Management Tutorial dan The Seven Jumps

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Penalaran, Asumsi, Konteks dan Peta Berpikir
Advertisements

Menyampaikan persetujuan, sanggahan, penolakan pendapat dalam diskusi
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING )
On servis ke 2 KKG BERMUTU Sabtu,30 oktober 2010.
HANDOUT 9 KETERAMPILAN MEMBIMBING DISKUSI KELOMPOK KECIL
SIKLUS BELAJAR fase-fase eksplorasi (exploration)
TEORI Teori merupakan sekumpulan pemikiran atau konsep, definisi atau usulan yang saling berkaitan untuk menjelaskan suatu fenomena tertentu dengan cara.
METODE ILMIAH Iqbal Al Khazim S. Ikom.
BERBICARA Berbicara adalah proses perubahan wujud pikiran atau perasaan menjadi wujud ujaran atau bunyi bahasa yang bermakna yang disampaikan kepada.
Perumusan Masalah Metpen 2.
Problem based learning
AUDIO VISUAL APLIKASI TOPIK 11 TAHAP PRODUKSI 2 (SHOOTING) LUAR STUDIO
Transisi dari Sekolah ke Universitas
Medical Education Unit Faculty of Medicine & Public Health
Problem Based Learning
JABATAN PROFESIONAL DAN TANTANGAN GURU DALAM PEMBELAJARAN
FORMAT PENULISAN ARTIKEL ILMIAH
Menulis Karya Ilmiah Rian Rahmanda Putra
Rini Astuti S.I.Kom Menulis Karya Ilmiah Rini Astuti S.I.Kom
Landasan Teori Istilah: Kerangka Konseptual; Kerangka Teori;
Tata Tulis Karya Ilmiah
PERTEMUAN 4 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING )
KONSELING KELOMPOK.
SIKLUS BELAJAR fase-fase eksplorasi (exploration)
Cara mengadakan Penelitian
METODE PEMBELAJARAN INKUIRI
Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil
METODE ILMIAH Rini Astuti S. Ikom.
METODE ILMIAH.
Modul 1 : Mengembangkan Kecakapan Abad 21 Modul 2 : Mempelajari Dasar – Dasar Komputer dan Internet Modul 3 : Membantu Mengembangkan Pemikiran Kritis.
Problem based learning
METODE ILMIAH Yanti Trianita S. I.Kom.
KARYA TULIS ILMIAH Kelompok 5 Wulan Aprilia Utami
TEKNIK PELATIHAN.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
JABATAN PROFESIONAL DAN TANTANGAN GURU DALAM PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran Inovasi
1. Sudah tentu anda pernah SMP dan SMA !
PTK KELOMPOK 3 6F PGSD Nama kelompok: Marisa Ulfa R ( )
Modul 9 : Mengaplikasikan Lembar Kerja Modul 10 : Mengembangkan Pendekatan Abad 21 Modul 11 : Merencanakan dan Melaksanakan Rencana Kerja Anda.
Modul 1 : Mengembangkan Kecakapan
BERBICARA Berbicara adalah proses perubahan wujud pikiran atau perasaan menjadi wujud ujaran atau bunyi bahasa yang bermakna yang disampaikan kepada orang.
DISKUSI Oleh: A. Maneke.
Penelitian Tindakan Kelas
Model problem based learning
TELECENTER SEBAGAI FASILITATOR PERUBAHAN KOMUNITAS
KONSEP PENDEKATAN SAINTIFIK
LOGO METODE PENULISAN ILMIAH RR.. cara orang mencari jawaban pemecahan masalah Pengalaman Keahlian Penalaran deduktif Penalaran Induktif.
Hj. Noneng Masitoh, Ir. M.M Agi Rosyadi, S.E. M.M
FILOSOFI PEMBELAJARAN
PEMBUATAN MODUL Ariyanti Saleh.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MODEL PEMBELAJARAN.
SEVEN JUMP Sumber: David et al, 1999
METODE ILMIAH Siti Zulzilah.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MODEL PEMBELAJARAN.
Menulis Karya Ilmiah Rini Astuti S.I.Kom
Transcript presentasi:

Management Tutorial dan The Seven Jumps Antari Innaka Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada

Managemen Tutorial Setiap anggota kelompok saling memperkenalkan diri, membuka diri dan berinteraksi secara bebas Memilih satu orang ketua dan satu orang sekretaris Menetapkan prosedur diskusi: bagaimana skenario didiskusikan; bagaimana memanfaatkan waktu secara efektif; bagaimana menetapkan keputusan kelompok.

Skenario harus dibaca oleh seluruh kelompok. Ketua kelompok membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan kepada para anggota. Sekretaris tetap ikut aktif dalam diskusi. Tugas sekretaris: mendengarkan pendapat para anggota; mencatat kesimpulan sementara; mengelompokkan hasil diskusi dalam katagori tertentu sehingga hasil diskusi dapat disusun secara terstruktur.

