STRATEGI DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI RIAU TAHUN 2014

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah Daerah (RPJP/MD)
Advertisements

LAPORAN EVALUASI TAHUN KETIGA RPJMD KABUPATEN TEGAL
REVITALISASI MUSRENBANGDA “LESSON LEARN” PROVINSI SUMATERA SELATAN
oleh Haryo Habirono Salatiga
Sosialisasi Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan (PEP) RAN/RAD - GRK
Peran RZWP3K dalam Perencanaan Pembangunan Bidang Kelautan
PENGORGANISASIAN DAN PEMBINAAN POKJANAL POSYANDU
ROAD MAP IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 DISAMPAIKAN OLEH: TARMIZI.
PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
Penyerasian, Penyelarasan, dan Penyeimbangan RZWP-3-K dengan RTRW
RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI DIY TAHUN 2010
KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/
UNDANG-UNDANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL (UU 25 TH 2004)
FORUM SKPD Dinas Pendidikan 2015.
Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat
ALUR PENGANGGARAN DAN PENCAIRAN HIBAH, BANSOS DAN BANTUAN KEUANGAN
Jayapura, 13 Agustus SEJAHTERA DEMOKRATIS BERKEADILAN Memperkuat triple tracks strategy serta pembangunan inklusif dan berkeadilan Memantapkan.
PENGANGGARAN SEKTOR PUBLIK
MUSRENBANG (Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan)
PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
Struktur Penyelenggara Pemerintahan Daerah : Pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS
Dinas komunikasi dan informatika DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
KEBIJAKAN PERENCANAAN PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2018
KEMENTERIAN DALAM NEGERI
PENGANGGARAN SANITASI
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
H. Ahmad Marzuqi, S.E Dan Dian Kristiandi, S.Sos
RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2010
SIKLUS PERENCANAAN & PENGANGGARAN TAHUNAN
Deputi Bidang Pengembangan Regional
KOORDINASI, INTEGRASI DAN SINKRONISASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN
Universitas Negeri Semarang
KELOMPOK 1 ANGGI LAKSITA R. / KHOIRUNNISA R. /
KERANGKA UMUM PERUBAHAN RPJMD PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Pemerintah Kota Lubuklinggau
Kepala Biro Organisasi Setda Prov. Sumbar
October 17 PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH RANCANGAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) PROVINSI KALIMANTAN.
PENYUSUNAN & PENETAPAN RAPBD
Proses kebijakan publik dalam pembangunan
TAHAPAN DAN TATACARA PENYUSUNAN
PENGANGGARAN SEKTOR PUBLIK
FORUM SKPD SARANA PRASARANA
MENTERI DALAM NEGERI PADA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
ANGGARAN BERBASIS PRESTASI KERJA & STANDAR PELAYANAN MINIMAL
MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK
PENYUSUNAN DAN PENETAPAN APBD
KELOMPOK 2: 1.BELA OKTAVIANTI 2.TRISKA PUSPA NINGTYAS TAHAP PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN DI PEMDA.
KEMENTERIAN DALAM NEGERI
SISTEM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN
Kepala Bappeda Kabupaten Pangandaran
SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA, ANGGARAN, DAN AKUNTANSI
PROSES PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PEMBANGUNAN DAERAH
Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2019
Desk Penyusunan Perubahan Renja OPD Tahun 2012
PERAN BAPPEDA DALAM PENYELESAIAN URUSAN KESEHATAN
KEPALA BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR SEKRETARIAT MUSRENBANG-2018
DISAMPAIKAN pada Musrenbang rkpd kabupaten belitung
Rapat Koordinasi Program dan Kegiatan BAPPEDA Provinsi NTB Tahun 2018
INTEGRASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN BAPPEDA LOMBOK BARAT 08 DESEMBER 2018.
Pusat Perencanaan Kepegawaian dan Formasi 2016
POKOK-POKOK PIKIRAN DPRD diy terhadap rkpd diy tahun 2020 H
KERANGKA UMUM PERMENDAGRI NO. 32 TAHUN 2017
PERAN DAN DUKUNGAN DPRD PROV JATENG DALAM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PENANGGULANGAN BENCANA Disampaikan Pada: Rapat Koordinasi dengan Tema Akuntabilitas,
FORUM KONSULTASI PUBLIK
MUSRENBANG Perubahan RPJMD Tahun
PERENCANAAN – ANGGARAN HUBUNGAN ANTARA KUA-PPAS, RKA DAN DPA OLEH : ACHMAD ZAKI NIM : P2C
DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMBANGUNAN DAERAH KEMENTERIAN DALAM NEGERI
Program Studi Administrasi Pemerintahan FISIP Universitas Padjadjaran.
KEPALA BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Transcript presentasi:

STRATEGI DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI RIAU TAHUN 2014 Disampaikan oleh Kepala Bappeda Prov. Riau Pada tanggal 13 Maret 2013 1

VISI JANGKA PANJANG PROVINSI RIAU 2020 Perda Provinsi Riau No. 9 Tahun 2009 tentang RPJP Provinsi Riau 2005-2025 TERWUJUDNYA PROVINSI RIAU SEBAGAI PUSAT PEREKONOMIAN DAN KEBUDAYAAN MELAYU DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT YANG AGAMIS, SEJAHTERA LAHIR DAN BATHIN DI ASIA TENGGARA TAHUN 2020 2

MISI PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG PROVINSI RIAU 2005-2025 Mewujudkan Provinsi Riau sebagai pusat kegiatan perekonomian Mewujudkan perekonomian yang berkelanjutan dan bersaing Mewujudkan masyarakat Riau yang mandiri dan sejahtera Mewujudkan keseimbangan pembangunan antar wilayah Mewujudkan kerjasama pembangunan antar wilayah Mewujudkan kehidupan masyarakat yang berakhlak Mewujudkan kebudayaan Melayu sebagai payung kebudayaan Meningkatkan kemampuan dan kompetensi Pemerintah Daerah Mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat Mewujudkan masyarakat madani Mewujudkan lingkungan yang lestari Mewujudkan dukungan sistem informasi pembangunan yang handal   3

VISI PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH PROVINSI RIAU TAHUN 2009 - 2013 (Perda No. 10 Tahun 2009 tentang RPJMD Provinsi Riau 2009–2013) 4

MISI PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH PROVINSI RIAU TAHUN 2009-2013 Meningkatkan kinerja Pemerintahan Daerah yang profesional dan bermoral melalui keteladanan pemimpin dan aparat. Mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas sebagai kelanjutan pengentasan kebodohan. Memperkuat keseimbangan pembangunan antar-wilayah sebagai kelanjutan pembangunan infrastruktur. Meningkatkan pembangunan perekonomian berbasis potensi sumberdaya daerah dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui perkuatan koperasi dan UKM sebagai kelanjutan pengentasan kemiskinan. Meningkatkan penanaman modal untuk mendukung pertumbuhan perekonomian. Meningkatkan peran masyarakat dan kelembagaan di perdesaan dalam pembangunan. Mewujudkan budaya Melayu menjadi payung kebudayaan daerah dan alat pemersatu berbagai budaya yang ada di Provinsi Riau. Meningkatkan kualitas lingkungan dan perlindungan lingkungan. Meningkatkan kemampuan penanganan permasalahan regional dan global secara terpadu dan berkesinambungan. 5

RUANG LINGKUP PERENCANAAN SESUAI PERMENDAGRI NO. 54 TAHUN 2010 PEMBANGUNAN DAERAH SESUAI PERMENDAGRI NO. 54 TAHUN 2010 Tata cara pengolahan data dan informasi PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHAPAN DAN TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD) TAHAPAN DAN TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) TAHAPAN DAN TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENSTRA SKPD) TAHAPAN DAN TATACARA PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) TAHAPAN DAN TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD ) 6

7 AGENDA TENTATIVE PENYUSUNAN RKPD, APBD dan USULAN APBN TAHUN ANGGARAN 2014 Usulan : APBN 2014 Musrenbang Tingkat Desa/Kelurahan Penyusunan Usulan Program/Kegiatan APBN P 2013 APBN 2013 APBD Provinsi (Renja Usulan disertakan Pra RKA) Januari S.d Minggu III Februari 2013 Januari 2013 Disampaikan ke: - Bappeda Prov. Riau Kementerian/ Lembaga Terkait Musrenbang Tingkat Kecamatan Pelaksanaan Raker SKPD Provinsi dengan Kab/Kota Pelaksanaan Forum SKPD Provinsi Pembahasan Usulan APBN Tahun 2014 Terintegrasinya Usulan SKPD dengan Kab/Kota Februari 2013 Februari 2013 Usulan Program/ Kegiatan SKPD untuk Bahan Musrenbang Provinsi Selambatnya Minggu III Maret, Musrenbang di Tingkat Kabupaten/Kota Pertemuan/Koordinasi lintas kementerian terkait & anggota DPR/DPD Daerah Pemilihan Provinsi Riau Usulan APBN untuk Musrenbangnas Penyusunan RKPD Maret 2013 Usulan DAK Penetapan RKPD Perubahan Tahun 2013 Penyusunan KUA & PPAS Perubahan Tahun 2013 Program/Kegiatan APBD (P) 2013 7

Lanjutan … 8 Minggu I, Musrenbang Provinsi Riau Minggu III-IV, Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (MUSRENBANGNAS) Perubahan Usulan APBN : Dekonsentrasi Tugas Pembantuan DAK Lanjutan … April 2013 Penyusunan KUA dan PPAS Provinsi Riau TA. 2014 Pemerintah Provinsi Riau (TAPD) DPRD (banggar DPRD) Mei 2013 Penetapan RKPD TA. 2014 KEPALA DAERAH Penyampaian dan Pembahasan KUA & PPAS Provinsi Riau Tahun 2014 Penyampaian dan Pembahasan Perubahan KUA & PPAS Provinsi Riau Tahun 2013 Penyampaian, Pembahasan dan Penetapan RAPBD P TA. 2013 Pemerintah Provinsi Riau (TAPD) DPRD (Banggar DPRD) Juni s.d. Juli 2013 Agustus 2013 Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD 2014 dan Penyampaian RAPBD Tahun 2014 ke DPRD Provinsi RIau TAPD Pemerintah Provinsi Riau bersama SKPD TAPD Pemerintah Provinsi Riau bersama SKPD Banggar DPRD & Komisi – Komisi di DPRD September 2013 Pembahasan RAPBD Provinsi Riau TA. 2014 TAPD Pemerintah Provinsi Riau bersama SKPD Banggar DPRD & Komisi – Komisi di DPRD Oktober 2013 Lanjutan Pembahasan RAPBD Provinsi RIau TA. 2014 November 2013 Penetapan dan Verifikasi APBD Provinsi Riau TA. 2014 - DPRD Provinsi Riau - Departemen Dalam Negeri 8

PRIORITAS RKP 2014 (NASiONAL) 9

PRIORITAS RKP 2014 SESUAI DENGAN RPJMN DAN KELANJUTAN RKP SEBELUMNYA Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola 1 Pendidikan 2 Kesehatan 3 Penanggulangan Kemiskinan 4 Ketahanan Pangan 5 Infrastruktur 6 Iklim Investasi dan Iklim Usaha 7 Energi 8 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana 9 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pascakonflik 10 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi 11 Bidang Politik, Hukum dan Keamanan 12 Bidang Perekonomian 13 Bidang Kesejahteraan Rakyat 14 PRIORITAS NASIONAL RPJMN 2010 - 2014 10

