Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Manajemen Risiko.
Advertisements

Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid Desain Proyek, Pemantauan dan Evaluasi Sesi 1: Pendahuluan, Proyek Anda dan Lingkungan.
Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid 1 Pengurangan Risiko Bencana Sesi 3: Pengurangan Risiko Berbasis Ekosistem, Iklim.
Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid Pemilihan dan Pembangunan Lokasi Strategis Sesi 2: Proses Perencanaan Lokasi PANDUAN.
Oleh: Emil Huriani, S.Kp, MN (Dikutip dari Yayasan IDEP)
Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat
Kontinjensi dalam Pengurangan Risiko
PENILAIAN RISIKO DAN PENENTUAN KEJADIAN.
PERMENDAGRI No. 32 Tahun 2011 Sosialisasi
BELANJA BANTUAN SOSIAL PADA KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA
BULETIN TEKNIS NO. 04 PENYAJIAN DAN PENGUNGKAPAN BELANJA PEMERINTAH
PERAN SENKOM DALAM PENANGGULANGAN BENCANA
Bab 9 Pengembangan Produk Baru dan Strategi Siklus Hidup Produk
Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid Perangkat dan Teknik Analisis Dampak Lingkungan Sesi 1: Pendahuluan dan Gambaran.
Pemilihan dan Pengembangan Lokasi Strategis
Krisis dalam Lingkungan Hidup
Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid Sebuah Pengantar: Berbagai Peluang untuk Pemulihan dan Rekonstruksi Hijau Panduan.
HUBUNGAN ANTARA KERENTANAN, RISIKO DAN BAHAYA
Modul 1: Kesiapan LKM Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana SLIDE 1:
Modul 3: Tanggapan Cepat
DaLA DAMAGE AND LOSSES ASSESSMENT sumber : metode ECLAC dalam menyusun DaLA Oleh Bappenas.
Modul 2: Persiapan pelanggan
MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA
Modul 4: Keuangan Mikro dalam Pemulihan Penghidupan
Modul 5: Pemulihan Penghidupan
Menyusun rencana pemasaran Hal : 50-52
Pelatihan Pemetaan Swadaya PNPM – P2KP
* Asuransi & Manajemen Risiko
Keperawatan Bencana.
MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI (PSSI).
MITIGASI DAN MANAJEMEN BENCANA
KESIAPSIAGAAN dan MITIGASI BENCANA dalam UU No. 24 Tahun 2007
Kemanusiaan, Bencana dan Pembangunan
DISASTER MANAGEMENT Di Negeri Rawan Bencana
Etika Bisnis, Pedoman Perilaku dan Manajemen Resiko
SISTEM INFORMASI PENANGGULANGAN KRISIS AKIBAT BENCANA
Pengantar Manajemen Resiko
Dalam Penanggulangan Bencana
PENGERTIAN HAZARD, DISASTER, RISK AND VULNERABILITY
Advanced Learning Geography 1
Manajemen Strategi: Pengantar
KEJADIAN LUAR BIASA Putri Ayu Utami S. Kep, Ns..
KONSEP PENGELOLAAN SUMBER DAYA LINGKUNGAN
DALAM MANAJEMENT BENCANA PENGANTAR MANAJEMEN PB
MITIGASI DAN PENANGANAN DARURAT BENCANA
MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA
Proses Manajemen Bencana
PENGURANGAN RISIKO BENCANA pengantar dalam membangun ketahanan komunitas Disampaikan pada materi kelas TRADAS XXVI KMPLHK RANITA, Ciputat 13 Januari 2015.
KONSEP DESA/KELURAHAN TANGGUH BENCANA
STANDAR KESELAMATAN KERJA
Konsep Desa dan Kelurahan Tangguh
PRINSIP DASAR MANAJEMEN BENCANA
SIKLUS PENANGGULANGAN BENCANA ALAM
Dalam Penanggulangan Bencana
Memahami Bahaya, Risiko
KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA
HUBUNGAN ANTARA KERENTANAN, RISIKO DAN BAHAYA
Konsepsi Bencana.
PENDAHULUAN DAN PENGANTAR FISIOTERAPI DISASTER
DESTANA desa tangguh bencana.
KEPERAWATAN GAWAT DARURAT
Materi 4 KAJIAN DAN PEMETAAN RISIKO
MITIGASI DAN MANAJEMEN BENCANA. Mitigasi Bencana? adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran.
PROSES MANAJEMEN BENCANA
KESIAPSIAGAAN dan MITIGASI BENCANA dalam UU No. 24 Tahun 2007
MITIGASI SIAGA BENCANA BERBASIS MASYARAKAT
Keperawatan Bencana. 1. Apa yang dimaksud dengan Bencana, krisis dan situasi darurat ? 2. Sebutkan jenis-jenis bencana yang Anda ketahui (berdasarkan.
Oleh : HENDRIK ARY DERMAWAN P E N I L A I A N R I S I K O B E N C A N A.
Pengantar Manajemen Bencana Sesi 1. Pengertian Bencana Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.
Transcript presentasi:

Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana Perkenalan

Tujuan Untuk memperoleh pemahaman mengenai: bencana alam berbagai ide dibalik manajemen bencana manajemen bencana dari perspektif sebuah LKM berbagai tujuan pelatihan berbagai modul yang menjadikan pelatihan SLIDE 2: Objectives Following completion of this module, participants should understand how a natural disaster might affect an MFI, and the strategies an MFI can implement to mitigate the risks.

