SEMINAR PENULISAN ILMIAH

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Dwi Retno Andriani, SP.,MP
Advertisements

PENERAPAN SISTEM ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PERUSAHAAN KHALISH SHOES Jakarta
“ANALISIS BREAK EVEN POINT DALAM PERENCANAAN LABA Herry Pratomo,
ANALISIS for further detail, please visit
Judul Nama / NPM : for further detail, please visit
ANALISIS Michel Oktavianus Steven for further detail, please visit
B E P TITIK PULANG POKOK.
Analisis Biaya-Volume-Laba (CVP) dengan Menggunakan Parameter Ahmad Reza, for further detail, please visit
ANALISIS TITIK IMPAS Kulaih ke - 14.
PADA TOKO ROTI ANNI ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI DASAR PERENCANAAN LABA for further detail, please visit
ANALISIS BIAYA – VOLUME – LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN Winda Armelia
COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS
Analisa Break Even Point (BEP) Sebagai Perencanaan Laba Pada Konveksi HERLIANTA.P for further detail, please visit
ANALISIS TITIK IMPAS PERTEMUAN 13 DAN 14.
Keuangan Bisnis 1 ANALISIS PULANG POKOK ARI DARMAWAN, DR, S.AB, M.AB.
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
ANALISIS TITIK IMPAS.
ANALISIS BREAK EVEN ALK.
CVP Analisis Cost – Volume – Profit Analysis.
PERENCANAAN LABA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LABA:
Sumber : Dionysia Kowanda
Hotel “Citra Yogya” yang memiliki 30 kamar, yang menyajikan laporan laba-rugi untuk tahun 2010 sebagai berikut : Total Per kamar/hari Penjualan Rp
Cost Accounting Materi-6 Variable Costing
Analisis Breakeven Operating Leverage
VARIABEL COSTING SBG ALAT BANTU MANAJEMEN
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP)
Akuntansi Manajemen Nurhasanah, S.E, M.M.
VARIABLE COSTING Penentuan Harga Pokok Variabel
* RETNO B. LESTARI07/16/96 B 6 Perencanaan Laba A B PENGANTAR EKONOMI*
9 Manajemen Keuangan Agribisnis: BREAK EVENT POINT MODUL
Sumber : Dionysia Kowanda
ANALISIS BREAK EVENT POINT DALAM PERENCANAAN LABA PADA Arif Lutfi Mahadi for further detail, please visit
Analisis biaya-volume-laba
Cost-Volume-Profit Analysis
COST, VOLUME AND PROFIT ANALYSIS (ANALISA BIAYA- KUANTITAS-LABA)
COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS
Analisis BEP.
Analisis biaya-volume-laba
PT. NALCO INDONESIA ANALISIS BIAYA VOLUME LABA TERHADAP LABA JANGKA PENDEK for further detail, please visit
Break even point.
COST ACCOUNTING ANALISIS BIAYA VOLUME LABA RETNOSARI, S.Pd.
ANALISIS BREAK EVEN Analisis Pulang Pokok
Bab 10 PENGELOLAAN KEUANGAN.
Analisis CVP.
COST, PROFIT, VOLUME ANALYSIS (1)
Handout Akuntansi Manajemen
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
BREAK EVEN POINT ANALYSIS
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN Tiara Dewi Kencana,
ANALISIS BREAK EVENT POINT
ANALISIS BREAK EVEN ALK.
perencanaan laba: ANALISIS BIAYA – TITIK IMPAS (BEP)
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA
Analisis biaya-volume-laba
Anggaran Variabel 7th Lecture.
Bahan 9 MANAJEMEN KEUANGAN Semester V
Analisis dan Estimasi Biaya
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
ANGGARAN LABA RUGI.
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
BREAK EVEN POINT PERTEMUAN KE -9
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS)
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
BREAK EVEN POINT PERTEMUAN KE -9
Penggunaan Sistim Informasi Akuntansi Untuk Perencanaan Laba.
ANALISIS BREAK EVENT POINT
ANALISIS BREAK EVEN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA AKUNTANSI PADA PT
Transcript presentasi:

SEMINAR PENULISAN ILMIAH ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (CVP) DENGAN MENGGUNAKAN PARAMETER SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA INDUSTRI SANDAL DAN SEPATU CV.PERDANA COLLECTION

ABSTRAKSI Keberhasilan suatu perusahaan pada umumnya dapat dilihat dari laba yang diperoleh oleh perusahaantersebut. Laba sangat dipengaruhi oleh tiga faktor yang saling berkaitan satu sama lain, yaitu biaya produksi, harga jual produk, dan volume penjualan. Biaya menentukan harga jual untuk mencapai tingkat laba yang dikehendaki, harga jual juga mempengaruhi volume penjualan sedangkan penjualan langsung mempengaruhi volume produksi, dan volume produksi mempengaruhi biaya. Peranan analisis biaya-volume-laba merupakan teknik perencanaan laba jangka pendek dan berguna untuk menentukan berapa volume penjualan dan volume produksi minimal yang harus dihasilkan agar tidak menderita kerugian dan mendapatkan laba. Analisis biaya-volume-laba ini digunakan sebagai alat untuk merencanakan kegiatan perusahaan dan untuk mengetahui perkiraan pendapatan yang akan diperoleh, biaya yang harus dikeluarkan pada beberapa tingkat kegiatan serta dapat mempengaruhi perkiraan laba yang akan terjadi pada suatu periode akuntansi. Melalui penulisan ilmiah ini, penulis ingin mengetahui hbungan antara biaya produksi, volume produksi dan laba pada CV. Perdana Collection untuk tahun anggaran 2010 dengan menggunakan beberapa parameter yaitu titik impas, margin of safety, shut-down point dan degree of operating leverage. Dari hasil penulisan ilmiah ini dapat diambil kesimpulan bahwa apabila perusahaan ingin mencapai volume penjualan yang dianggarkan untuk tahun 2010, maka perusahaan harus memperhatikan hasil perhitungan yang telah dilakukan agar perusahaan tidak menderita kerugian.

Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Perkembangan Usaha Kecil Menengah (home industri) dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Diantara industri rumah tangga itu, adalah industri sandal dan sepatu yang ternyata semakin banyak diminati para wirausaha. Hal ini dimungkinkan, karena pesatnya permintaan pasar akan kebutuhan sandal dan sepatu untuk masyarakat. Rumusan dan Batasan Masalah Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian adalah: Apakah perusahaan sudah menggunakan analisis biaya-volume-laba dalam memproyeksikan laba? Bagaimanakah perusahaan melakukan proyeksi produk untuk mendapatkan laba dengan menggunakan analisis biaya-volume-laba? Bagaimana analisis biaya-volume-laba agar perusahaan tidak menderita kerugian dari produk yang ditargetkan? luasnya masalah yang ada mendorong perlunya penulis membatasi masalah yang akan ditulis oleh penulis. Adapun penulis membatasi masa hanya pada produk sandal kulit pada periode tahun 2009 untuk perencanaan tahun 2010.

Data/variable yang digunakan Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah, maka penulisan ini bertujuan : Untuk mengetahui apakah perusahaan sudah menggunakan analisis biaya-volume-laba dalam memproyeksikan laba Untuk mengetahui besarnya proyeksi produk dengan menggunakan parameter dalam analisis biaya-volume-laba. Untuk mengetahui analisis biaya-volume-laba agar perusahaan tidak menderita kerugian dari produk yang ditargetkan Data/variable yang digunakan Penulis menggunakan data: Harga Jual Pokok Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Bahan Baku Biaya Overhead Pabrik Biaya Pemasaran Biaya Administrasi dan Umum Penulis juga menggunakan data listrik tertinggi dan terendah

Alat Analisis Yang Digunakan Dalam penulisan ini alat analisis yang digunakan adalah Impas (Break Even Point), Margin Pengaman Penjualan (Margin Of Safety), Titik Penutupan Usaha (Shut Down Point), Tuasan Operasi (Degree of Operating Leverage) dan metode Cost Provit Volume (CPV) dalam penentuan rencana jangka pendek.

BAB V PENUTUP Kesimpulan   Dari pembahasan yang telah dilakukan oleh penulis diketahui jika CV. Perdana Collection belum menggunakan analisis biaya-volume-laba dalam setiap produksinya. Maka CV. PERDANA COLLECTION perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan sepatu kulit dalam menjalankan usahanya di tahun 2010 akan berada dalam keaadaan Impas saat perusahaan menjual produknya sebanyak 1002 unit atau jika dilihat dalam rupiah maka penjualan akan mencapai impas bila saat menjual Rp 119.238.000. Dalam tahun tersebut penjualan yang dilakukan oleh perusahaan telah mencapai 2000 unit sehingga perusahaan telah memperoleh laba sebesar Rp 238.000.000 Dari penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa perusahaan boleh mengalami penurunan sebesar Rp 118.714.400,- atau 49,88% dari penjualan yang dianggarkan namun tidak mengalami kerugian. Selain itu juga diketahui titik dimana sebaiknya perusahan menghentikan kegiatan usahanya yaitu penjualan sebesar Rp 80.823.106. Serta satu informasi lagi yaitu pengaruh perubahan volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan yaitu sebesar 2,004 kali. Jika perusahaan ingin menaikan laba bersih sebesar 30% maka perusahaan harus menjual sebanyak 2300 unit dengan laba sasaran yang akan diperoleh sebesar Rp 26.315.900.

BAB V PENUTUP Saran Karena perusahaan sepatu CV. PERDANA COLLECTION belum menerapkan Analisis Biaya Volume Laba, maka sebaiknya perusahaan menggunakan analisis ini dan mempelajari hasil perhitungan yang telah penulis lakukan, karena dengan diterapakannya analisis ini akan sangat berguna untuk membantu perusahaan dalam merencanakan laba. Agar CV. PERDANA COLLECTION memperoleh laba yang lebih besar ditahun mendatang maka sebaiknya perusahan meningkatkan volume penjualan dengan cara memperluas daerah pemasaran dan mengadakan promosi. CV. Perdana Collection sebisa mungkin menurunkan biaya variabelnya, menurunkan harga jual tetapi dengan kualitas dan mutu yang tetap sehingga besarnya laba yang diharapkan tahun 2010 akan tercapai dan jumlah volume penjualannya meningkat.