Pengembangan LSP Pihak 1 pada Pendidikan Vokasi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
IMPLIKASI REGULASI PENDIDIKAN TERHADAP GURU DAN DOSEN
Advertisements

KKNI dan Sertifikasi Profesi untuk meningkatkan Daya Saing Lulusan PTS
ASS WR WB, SERTIFIKASI GURU DLM JABATAN
KEBIJAKAN UJI KOMPETENSI DAN IMPLIKASINYA
Pengembangan Program Sertifikasi Profesi Berbasis Kompetensi
TRIYONO UNIVERSITAS NEGERI MALANG YOGYAKARTA, 3 Juli 2011
UNDANG–UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA
POKOK – POKOK PENTING PERUMUSAN KOMPETENSI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM (INDRIANTY SUDIRMAN) SLIDES INI DIKOMPILASI & DIADOPSI DARI PRESENTASI TIM KBK.
Membangun Jenjang Karir Profesi Bidang Transportasi
PENGEMBANGAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN SMK
KONSEP CBT.
AKREDITASI BERMUTU UNTUK PENDIDIKAN BERMUTU
HARAPAN MAHASISWA TERHADAP LAPANGAN PEKERJAAN PANJI BAHARI NOOR ROMADHON.
KEBIJAKAN DITJEN PENDIDIKAN TINGGI TENTANG. TOPIK Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Kurikulum di LPTKHarapan Ditjen Dikti Kemdikbud.
KERANGKA DASAR KURIKULUM PENDIDIKAN VOKASI
KERANGKA NASKAH AKADEMIK
PROFESIONALISME GURU PLB Oleh Ravik Karsidi ( Dosen PLB UNS )
Learning Outcome PS. S1 Manajemen
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
KURIKULUM INTI TEKNIK SIPIL BMPTTSSI draft-Februari 2015
MENYUSUN RENCANA TINDAK LANJUT
LANGKAH-LANGKAH PEMBENTUKAN LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI Berdasarkan Pedoman BNSP 201, 202, 213, 215, 216 &
Indonesia Kompeten SKKNI SEBAGAI ACUAN PENYUSUNAN KURIKULUM BERBASIS KKNI DAN PELAKSANAAN SERTIFIKASI OLEH LSP DALAM RANGKA MEMASUKI PASAR KERJA GLOBAL.
LM2.Mengembangkan dokumen sistem manajemen mutu LSP PBNSP 213 Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi.
ALUR PIKIR PENGEMBANGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 PGSD
PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI
Daftar Isi Ringkasan Ekeskutif
DIREKTORAT PEMBINAAN SMK KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2017
MEMPERKECIL KESENJANGAN DALAM SKILL MISMATCH
OVERVIEW PELATIHAN PENERAPAN KEBIJAKAN PELATIHAN DASAR CALON PNS
Daftar Isi BAB I. PENDAHULUAN BAB II. UMUM
KORPUS PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN
UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja Inda Mapiliandari Ketua Komisi Pengendalian Mutu Sertifikasi dan Sistem Informasi Badan Nasional Sertifikasi.
PENYUSUNAN STANDAR KOMPETENSI
untuk Memperkuat Daya Saing SDM di Pasar Global
PENGEMBANGAN LPTK DAN PPG
Permen RistekDikti No 26 Th 2016 Rekognisi Pembelajaran Lampau Chan Basaruddin Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti.
PEDOMAN PENYELENGGARAAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PADA SMK
Ijazah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikat Profesi
Kemasan Standar Kompetensi Konvensi Nasional RSKKNI Manajemen SDM
PEMAHAMAN SKKNI- BT-SK-001
SURAT KETERANGAN PENDAMPING IJAZAH (SKPI)
Materi dan Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar
KONVENSI RANCANGAN KKNI BIDANG Manajemen SDM
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
PUSAT PENDIDIKAN, STANDARDISASI DAN SERTIFIKASI PROFESI PERTANIAN
Sosialisasi Pelaporan Data Mahasiswa Program RPL
KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA (KKNI)
Selamat PAGI GOOD MORNING.
√√BNSP √√BNSP √√BNSP √√BNSP.
PENYELENGGARAAN RPL REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU.
GARIS BESAR TENTANG STANDAR KOMPETENSI MANAJEMEN SDM
Pengembangan SDM Melalui Sistem Sertifikasi Kompetensi
ARAH KEBIJAKAN KEMENDIKBUD DALAM PENDIDIKAN INFORMAL (SEKOLAHRUMAH)
Grand Desain Pemenuhan dan Peningkatan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan KEMENTERIAN PENDIDIKAN.
SERTIFIKASI KOMPETENSI
BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
OVERVIEW PELATIHAN PENERAPAN KEBIJAKAN PELATIHAN DASAR CALON PNS
ISU/GAP KETENAGAKERJAAN
MEWUJUDKAN PENDIDIKAN VOKASI SISTEM GANDA
SERTIFIKASI KOMPETENSI
KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
PEMBEKALAN SERTIFIKASI PROGRAMMER
KURIKULUM DAN KERANGKA KOMPETENSI PENDIDIKAN MENENGAH OLEH: KELOMPOK 2 1. ASEP TUTUN USMAN 2. YUFI MOHAMMAD NASRULLAH.
ASOSIASI TENAGA AHLI KONSTRUKSI INDONESIA (ASTAKI) Indonesian Association of Expert for Construction (IASEC) Disampaikan oleh: Ir. Zainal Arifin. Sekjen.
AWARENESS Wawan Darmawan BNSP:02/AUDITOR SMM/V/2016.
MENGHASILKAN LULUSAN SMK YANG KOMPETEN PEMANDU WISATA DI ERA MEA LSP PRAMINDO JAKARTA.
Transcript presentasi:

Pengembangan LSP Pihak 1 pada Pendidikan Vokasi Indonesia Kompeten Pengembangan LSP Pihak 1 pada Pendidikan Vokasi Disampaikan oleh: Ir. Surono MPhil Ketua Komisi Harmonisasi dan Kelembagaan BNSP surono@bnsp.go.id

ISU-ISU PENDIDIKAN VOKASI Lulusan pendidikan tidak siap pakai/kerja, hanya siap latih. Lulusan pendidikan vokasi belum mempunyai kualifikasi (NQF ataupun OKUPASI). Sertifikasi kompetensi mahal. Aksesibilitas sertifikasi kompetensi rendah. Traceability kurikulum berbasis kompetensidan pencapaian kompetensi standar kompetensi belum dapat dipastikan. Link and match CBT & CBA. Lulusan vokasi selain ijazah harus ada sertifikasi kompetensi. RPL

Acuan Undang-Undang 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. UU NO 20/2003 tentang Sisdiknas, penjelasan pasal 15 PP 31 tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional PP 23/2004 tentang BNSP. PERPRES 8/2012 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Permenakertrans nomor 5/2012 tentang Sistem Standardisasi kompetensi Kerja Nasional Permenakertrans nomor 8/2012 tentang Tata Cara Penetapan Standardisasi kompetensi Kerja Nasional Indonesia Guidelines for Development of Regional Model Competency Standards – International Labor Organization, 2006.

ACUAN Pasal 15 (Penjelasana UU 20/2003) Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu. Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal setara dengan program sarjana.

Potensi pengembangan Pengembangan TNA berbasis kompetensi. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang mampu telusur terhadap KKNI dan Okupasi. Pengembangan asesmen kompetensi secara formatif, sumatif dan holistik yang dapat dikemas dalam KKNI dan Okupasi. Memastikan pendidikan vokasi adalah mendidik sampai kompeten. Pengembangan LSP pihak 1 pada pendidikan vokasi. Pengembangan RPL untuk memberikan peluang pencapaian kompetensi yang didapat masyarakat di tempat kerja, pelatihan kerja, PNF, PIF, pendidikan kejuruan).

SIKLUS MEMBANGUN SDM BERBASIS KOMPETENSI Request & offer, bursa kerja Identifikasi persyaratan okupasi dan kompetensi Fasilitasi Penempatan & rekrutmen KELEMBAGAAN REKRUTMEN Identifikasi Standar kompetensi & Pengembangan skema sertifikasi Asesmen, sertifikasi kompetensi, & pemeliharaan kompetensi BNSP-LSP KELEMBAGAAN PENDIDIKAN, DAN PELATIHAN Pengembangan modul pendidikan/ pelatihan berdasar skema sertifikasi pendidikan pelatihan

KETERPADUAN PEMBANGUNAN KOMPETENSI PENDIDIKAN & PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SERTIFIKASI KOMPETENSI MENGEMBANGKAN KOMPETENSI  MENDIDIK/MELATIH SAMPAI KOMPETEN MEMASTIKAN DAN MEMELIHARA KOMPETENSI SKKNI

Skema sertifikasi: Persyaratan sertifikasi spesifik yang berkaitan dengan kategori profesi yang ditetapkan dengan menggunakan standar dan aturan khusus yang sama, serta prosedur yang sama.

JENIS SKEMA-SKEMA SERTIFIKASI KOMPETENSI Skema Sertifikasi Kualifikasi Kerja Nasional Indoensia Skema Sertifikasi Kualifikasi Okupasi Nasional Skema Sertifikasi berdasar Paket Kompetensi (cluster) Skema Sertifikasi Unit Kompetensi Skema Sertifikasi Profisiensi

KKNI DAN KERANGKA KESETARAANNYA JENJANG PENDIDIKAN FORMAL JENJANG PENDIDIKAN NONFORMAL, INFORMAL, PELATIHAN, PENGALAMAN JENJANG PENDIDIKAN FORMAL KKNI 1 2 3 4 5 7 8 9 6 AHLI TEKNISI/ANALIS OPERATOR S2 S1 S3 Sekolah Menengah Umum Profesi Spesialis D I D IV D III D II Sekolah Menegah Kejuruan Subspesialis PROGRAM AKADEMIK KEJURUAN, VOKASI, PROFESI

Skema sertifikasi KKNI SKKNI 6 + Pre-requisites KKNI 1 2 3 4 5 7 8 9 6 Sertifikat 6

Skema sertifikasi OKUPASI Skema Sertifikasi Kualifikasi Okupasi Nasional SKKNI 6 SKKNI 7 + Pre-requisites

Skema sertifikasi Klaster/paket SKKNI 2 SKKNI 5 + Pre-requisites Skema sertifikasi klaster

Skema Sertifikasi Unit Kompetensi Pre-requisite

Judul Unit Deskripsi unit Elemen KUK Batasan Veriabel PENERAPAN SKKNI KEMAMPUAN TELUSUR DAN EKIVALENSI DENGAN SISTEM DIKLAT, SERTIFIKASI DAN SOP INDUSTRI PENERAPAN PADA ORGANISASI/INDUSTRI Judul SOP Ruang lingkup SOP Langkah-langkah proses Instruksi kerja Spesifikasi sesuai dengan konteks QA Judul Unit Deskripsi unit Elemen KUK Batasan Veriabel Panduan Penialaian PENDIDIKAN VOKASI DAN PELATIHAN KERJA Judul Learning material Ruang lingkup diklat Pencapaian hasil pembelajaran (LO) Kriteria evaluasi belajar Kontektualisasi diklat evaluasi SERTIFIKASI Skema sertifikasi unit kompetensi Ruang lingkup asesmen Elemen asesmen Kriteria pencapaian Kompetensi Kontektualisas asesmen dan spesifikasi Penduan asesmen

PEMETAAN KOMPETENSI RMCS Regional Model Competency Standards FUNGSI DASAR (basic function) ELEMEN KUK BATASAN VARIABEL + PANDUAN PENILAIAN + KOMPETENSI KUNCI FUNGSI UTAMA (major functions) TUJUAN BISNIS (Bisnisn Purpose) AREA FUNGSI KUNCI (key function area) FUNGSI DASAR (basic function) ELEMEN KUK BATASAN VARIABEL + PANDUAN PENILAIAN + KOMPETENSI KUNCI PERMENAKERTRANS 8/2012. RMCS 2006

Hotel Travel Jasa Boga SPA MICE Hotel Busnis Pariwisata FUNGSI DASAR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI DASAR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI DASAR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR Busnis Pariwisata FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR FUNGSI MAYOR SPA MICE Hotel

MANFAAT SERTIFIKASI KOMPETENSI PROFESI BAGI INDUSTRI: Membantu industri meyakinkan kepada kliennya bahwa produk/jasanya telah dibuat oleh tenaga-tenaga yang kompeten. Membantu dan memastikan industri dalam rekruitmen dan mengembangkan karir tenaga berbasis kompetensi  meningkatkan efisensi HRD efisiensi nasional. BAGI TENAGA DAN CALON TENAGA KERJA Membantu tenaga profesi meyakinkan kepada organisasi/industri/kliennya bahwa dirinya kompeten dalam bekerja atau menghasilkan produk atau jasa. Membantu memastikan dan memelihara kompetensi untuk meningkatkan percaya diri tenaga profesi merencanakan karirnya. Membatu tenaga profesi dalam mengukur tingkat pencapaian kompetensi dalam proses belajar di lembaga formal maupun secara mandiri

MANFAAT SERTIFIKASI KOMPETENSI PROFESI BAGI LEMDIK DAN LAT: Membantu memastikan link and match antara kompetensi lulusan dengan tuntutan kompetensi dunia industri. Membantu memastikan tercapainya efisiensi dalam pengembangan program diklat. Membantu memastikan pencapain hasil diklat yang tinggi. Membantu Lemdiklat dalam sistem asesmen baik formatif, sumatif maupun holistik yang dapat memastikan dan memelihara kompetensi peserya didik selama proses diklat.

RPL berbasis kompetensi Rekognisi Pembelajaran Lampau Recognition Prior Learning

LATAR BELAKANG Amanat mulia UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 4 Ayat 3 tentang Pembelajaran Sepanjang Hayat. PERPRES 8/2012 tentang KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA R195 - Human Resources Development Recommendation, 2004 (No. 195)

RPL= Rekognisi Pembelajaran Lampau Proses evaluasi terhadap penguasaan sains (science), pengetahuan (knowledge), pengetahuan praktis (know how) dan aplikasinya dalam bentuk keterampilan (skills) serta kompetensi (competency) kerja yang telah diperoleh seseorang melalui pendidikan nonformal atau pengalaman kerja oleh institusi pendidikan formal yang berujung pada pengakuan kesetaraan capaian pembelajaran tersebut dengan capaian pembelajaran sebagian atau seluruh program pendidikan tinggi pada jenis dan strata tertentu (Mendikbud). describes a process used by colleges and universities around the world to evaluate learning acquired outside the classroom for the purpose of assigning academic credit (ILO, 2004).

RPL= Rekognisi Pembelajaran Lampau Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan proses yang memungkinkan orang untuk mendapatkan pengakuan formal untuk keterampilan dan pengetahuan yang didapat dari pengalaman kerja, pengalaman hidup dan pelatihan formal. RPL adalah bentuk penilaian yang menarik pada latar belakang dan pengalaman seseorang dalam tempat kerjanya atau komunitasnya, memberikan gambaran yang benar dari pengetahuan, keterampilan dan kontribusi orang tersebut membuat masyarakat, keluarga dan tempat kerja. Proses RPL melibatkan keterampilan seseorang yang cocok, pengetahuan dan sikap terhadap standar kompetensi. Keterampilan, pengetahuan dan sikap mungkin telah diperoleh dalam suatu program studi, di tempat kerja atau dari pengalaman hidup. Standar kompetensi yang digunakan sebagai benchmark.

MANFAAT RPL Memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk melanjutkan pendidikan secara berkelanjutan dengan memberikan pengakuan terhadap capaian pembelajaran pada waktu lampau yang pernah diperoleh seseorang dari pendidikan non-formal serta pengalaman kerja, untuk melanjutkan pendidikan di program pendidikan formal Meningkatkan jumlah angkatan kerja terdidik dan memberikan kesempatan belajar yang lebih luas bagi anggota masyarakat yang berpengalaman untuk memasuki perguruan tinggi (tanpa pembatasan umur peserta didik) melalui akselerasi dan efisiensi proses pendidikan serta peningkatan fleksibilitas prosedur penerimaan mahasiswa (multi entry multi exit). Menghemat biaya dalam pendidikan formal. Membantu masyarakat dalam membangun jenjeng karirnya Membantu industri dalam membangun jenjang karir SDMnya

RPL MENUNTUT PERSYARATAN Adanya standar kompetensi. Adanya Kerangka Kualifikasi Nasional pada setiap bidang. Pendidikan vokasi sudah menerapkan pendidikan berbasis kompetensi. Adanya sistem asesmen dan sertifikasi berbasis kompetensi. Pengembangan HRD industri berbasis kompetensi. Regulasi yang mengatur kesetaraan.

3 fungsi dasar Asesmen untuk tujuan RPL 2. Pengembangan perangkat asesmen 3. Pelaksanaan asesmen 1. Perencanaan dan pengorganisasian asesmen 3 fungsi dasar Asesmen untuk tujuan RPL

Bukti-bukti yang diases sesuai aturan bukti dalam RPL Demonstrasi kompetensi. Sertifikat Kompetensi dari LSP (KKNI, Kualifikasi Okupasi, Klaster, Unit, Profisiensi). Sertifikat pelatihan kerja. Sertifikat/penghargaan lain yang relevan dengan unit kompetensi/kualifikasi. Produk/Hasil kerja Rekaman kegiatan sesuai profesinya. Testimoni dari pihak yang relevan

Kelembagaan RPL Kelembagaan asesmen kompetensi  LSP: Pihak 1, Pihak 2, atau pihak 3. Panitia Teknis Uji Kompetensi.

Kualifikasi/ Kompetensi Personil untuk melaksanakan RPL Memimpin Asesmen-RPL: Lead assessor kompetensi. Melaksanakan asesmen: Asesor kompetensi. Pendukung (Ahli dalam bidang substansi, Pendidik, Praktisi industri), selain sudah kompeten dalam bidangnya, diperlukan kompetensi dalam: Berpartisipasi dalam asesmen, Berpartisipasi dalam validasi asesmen dan perangkat asesmen.

LANGKAH-LANGKAH PENDIDIKAN VOKASI UNTUK MENGHASILKAN KOMPETENSI DAN KUALIFIKASI PROFESI Identifikasi peta fungsi kerja sesuai fungsi tujuan bisnis. Memastikan program, kurikulum dan silabus dikembangkan berbasis kompetensi. Memastikan pengembanga asesmen berbasis kompetensi. Mengembangkan kelembagaan sertifikasi profesi pihak 1 yag dilieseni BNSP. Menerapkan skema sertifikasi KKNI dan okupasi nasional sesuai dengan sumberdaya. Mengembangkan skema sertifikasi klaster dan unit kompetensi yang kontekstual dengan kebutuhan industri. Mengembangkan RPL

Terima kasih atas perhatian anda Forum SDM Bali Gedung Darma Lantai 2 Jln. Hasanudin No 59 (di seberang BCA – di atas KFC) 0361 8724.724 Komunitas.sdm.bali@gmail.com Terima kasih atas perhatian anda