PATH ANALISIS (ANALISIS JALUR)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ANALISIS KORELASI Oleh: Dr. Suliyanto, SE,MM
Advertisements

REGRESI DENGAN VARIABEL INTERVENING
Operations Management
ANALISIS REGRESI SEDERHANA
ANALISA BIVARIAT: KORELASI DAN REGRESI
DETERMINAN MATRIKS Esti Prastikaningsih.
ANALISIS JALUR (Path Analysis)
MODEL TRANSPORTASI METODE STEPPING STONE Evi Kurniati, STP., MT.
DETERMINAN MATRIKS.
Korelasi dan Regresi Ganda
METODE SIMPLEKS OLEH Dr. Edi Sukirman, SSi, MM
Matriks 2 1. Menentukan invers suatu matriks brordo 2x2
BAB 2 DETERMINAN.
Analisis Variansi.
BAB 13 PENGUJIAN HIPOTESA.
SEM (STRUCTURAL EQUATION MODELING) MAGISTER TEKNIK INDUSTRI
MATRIKS DAN VEKTOR DETERMINAN 3X3 KE ATAS DENGAN RUMUS HAFIDH MUNAWIR.
MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL (STRUCTURAL EQUATION MODEL - SEM)
(Sumber: Dr Solimun, MS, 2003 )
Tugas 5 Berikut ini adalah ilmu yang yang berkaitan langsung dengan ilmu ekonometrika, kecuali: Matematika Ekonomi Statistika deskriptif Statistik Inferensi.
REGRESI DAN KORELASI SEDERHANA
Cara eliminasi sesungguhnya sama dengan cara yang pernah dibahas pada
INVERS MATRIKS (dengan adjoint)
ANALISIS REGRESI TERHADAP VARIABEL DUMMY
MODEL REGRESI LINIER GANDA
ANALISIS JALUR ( PATH ANALYSIS ).
APLIKASI KOMPUTER Dosen: Fenni Supriadi, SE.,MM
SISTEM PERSAMAAN LINEAR
analisis KORELASIONAL Oleh: Septi Ariadi
TUGAS PENELITIAN HUBUNGAN HARAPAN KONSUMEN, KUALITAS, DAN KEPUASAN TERHADAP PRODUK “ Minute Maid Pulpy Orange ” Oleh : Vicka Priezhillia Fakultas.
PERSAMAAN LINEAR DETERMINAN.
Indrawani Sinoem/TRO/SI/07
KORELASI Budi Murtiyasa Jur Pend. Matematika
ANAILSIS REGRESI BERGANDA
MATEMATIKA ELEKTRO MATRIKS Normiati Kun Arifudin
SISTEM PERSAMAAN LINEAR
PENGUJIAN HIPOTESIS ASOSIATIF
NOOR SYAFIAH YULIASTANTI, PENGARUH STRATEGI RETAILLING MIX (PRODUK, HARGA, LOKASI, PROMOSI, ATMOSFER TOKO, LAYANAN) TERHADAP CITRA PERUSAHAAN.
ANALISIS JALUR (PATH ANALYSIS)
A N A L I S I S J A L U R ( P a t h A n a l y s i s )
Korelasi dan Regresi Ganda
ANALISIS KORELASI DAN REGRESI LINIER
Masalah Identifikasi.
ANALISIS REGRESI SEDERHANA
ANALISIS KORELASI.
ANALISIS REGRESI SEDERHANA
Analisis Korelasi & Regresi
Pertemuan ke 14.
SEJARAH REGRESI Istilah Regresi diperkenalkan oleh Fancis Galtom
STATISTIK II Pertemuan 14: Analisis Regresi dan Korelasi
Pertemuan ke 14.
ANALISIS REGRESI SEDERHANA
ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA
Pengertian Regresi Analisis regresi merupakan studi ketergantungan satu atau lebih variabel bebas terhadap variabel tidak bebas. Dengan maksud untuk meramalkan.
ANALISIS KORELASI.
Analisis Korelasi & Regresi
Analisis Jalur (Path Analysis).
NITA ANGGI PUTRI nitaanggiputri.wordpress.com
METODE PENELITIAN KORELASIONAL
KORELASI.
Pengantar Aplikasi Komputer II Analisis Regresi Linier Berganda
ANALISIS JALUR (PATH ANALYSIS)
Regresi dan Korelasi E. Susy Suhendra.
ANALISIS REGRESI LINIER
ANALISIS JALUR ( PATH ANALYSIS ).
ANALISA JALUR (PATH ANALYSIS)
BAB VIII REGRESI &KORELASI BERGANDA
ANALISIS REGRESI SEDERHANA
ANALISIS REGRESI SEDERHANA
Analisis KORELASIONAL.
Transcript presentasi:

PATH ANALISIS (ANALISIS JALUR) Oleh: Dr.Suliyanto, SE,MM http://management-unsoed.ac.id Path Analisis Download PATH ANALISIS (ANALISIS JALUR)

“PENELITIAN ADALAH USAHA UNTUK MENGUNGKAPKAN HUBUNGAN ANTAR VARIABEL” PADA HAKEKATNYA TUJUAN PENELITIAN ADALAH: PENELITIAN DESKRIPTIF PENELITIAN KOMPARATIF PENELITIAN ASSOSIATIF “PENELITIAN ADALAH USAHA UNTUK MENGUNGKAPKAN HUBUNGAN ANTAR VARIABEL”

POLA HUBUNGAN YANG BAGAIMANA YANG INGIN KITA UANGKAPKAN ? POLA HUBUNGAN YANG BISA DIGUNAKAN UNTUK MERAMALKAN NILAI VARIABEL TERGANTUNG Y ATAS DASAR NILAI TERTENTU BEBERAPA VARIABEL PREDIKATOR POLA HUBUNGAN YANG YANG MENGISYARATKAN BESARNYA PENGARUH VARIABEL PENYEBAB TERHADAP VARIABEL AKIBAT

PENELITIAN UNTUK TUJUAN SEBAB AKIBAT Y = F1(X1, X2, … +Xn) PENELITIAN UNTUK TUJUAN PERAMALAN POLA HUBUNGAN MENGIKUTI MODEL REGRESI Y = bo + b1X1 + b2X2 +…+ bkXk + E PENELITIAN UNTUK TUJUAN SEBAB AKIBAT Y = F1(X1, X2, … +Xn)

ANALISIS JALUR SECARA MATEMATIK MENGIKUTI POLA MODEL STRUKTURAL ANALISIS JALUR (PATH ANALISIS) DIKEMBANGKAN PERTAMA KALI OLEH SEWALL WRIGHT (Th. 1934) ANALISIS JALUR SECARA MATEMATIK MENGIKUTI POLA MODEL STRUKTURAL

ASUMSI PATH ANALISIS Hubungan antar variabel linier Semua variabel residu tidak berkorelasi antara yang satu dengan yang lain Pola hubungan antar variabel adalah rekursif Tingkat pengukuran semua variabel minimal interval

LANGKAH LANGKAH ANALISIS JALUR MENGGAMBAR DIAGRAM JALUR MENGHITUNG MATRIK KOREASI ANTAR VARIABEL MENGHITUNG MATRIK KORELASI ANTAR VARIABEL BEBAS MENGHITUNG MATRIK INVERS KORELASI ANTAR VARIABEL BEBAS MENGHITUNG KOEFESIEN JALUR MENGHITUNG KOEFESIEN DETERMINASI MENGHITUNG PENGARUH VARIABEL RESIDU MENGUJI KETEPATAN MODEL (UJI F) MENGUJI HIPOTESIS (UJI T) MELAKUKAN TRIMING JIKA DIPERLUKAN MENGHITUNG PENGARUH SECARA PROPOSIONAL

PENGARUH IKLAN, PERSONAL SELLING, HARGA TERHADAP VOLUME PENJUALAN PERTANYAAN PENELITIAN: Apakah iklan berpengaruh positif terhadap volume penjualan. Apakah personal selling berpengaruh positif terhadap volume penjualan. Apakah harga berpengaruh negatif terhadap volume penjualan. Variabel manakah yang paling berpengaruh terhadap volume penjualan

Iklan berpengaruh positif terhadap volume penjualan. HIPOTESIS Iklan berpengaruh positif terhadap volume penjualan. Personal selling berpengaruh positif terhadap volume penjualan. Harga berpengaruh negatif terhadap volume penjualan. Iklan paling berpengaruh terhadap volume penjualan

DATA YANG DIBUTUHKAN: VARIABEL TERGANTUNG: 1. VOLUME PENJUALAN(UNIT) VARIABEL BEBAS: BIAYA IKLAN BIAYA PERSONAL SELLING HARGA

PENYAJIAN DATA

1. MENGGAMBAR DIAGRAM JALUR DIAGRAM JALUR MENGGAMBAR HUBUNGAN ANTARA VARIABEL PENYEBAB DENGAN VARIABEL AKIBAT X1 E X2 Y X3

X1, X2&X3 = VARIABEL EKSOGENUS Y = VARAIBEL ENDOGENUS E = VARIABEL RESIDU

Menggambarkan hubungan korelasional Menggambarkan pengaruh dari variabel eksogenus terhadap variabel endogenus Menggambarkan hubungan korelasional Menggambarkan hubungan yang resiprok/bolak balik

