KINETIKA KIMIA BAB X.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KESETIMBANGAN KIMIA Erni Sulistiana, s.Pd., M.P. KELAS XI SEMESTER 1
Advertisements

Materi Dua : STOIKIOMETRI.
AB AB A B AB AB Skema energi aktivasi • A dan B akan bereaksi kalau energi tumbukannya lebih besar dari harga minimum tertentu, yaitu sebesar energi.
KELAS XI SEMESTER 2 SMKN 7 BANDUNG
KINETIKA REAKSI Tri Yulianti, SF, Apt.
Pengantar Kinetika Kimia II: Orde Reaksi & Waktu Paruh
KINETIKA KIMIA Referensi : “Prinsip-prinsip Kimia Modern”
LAJU REAKSI By Indriana Lestari.
Tim Dosen Kimia Dasar FTP
SOAL-SOAL LATIHAN 1. Tulislah rumus laju untuk reaksi-reaksi berikut ditinjau dari hilangnya reaktan dan munculnya produk: a. I⁻(aq) + OCl⁻(aq)→Cl⁻(aq)+
KINETIKA KIMIA LAJU REAKSI MEKANISME REAKSI KINETIKA KIMIA
BAB IV SIFAT-SIFAT GAS SEMPURNA
Persamaan Kimia Dan Hasil Reaksi
STOIKIOMETRI.
STOIKIOMETRI.
3/30/2011 By farQimiya YK 1 NAMA : FARID QIM IYA SMA N 1 YOGYAKARTA.
DR. Aminudin Sulaeman KIMIA DASAR Oleh
KIMIA DASAR REAKSI KESETIMBANGAN DENGAN TETAPAN KESETIMBANGAN DAN DERAJAT DISOSIASI.
Bahan Ajar Mata Pelajaran Kimia Kelas XI Semester I
POLIMERISASI RADIKAL BEBAS
KINETIKA KIMIA 1 TEORI TUMBUKAN DARI LAJU REAKSI
Bahan Ajar Mata Pelajaran Kimia Kelas XI Semester I
Studi/kajian tentang laju reaksi

LAJU DAN MEKANISME DALAM REAKSI KIMIA
BAB 9 KONSEP KINETIKA KIMIA.
LAJU REAKSI.
TERMODINAMIKA LARUTAN:
KESETIMBANGAN REAKSI Kimia SMK
Kesetimbangan Kimia Kinetika Kesetimbangan Termodinamika Kesetimbangan
KESETIMBANGAN KIMIA SMA NEGERI 1 BANGKALAN.
KESETIMBANGAN KIMIA Dra. M. Setyorini, M.Si.
NAMA : SEPTIAN TRIADI SYAHPUTRA NIM :
Tim Dosen Kimia Dasar FTP
Kinetika Kimia Amin Fatoni 2009.
Kinetika kimia Shinta Rosalia Dewi.
STANDAR KOMPETENSI: 3. Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
LAJU REAKSI …? Menyatakan besarnya perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi persatuan waktu dt [ produk ] d [Reaktan] r = + - =
By Farid Qim Iya YOGYAKARTA
Laju Reaksi.
LAJU REAKSI KONSEP LAJU REAKSI
KESETIMBANGAN KIMIA Indriana Lestari.
Standar kompetensi 3. Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang Mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
PRINSIP – PRINSIP KESETIMBANGAN KIMIA
LAJU REAKSI.
KESETIMBANGAN REAKSI Kimia SMK
KIMIA KESEHATAN KELAS XI SEMESTER 4
KINETIKA DAN MEKANISME REAKSI
SMA MAARIF NU PANDAAN TERAKREDITASI “B” 2008
Laju Reaksi.
KELAS X SEMESTER 2 SMKN 7 BANDUNG
KOMPETENSI KIMIA KELAS XII
Laju Reaksi Untuk SMK Teknologi
STANDAR KOMPETENSI: 3. Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
KINETIKA KIMIA Oleh : RYANTO BUDIONO.
Laju reaksi Disusun oleh kelompok 3 : Muhammad Said Alfaqih ( )
LAJU DAN MEKANISME DALAM REAKSI KIMIA
Laju Reaksi.
3 Laju Reaksi.
STABILITAS OBAT.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi
KIMIA DASAR II LAJU REAKSI (2X) KESETIMBANGAN KIMIA (3X)
Teori Tumbukan Molekul (TTM)
KINETIKA KIMIA / KECEPATAN REAKSI By Drs. M. Hasbi, M.Si.
LAJU DAN MEKANISME DALAM REAKSI KIMIA
Bab 15 Kesetimbangan Kimia.
LAJU REAKSI Standar Kompetensi:  Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta peranannya dalam kehidupan.
 dA v  dB  dC 1. Laju Reaksi 2. Hukum Laju dan Orde Reaksi
Pokok Bahasan Laju reaksi Definisi, penentuan laju sesaat
TUGAS KIMIA DASAR KESETIMBANGAN KIMIA OLEH ANGELIE SANTOSA D DEPARTEMEN TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN.
Transcript presentasi:

