Pengembangan Guru PAUD yang Cerdas, Berkarakter dan Profesional

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KOMPETENSI DAN KUALIFIKASI GURU PROFESIONAL
Advertisements

STANDAR PROSES PENDIDIKAN dan GURU DALAM PENCAPAIAN STANDAR PENDIDIKAN
PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN RA by : MOH.YANI,S.Ag,MM,M.Pd.I
KUALIFIKASI AKADEMIK GURU
STANDAR KOMPETENSI GURU
Nanda Surya Setiawan Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Kecerdasan Majemuk Menggunakan Metode Fuzzy Expert System.
HANDOUT 1 TUGAS, KOMPETENSI, DAN PERAN GURU
STANDAR KOMPETENSI GURU
Ruang Lingkup Profesi Kependidikan
Tugas keprofesian untuk Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Adriy.weebly.com.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD
MASALAH PADA ANAK-ANAK DAN PENYELESAIANNYA
STANDAR KOMPETENSI GURU
PROGRAM PAUD.
STANDAR KOMPETENSI GURU
Intelligence Akademi Perawat Panti Waluya
Sudahkah Kita Menjadi Guru Idola?
GURU DAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUATU PROFESI
PENGERTIAN KONSEP, NILAI, MORAL, DAN NORMA DALAM PEMBELAJARAN PKn SD
SUPLEMEN MODUL 3 MENGEMBANGKAN BAKAT DAN MINAT
KAJIAN PENGEMBANGAN STANDAR KOMPETENSI DOSEN DAN LULUSAN UNTIRTA
Pendidikan Karakter Dr. Wuri Wuryandani, M.Pd
Konsep Dasar Penilaian Kelas
Konsep Dasar PKM & Penyelenggaraannya
GURU Guru : pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta.
TUGAS, KOMPETENSI, DAN PERAN GURU
INTELIGENSI.
Inovasi dalam meningkatkan profesionalisme guru
Standar Proses Pendidikan
Konsep Dasar Micro Teaching
Pengembangan Profesi dan Karir serta Kesamaan Hak atas Pengembangan
STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (PTK)
Profesionalisme Guru Dalam Pembelajaran
Bab 9 Usaha-usaha Pengembangan Guru Sebagai Tenaga Pendidik
BAB II Kompetensi Kepribadian Sosial dan Profesi Guru
Pembinaan Kompetensi Mengajar Biologi
PEMAHAMAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Kompetensi dalam Pembelajaran
STANDAR KOMPETENSI GURU
STANDAR KOMPETENSI GURU
Pembinaan Kompetensi Mengajar
Multiple Intelligences
Materi dan Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar
GURU SEBAGAI PENDIDIK PENGERTIAN GURU
SEKOLAH SEBAGAI SISTEM SOSIAL DAN SUB KULTUR
BIMBINGAN KONSELING Sy LULU ASSAGAF, S.Psi.
STANDAR KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN
STANDAR KOMPETENSI DAN KUALIFIKASI GURU
BIMBINGAN KONSELING.
APLIKASI PENELITIAN PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
MULTIPLE INTELLIGENCES ( Kecerdasan Majemuk )
PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI
SISTEM PEMBINAAN PROFESIONAL
KURIKULUM Pengertian Kurikulum 1. Kurikulum sebagai rencana belajar.
PERAN ILMU PENDIDIKAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
AKSIOLOGI DALAM PAUD ALFIRA ISMA SANTI DINA KARTIKA PUTRI
PERAN GURU DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR
Syarat Peningkatan Kualitas SDM?
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 Tentang STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL.
PROFESI KEPENDIDIKAN Nama kelompok: Welly Juli Ariesta Nita Triana
Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan.
UU RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan dosen Bab I pasal 1 no. 1 : Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing,
profil guru yang ideal dengan pendekatan psikologis
PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK
Multiple Intelligences
STANDAR KOMPETENSI GURU
Pengembangan Pendidikan agama berbasis wawasan kebangsaan
Analisis Instrumen PKG PAI
N a m a: Dra. NINIK SRI WIDAYATI,M.Pd Jabatan: Widyaiswara Madya Pangkat/Golongan: Pembina Utama Muda / IV c Spesialisasi: Pendidikan Kimia Instansi:
KEPRIBADIAN PRAKTIKUM 2 BERFIKIR KRITIS DALAM KEBIDANAN KELOMPOK 4 1.NOVIA SANTRI 2.EKA SEPTI NURBAYANTI 3.DIYAH AMBARINI.
Transcript presentasi:

Pengembangan Guru PAUD yang Cerdas, Berkarakter dan Profesional Dr. Rose Mini A.P., M.Psi

Latar Belakang masa usia dini adalah the Golden Ages atau periode keemasan. saat lahir otak bayi mengandung 100 sampai 200 milyar neuron atau sel syaraf yang siap melakukan sambungan antar sel. Setiap informasi yang diterima akan meningkatkan jumlah sambungan antar sel. PAUD diharapkan dapat membantu memberikan pendidikan yang berkualitas pada anak usia dini, sehingga stimulasi dapat berjalan optimal

Sasaran Pendidikan Usia Dini Melatih kemandirian Belajar berbagi kasih sayang Mengasah kemampuan bergaul Belajar mengontrol diri Belajar mengenal peran jenis kelamin Belajar memahami anggota tubuhnya sendiri Latihan keterampilan motorik halus dan besar Belajar kata baru dan memahami orang lain Belajar mengontrol lingkungan Mengembangkan rasa positif terhadap hubungan dengan lingkungan

Oleh karena itu, Untuk mendukung pencapaian sasaran pendidikan usia dini, diperlukan pengembangan guru PAUD yang CERDAS, BERKARAKTER dan PROFESIONAL

MENGAPA GURU PERLU CERDAS ? Cerdas tidak hanya mencangkup kemampuan kognitif (IQ). Kecerdasan merupakan keseluruhan kapasitas yang dimiliki seseorang dalam pemecahan masalah (Gardner, 1983) Guru yang cerdas berarti guru yang memiliki kapasitas dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Guru perlu memiliki pemahaman tentang kecerdasan serta mengasah kecerdasan yang dimiliki. Howard Gardner memperkenalkan istilah Multiple Intelligence (Kecerdasan Majemuk) untuk menjelaskan bahwa kecerdasan mencakup berbagai bidang kehidupan manusia.

Multiple Intelligence (Kecerdasan Majemuk) Kecerdasan gerak tubuh Kecerdasan gambar dan ruang Kecerdasan bahasa Kecerdasan logika dan angka Kecerdasan dalam musik Kecerdasan intra pribadi Kecerdasan antar pribadi Kecerdasan memahami alam Kecerdasan moral

Manfaat Memahami dan Mengasah Multiple Intelligence Bagi Guru Mengetahui potensi yang dimiliki Meningkatkan kompetensi dalam menghadapi tuntutan situasi (belajar-mengajar, pergaulan, dsb) Meningkatkan kemampuan untuk mencari solusi masalah (kreativitas) Membuka kesempatan bagi guru untuk menggunakan teknik maupun pendekatan kepada siswa sesuai dengan jenis kecerdasan yang dimiliki Meningkatkan pemahaman bahwa setiap siswa cerdas dan unik

Oleh karena itu, Pemerintah mencanangkan pendekatan Beyond Centre and Circle (BCCT) dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tujuannya utk MERANGSANG SELURUH ASPEK KECERDASAN ANAK (KECERDASAN MAJEMUK/ MULTIPLE INTELLIGENCE)

MENGAPA GURU PERLU BERKARAKTER? Dalam pemecahan masalah, agar sesuai dengan nilai yang berlaku, guru perlu memiliki karakter yang baik Karakter terdiri dari sifat-sifat baik sebagai bentuk dari perilaku yang sesuai moral. Karakter merupakan bentuk penerapan dari moral (Lickona, 2004) Guru yang berkarakter berarti guru yang mampu mengaplikasikan nilai moral dalam kehidupan, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun keseharian.

