AUDIT ASET TETAP Kelompok 6: Uun Triyani

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BAB 15 PEMERIKSAAN AKTIVA TETAP
Advertisements

Prosedur Pemeriksaan Aktiva Tetap
SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN
BAB III SIKLUS PENGELUARAN
PRAKTIK KERJA AKUNTANSI BIAYA POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA
BAB V AUDIT SIKLUS INVESTASI DAN PENDANAAN
PEMERIKSAAN AKTIVA TETAP
AUDIT SIKLUS INVESTASI ASET TETAP
TUJUAN AUDIT DAN BUKTI AUDIT
Resumed by: anita wijayanti, SE. M.SA., Ak
Audit Persediaan dan Pembelian
AUDIT INVESTASI JANGKA PANJANG
Pengujian Substantif Aktiva Tidak Berwujud
SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA
BAB 6 NERACA SALDO.
BAB V AUDIT SIKLUS INVESTASI DAN PENDANAAN
AUDIT SIKLUS PENGELUARAN
Pertemuan 4 AKUNTANSI ASET TETAP
Pemeriksaan Aktiva Tetap
Topik 4 Audit siklus pengeluaran ( binus. ac
Audit Siklus Pendanaan
Audit Siklus Investasi
TUJUAN AUDIT DAN BUKTI AUDIT. Tujuan Audit Tujuan Audit: Tujuan Umum dan Tujuan Khusus 1.Tujuan umum Menguji kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.
AKTIVA TETAP DAN AKTIVA TIDAK BERWUJUD
Aset Tetap dan aset Tak Berwujud
Audit Siklus Pendapatan
PEMERIKSAAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
PENILAIAN KEMBALI AKTIVA TETAP BERWUJUD
ASET TETAP BERWUJUD.
BAB 4 ARUS INFORMASI AKUNTANSI
AUDIT BEBAN DIBAYAR DI MUKA & AKTIVA TETAP
AKUNTANSI PERUSHAAN JASA
AKUNTANSI AKTIVA TETAP
AUDIT SIKLUS PENDANAAN
JURNAL Definisi : Catatan akuntansi pertama kali atau transaksi dan kejadian terpilih lainnya dicatat pertama kali. Bentuk Jurnal Bentuk jurnal yang paling.
Topik 6 Audit siklus investasi dan pembiayaan. ( binus
Aset Tetap dan aset Tak Berwujud
PEMERIKSAAN AKTIVA TETAP
1. penyesuaian Penyusutan aktiva tetap
AUDIT SIKLUS PENDANAAN
Akuntansi Perusahaan Dagang
Sistem Akuntansi Aktiva Tetap
AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN DAGANG
Hubungan strategi audit awal dengan siklus transaksi
UJI SUBSTANTIF INVESTASI.
Siklus akuisisi modal & pembayaran kembali
Penyesuaian akun-akun
Penyelesaian Siklus Akhir
UJI SUBSTANTIF INVESTASI.
Investasi Sementara dan Investasi Jangka Panjang
Aktiva tetap, Perolehan dan Depresiasi
Audit Siklus Ekuitas Pemegang Saham
Audit Siklus Pengeluaran
PengujianSubstantif Piutang Usaha
Siklus Akuntansi.
AKUNTANSI BIAYA IEG3A3 Program Studi Teknik Industri
Matakuliah : A0692/ AUDIT KEUANGAN
Jurnal Penyesuaian.
05 Laporan Arus Kas Konsolidasi AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 2 EKONOMI
PENGUJIAN SUBSTANTIF TERHADAP PIUTANG USAHA
BAB 21 AUDIT ATAS SIKLUS PEROLEHAN DAN PEMBAYARAN KEMBALI MODAL
NERACA LAJUR.
KESELURUHAN RENCANA AUDIT
Proses Akuntansi Purnama Sari, SE, M.Si.
Audit Siklus Investasi Instrumen Keuangan (Obligasi dan Saham)
AUDIT SIKLUS PENDANAAN
Aset Tetap dan aset Tak Berwujud
Aktiva Tetap, Perolehan dan Depresiasi
Aset Tetap dan aset Tak Berwujud
1 Aset Tetap dan aset Tak Berwujud. 2 Tujuan Pembelajaran 1. Menentukan aset tetap dan akuntansinya 2. Menghitung depresiasi menggunakan metode berikut:
Transcript presentasi:

AUDIT ASET TETAP Kelompok 6: Uun Triyani 10220059 Januari Kristi 10220019 Muhammad Santiko 10220087 Dian K Citra Ali

Pengujian substantif saldo aktiva tetap Rekening aktiva tetap digunakan utk menampung pencatatan aset perusahaan yg mempunyai manfaat ekonomis lebih dari satu tahun atau satu siklus produksi normal. Yg termasuk disini antara lain: tanah dan bangunan, mesin, peralatan, alat pengangkut, dan sebagainya.

Kuesioner Audit Aset tetap No. Pertanyaan Y T 1. Apakah semua penambahan aset tetap diotorisasi sebagimana mestinya secara tertulis? 2. Apakah bukti atas dilepaskannya sesuatu aset tetep yang akan diganti baru (replace) telah diotorisasikan? 3. Apakah setiap mutasi atau pemindahan secara rutin dilaporkan kepada bagian akuntansi? 4. Apakah semua aset tetap dirawat dengan baik? 5. Apakah semua aset tetap diasuransikan dengan cukup?

Pengujian substantif : Prosedur Inisial Menelusuri saldo pada awal tahun & akumulasi depresiasi aktiva tetap. Menelaah aktivitas aktiva tetap pada buku besar aktiva tetap, akumulasi depresiasi, beban depresiasi & menyelidiki bila terdapat jurnal tidak biasa. Mendapatkan daftar penambahan & pengurangan aktiva tetap dari klien dan menentukan bahwa klien menyajikan dengan akurat berdasarkan catatan akuntansi dengan melakukan Footing dan crossfooting serta menguji kesesuaian item.

Pengujian substantif : Prosedur Analitis Menghitung ratio Turnover aktiva tetap Tingkat laba terhadap aktiva tetap Aktiva tetap terhadap ekuitas pemegang saham Beban reparasi terhadap penjualan bersih Menganalisa hasil perhitungan rasio secara relatif terhadap harapan berdasarkan data pada tahun sebelumnya, data industri, jumlah anggaran dan data-data lain yang mendukung.

Pengujian substantif : Pengujian Detail Transaksi Mengusut penambahan aktiva tetap pada dokumen pendukung. Mengusut pelepasan aktiva tetap ke dokumen pendukung. Menelaah jurnal beban perbaikan dan pemeliharaan.

Pengujian substantif : Pengujian Detail Saldo Inspeksi akativa tetap : inspeksi penambahan aktiva tetap melakukan pemeriksaan terhadap aktiva tetap yang lain dan waspada terhadap bukti-bukti penambahan dan pengurangan tidak masuk di dalam daftar aktiva tetap. Menguji titel dokumen dan kontrak Menelaah alokasi untuk depresiasi

Pengujian substantif : Penyajian dan Pengungkapan Membandingkan penyajian dan pengungkapan dengan GAAP/ PABU : Menentukan apakah aktiva tetap dan beban-beban yang terkait, gain dan loss diidentifikasikan dan dikasifikasikan secara layak. Menentukan kelayakan pengungkapan berkaitan dengan biaya, nilai buku, metode depresiasi, umur ekonomis aktiva, dan kontrak leasing.

Contoh prosedur audit: Vouch penambahan dan pengurangan aktiva tetap Untuk penambahan lihat approvalnya dan kelengkapan supporting schedulnya. Untuk pengurangan kita lihat otorisasinya dan jurnalnya apakah sudah dicatat dengan betul, misalnya ada laba atau rugi atas penjualan aktiva tetap tersebut. Misal: Mesin dengan cost 100 juta. Penyusutan 80 juta dijual dengan harga 30 jt secara tunai. Periksa fisik dari aktiva tetap tersebut [dg cara tes basis] dan periksa kondisi dan nomor kode dari aktiva tetap. Periksa bukti pemilikan aktiva tetap. Seperti: IMB, BPKP, STNK dll.

Contoh prosedur audit: (lanjutan) jurnal seharusnya : Kas 30.000.000 Akun Peny. Mesin 80.000.000 Mesin 100.000.000 Laba Penjualan AT 10.000.000 Seringkali perush mencatat Debit Kas 30.000.000 Kredit Mesin 30.000.000 Auditor juga harus memeriksa apakah uang kas sebesar 30.000.000 sudah diterima perusahaan dan dicatat dlm buku penerimaan kas.