KINETIKA KIMIA BAB X

KINETIKA KIMIA Laju reaksi kimia 1 Hukum laju reaksi kimia 2 3 Reaksi orde nol, satu dan dua 4 Pengaruh suhu terhadap laju reaksi 5 Katalis 2

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi 1. Sifat Reaktan 2. Konsentrasi Reaktan 3. Temperatur 4. Katalis 3

SIFAT REAKTAN Fosfor merah Fosfor putih Fosor putih akan menyala jika terpapar oksigen sedangkan allotropesnya fosfor merah tidak menyala jika terpapar oksigen

Sifat Reaktan Genangan minyak terbakar secara perlahan sedangkan uap minyak terbakar dengan sangat cepat diiringi ledakan Campuran padat K2SO4 dengan Ba2(NO3)2 tidak bereaksi selama bertahun-tahun, sedangkan campuran cairnya akan bereaksi dengan sangat cepat

LAJU REAKSI aA + bB  cC + dD Laju = k[A]x[B]y …. Kinetika Laju Kimia Bagian dari ilmu kimia yang mangkaji kecepatan atau laju terjadinya reaksi kimia Perubahan konsentrasi reaktan atau produk terhadap waktu (M/dt) aA + bB  cC + dD Hukum laju untuk reaksi yang melibatkan reaktan A, B, ….. dapat ditulis sebagai berikut: Laju = k[A]x[B]y …. 7

konsentrasi terhdap waktu ……….Laju Reaksi A  B Menurunnya jumlah molekul A dan meningkatnya molekul B seiring dengan waktu ∆[B] = perubahan konsentrasi selama waktu ∆t ∆[A] = perubahan konsentrasi selama waktu ∆t Laju dalam perubahan konsentrasi terhdap waktu

2A  B ……….Laju Reaksi 2 mol A menghilang untuk setiap mol B yang terbentuk Laju hilangnya A adalah dua kali lebih cepat dibandingkan laju terbentuknya B 2A  B Laju reaksi A  B, dinyatakan sebagai penurunan molekul A seiring dengan waktu dan sebagai peningkatan molekul B seiring dengan waktu

aA + bB  cC + dD Laju ????? Contoh ……….Laju Reaksi 2N2O5(g)  4NO2(g) + O2(g) Laju ?????

LATIHAN I-(aq) + OCl-(aq)  Cl-(aq) + OI-(aq) 3O2(g)  2O3(g) Tulislah rumus laju untuk reaksi-reaksi berikut ini ditinjau hilangnya reaktan dan munculnya produk I-(aq) + OCl-(aq)  Cl-(aq) + OI-(aq) 1 3O2(g)  2O3(g) 2 3 4NH3(g) + 5O2(g)  4NO(g) + 6H2O(aq)

Table : Data Laju Untuk Reaksi Antara F2 dan ClO2 HUKUM LAJU F2(g) + 2ClO2(g) 2FClO2(g) Table : Data Laju Untuk Reaksi Antara F2 dan ClO2 [F2] (M) [ClO2] (M) Laju Awal(M/dt) 1. 0.10 0.010 1.2 x 10-3 2. 0.040 4.8 x 10-3 3. 0.20 O2.4 x 10-3 Pada data 1 dan 3 dalam Tabel Jika melipat duakan [F2], sementara [ClO2] dijaga tetap maka laju menjadi 2 kali lipat laju berbanding lurus dengan [F2] Pada data 1 dan 2 dalam Tabel Jika melipat duakan [ClO2] pada [F2] dijaga tetap maka laju meningkat menjadi sebanyak 4 kali laju berbanding lurus dengan [ClO2] k = konstanta laju : konstanta kesebandingan antara laju reaksi dan konsentrasi reaktan  HUKUM LAJU Laju ∞[F2][ClO2] = k [F2][ClO2]