Hal yang perlu dipahami dari moral Moral adalah sekumpulan prinsip atau standar perilaku yang akan membantu individu untuk membedakan yang baik dan buruk, dan bertingkah laku sesuai dengan prinsip itu. (Schefer, dalam Eysenck, 2002) Moral adalah sesuatu yang dapat dipelajari Perlu stimulasi agar moral berkembang  tidak otomatis berkembang sesuai usia Stimulasi moral perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari atau dalam kurikulum secara keseluruhan Guru memiliki peranan penting dalam penanaman nilai-nilai moral, khususnya di sekolah

7 Sifat Dasar Moral (Borba, 2001) Empati (Empathy), untuk memahami bagaimana perasaan orang lain. Hati Nurani (Conscience), untuk membantu memutuskan mana yang benar dan salah. Kontrol Diri (Self-control), untuk mengendalikan dorongan dan berpikir sebelum bertindak. Menghargai (Respect), untuk memperlakukan dan menganggap orang lain berharga. Kebaikan (Kindness), untuk lebih memperhatikan kesejahteraan orang lain. Tenggang Rasa (Tolerance), agar menghargai perbedaan kualitas tiap individu. Keadilan (Fairness), untuk memperlakukan orang lain secara layak, adil, dan tidak memihak, sesuai dengan aturan.

Moral reasoning Decision making Komponen Karakter MORAL KNOWING Moral awareness Knowing moral values Perspective taking Moral reasoning Decision making Self knowledge FEELING Conscience Self esteem Empathy Loving the good Self control Humility MORAL ACTION Competence Will Habit

Peran guru dalam menanamkan nilai moral di sekolah Memberikan contoh yang baik kepada siswa Menyusun kurikulum, materi pembelajaran yang mendukung pengembangan moral Membangun atmosfer yang mendukung penanaman nilai moral pada siswa Oleh karena itu, guru harus memiliki kemauan untuk berubah dan terus memperbaiki diri.

MENGAPA GURU PERLU PROFESIONAL ? Profesional berarti kemampuan menjalankan suatu pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dsb) tertentu. Guru yang profesional berarti guru yang memiliki KOMPETENSI, ILMU DAN WAWASAN yang mendukung untuk menjalankan profesi dan tanggungjawabnya.

Terkait dengan Kompetensi Pedagogik Kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Kepribadian Kemampuan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia Profesional Kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi Sosial Kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Terkait dengan Ilmu dan Wawasan National Association for Education of Young Children (NAEYC) dan Association for Childhood Education International (ACEI) menyebutkan beberapa pengetahuan yang perlu dimiliki dan diperbaharui (update) oleh pendidik PAUD, yakni : Pengetahuan tentang dasar-dasar pendidikan anak usia dini Pengetahuan tentang pertumbuhan dan perkembangan anak Pengetahuan tentang kurikulum Pengetahuan tentang proses belajar mengajar

Perhatikan film berikut…

Daftar Pustaka Borba, Michele. (2001). Building Moral Intelligence: The Seven Essential Virtues that Teach Kids to Do the Right Thing. Gardner, Howard. 1993. Multiple Intelligence : The Theory in Practice.New York : BasicBooks Jo Ann Brewer. 1992. Introduction to Early Childhood Education : Preschool through primary grades. Needham Heights : Allyn and Bacon Lickona, Thomas. (2004). Character Matters. New York: Touchstone Rockefeller Center. PERMEN DIKNAS N0:16 TH 2007 Rosemini, dkk. 2007. Panduan Mengenal dan Mengasah Kecerdasan Majemuk Anak. Jakarta : Indocamp Prima Sattler, Jerome M. 1982. Assessment of Children 3rd Ed. San Diego : Jerome M.Sattler Publisher Sukadji, Soetarlinah. 2000. Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah. Depok : LPSP3 Fakultas Psikologi UI