Completing the bibliography & appendices 9. Writing an abstract 10. Preparing your final copy APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

SCONUL: 7 Pillars of information skills Novice-Advanced beginner-Competent-Proficient-Expert Information literacy Synthesise and create Recognise information need Distinguish ways of addressing gap Construct strategies for locating Locate and access Compare and evaluate Organise, apply, and communicate Basic Library Skills IT Skills APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Aplikasi KI di sekolah Guru Pustakawan Pembelajar seumur hidup Manajemen Sekolah APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia GURU Menciptakan konteks pembelajaran: pengajaran, diskusi, Menciptakan inspirasi untuk mengeksplorasi hal yang belum diketahui Menuntun cara terbaik memenuhi informasi Memantau kemajuan mahasiswa APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Pustakawan Mengkoordinasi pemilihan dan pengevaluasian sumber-sumber intelektual untuk program dan layanan Mengatur dan memelihara koleksi dan akses informasi lain Menyediakan instruksi kepada mahasiswa dan staf dosen yang mencari informasi APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Manajemen sekolah Menciptakan kesempatan kerjasama dan pengembangan profesional bagi para guru, pustakawan dan profesional lain yang menginisiatifkan program kemelekan informasi Mengatur perencanaan dan biaya untuk program-progam tersebut Menyediakan sumber-sumber yang berkelanjutan untuk sustain program tersebut APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Kesimpulan KI merupakan ‘senjata perang’ bagi siswa (dan mahasiswa) di PT dalam menghadapi tantangan lonjakan informasi yang datang bertubi-tubi KI mempersiapkan mahasiswa memasuki era masyarakat berinformasi dan mempersiapkan mereka lebih matang lagi sebagai Pembelajar seumur hidup untuk mencapai kemandirian dan kematangan di tengah masyarakat KI merupakan perangkat utama dalam rangka kemelekan informasi mahasiswa. Ada kerangka kerja yang mendukung penerapannya termasuk literasi teknologi, literasi perpustakaan, literasi komputer Aplikasi KI di sekolah membutuhkan kolaborasi dan kerjasama antara pustakawan, guru dan managemen sekolah. APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Bibliografi Blance Wools, International Workshop on information Literacy, Kuala Lumpur,June 12-17, 2007 Information literacy: definition www.cilip.org.uk/professionalguidance/informationliteracy/definition (diakses: 2 Februari 2007) Information literacy competency standards for higher education. In ACRL Standards and Guidelines. http://www.ala.org/ACRLPrinterTemplate.cfm?Section=acrlstandards&Template=/Conte... (diakses 5 Juni 2007) APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia Profil penulis Hanna Latuputty lahir pada tanggal 2 Juli 1970 di Jakarta. Setamat SMA, ia melanjutkan ke Strata 1 Jurusan Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia. Hanna mulai bekerja sebagai pustakawan sekolah sejak tahun 1994 di The British International School, Jakarta hingga kini. Hanna telah menulis beberapa karya tulis tentang kepustakawanan sekolah dan mempresentasikannya di pertemuan-pertemuan tingkat nasional maupun international, seperti International Association of School Librarianship (IASL) di Dublin (Irlandia) tahun 2004 dan Hongkong tahun 2005 serta International Workshop in Information Literacy Malaysia tahun 2006. Hanna menggagas Pertemuan Informal Pustakawan Sekolah (PIPS) 1 (2005) , 2 (2006) dan 3 (2006). Pada pertemuan PIPS 3 di Bogor tanggal 26 Agustus 2006, bertepatan dengan deklarasi Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia (APISI) www.apisionline.blogspot.com, Hanna terpilih sebagai Ketua Umum periode 2006-2009. Saat ini APISI sedang mempersiapkan sebuah konferensi internasional tentang literasi informasi tahun 2008 yang disponsori oleh International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA) dalam proyek ALP. APISI Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia