Penyusunan Standar Operasional dan Prosedur

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Standard Operating Procedure
Advertisements

TUGAS DAN FUNGSI PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI (PPLN)
TATA CARA PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA
KEMENTERIAN KEUANGAN DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN 2010.
COLORING THE GLOBAL FUTURE | COLORING THE GLOBAL FUTURE Pendidikan Jarak Jauh dari hati ke hati..... Jauh dimata dekat dihati... Ai.
PENDEKATAN PENYUSUNAN ANGGARAN
Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL
SOSIALISASI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL.
PENYUSUTAN ARSIP.
Rapat Pembahasan Pembayaran Honorarium Tim Tahun Anggaran 2014
Pembebasan Bea Masuk atas barang untuk keperluan Museum, Kebun Binatang, dan Tempat Lain Semacam Itu Yang Terbuka Untuk Umum, serta barang untuk Konservasi.
STANDAR BIAYA KHUSUS (SBK)
Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi oleh PPID dan PPID Pembantu
MEKANISME REVISI ANGGARAN TAHUN 2011 DITJEN PENDIDIKAN DASAR
PENYEMPURNAAN arSITEKTUR PROGRAM, KEGIATAN DAN STRUKTUR KINERJA
Organ Pokok Perserikatan Bangsa-bangsa
BANYAK BENER PUSING AH BAGAIMANA YA ??????? JADI BINGUNG AH.
Pertemuan 7 Proyek Sistem Informasi Viska Armalina, ST., M.Eng
Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung
PERSIAPAN PENYUSUNAN DIPA TAHUN ANGGARAN 2007
SELAMAT DATANG PESERTA PEMBINAAN TATA NASKAH PERSURATAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2015.
SALINAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA SURAT EDARAN NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PENINGKATAN EFEKTIVITAS.
Pengelolaan Sistem Informasi
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REVISI ANGGARAN BLU DAN PERMASALAHANNYA
SK Ketua Mahkamah Agung RI No. 076/KMA/SK/VI/2009 Tentang
Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL Tahun Anggaran 2011
Persiapan dan Peran Perekam Medis Dalam Menghadapi Jabatan Fungsional Profesi Perekam Medis Sugeng, SKM.
Kantor Jaminan Mutu Universitas Gadjah Mada Yogyakarta 2014
salam sejahtera untuk kita semua
PENYUSUNAN PROSEDUR KERJA
JENIS, FORMAT, DOKUMEN, DAN PENETAPAN SOP AP
BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAIN
PEMBENTUKAN DAN EVALUASI PRODUK HUKUM DI KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT Disampaikan oleh : Sri Salmiani, SH, MH Kepala Bagian Penyusunan.
Penyusunan RENCANA KERJA DAN ANGGARAN (RKA) – SKPD
Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi Pemerintahan
OTONOMI DAERAH TUGAS DAN FUNGSI DIREKTORAT JENDERAL Bagian perencanaan
PEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ADMINISTRASI PEMERINTAHAN A. Latar belakang Tujuan kebijakan Reformasi Birokrasi di Indonesia adalah untuk.
RAPAT KOORDINASI PEMANTAPAN ADMINISTRASI DALAM RANGKA
PEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR TEKNIS KEGIATAN SASARAN KERJA PEGAWAI
EVALUASI JABATAN Menurut Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Evaluasi Jabatan Pegawai Negeri Sipil.
SOP Penyusunan data Barang Milik Negara (BMN)
IMPLEMENTASI FUNGSI MANAJEMEN KOPERASI
Ketatalaksanaan Pemerintahan di INDONESIA
Materi – 03 Sistem Kantor.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BIRO KEPEGAWAIAN – NOVEMBER 2011
PAPARAN SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA
SIKLUS PENGELUARAN.
SOSIALISASI PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TEKNIS PEGAWAI.
MENYUSUN PROPOSAL PROYEK
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
Standar Operasional Prosedur
BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
PENYUSUNAN dan PENETAPAN APBD
PAPARAN Inspektur Wilayah III
PENYUSUNAN URAIAN TUGAS, ANALISIS BEBAN KERJA DAN PETA JABATAN
Mulawarman & Tim Lab.BK Universitas Negeri Semarang
Pertemuan 4 pemeriksaan lapangan
Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD )
SOSIALISASI PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TEKNIS PEGAWAI.
-- STANDAR OPORASIONAL PROSEDUR ---
KEJAKSAAN NEGERI PURWOREJO
REVIEW PENYUSUNAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
Pengelolaan Hibah Daerah
Ketatalaksanaan Pemerintahan di INDONESIA
EVALUASI KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DAN LAPORAN TAHUNAN
EVALUASI KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DAN LAPORAN TAHUNAN
Standard Operating Procedure (SOP) Layanan dan penyusunannya
Contoh penyusunan skp.
Transcript presentasi:

Penyusunan Standar Operasional dan Prosedur Konsultasi Penyusunan Standar Operasional dan Prosedur dengan Sekretariat Jenderal DPR RI Penyusunan Standar Operasional dan Prosedur Sekretaris jenderal dpr ri Dra. Nining indra shaleh msi. Jakarta, April 2012

Pedoman Penyusunan SOP Setjen DPR RI telah menyusun Pedoman Penyusunan SOP dan telah ditetapkan dengan Peraturan Sekretaris Jenderal DPR RI Nomor 02/PER-SEKJEN/2010 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.

