EVALUASI PEMBELAJARAN achmad noor fatirul. PIKIRKAN PERISTIWA INI:  Bukan ingin memprovokasi, tetapi itulah fakta sesungguhnya yang saya alami.  Saya.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Ketika pembelajar menyimpang dari rencana pengajaran pada hari itu Ketika pengajar yang menyimpang dari rencana pengajaran pada hari itu Ketika muncul.
Advertisements

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM DOKTOR ILMU PENDIDIKAN S U R A K A R T A 2011 Oleh : LUGTYASTYONO BN Tugas.
5 langakah dalam memilih jurusan OLEH : GITA NOOR NOMZANO
“Gregor Theory” (Teori X dan Y)
Apa yang salah dengan sistem pendidikan kita ?
Nama : novya tiara s. Nim : Fakultas : ekonomi Jurusan : manajemen.
BAKAT.
Persepsi dan Pengambilan Keputusan Individual
Analisis Jiwa Kewirausaahan Pada Diri Sendiri
PRINSIP-PRINSIP BELAJAR DAN ASAS ASAS PEMBELAJARAN
Karakteristik Anak Berbakat
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
KEMANDIRIAN.
Meningkatkan motivasi
SISTEM AMONG DAN SIKAP PEMBINA
Mari kita Kenali Potensi Diri kita... Oleh: Helma Safitri.
Bakat, Kecerdasan dan kreativitas Peserta Didik
Kupu-kupu Seorang anak sedang bermain dan menemukan kepompong kupu-kupu di sebuah dahan yang rendah. Diambilnya kepompong tersebut dan tampak ada lubang.
TEORI BELAJAR HUMANISTIK
Prinsip- Prinsip Belajar
Pembelajaran terpadu PGSD
PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN UNIVERSITAS RIAU
DASAR-DASAR PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Adriy.weebly.com.
Masa Kanak-Kanak Akhir/ Masa Sekolah
PENGANTAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Karir. Langkah Perubahan Karir yang Sukses Ciptakan sendiri langkah yang anda akan ambil untuk melakukan perubahan karir.
EFFECTIVE COACHING Hasnerita, S.Si.T.M.Kes.
Persepsi dan Pembuatan Keputusan Individual
Materi Pertemuan 8 Peran Pendidik dalam Memupuk Bakat dan Kreativitas Anak Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
Persepsi dan Pembuatan Keputusan Individual
Pemilihan Media.
BAKAT Oleh: Abdul khalid, S.Pd.
PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)
Menikmati Kehidupan Kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan terletak pada semangat juang masing-masing individu. Hal yang besar bukanlah apa yang terjadi.
ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGAANYA
STRATEGI BELAJAR MENGAJAR
Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi
1. Mengenal karakteristik peserta didik
Pertemuan 16 Kemampuan komunikasi (II)
Aplikasi Pemeriksaan Psikologis
Apa pun yang Terjadi, Bersyukurlah!
PENILAIAN POTENSI DIRI WIRAUSAHA
Penyusunan SAP DAN MEDIA PEMBELAJARAN
SITUASI PERGAULAN Dua orang atau lebih, baik yang terdiri dari orang-orang dewasa atau anak – anak atau orang dewasa dengan anak-anak akan menciptakan.
HAKIKAT STRATEGI PEMBELAJARAN
BLOK I PROSES BELAJAR & HUMANIORA
Konsep Belajar dan Teori Belajar IPA
TEORI BELAJAR HUMANISTIK
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN
MEMILIH JURUSAN STUDI DI SMAK 2
“Apa Motivasi Siswa Melanggar Peraturan”
Guru Profesional dan Standarisasi Pendidikan Nasional
TEORI KOGNITIVISME.
Sebuah Catatan Singkat
PERILAKU ORGANISASI Entis Sutisna, SE, MM.
Konsep Belajar dan Teori Belajar IPA
STRATEGI BELAJAR MENGAJAR
KONSEP NILAI DAN KOORDINASI
PERAN SEKOLAH DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ANAK
HAKIKAT STRATEGI PEMBELAJARAN
STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA AKTIVITAS SISWA (PBAS)
FILOSOFI PEMBELAJARAN
KONSEP PEMBELAJARAN BERMAKNA
LANDASAN YURIDIS & PSIKOLOGIS PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING)
PERENCANAAN KARIER Achmad Rozi EL Eroy.
HOW TO SURVIVE KERJA PROFESI (KP)
PENDEKATAN EKSISTENSIAL-HUMANISTIK
BAB I pengertian pendidikan
HOW TO SURVIVE KERJA PROFESI (KP)
MINAT DAN BAKAT.
Transcript presentasi:

EVALUASI PEMBELAJARAN achmad noor fatirul

PIKIRKAN PERISTIWA INI:  Bukan ingin memprovokasi, tetapi itulah fakta sesungguhnya yang saya alami.  Saya baru menyadari bahwa saya menjadi korban dari sistem standarisasi pendidikan nasional.  Suatu sistem pendidikan yang “HARUS” diikuti oleh seluruh anak bangsa ini.  Tanpa melalui sistem ini, otomatis secara formal, tidak bisa melanjutkan kejenjang pendidikan formal selanjutnya.

Saya ingin bertanya kepada anda!!!  Apa minat dan Bakat yang anda miliki?  Anda juga adalah korban sistem pendidikan nasional

Apa ada hubungan antara minat dan bakat dengan sistem standarisasi pendidikan nasional?  Lingkungan dan kesempatan sangat mempengaruhi minat dan bakat seeorang.  Minat dan bakat erat bubungannya dengan kreativitas.  Kreativitas akan berkembang jika seseorang berminat dan berbakat pada apa yang dikerjakannya.  Minat dan bakat adalah sesuatu yang personal, unik dan tidak bisa disamakan dengan individu lain.  Jadi kita tidak bisa memaksakan seseorang harus berminat dan berbakat pada sesuatu.  Kalau ini terjadi, maka kreativitas seseorang akan mati, karena mengerjakan sesuatu yang tidak diinginkan

APA KONSEP STANDARISASI? Standarisasi sebagai penyeragaman Artinya Pebelajar harus mencapai tingkat indeks prestasi tertentu secara nasional.

Ada 2 masalah yang memberatkan PEBELAJAR  Kesempatan. Kesempatan untuk mendapatkan informasi yang lebih tidak sama untuk seluruh Pebelajar di Indonesia. Bukan karena Pebelajar di daerah lain yang terpencil bodoh, tapi karena keterbatasan informasi yang mereka peroleh.  Keunikan Individual. Kita tidak bisa memaksakan mata pelajaran tertentu bagi anak yang memang tidak disukai. Karena setiap Pebelajar unik, kita menggali keunikan yang dimiliki, bukan memaksakan standar yang kita peroleh. Jika ini terjadi, berarti membunuh kreativitas Pebelajar.

 Sistem pendidikan memaksakan standar yang harus dicapai oleh Pebelajar, tanpa mempertimbangkan kelebihan disisi lain yang dimiliki mereka. Ini sama saja dengan membunuh kreativitas Pebelajar, karena dipaksa mengerjakan sesuatu yang tidak mereka sukai. Padahal pendidikan haruslah menyenangkan.

 Jika sistem ini terus diberlakukan, maka saya memprediksi: 1. Pendidikan kita akan menghasilkan Pebelajar yang mandul, 2. Pebelajar yang tidak bisa berbuat apa-apa, karena program yang kita berikan adalah program yang seharusnya diberikan kepada robot. 3. Tidak melihat sisi manusiawi si Pebelajar, bahwa dia itu unik dan membutuhkan sentuhan dan perlakuan yang unik pula bukan penyeragaman.

 Sukses dalam pendidikan, tidak semata-mata bisa menghafalkan mata pelajaran atau mendapatkan nilai tinggi, tetapi menjadikan Pebelajar bisa survive dan berkembang serta menciptakan hal-hal dan inovasi baru….

Jangan membunuh kreativitas anak…~~~