Hak Atas Kesehatan Dalam Perspektif HAM

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh : Prof. Dr. Uswatun Hasanah Dr. Mutiara Hikmah
Advertisements

Hak Atas Kesejahteraan
HAM DAN PELAYANAN KESEHATAN
UU NO.36 TENTANG RUMAH SAKIT MARKUS LUAHAMBOWO
Undang-undang no 36 tahun 2009 tentang kesehatan
Un Charter Latar Belakang
Hak pasien dan pertanggungjawaban perawat sehubungan dengan hak pasien
Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Anak di daerah
DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
SIKLUS HIDUP, KESEHATAN DAN PERAN SOSIAL
Tujuan Pengaturan Upaya Kesehatan Anak:
DISAMPAIKAN PADA SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Enny Zuliatie Die-J YPI (Drop in Center Cijantung Yayasan Pelita Ilmu)
Identifikasi dan Klasifikasi HAM
Triyanto Univ. Sebelas Maret – Surakarta
Hak Asasi Anak dan Perempuan
MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat
Persoalan Hak Asasi Manusia
INSTRUMEN HUKUM INTERNASIONAL
HUKUM PERBURUHAN (PERTEMUAN X) JAMSOSTEK Jaminan Sosial Tenaga Kerja (UU No.3 Th.1992) copyright by Elok Hikmawati.
UNDANG UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN.
HASIL PENCAPAIAN INDIKATOR SPM BIDANG KESEHATAN TAHUN 2008
BAB 5 Kita Semua Sederajat dan Bersaudara
KEBIJAKAN PROGRAM LANSIA DI KABUPATEN CILACAP
H Perlindungan HAM dan Penegakan Hukum
Administrasi dan Kebijakan Upaya Kesehatan Perorangan
Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara
POKOK-POKOK PEMBANGUNAN KESEHATAN DI INDONESIA
KONVENSI INTERNASIONAL TENTANG HAK SIPIL DAN POLITIK
Pendidikan kewarganegaraan
KAMPUS FHUI 21 FEBRUARI 2004 Pelatihan, Simulasi dan Penyuluhan Perlindungan Anak dari Tindak Kekerasan Seksual dalam Keluarga Maupun Lingkungan Sekitar.
DUKUNGAN IDI TERHADAP GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT
MASALAH PELAYANAN KEBIDANAN di TINGKAT PELKES PRIMER
INSTRUMEN HAM INDONESIA
RANHAM: Gerakan Nasional
UPAYA WAJIB PUSKESMAS.
HAK ASASI MANUSIA (HAM)
Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women) Disebut juga.
UNDANG UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN.
Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Praktik Kedokteran
Pembangunan Kesejahteraan dan Perlindungan Anak
HAK PENDIDIKAN ANAK BERDASARKAN HAM
Triyanto Univ. Sebelas Maret – Surakarta
KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI
MORTALITAS.
KEBIJAKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL
PERTEMUAN II DAN III Dasar- dasar Pendidikan Kesehatan
Oleh Dr. I Gusti Ngurah Agung Swastika KADIS KESEHATAN KAB KLUNGKUNG
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK MENURUT QANUN NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM BAGI HAK-HAK ANAK DI ACEH.
INSTRUMEN HAM INDONESIA
Instrumen HAM Modern.
Peraturan Perundang-Undangan (Analisis Implementasi UUD 1945)
oleh: NI’MAL BAROYA, M. PH.
Kom III SUHARI MM.
JENIS DAN PROGRAM KESEHATAN DI INDONESIA
ASPEK-ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
UPAYA MENUJU MUTU PELAYANAN KESEHATAN YANG PARIPURNA STUDI TENTANG AMANAT UNDANG-UNDANG 1945 PASAL 28H AYAT (1) DAN PASAL 34 AYAT (2), (3)
IMPLEMENTASI APLIKASI SPM BERBASIS WEB
UNDANG UNDANG KESEHATAN
HAM serta Hak dan Kewajiban Warga Negara
POKOK-POKOK PENYELENGGARAAN PEMBANGUNAN BIDANG KESEHATAN
Standar Pelayanan Minimal Puskesmas
Mengenali hak anak dalam KHA (Kovensi Hak Anak. Harapan yang ingin di capai Peserta dapat mengenali dan memahami hak- hak anak yang terkandung di dalam.
PUSKESMAS RAMAH ANAK SEBAGAI UPAYA UNTUK PERCEPATAN KABUPATEN/KOTA LAYAK ANAK.
Kebijakan dan Program Penyediaan Air Minum Terkait dengan Hak Atas Air di Indonesia Oswar Mungkasa Bappenas/Pokja AMPL.
KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI Oleh Susianti Asry, S.ST.,M.Keb.
Transcript presentasi:

Hak Atas Kesehatan Dalam Perspektif HAM Dedi Afandi Bagian Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Pengertian Kesehatan  keadaaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi (Pasal 1 poin 1 UU No 23/1992 tentang Kesehatan) Tanpa kesehatan  seseorang menjadi tidak sederajat secara kondisional, tidak mampu memperoleh hak- hak lainnya Kesehatan  ukuran selain tingkat pendidikan dan ekonomi, yang menentukan mutu dari sumber daya manusia (Human Development Index)

Jaminan pengakuan hak atas kesehatan Instrumen Internasional Pasal 25 Universal Declaration of Human Rights (UDHR). Pasal 6 dan 7 International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) Pasal 12 International Covenant on Economic, Social and Cultural Right (ICESCR) Pasal 5 International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination (ICERD)

Pasal 11, 12 dan 14 Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women (Women’s Convention) Pasal 1 Convention against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment (Torture Convention, or CAT) Pasal 24 Convention on the Rights of the Child (Children’s Convention, or CRC)

Instrumen Nasional Amandemen- II Pasal 28 H ayat (1) UUD 1945 Pasal 9 UU Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Pasal 4 UU Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan UU Nomor 11 tahun 2005 tentang Ratifikasi Kovenan Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya

Hak Atas Kesehatan Hak atas kesehatan  bukan hak agar setiap orang menjadi sehat, atau pemerintah harus menyediakan sarana pelayanan kesehatan yang mahal di luar kesanggupan pemerintah Hak atas kesehatan  agar pemerintah dan pejabat publik membuat kebijakan dan rencana kerja untuk tersedia dan terjangkaunya sarana pelayanan kesehatan untuk semua dalam kemungkinan waktu yang secepatnya.

Pasal 12 ayat (1) International Covenant on Economic, Social and Cultural Right (ICESCR) hak atas kesehatan dijelaskan sebagai “hak setiap orang untuk menikmati standar tertinggi yang dapat dicapai atas kesehatan fisik dan mental” tidak mencakup area pelayanan kesehatan

Untuk mencapai perwujudan hak ini, diperlukan langkah- langkah Negara Konvenan untuk mengupayakan : Ketentuan untuk pengurangan tingkat kelahiran-mati dan kematian anak serta perkembangan anak yang sehat; Perbaikan semua aspek kesehatan lingkungan dan industri; Pencegahan, pengobatan dan pengendalian penyakit menular, endemik, penyakit lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan; Penciptaan kondisi yang menjamin semua pelayanan dan perhatian medis dalam hal sakitnya seseorang

Hak atas kesehatan  mencakup faktor ekonomi, sosial dan faktor penentu kesehatan (makanan dan nutrisi, tempat tinggal, akses terhadap air minum yang sehat dan sanitasi yang memadai, kondisi kerja yang sehat dan aman serta lingkungan yang sehat)

Hubungan Antara Hak Asasi Manusia dan Kesehatan  Hubungan saling mempengaruhi Pelanggaran HAM Gangguan terhadap kesehatan

Isu Pokok Hak Atas Kesehatan Unsur-unsur Core content yang harus dijamin oleh negara dalam keadaan apapun : Perawatan kesehatan : Perawatan kesehatan ibu dan anak, termasuk keluarga berencana; Imunisasi; Tindakan yang layak untuk penyakit-penyakit biasa (common disease) dan kecelakaan; Penyediaan obat-obatan yang pokok (essential drugs)

Prakondisi dasar untuk kesehatan : Pendidikan untuk menangani masalah kesehatan termasuk metode-metode untuk mencegah dan mengedalikannya; Promosi penyediaan makanan dan nutrisi yang tepat; Penyediaan air bersih dan sanitasi dasar

Hak ibu, Hak anak dan kesehatan reproduksi. Contoh umum dan spesifik berdasarkan pasal 12 ayat (2) International Covenant on Economic, Social and Cultural Right (ICESCR) : Hak ibu, Hak anak dan kesehatan reproduksi. mengurangi angka kematian bayi dan anak di bawah usia 5 tahun; pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi; akses terhadap Keluarga Berencana (KB); perawatan sebelum dan sesudah melahirkan; pelayanan gawat darurat dalam bidang obstetri (kebidanan); akses dan sumber daya yang dibutuhkan sehubungan dengan kesehatan reproduksi.

Hak atas lingkungan alam dan tempat kerja yang sehat dan aman. Tindakan preventif terhadap kecelakaan kerja dan penyakit; Air minum yang sehat dan aman serta sanitasi dasar; Pencegahan dan menurunkan kerentanan masyarakat dari substansi yang membahayakan seperti radiasi, zat kimia berbahaya, kondisi lingkungan yang membahayakan;

Lanjutan hak atas lingkungan… Industri yang higienis; Lingkungan kerja yang sehat dan higienis; Perumahan yang sehat dan memadai; Persediaan makanan dan nutrisi yang cukup; Tidak mendorong penyalahgunaan alkohol, tembakau, obat-obatan dan substansi yang berbahaya lainnya

Hak pencegahan, penanggulangan dan pemeriksaan penyakit Pencegahan dan penanggulangan serta pengawasan penyakit epidemik dan endemik, penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan; Pembentukan program pencegahan dan pendidikan bagi tingkah laku yang berkaitan dengan kesehatan seperti penyakit menular seksual (PMS), HIV/AIDS, penyakit yang berhubungan dengan kesehatan seksual dan reproduksi;

Lanjutan hak pencegahan… Promosi menenai faktor sosial yang berpengaruh pada kesehatan, misalnya lingkungan yang aman, pendidikan, pertumbuhan ekonomi dan keseteraan gender; Hak atas perawatan; Bantuan bencana alam dan bantuan kemanusiaan dalam situasi darurat; Pengendalian penyakit dengan menyediakan teknologi, menggunakan dan meningkatkan ketahanan epidemi serta imunisasi

Hak atas fasilitas kesehatan, barang dan jasa. Menjamin adanya pelayanan medis yang mencakup upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif baik fisik maupun mental; Penyediaan obat-obatan yang esensial; Pengobatan atau perawatan mental yang tepat; Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya kesehatan seperti organisasi bidang kesehatan, sistem asuransi, secara khusus partisipasi dalam keputusan politik di level komunitas tertentu dan negara

Topik khusus dan penerapan yang lebih luas. Non diskriminasi dan perlakuan yang sama; Perspektif gender Kesehatan anak dan remaja, orang tua, penyandang cacat dan masyarakat adat.

Implementasi Hak Atas Kesehatan Dalam Konteks HAM Kewajiban negara mengimplementasikan norma-norma HAM pada hak atas kesehatan harus memenuhi prinsip- prinsip : Ketersediaan pelayanan kesehatanharus memiiki sejumlah pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduk Aksesibilitas. Fasilitas kesehatan, barang dan jasa, harus dapat diakses oleh tiap orang tanpa diskriminasi dalam jurisdiksi negara Penerimaan. Segala fasilitas kesehatan, barang dan pelayanan harus diterima oleh etika medis dan sesuai secara budaya Kualitas. Fasilitas kesehatan, barang, dan jasa harus secara ilmu dan secara medis dalam kualitas yang baik.

Bentuk kewajiban negara 3 bentuk kewajiban negara untuk memenuhi hak atas kesehatan : Menghormati hak atas kesehatan Melindungi hak atas kesehatan Memenuhi hak atas kesehatan  Pemerintah harus menyediakan fasilitas dan pelayanan kesehatan, makanan yang cukup, informasi dan pendidikan kesehatan, pelayanan pra kondisi kesehatan serta faktor sosial yang berpengaruh pada kesehatan

KESIMPULAN Indikator dipenuhinya hak atas kesehatan  adanya progressive realization atas tersedia dan terjangkaunya sarana pelayanan kesehatan untuk semua dalam kemungkinan waktu yang secepatnya Implementasi hak atas kesehatan harus memenuhi prinsip ketersediaan, keterjangkauan, penerimaan dan kualitas Tidak terpenuhinya hak atas kesehatan yang menjadi kewajiban negara bentuk pelanggaran HAM baik pada tingkat pelaksana (commission) maupun pembiaran (omission).

KESIMPULAN Perlu kesungguhan negara serta partisipasi semua pihak baik masyarakat umum, LSM untuk dapat senantiasa meningkatkan kepedulian, monitoring serta mengevaluasi  hak atas kesehatan dapat terpenuhi yang secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak positif dalam pembangunan masyarakat Indonesia

TERIMA KASIH