Jenis SOP Sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Sekretariat Jenderal DPR RI bagi DPR RI yaitu memberikan dukungan teknis, administrasi, dan keahlian, maka disusunlah 3 jenis SOP yaitu: SOP Teknis SOP yang dipergunakan untuk kegiatan dukungan teknis yang sangat rinci sehingga tidak ada kemungkinan variasi lain. Penyusunan SOP Teknis perlu memasukkan langkah-langkah yang spesifik dari proses inisiatif, pengkoordinasian dan pencatatan hasil dari kegiatan. Contoh penggunaan SOP Teknis seperti: kegiatan perekaman pembicaraan rapat-rapat Alat Kelengkapan DPR RI, kegiatan pemeriksaan dan penelitian barang-barang untuk disimpan dan didistribusikan dari Bagian Perlengkapan.

Lanjutan.... SOP Administratif SOP Kognitif SOP yang dipergunakan untuk kegiatan dukungan administrasi. SOP administratif perlu memasukkan beberapa langkah yang spesifik dari proses inisiatif kegiatan seperti pengkoordinasian kegiatan dan pencatatan hasil dari setiap kegiatan. Contoh SOP Administratif antara lain dalam me-review dokumen seperti kontrak, proyek; menentukan kebutuhan diklat; ataupun menggambarkan prosedur surat menyurat kantor. SOP Kognitif Penggabungan SOP teknis dan SOP administratif yang dipergunakan untuk kegiatan dukungan keahlian. Penyusunan SOP kognitif perlu memasukkan beberapa langkah yang bersifat teknis dan spesifik dari proses inisiatif kegiatan seperti pengkoordinasian kegiatan dan pencatatan hasil dari setiap kegiatan.

Prinsip Penyusunan SOP Kemudahan Kepastian hukum Kejelasan Pembakuan Efisiensi dan efektivitas Pertanggungjawaban Keselarasan Keterkaitan Keterukuran Keamanan Dinamis Keterbukaan Berorientasi kepada pengguna Kepatuhan hukum

Format SOP Contoh Format SOP.docx Langkah Sederhana (Simple Steps) Dalam SimpleSteps ini kegiatan yang akan dilaksanakan cenderung sederhana dengan proses yang pendek. Tahapan Berurutan (Hierarchical Steps) Dalam Hierarchical Steps langkah-langkah yang telah diidentifikasi dijabarkan ke dalam sub-sub langkah secara terperinci. Grafik Dalam format ini proses yang panjang tersebut dijabarkan ke dalam sub-sub proses yang lebih pendek yang hanya berisi beberapa langkah. Diagram Alir (Flowchart) Flowcharts merupakan format yang biasa digunakan jika dalam SOP tersebut diperlukan pengambilan keputusan yang banyak (kompleks) dan membutuhkan jawaban “ya” atau “tidak” yang akan mempengaruhi sub-langkah berikutnya.

Langkah Sederhana (Simple Steps) SOP antara lain: Kepala Nama instansi Nama unit kerja Nama unit kerja di atasnya Tanggal persetujuan Nama SOP Isi Rincian kegiatan Jabatan penanggung jawab Keterangan Kaki Tanda tangan dan nama lengkap pejabat pemberi persetujuan (minimal eselon II)

Tahapan Berurutan (Hierarchical Steps) SOP antara lain: Kepala Nama instansi Nama unit kerja Nama unit kerja di atasnya Tanggal persetujuan Nama SOP Isi Rincian kegiatan Jabatan penanggung jawab Keterangan Kaki Tanda tangan dan nama lengkap pejabat pemberi persetujuan (minimal eselon II)

Grafik SOP antara lain: Kepala Isi Kaki Nama instansi Nama unit kerja Nama unit kerja di atasnya Tanggal persetujuan Nama SOP Isi Rincian kegiatan yang disertai dengan penanggung jawabnya Kaki Tanda tangan dan nama lengkap pejabat pemberi persetujuan (minimal eselon II)

Diagram Alir (Flowchart) SOP antara lain: Kepala Nama instansi Nama unit kerja Nama unit kerja di atasnya Tanggal persetujuan Nama SOP Isi Rincian kegiatan Jabatan penanggung jawab Keterangan Kaki Tanda tangan dan nama lengkap pejabat pemberi persetujuan (minimal eselon II)

Identifikasi SOP Setjen DPR RI Kegiatan penyusunan SOP mulai dilaksanakan tahun 2010, dimulai dengan pembentukan Tim Penyusun SOP (dibentuk dengan Keputusan Sekjen DPR RI Nomor 433/SEKJEN/2010) . Tim telah melakukan identifikasi awal sebanyak 489 SOP di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.

Lanjutan... Tim Penyusun SOP juga telah menetapkan 72 SOP prioritas yang harus diselesaikan selama tahun 2010, dengan 16 diantaranya adalah SOP Unggulan. Penentuan kriteria unggulan tersebut dengan pertimbangan antara lain: Melakukan dukungan langsung kepada DPR RI Terkait dengan keuangan negara Terkait dengan keselamatan kerja.

Lanjutan... Selama tahun 2010, Tim telah menyelesaikan 75 SOP (melebihi jumlah yang ditargetkan, 72 SOP). SOP tersebut telah mendapat persetujuan eselon II di masing-masing unit kegiatan SOP. SOP yang telah selesai kemudian di berikan kekuatan hukum dengan Keputusan Sekretaris Jenderal DPR RI Nomor 911/SEKJEN/2010 tentang Penetapan Standar Operasional Prosedur di lingkungan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Lanjutan... Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) telah melakukan identifikasi ulang terhadap inventarisasi SOP, dan dari identifikasi sementara saat ini terdapat 725 SOP. Sampai dengan bulan Oktober 2011, jumlah SOP yang telah dibahas dengan Bagian Ortala berjumlah 250 SOP.

Terima Kasih Jakarta, 4 November 2011