2. MENGHITUNG KORELASI ANTAR VARIABEL X1 X2 X3 Xi Y 1 rX1X2 rX1X3 rX1Xi rX1Y 1 rX2X3 rX2Xi rX2Y Ri= 1 rX3Xi rX3Y 1 rXiY

KORELASI ANTAR VARIABEL X1 X2 X3 Y 1 0,14472 0,35208 0,67350 0,0225 0,53197 0,3475

3. MENGHITUNG KORELASI ANTAR VARIABEL BEBAS X1 X2 X3 Xi 1 rX1X2 rX1X3 rX1Xi 1 rX2X3 rX2Xi Ri = 1 rX3Xi 1

KORELASI ANTAR VARIABEL BEBAS X1 X2 X3 1 0,14472 0,35208 0,0225

4. MENGHITUNG MATRIK INVERST KORELASI ANTAR VARIABEL BEBAS X1 X2 X3 Xi C11 C12 C13 C1i R1-1 = C21 C21 C21 C2i C31 C31 C31 C31

KORELASI ANTAR VARIABEL BEBAS MATRIK INVERST KORELASI ANTAR VARIABEL BEBAS X1 X2 X3 1,16643 -0,159638 -0,407081 1,02236 0,033189 0,0331819 1,14258

5. MENGHITUNG KOEFESIEN JALUR PYX1 C11 C12 C13 C1i RYX1 PYX2 C21 C22 C23 C2i RYX2 PYX3 = C31 C32 C33 C3i X RYX3 PY Ci1 Ci2 Ci3 Cii RYXi  

KOEFESIEN JALUR 1,16643 -0,159638 -0,407081 0,67350 0,55921 1,02236 0,033189 X 0,53197 = 0,44788 0,0331819 1,14258 0,3475 0,14053

6. MENGHITUNG KOEFESIEN DETERMINASI R 2Y(X1,X2,X3,Xi)= rYX1 PYX1 PYX2 PYX3 PYXi x ryx2 rYX3 rYXi

KOEFESIEN DETERMINASI 0,67350 0,55921 0,44788 0,14053 X 0,53197 = 0,66372 0,34750

MENGHITUNG KOEFESIEN PENG.ARUH DARI VARIABEL LAIN

7. MENGUJI PENGARUH SECARA SIMULTAN

8. MENGUJI KETEPATAN MODEL (UJI F)

9. MENGUJI HIPOTESIS (UJI T)

Perhitungan nilai T

Nilai t tabel dengan alpha 5% df = (n-k-1)= (20-3-1) = 1,746 T1 = Signifikan T2 = Signifikan T3= Tidak Signifikan (harus ditriming)

10. MELAKUKAN TRIMING JIKA DIPERLUKAN TRIMING DILAKUKAN APABILA ADA SALAH SATU/LEBIH VARIABEL BEBAS YANG TIDAK SIGIFIKAN SELETAH DILAKUKAN TRIMING KEMUDIAN DIANALISIS LAGI SEPERTI DARI LANGKAH 1 S.D. LANGKAH 7

11. MENGHITUNG PENGARUH SECARA PROPOSIONAL PENGARUH X1 TERHADAP Y PENGARUH XI LANGSUNG : PYX1 .PYXI PENGARUH X1 MELALUI X2 : PYX1.rX1X2. PYX2 PENGARUH X1 MELALUI X3 : PYX1.rX1X3. PYX3 TOTAL PENGARUH X1 : -------------- PENGARUH X2 TERHADAP Y PENGARUH X2 LANGSUNG : PYX2 .PYX2 PENGARUH X2 MELALUI X1 : PYX2.rX1X2. PYX1 PENGARUH X2 MELALUI X3 : PYX2.rX2X3. PYX3 TOTAL PENGARUH X2 : ----------------

PENGARUH X3 TERHADAP Y PENGARUH X3 LANGSUNG : PYX3 . PYX3 PENGARUH X3 MELALUI X1 : PYX3 . rX1X3. PYX1 PENGARUH X3 MELALUI X2 : PYX3 . rX2X3. PYX2 TOTAL PENGARUH X1 : ------- PENGARUH TOTAL X1 + PENGARUH TOTAL X2 + PENGARUH TOTAL X3 = KOEFESIEN DETERMINASI

Dikumpulkan pada saat pengganti perkuliahan, jumat 13 Maret 2012 Buatlah kasus path analysis dengan ketentuan: Jumlah variabel 3 var bebas dan 1 var tergantung Ukuran sampel 25 Lakukan analisis menggunakan excel Data antar mahasiswa harus berbeda Format kasus penelitian Kasus Pertanyaan penelitian Hipotesis Analisis Data Kesimpulan Dikumpulkan pada saat pengganti perkuliahan, jumat 13 Maret 2012

TERIMA KASIH