........Hukum Laju aA + bB  cC + dD Untuk reaksi umum dengan jenis aA + bB  cC + dD Hukum Lajunya berbentuk Laju = k[A]x[B]y Jika nilai k, x dan y serta konsentrasi A dan B maka hukum laju dapat digunakan untuk menghitung laju reaksi Orde reaksi : jumlah dari pangkat-pangkat setiap konsentrasi reaktan yang ada dalam hukum laju Pada persamaan diatas, orde reaksi adalah x+ y Orde reaksi memungkinkan melihat ketergantungan laju terhadap konsentrasi reaktan Misal x= 1 dan y = 1 maka hukum laju adalah Laju = k[A]1[B]2 Reaksi ini adalah orde pertama dalam A, orde kedua dalam B dan orde ketiga secara keseluruhan (1 + 2)

Arti Dari Pangkat Konsentrasi aA + bB  cC + dD Laju = k[A] pangkat zat A adalah satu (1), berarti laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi A Laju = k[A]2 pangkat zat A adalah dua (2), berarti laju reaksi meningkat seiringan dengan kuadrat konsentrasi A

Contoh Persamaan Laju 3NO(g)  N2O(g) + NO2(g) Laju = k[NO]2 orde reaksi NO adalah 2 dan orde reaksi keseluruhan adalah 2 2NO2(g) + F2(g)  2NO2F(g) Laju = k[NO2][F2] orde reaksi NO2 adalah 1, orde reaksi F2 adalah 1 dan orde reaksi keseluruhan adalah 2 H2O2(aq) + 3I-(aq) + 2H+(aq)  2H2O(l) + I3-(aq) Laju = k[H2O2][I-] orde reaksi H2O2 adalah 1, orde reaksi I- adalah 1, orde reaksi H+ adalah nol dan orde reaksi keseluruhan adalah 2

Konstanta Laju, k Nilai k spesifik untuk setiap reaksi, ditentukan berdasarkan reaksi yang setimbang. Satuan k tergantung dengan orde reaksi keseluruhan. Nilai k tidak berubah meskipun konsentrasi reaktan atau produk berubah. Nilai k tidak akan berubah dengan perubahan waktu Nilai k untuk setiap reaksi spesifik pada temperatur tertentu. Nilai k dipengaruhi oleh keberadaan katalis. Nilai k harus ditentukan melalui percobaan untuk setiap reaksi pada kondisi tertentu.

laju = k[A][B]2 Konsentrasi Reaktan Laju = k[A]x[B]y Persamaan Laju Reaksi Untuk Reaktan A, B,… Laju = k[A]x[B]y k adalah konstanta laju, nilainya tetap tidak dipengaruhi konsentrasi reaktan Exponen x dan y adalah nilai yang ditentukan secara eksperimen, dan x+y merupakan order reaksi Contoh: A + B + C  D laju = k[A][B]2 Pengaruh perubahan konsentrasi terhadap laju: Jika konsetrasi A 2x dan yang lain tetap maka: laju = 21 = 2 Jika konsentrasi B 2x dan yang lain tetap maka: laju = 22 = 4 Perubahan C tidak mempengaruhi laju Jika konsentrasi A dan B 2x maka: laju = 21 x 22 = 8

Laju awal pembentukan C MENENTUKAN PERSAMAAN LAJU Contoh: A + 2B  C Percobaan [A] [B] Laju awal pembentukan C 1 0,020 M 3,0 x 10-4 M.s-1 2 0,040 M 3 0,040 M 0,060 M 12,0 x 10-4 M.s-1 Tentukan nilai x, y dan k dan persamaan lajunya Tentukan orde reaksi A, B dan keseluruhan

