DINAMIKA DAN TANTANGAN PEMBERDAYAAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kasubdit Usaha Perkreditan dan Simpan Pinjam
Advertisements

PRINSIP-PRINSIP PEMBANGUNAN MASYARAKAT
PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ( pnpm ) MANDIRI
SUSTAINABLE DEVELOPMENT
RENCANA SKEMA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UGM
(CLAPP) Gender sosial inklusif
SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT
Langkah-Langkah Pendampingan KSM Juni 2014.
PERAN SERTA MASYARAKAT (PSM)
PELATIHAN MASYARAKAT PNPM-R2PN TAHUN
PENGORGANISASIAN DAN PEMBINAAN POKJANAL POSYANDU
PENUMBUHAN, PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN POKTAN DAN GAPOKTAN
Oleh: Prof. Ir. Urip Santoso, S.IKom., M.Sc., Ph.D
KEBIJAKAN NASIONAL PNPM MANDIRI
TEORI CSR.
Peluang BKM pasca UU Desa
Workshop PPM Desa Sumberagung Fakultas Ilmu Sosial UNY UTAMI DEWI
PEMETAAN SWADAYA.
“Bersama Membangun Kemandirian”
DINAS PERTANIAN PROVINSI BENGKULU 2012
Pemberdayaan di Indonesia
PEMBEKALAN KOORDINATOR DPL & DPL KKN TERPADU POSDAYA UMT
PERAN LEMBAGA KOMUNITAS LOKAL
DESENTRALISASI KESEHATAN
PENGEMBANGAN KLASTER USAHA DI JAWA TENGAH
Prakarsa Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Sektor Industri Oleh : Hermien Roosita Asisten Deputi Urusan Manufaktur, Prasarana dan.
MEMBANGUN DATA PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG BERPIHAK KEPADA MASYARAKAT MISKIN MELALUI FORUM DATA INDIKATOR MDGs KABUPATEN GRESIK PAPARAN KEPALA BAPPEDA.
PEMAPARAN PEMBERDAYAAN GENDER DAN ENERGI
SEMINAR INTERNASIONAL TEMU ILMIAH NASIONAL XV FOSSEI
KAJIAN ANALISIS DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SISTEM INOVASI DAERAH (SIDA) DALAM PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2015 PT. Secon Dwitunggal Putra.
Corporate Social Responsibility
COMMUNITY DEVELOPMENT SEBAGAI DASAR PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH
PELIBATAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERTANIAN
IKATAN PEKERJA SOSIAL PROFESIONAL INDONESIA
Dra. Sri Marnyuni (Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah)
KKN Tematik Infrastruktur Permukiman dalam mendukung Gerakan
P2TP2A DAN PERKEMBANGANNYA
KAJIAN ANALISIS DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SISTEM INOVASI DAERAH (SIDA) DALAM PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2015 PT. Secon Dwitunggal Putra.
PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PENINGKATAN JIWA KEWIRAUSAHAAN
SHIP PARTNER.
Perubahan Sosial & Dinamika Pemerintahan
PEREKONOMIAN INDONESIA
PEOPLE CENTERED DEVELOPMENT
KOMUNITAS PEMBERDAYAAN EKONOMI UNTUK PEREMPUAN (KomPEP - FE Unpas) FE - Universitas Pasundan (The Community of Economic Empowerment for Women)
Bahan tayang 3-4 Mei.
PENDEKATAN ROSS Specific Content Objective Approach :
DRAJAT TRI KARTONO SOSIOLOGI, 2009
PENDEKATAN DAN STRATEGI DALAM PPM
PENGARUS UTAMAAN GENDER DALAM PEMBANGUNAN AMPL
This presentation uses a free template provided by FPPT.com PEMBERDAYAAN BERBASIS PEMBERDAYAAN.
PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PENINGKATAN JIWA KEWIRAUSAHAAN
LANGKAH STRATEGIS DALAM MEMBANGUN MICRO FINANCE BERKELANJUTAN.
KOMUNITAS DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT DALAM RUANG LINGKUP SOSIOLOGI
Konsep Desa dan Kelurahan Tangguh
PERAN PELAKU PEMBERDAYAAN BAGI PERCEPATAN KEMANDIRIAN DESA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM AGRIBISNIS
KULIAH 13 Hubungan Masyarakat
Tujuan Instruksional Umum Pengertian, tujuan, filosofi, dan prinsip penyuluhan pertanian Ruang lingkup dan unsur-unsur penyuluhan pertanian Landasan teknis,
PEMBANGUNAN & PERUBAHAN SOSIAL
Proses Perencanaan Pendekatan Politik: Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana pembangunan hasil proses politik (public choice theory of.
Proses Perencanaan Pendekatan Politik: Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana pembangunan hasil proses politik (public choice theory of.
KEBIJAKAN ORGANISASI PROFESI DALAM PENERAPAN ETIKOLEGAL
TEORI CSR.
PERAN ILMU PERPUSTAKAAN DALAM PENGUATAN LITERASI BAGI MASYARAKAT
Penguatan Kapasitas Kecamatan untuk Meningkatkan Pelayanan Dasar
Sustainable Development Goals (SDGs)
Membangun Asa Demokrasi Alternatif di Desa
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Bappeda DIY disampaikan dalam Seminar Nasional LP3M UMY
Transcript presentasi:

DINAMIKA DAN TANTANGAN PEMBERDAYAAN Oleh : Hempri Suyatna

ESENSI PEMBERDAYAAN Inti dari pemberdayaan adalah pengembangan (enabling), memperkuat potensi atau daya (empowering), dan terciptanya kemandirian. Tujuan pemberdayaan masyarakat adalah untuk membentuk individu dan masyarakat menjadi mandiri. Hasil yang diharapkan adalah tumbuhnya kompetensi masyarakat (tanggung jawab sosial dan kapasitas masyarakat).

ANTITESIS DARI PERSPEKTIF SEBELUMNYA Sentralisasi Menjadi Desentralisasi Top Down Menjadi Bottom Up Uniformity Menjadi Variasi Lokal Sistem Komando Menjadi Proses Belajar Ketergantungan Menjadi Keberlanjutan Social Exclusion Menjadi Social Inclusion Improvement Menjadi Transformation

MENGAPA PEMBERDAYAAN Masih ada ketidakberdayaan masyarakat (marginalisasi, keterisolasian dan keterbatan akses masyarakat baik sosial maupun politik) Isu Kemiskinan Dan Ketimpangan Banyak program-program yang tidak berkelanjutan dan justru menimbulkan ketergantungan masyarakat. Ketidakberdayaan dapat disebabkan oleh kondisi struktural masyarakatnya yang mengandung unsur diskriminasi dan dominasi

PROBLEMATIKA PEMBERDAYAAN Pemberdayaan hanya sekedar sebagai sarana legitimasi kepentingan. Masih adanya bias elite dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.

CONTOH: PNPM Pengamatan selama ini memperlihatkan bahwa program PNPM di beberapa daerah mencapai hasil yang cukup menggembirakan. Banyak daerah sasaran yang kemudian berhasil menjalankan pembangunan wilayahnya terutama pembangunan fisik seperti jembatan, jalan, sarana pendidikan, polindes, maupun prasarana fisik lainnya.

CONTOH: PNPM Meskipun demikian, program masih menghadapi hambatan maupun tantangan seperti : Sinergitas program PNPM dengan program-program pembangunan lain yang masih kurang. Proses pelembagaan program PNPM yang kurang mengakar Proses penggalian aspirasi/partisipasi masyarakat yang kurang (masih banyak yang merupakan representasi tokoh masyarakat) Sosialisasi program ke masyarakat masih kurang

CONTOH: PNPM Meskipun demikian, program masih menghadapi hambatan maupun tantangan seperti : Sinergi Tridaya dalam program PNPM (infrastruktur, sosial dan ekonomi) juga cenderung kabur (Triple C : Communication, Cooperation dan Coordination). Persoalan keberlanjutan (institusionalisasi) program, tidak ada jaminan sistem yang telah dibangun tersebut.