Seluruh pembelajar masih harus menelusuri informasi secara mandiri baik melalui buku, jurnal, internet, video, pakar dalam bidang pokok bahasan. Penelusuran ini harus dirasa tanggung jawab baik bagi diri sendiri maupun teman pembelajar lainnya. Seluruh hasil penelusuran informasi mandiri dilaporkan dalam diskusi berikutnya dan dirangkum dalam satu kesimpulan yang kemudian dituangkan dalam laporan kelompok. Seluruh anggota bertanggung jawab atas tujuan pembelajaran.

1.Klarifikasi terminologi yg tidak jelas makna 7.Berbagi hasil pembelajaran mandiri 2.Penetapan masalah The Seven Jumps 6.Pengumpulan informasi secara mandiri 3.Curah pendapat 4.Pemecahan masalah sementara 5.Penetapan tujuan pembelajaran

1. Klarifikasi terminologi Identifikasi istilah atau kata-kata yang maknanya kurang jelas Tanyakan kelompok, barangkali ada anggota yang tahu dan dapat menjelaskan atau mendefinisikan istilah atau kata-kata yang maknanya kurang jelas tsb. Anggota kelompok harus jujur tidak perlu malu terhadap hal-hal yang dianggap kurang jelas.

2. Penetapan Masalah Anggota kelompok harus aktif berpartisipasi dalam menyumbangkan pikirannya/pandangannya terhadap masalah yang sedang dibahas. Hasil tertulis berupa daftar topik yang perlu dijelasakan lebih lanjut. Setiap anggota kelompok sangat mungkin mempunyai pandangan yang sangat berbeda terhadap masalah yang sedang dibahas.

3. Curah Pendapat Pengembangan Hipotesis Tahap lanjutan yang merupakan sesi terbuka dimana para anggota diminta untuk membuat formulasi, mencocokkan dan membandingkan buah pikiran mereka. Hipotesis artinya suatu usulan pikiran yang diajukan sebagai dasar penalaran tanpa asumsi kebenaran (titik awal pemikiran lebih lanjut). Dalam tahap ini setiap anggota berkesempatan untuk mencocokan atau menarik kembali pemahaman sesuai dengan proses diskusi.

4. Merangkai penjelasan untuk kepentingan pemecahan masalah sementara Tahap ini mahasiswa akan memiliki buah pikiran yang berbeda-beda. Masalah dibahas lebih teliti dan dibandingkan dengan hipotesis atau penjelasan yang sedang dikembangkan untuk mengetahui apakah sudah sesuai makna atau belum. Jika belum, maka perlu eksplorasi lebih lanjut.

5. Penetapan Tujuan Pembelajaran Tahap ini kelompok sepakat tentang tujuan pembelajaran yang akan dipelajari oleh seluruh anggota kelompok. Hasil tertulis berupa tujuan pembelajaran merupakan hasil awal dari kerja kelompok. Tujuan pembelajaran diekspresikan dalam bentuk pertanyaan yang spesifik.

6. Pengumpilan informasi dan belajar mandiri Mahasiswa bekerja mandiri (privat study). Mencari informasi baik melalui perpustakaan, jurnal, internet, video, pakar atau apa saja yang menyediakan informasi yang sesuai dengan topik bahasan. Hasil tertulis berupa catatan mahasiswa secara individu.

7. Berbagi hasil pencarian informasi dan hasil belajar mandiri Langkah ke-7 dilaksanakan pada perkuliahan minggu berikutnya. Pada awalnya kelompok kembali kepada tujuan pembelajaran yang telah disepakati bersama (langkah 5) Setiap anggota kelompok melaporkan sumber-sumber belajar. Menganalisis seluruh masalah secara lengkap.

Jenis-Jenis Pertanyaan Dalam Diskusi Kelompok Pertanyaan yang menarik pengetahuan bersama misalnya: “Faktor utama apa yang berpengaruh terhadap terjadinya kejahatan menjelang hari raya idul fitri?” Pertanyaan yang mendorong terjadinya diskusi lebih lanjut atau lebih luas, misalnya: “ Apakah hakim ketua sidang pengadilan berhak untuk menetapkan keputusan pengadilan tanpa memperhatikan pendapat dari hakim anggota lain?

Tingkat Pertanyaan: Pengujian pengetahuan, misalnya:” Apa saja bentuk-bentuk wanprestasi yang dapat dilakukan oleh debitur? Dan apa alasan yang dapat digunakan oleh debitur untuk menghindarkan diri dari tuntutan wanprestasi? Aplikasi, pembelajar diminta untuk mengaplikasikan pengetahuannya dalam suatu situasi, misalnya:”Pemerinatah telah berusaha untuk memerangi penyalahgunaan narkoba, tetapi hasilnya belum memuaskan, apa yang anada usulkan agar supaya pemerintah dapat berhasil?