Laju awal pembentukan C Percobaan [A] [B] Laju awal pembentukan C 1 0,020 M 3,0 x 10-4 M.s-1 2 0,040 M 3 0,040 M 0,060 M 12,0 x 10-4 M.s-1 Perumusan Masalah Diketahui: Persamaan laju umum untuk reaksi A + 2B  AB2 adalah laju = k[A]x[B]y Nilai yang harus ditentukan adalah k, x dan y Penjelasan dan penyelesaian: Data dari eksperimen 1 dan 2 1,0 =(0,5) maka y = 0 laju = k[A]x[B]0 atau laju = k[A]x

laju = k[A]2 laju1 = k[A1]2 = 0,75 M-1.s-1 4,0 = (2,0)x diperoleh x =2 Data eksperimen 1 dan 3 4,0 = (2,0)x diperoleh x =2 laju = k[A]2 Menentukan nilai k laju1 = k[A1]2 maka = 0,75 M-1.s-1

Hukum Laju Terintegrasi: Konsentrasi Vs Waktu Persamaan yang menunjukan hubungan konsentrasi dan waktu dikenal dengan PERSAMAAN LAJU TERINTEGRASI. Persamaan ini dapat digunakan untuk menentukan waktu paruh (t1/2) reaktan. Waktu paruh merupakan waktu yang diperlukan oleh setengah dari jumlah reaktan untuk berubah menjadi produk. Reaksi orde nol aA B Laju reaksi tak tergantung pada reaksi

aA B Hubungan Waktu Dengan Konsentrasi: Reaksi order 1 Reaksi orde satu terhadap A sehingga orde reaksi keseluruhan adalah satu Reaksi order 1 [A]o = konsentrasi awal dari reactan A [A] = consentrasi setelah waktu t setelah reaksi mula-mula

Hubungan Waktu Dengan Konsentrasi: Reaksi order 2 Reaksi orde dua terhadap A sehingga orde reaksi keseluruhan adalah dua [A]o = konsentrasi awal dari reactan A [A] = consentrasi setelah waktu t setelah reaksi mula-mula

CONTOH Reaksi A → B + C Orde reaksi = 1 Senyawa A terdekomposisi menjadi B dan C dengan reaksi orde satu terhadap A dan orde reaksi keseluruhan adalah satu. Pada 25°C, konstanta laju reaksi adalah 0.045s-1. Berapa waktu paruh reaksi pada 25°C tsb? Reaksi A → B + C Orde reaksi = 1 Jadi setelah 15.4 detik, setengah reaktan akan bersisa sehingga [A] = ½ [A]o

CONTOH Reaksi A + B → C Laju = k[A]2 Senyawa A dan B bereaksi membentuk C dan D dengan reaksi orde dua terhadap A dan orde reaksi keseluruhan adalah dua. Pada 30°C, konstanta laju reaksi adalah 0.622L/mols-1. Berapa waktu paruh reaksi bila 4.10 x 10-2 M dari A dengan B berlebih? Reaksi A + B → C Laju = k[A]2 Selama reaksi, hanya konsentrasi A yang berpengaruh terhadap laju. Reaksi adalah orde kedua terhadap [A] dan orde reaksi keseluruhan adalah dua maka

Waktu Paruh Reaksi

Reaksi 2N2O5(g)  2N2O4(g) + O2(g) memiliki persamaan laju = k[N2O5] dengan konstanta laju spesifik 0,00840 s-1 pada temperatur tertentu. Jika 2,50 mol N2O5 ditempatkan dalam wadah 5,00 L, berapa mol N2O5 tersisa setelah 1,00 menit. Diketahui: 2N2O5(g)  2N2O4(g) + O2(g) laju = k[N2O5] dengan k = 0,00840 s-1 N2O5 = 2,50 mol, volume = 5,00 L Ditanya: mol N2O5 setelah 1 menit ????? Strategi: tentukan [N2O5]  tentukan mol N2O5 sisa setelah 1 menit

Penjelasan dan penyelesaian:

Berapa waktu yang diperlukan untuk mereaksikan 90% dari N2O5 ? Konsentrasi N2O5 setelah 1 menit adalah 0,182 M, maka mol N2O5 yang tersisa adalah: Jadi mol N2O5 yang tersisa setelah 1 menit adalah 0,910 mol Berapa waktu yang diperlukan untuk mereaksikan 90% dari N2O5 ?

Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Konsentrasi: molekul-molekul harus bertumbukan agar terjadi reaksi dalam konteks ini laju reaksi proporsional dengan konsentrasi reaktan Misal NO2(g) + CO(g) → NO(g) + CO2(g) Reaksi dapat terjadi bila molekul-molekul NO2 bertumbukan dengan molekul CO. Jika konsentrasi NO2 dinaikkan dua kali lipat maka molekul CO adalah menjadi dua kali lipat. Hanya sangat sedikit kemungkinan setiap reaksi terjadi menjadi dua kali lipat seandainya konsentrasi NO2 yang dua kali lipat.

Karbon terbakar lebih cepat dalam oksigen murni (a)dibandingkan dalam udara (b) Karena konsentrasi dari spesi yang bereaksi yaitu O2 lebih besar

NO bereaksi dengan O3. Meningkatnya konsentrasi NO atau O3 akan meningkatkan laju reaksi

….Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Tekanan Tekanan tak berpengaruh pada reaksi yang terjadi dalam cairan atau padatan Pada gas, tekanan gas dinaikkan dua kali lipat maka konsentrasi naik dua kali lipat Sehingga perubahan tekanan dari gas atau campuran gas hanya akan merubah konsentrasi aksi

….Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Temperatur: molekul harus bertumbukan dengan energi yang cukup untuk bereaksi Temperatur akan mempengaruhi reaksi dan laju dari reaksi kimia akan meningkat dengan meningkatnya temperatur Temperatur akan naik 10 % dari 273 ke 300 K

Temperatur Kenaikan temperatur dapat meningkatkan laju reaksi. Persamaan Arrhenius atau e = 2,718 A adalah konstanta yang nilainya sama dengan konstanta laju k adalah konstantan laju pada temperatur tertentu R =8,314 J/mol

….Pengaruh temperatur Sb (antimoni)

…Pengaruh Temperatur Persamaan Arrhenius untuk dua temperatur yang berbeda

Pengaruh Struktur Molekul : Faktor Frekuensi Tumbukan Efektif: molekul harus bertumbukan sedemikian rupa sehingga atom yang bereaksi melakukan kontak dengan energi yang cukup sehingga membentuk produk 2 kriteria: energi yang cukup dan orientasi molekul yang tepat

Soal Latihan Salah satu reaksi gas yang terjadi dalam kendaraan adalah: NO2(g) + CO(g)  NO(g) + CO2(g) Laju = k[NO2]m[CO]n Jika diketahui data sebagai berikut, tentukan orde reaksi keseluruhan Eksperimen Laju awal (mol/L.s) [NO2] awal (mol/L) [CO] awal (mol/L) 1 2 3 0,0050 0,080 0,10 0,40 0,20

Soal Latihan Siklobutana (C4H8) terdekomposisi pada 1000oC menjadi dua molekul etilen (C2H4) dengan konstanta laju reaksi orde satu 87 s-1 Jika konsentrasi awal siklobutana 2,00 M berapa konsentrasinya setelah 0,010 s? Berapa fraksi siklobutana terdekomposisi pada waktu tersebut

Collision Theory Sebelum reaksi bisa terjadi, molekul, atom atau ion harus bisa mencapai keadaan untuk bisa saling berbenturan/bertabrakan Peningkatan jumlah konsentrasi reaktan akan meningkatkan jumlah tabrakan per satuan waktu Faktor-faktor yang mempengaruhi tabrakan reaktan: Harus mencapai keadaan energi minimum yang dibutuhkan untuk menata ulang elektron terluar sehingga bisa terbentuk ikatan Harus dalam keadaan orientasi yang tepat untuk bisa bereaksi

Collision theory

Katalis Zat lain yang ditambahkan untuk tujuan mempercepat laju reaksi. Katalis dapat menurunkan energi aktivasi, sehingga bisa memepercepat laju reaksi Katalis tidak terlibat dalam reaksi Katalis terbagi dua kelompok : Katalis homogen: fasa sama dengan reaktan Katalis heterogen: fasa berbeda dengan reaktan

SELAMAT BELAJAR