Prinsip ‘tridaya’ PNPM kabur? Kesejahteraan masyarakat Sosial (10%) Ekonomi (20%) Infrastruktur (70%) Kesejahteraan masyarakat (menanggulangi kemiskinan) Triple C: Communication Cooperation Coordination

MENGAPA PEMBERDAYAAN Masih ada ketidakberdayaan masyarakat (marginalisasi, keterisolasian dan keterbatan akses masyarakat baik sosial maupun politik) Isu Kemiskinan Dan Ketimpangan Banyak program-program yang tidak berkelanjutan dan justru menimbulkan ketergantungan masyarakat. Kondisi struktural masyarakatnya yang mengandung unsur diskriminasi dan dominasi sehingga menyebabkan ketidakberdayaan.

MENGAPA PEMBERDAYAAN Sustainable Development Goals (SDGs) (Summit 2012 di Rio de Janeiro) Pembangunan berkelanjutan Visi pembangunan paska-2015 adalah pembangunan berkelanjutan yang inklusif, adil dan bermartabat yang menghilangkan ketimpangan ekonomi, gender, sosial dan politik. Agenda pembangunan paska-2015 mampu mendorong mampu mendorong berakhirnya kemiskinan dan ketimpangan.

REORIENTASI PEMBERDAYAAN Pemberian kewenangan dan penguatan kapasitas masyarakat Reorientasi pola pikir pemberdayaan masyarakat (masyarakat, negara dan pasar). Pola pikir selama ini masih mengacu pada pola pikir developmentalist Negara masih cenderung underestimate, Masyarakat tidak bisa selalu mengharapkan bantuan/kridho lumahing asto. PERUSAHAAN Tidak sekedar membantu program-program CSR dalam bentuk program-program karitatif

REORIENTASI PEMBERDAYAAN Pendekatan harus berbeda dengan sesuai dengan perkembangan kapasitas masyarakat. TAHAPAN : Development for Community Development With Community Development of Community

REORIENTASI PEMBERDAYAAN Peningkatan kapasitas masyarakat untuk mandiri dan membangun jejaring sosial. Institusionalisasi penyelenggara program pemberdayaan masyarakat (anggaran, kesinambungan program, SDM yang memiliki kompetensi). Institusionalisasi pada penerima manfaat (kesinambungan aktivitas lokal, adanya fungsi institusi lokal, berkembangnya modal sosial dan kapasitas masyarakat).

REORIENTASI PEMBERDAYAAN Penyelenggara pemberdayaan masyarakat harus melakukan hal-hal sebagai berikut: Public Responsibility Manajerial Responsibility Financial Responsibility Environment Responsibility

REORIENTASI PEMBERDAYAAN Dalam tataran makro perlu sinergi dan kerjasama dengan berbagai stakeholder : Forum ABCG AKADEMISI BISNIS CIVIL SOCIETY GOVERNANCE

Contoh Kemitraan dalam Pengembangan Masyarakat Support & Catalyst, Community Service Facilitate Workshop and Training Facility academic bussiness community government Provide affordable product & technology Increase awareness, involvement and participation

REFINED MODEL  COMPLEXITY UNIVERSITY ACADEMICS ? ROLE OF UNIVERSITY DEVELOPMENT PARTNERS PROFESSIONAL ASSOCIATION INVESTMENT PARTNERS TECHNICAL ASSISTANCE COMPETENCE CONTINUING EDUCTN COMMERCIAL INTEREST INDUSTRY BUSINESS COMMUNITY GOVERNMENT REGULATION INCENTIVES BENEFICARIES CONSUMERS TECHNOLOGY PRODUCT PRODUCERS

Contoh Pemberdayaan : Yang Dialkukan PSdK Pengembangan Forum CSR “RUMAH CEMARA” di Kelurahan Lomanis, Cilacap, Jawa Tengah (melalui kegiatan pengabdian jurusan dan KKN-PPM) Kerjasama dengan beberapa mitra perusahaan dalam penguatan kelembagaan masyarakat (Misalnya : Dengan PT Taspen di Desa Srimartani, Piyungan Bantul Dengan PT Sriboga di Desa Sidorejo Kecamatan Lendah,Kulonprogo)