PENJADWALAN PROYEK_2.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Teori Graf.
Advertisements

TURUNAN/ DIFERENSIAL.
SIMULASI MONTE CARLO.
Pertemuan II SEBARAN PEUBAH ACAK
Menunjukkan berbagai peralatan TIK melalui gambar
BAB 8 Estimasi Interval Kepercayaan
Bulan maret 2012, nilai pewarnaan :
Manajemen Waktu Proyek
B A B V Analisa Network.
Manajemen Proyek Network Planning CPM.
Menempatkan Pointer Q 6.3 & 7.3 NESTED LOOP.
Tugas Praktikum 1 Dani Firdaus  1,12,23,34 Amanda  2,13,24,35 Dede  3,14,25,36 Gregorius  4,15,26,37 Mirza  5,16,27,38 M. Ari  6,17,28,39 Mughni.
SOAL ESSAY KELAS XI IPS.
Korelasi dan Regresi Ganda
TEKNIK PENAJADWALAN PROYEK : PERT
Statistika Deskriptif
4. PROSES POISSON Prostok-4-firda.
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
WEEK 6 Teknik Elektro – UIN SGD Bandung PERULANGAN - LOOPING.
ANALISA NILAI KELAS A,B,C DIBUAT OLEH: NAMA: SALBIYAH UMININGSIH NIM:
TURUNAN DIFERENSIAL Pertemuan ke
Model Perencanaan Jaring Kerja
UKURAN PENYEBARAN DATA
Tugas: Power Point Nama : cici indah sari NIM : DOSEN : suartin marzuki.
Analisa Jaringan (Network Planning)
ASSIGMENT PROBLEM AND NETWORK ANALYSIS
Bab 8B Estimasi Bab 8B
DISTRIBUSI FREKUENSI oleh Ratu Ilma Indra Putri. DEFINISI Pengelompokkan data menjadi tabulasi data dengan memakai kelas- kelas data dan dikaitkan dengan.
Rabu 23 Maret 2011Matematika Teknik 2 Pu Barisan Barisan Tak Hingga Kekonvergenan barisan tak hingga Sifat – sifat barisan Barisan Monoton.
Soal Latihan.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN PEMAHAMAN PERANCANGAN PERCOBAAN MAHASISWA SEMESTER VI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA PENANGGUNG.
Pendugaan Parameter dan Besaran Sampel
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
Aprilia uswatun chasanah I/
Luas Daerah ( Integral ).
KULIAH KE-14 RISET OPERASI
PEMINDAHAN HAK DENGAN INBRENG
Fungsi Invers, Eksponensial, Logaritma, dan Trigonometri
Pertemuan 5 P.D. Tak Eksak Dieksakkan
Pertemuan 18 Pendugaan Parameter
Bulan FEBRUARI 2012, nilai pewarnaan :
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
Bab 10 Struktur Sekor Struktur Sekor
TEKNIK PENJADUALAN UNTUK MENENTUKAN WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGEMBANGKAN SUATU SISTEM, ANALIS SERING MENGGUAKAN SUATU TEKNIK KUANTITATIF YANG DISEBUT.
Metode Shapiro-Wilks dan Kolmogorov-Smirnov untuk Uji Normalitas
PENGUJIAN HIPOTESA Probo Hardini stapro.
Manajemen Waktu Proyek (lanj.)
G RAF 1. P ENDAHULUAN 2 3 D EFINISI G RAF 4 5.
Bahan Kuliah IF2091 Struktur Diskrit
Algoritma Branch and Bound
TEORI ANTRIAN DAN SIMULASI
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diskrit
7. RANTAI MARKOV WAKTU KONTINU (Kelahiran&Kematian Murni)
Pohon (bagian ke 6) Matematika Diskrit.
Korelasi dan Regresi Ganda
WISNU HENDRO MARTONO,M.Sc
DISTRIBUSI PELUANG Pertemuan ke 5.
Pengantar sistem informasi Rahma dhania salamah msp.
Arta Rusidarma Putra, ST., MM
Project Evaluation and Review Technigue (PERT)
Analisis jadwal Metode CPM dan PERT
Materi Manajemen Proyek Smt 5 – S 1 Kesmas
Operations Management
Manajemen Proyek Karakteristik proyek: Contoh proyek:
Manajemen Proyek Karakteristik proyek: Contoh proyek:
Manajemen Proyek Karakteristik proyek: Contoh proyek:
PERT.
Program evaluation and review technique (PERT) Febriyanto, SE, MM.
PENJADWALAN PROYEK MATERI MANAJEMEN PROYEK S 1 KESMAS.
Transcript presentasi:

PENJADWALAN PROYEK_2

PROJECT EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE (PERT) Adalah salah satu metode yang menggunakan jaringan kerja (network) dan CPM (Critical path method). Digunakan untuk proyek-proyek yang baru dilaksanakan untuk pertama kali, di mana estimasi waktu lebih ditekankan dari biayanya. Ciri utama adalah adanya tiga perkiraan waktu : ☻ Waktu pesimis (b) : waktu maksimal yang diperlukan suatu kegiatan, situasi ini terjadi bila nasib buruk terjadi. ☻ Waktu paling mungkin (m) : waktu normal untuk menyelesaikan kegiatan. ☻ Waktu optimis (a) : waktu minimum dari suatu kegiatan, di mana segala sesuatu akan berjalan baik, sangat kecil kemungkinan kegiatan selesai sebelum waktu ni.

Menghitung waktu rata-rata/waktu yang diharapkan (te) dan variasi v :

Waktu yang dibutuhkan t (hari) Gambar estimasi waktu yang dibutuhkan suatu kegiatan waktu mulai kegiatan paling mungkin Optimis a rata-rata te pesimis b Waktu yang dibutuhkan t (hari) m 3 5 6 13

v adalah variasi tiap kegiatan disepanjang lintasan kritis. Jika semua kegiatan dalam proyek sudah diketahui beserta waktu yang diharapkan te, maka umur proyek bisa ditentukan dari jumlah total ke dalam lintasan kritis (LK). Secara matematis : Te = waktu yang diharapkan dari kegiatan-kegiatan dalam lintasan kritis. Variasi umur proyek adalah jumlah variasi pada tiap kegiatan kritis proyek : v adalah variasi tiap kegiatan disepanjang lintasan kritis.

Gambar jaringan kerja PERT dengan waktu te dan variansi tiap kegiatan 2 13 (4,11,12) (10, 2.78) 6 23 24 (1,5,9) (5, 1.78) 8 29 1,4,7 4, 1.0 7 25 1,5,9 5, 1.78 5 20 3,4,5 4, 0.11 4 14 16 3,12,21 12, 9.0 1,2,3 2, 0.11 2,5,8 5, 1.0 3 1 6,15,30 16, 16.0 5,7,9 7, 0.44 6,14,16 13, 2.78 (a,m,b) te,v

Umur proyek adalah 29 hari, sedangkan variasi untuk lintasan kritis 1-2-5-7-8 adalah sebasar 2,78 + 0,44 + 1,78 = 6.00 atau bila dilihat tabelnya: Lintasan Te=∑te V=(b-a/6)² a. 1-2-6-8 28** 6.34 b. 1-7-8 20 17 c. 1-2-5-7-8 Te=29* Vp=6 d. 1-4-5-7-8 18 3.89 e. 1-3-4-5-7-8 27 12 * Lintasan kritis ** dekat” Lintasan kritis

Misal kita ingin mengetahui berapa peluang proyek berumur 27 hari, maka dengan rumus : Peluang tersebut bias dihitung Z adalah nilai yang telah dikonversikan ke distribusi normal baku. Jadi untuk menghitung peluang umur proyek 27 hari adalah : = -0,82 Dengan demikian Z = -0,82 bisa dicari peluangnya (table distribusi normal baku) yaitu 21%.

Peluang menyelesaikan proyek sebelum Ts Misalkan peluang 95%, maka nilai Z yang bersesuaian adalah 1,645. Dapat dicari Ts: Ts = 33,03 hari Nilai Z dan peluangnya : Z Peluang menyelesaikan proyek sebelum Ts 1.2 .885 1.0 .841 .8 .788 .6 .726 .4 .655 .2 .579

Kegiatan Waktu (minggu) Kegiatan Pendahulu Optimis Paling mungkin Contoh : Suatu proyek dengan kegiatan waktu penyelesaian dan kegiatan pendahulu sebagai berikut: Kegiatan Waktu (minggu) Kegiatan Pendahulu Optimis Paling mungkin Pesimis A 10 22 - B 20 C 4 16 D 2 14 32 E 8 B,C F G H 12 I 6 38 G,H J D,E Pertanyaan: Buat jaringan kerja, hitung waktu rata-rata tiap kegiatan, tentukan umur proyek dan hitung umur peluang 80%.

Kegiatan Waktu rata-rata Variansi A 20 4 B C 10 D 15 25 E F 14 G H 11 Jawab : Perhitungan waktu rata-rata (te) dan variansi adalah : Kegiatan Waktu rata-rata Variansi A 20 4 B C 10 D 15 25 E F 14 G H 11 5,4 I 18 28,4 J 8

Gambar jaringan kerja A 20 D 15 J 8 B C 10 H 11 I G 4 F 14 E 1 2 3 21 2 3 21 6 24 25 5 35 7 43

Dari gambar diketahui bahwa umur proyek adalah 43 minggu, umur ini bias dicapai dengan peluang 50%. Sedangkan untuk mengetahui umur proyek dengan peluang 80%, bisa digunakan rumus : Dimana : Ts = dicari Te = 43 Z = 0,845 (table distribusi normal baku) Vp = 4+25+4 = 33 sd = √Vp = √33 = 5.74

Sehingga : Ts = (0.845)(5.74)+43 = 4.85 + 43 = 47.85 minggu Jadi untuk mendapatkan peluang 80% diperlukan waktu lebih panjang (47.85 minggu) dibandingkan dengan peluangnya hanya 50% (43 minggu).

TUGAS 2 Kegiatan Waktu (minggu) Optimis Paling mungkin Pesimis A-B 3 6 9 A-C 1 4 7 C-B C-D C-E 2 8 B-D B-E 5 10 D-E D-F E-F

Soal Buatlah jaringan kerja (network) Hitung Total Float dan Free Float Tentukan Lintasan Kritis Tentukan peluang penyelesaian proyek dalam 15 hari Tentukan Pengaruhnya bila kegiatan C-D menjadi 8 hari