Prioritas RKPD 2014 (Provinsi Riau) 11

PRIORITAS RKPD TAHUN 2014 12 2. PERCEPATAN DAN PERLUASAN INFRASTRUKTUR PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Fokus/Isu Strategis: Peningkatan mutu wajar dikdas 9 Tahun; Peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan; Rintisan wajar 12 Tahun (menengah / dikmen); Perluasan akses pelayanan kesehatan dasar masyarakat; Pengembangan kapasitas kepemudaan dan olahraga berprestasi; Peningkatan kualitas tenaga kerja. 2. PERCEPATAN DAN PERLUASAN INFRASTRUKTUR Fokus/Isu Strategis : Peningkatan kualitas jalan dan jembatan provinsi di kabupaten/kota; Percepatan dan perluasan akses masyarakat terhadap listrik dan air bersih; Pengembangan infrastruktur untuk membuka dan meningkatkan akses ke sentra-sentra produksi; Peningkatan infrastruktur perdesaan dan pemukiman; Peningkatan dan perluasan pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan akses pelayanan publik. PEMANTAPAN PEREKONOMIAN DAERAH Penguatan ketahanan pangan; Pengembangan industri hilir pertanian; Peningkatan daya saing UMKM; Pengembangan perekonomian berbasis perdesaan; Perluasan kesempatan kerja /usaha dan penurunan kesenjangan pendapatan; Penurunan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup penduduk miskin. 12

LANJUTAN 13 PENGEMBANGAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA Fokus/Isu Strategis: Penguatan jati diri dan pelestarian budaya melayu; Pengembangan objek-objek wisata unggulan. PEMANTAPAN BIROKRASI DAN TATA KELOLA YANG BERSIH DAN PRODUKTIF SERTA PENINGKATAN PENEGAKAN HUKUM DAN PEMBERANTASAN KORUPSI Peningkatan Profesionalisme SDM Aparatur Daerah; Penguatan Manajemen dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelayanan Publik; Peningkatan pencegahan dan pemberantasan korupsi serta penegakan hukum. PEMBANGUNAN DAERAH PERBATASAN DAN TERISOLIR Percepatan pembangunan dan pengembangan daerah dan kawasan perbatasan; Percepatan pembukaan akses daerah terisolir. PEMANTAPAN PENGENDALIAN LINGKUNGAN HIDUP YANG BERKELANJUTAN Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis, dan Pengembangan Perhutanan Sosial; Peningkatan Kapasitas Mitigasi Bencana ; Pengendalian Kualitas Lingkungan. 13

DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK Rp 19.043.226.350,95 PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI E-GOVERNMENT PROGRAM PRIORITAS DAN PAGU INDIKATIF SKPD TAHUN 2013 14

DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK Rp 16 Milyar PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI E-GOVERNMENT PROGRAM PRIORITAS DAN PAGU INDIKATIF SKPD TAHUN 2014 15

PRINSIP E-GOVERNMENT PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI YANG DAPAT MENINGKATKAN HUBUNGAN ANTARA PEMERINTAH DAN PIHAK-PIHAK LAIN, BAIK TERHADAP MASYARAKAT, KALANGAN BISNIS MAUPUN SESAMA PEMERINTAH G2C (government to citizen), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan masyarakat luas, misalnya melayanai kependudukan dan administrasi. G2B (government to business), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan dunia usaha, misalnya pengurusan izin usaha, permintaan data statistik yang dibutuhkan pengusaha, dan sebagainya. G2G (government to government), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan lembaga pemerintah lain, departemen lain, pemerintah diatas atau dibawahnya, dan sebagainya. 16

PEMANFAATAN TIK DALAM BIDANG PEMERINTAHAN MEMILIKI KEUNTUNGAN ANTARA LAIN : 1. Meningkatkan layanan kepada masyarakat. Masyarakat dapat dilayani kapan saja tanpa harus menunggu kantor buka. 2. Meningkatkan hubungan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat karena informasi mudah diperoleh. 3. Tersedianya informasi yang mudah diakses masyarakat, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan yang benar dan dapat diberdayakan. 4. Meningkatkan transparansi pemerintahan. 17

KOMISI INFORMASI PROVINSI (KIP) PEMBENTUKAN KOMISI INFORMASI PROVINSI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK PASAL 24 AYAT (3) KOMISI INFORMASI PROVINSI BERKEDUDUKAN DI IBU KOTA PROVINSI DAN KOMISI INFORMASI KABUPATEN/KOTA BERKEDUDUKAN DI IBU KOTA KABUPATEN/KOTA. KOMISI INFORMASI PROVINSI RIAU TELAH DIBENTUK BERDASARKAN PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR 72 TAHUN 2012. 18

SAAT INI SEKRETARIAT KOMISI INFORMASI PROVINSI RIAU BELUM TERBENTUK. LANJUTAN SEKRETARIAT KOMISI INFORMASI PROVINSI DILAKSANAKAN OLEH PEJABAT YANG TUGAS DAN WEWENANGNYA DI BIDANG KOMUNIKASI DAN INFORMASI DI TINGKAT PROVINSI YANG BERSANGKUTAN. SAAT INI SEKRETARIAT KOMISI INFORMASI PROVINSI RIAU BELUM TERBENTUK. SEMENTARA MENUNGGU TERBENTUKNYA SEKRETARIAT KOMISI INFORMASI PROVINSI RIAU, DUKUNGAN ADMINISTRATIF, KEUANGAN, DAN TATA KELOLA KOMISI INFORMASI PROVINSI RIAU DILAKSANAKAN MELALUI DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK PROVINSI RIAU. DIHARAPKAN PADA KABUPATEN/KOTA JUGA MEMBENTUK KOMISI INFORMASI KABUPATEN/KOTA 19

BEBERAPA CATATAN PENTING UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN PROVINSI RIAU 2014 SETIAP SKPD TELAH MEMILIKI DATA DAN INFORMASI POKOK SEBAGAI DASAR PERENCANAAN DAN DI UPDATE SECARA BERKALA; FOKUS PADA PROGRAM/KEGIATAN YANG MENJADI TANGGUNG JAWAB DAN KEWENANGAN PROVINSI; TERUS MENGUPAYAKAN PELAKSANAAN PROGRAM STRATEGIS DAERAH SECARA LEBIH TERFOKUS DAN BERKOORDINASI LINTAS SEKTOR; SECARA SIMULTAN MEMPERSIAPKAN RENSTRA SKPD MASING-MASING SEJALAN DENGAN PENYUSUNAN RANCANGAN RPJMD RIAU 2013–2018; MENYIAPKAN RENCANA KERJA (RENJA) SKPD TAHUN 2014 DI BULAN MARET SEBAGAI BAHAN UTAMA MUSRENBANG PROVINSI TAHUN 2013; FUNGSIONALISASI SARANA PRASARANA OLAHRAGA PASCA PON DAN ISG; BENAR-BENAR MEMPERHITUNGKAN KEBUTUHAN PEMBANGUNAN DI TAHUN 2014 SEJAK DINI, YANG DIAWALI MELALUI PELAKSANAAN FORUM SKPD DAN MUSRENBANG; PROGRAM / KEGIATAN UTAMA PENYELENGGARAAN PRIORITAS DAERAH MENJADI TARGET UTAMA DAN DIKOORDINASIKAN SECARA INTENSIF ANTAR SKPD TERKAIT; TETAP MENGACU PADA PERATURAN PERUNDANG YANB BERLAKU. 20

PERTIMBANGAN DASAR PENETAPAN ALOKASI PAGU INDIKATIF SKPD TAHUN 2014 KEKUATAN PENDANAAN DAN PREDIKSI PEMBIAYAAN DI TAHUN 2014; KEBUTUHAN PENDANAAN BAGI PROGRAM/KEGIATAN YANG MENJADI KEWENANGAN PROVINSI DI SKPD MASING-MASING; PELAKSANAAN PROGRAM/KEGIATAN STRATEGIS DAERAH; PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI RIAU TAHUN 2014; PRIORITAS PEMBANGUNAN NASIONAL TAHUN 2014 DI DAERAH SEPERTI MDGs, REFORMASI BIROKRASI, Dll; KEBUTUHAN PELAKSANAAN TUPOKSI DASAR SKPD. 21

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA 22