Topik Bencana alam Manajemen bencana Keuangan mikro dan manajemen risiko Berbagai tujuan pelatihan Berbagai modul yang ada dalam pelatihan SLIDE 3: Topics Note that the first three topics in the discussion are for learning and background. However, there is little point simply understanding these things if it does not result in a concrete action plan. Therefore, the Key Output of this module is that the MFI prepares a Disaster Preparedness Plan (Topic 4).

1. Bencana Alam (1) Refleksi individu : Coba tuliskan definisi dari ‘bencana alam’. Bencana alam apa saja yang pernah Anda lihat? Apa saja yang terjadi? Bagaimana dampaknya terhadap orang dan masyarakat?

Bencana Alam (2) Bencana alam merupakan sebuah peristiwa alam, tak terduga dan progresif, begitu buruknya sehingga masyarakat atau negara yang terkena dampaknya harus menanggapi dengan cara menempuh berbagai tindakan tanpa terkecuali: Dapat berupa banjir, topan/angin puyuh/angin ribut, kebakaran, badai salju, gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, dll. Sebagian bisa ‘datang mendadak’, sebagian lagi ‘datang perlahan’ Sebagian musiman, sebagian lagi dapat diperkirakan

Bencana Alam (3) Bencana alam tidak pandang bulu, namun dampaknya menghancurkan para rumahtangga miskin, karena alasan sebagai berikut: Mereka hanya punya sedikit pilihan untuk menangani bencana alam. Besar kemungkinan mereka berada didaerah ‘berbahaya’ - misalnya, pada daerah rawan banjir. Inilah mengapa kelihatannya bencana alam lebih sering menimpa orang miskin – kenyataannya memang terjadi!

2. Manajemen Bencana Manajemen bencana mencoba menyempurnakan tindakan yang terkait dengan kesiapan menghadapi bencana, tanggapan dan pemulihan. Manajemen bencana merupakan perhatian yang terus menerus – sebelum, selama dan sesudah bencana alam Sebagian besar diskusi mengenai ‘keuangan mikro dan bencana alam’ memusatkan perhatian terhadap pertolongan untuk mengatasi keadaan darurat. Namun demikian, LKM perlu menyikapi beberapa persoalan ‘keuangan mikro dan manajemen bencana’ secara lebih luas. Kami bertanya : ‘Apa yang dimaksud dengan manajemen bencana dari sudut pandang sebuah LKM?’ LKM perlu menempuh pendekatan yang lebih responsif (jangan reaktif) terhadap manajemen bencana – termasuk kesiapan menghadapi bencana, tanggapan dan pemulihan.

Siklus Manajemen Bencana Tanggapan terhadap bencana terdiri dari berbagai tindakan yang segera ditempuh sebelum, selama dan sesudah bencana untuk mencoba memperkecil dampak negatif dari krisis. Kesiapan Menghadapi Bencana terdiri dari berbagai langkah yang ditempuh sebelum bencana untuk mengurangi dampaknya. Tujuannya membangun kapasitas kelembagaan dan manajemen untuk tanggap sewaktu terjadi krisis. Pemulihan dari bencana merupakan sejumlah kegiatan jangka pendek dan jangka panjang yang berupaya menormalisasi kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan sesudah terjadinya bencana. Manajemen bencana mencoba menyempurnakan berbagai tindakan yang terkait dengan kesiapan menghadapi bencana, tanggapan dan pemulihan.

3. Keuangan Mikro dan Manajemen Risiko Pengembangan Usaha Mikro Menumbuhkan pendapatan dan harta nasabah Manajemen Risiko Melindungi pendapatan dan harta nasabah

Siklus Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana Rencana kesiapan menghadapi bencana Pemetaan & penilaian risiko Diversifikasi geografis & sektoral Meningkatkan kesadaran bersama Likuiditas keadaan darurat Pertolongan darurat? Bantuan keuangan? Ukuran akuntansi? Bisa Reaktif Krisis Likuiditas? Krisis Manajemen? Krisis Pemulihan? Pengembangan kelembagaan Tata kelola, pengembangan SDM, manajemen portofolio, MIS, dll.

4. Tujuan Pelatihan ini Belajar dari pengalaman internasional dibidang ‘keuangan mikro dan manajemen bencana’. Menyelenggarakan strategi nyata yang dapat digunakan oleh LKM dan LSM multi-sektor untuk menanggapi bencana tanpa membahayakan usaha inti mereka sebagai penyedia jasa keuangan yang berkelanjutan. Membantu LKM mengembangkan rencana kesiapan menghadapi bencana sehingga mereka bisa lebih tangguh dalam bertahan dan menanggapi berbagai bencana mendatang.

5. Modul-modul dalam Pelatihan ini Kesiapan LKM Kesiapan pelanggan Reaksi cepat Peran keuangan mikro dalam pemulihan mata pencaharian Pemulihan mata pencaharian Ada tumpang tindih sebagian dari masing-masing subyek ini.

Modul 1: Kesiapan LKM Modul ini memaparkan berbagai pokok persoalan ‘kelembagaan’ yang perlu disikapi oleh LKM agar siap menghadapi kemungkinan terhadap bencana, termasuk: mengidentifikasi profil risiko bencana; mengurangi kerentanan lembaga terhadap berbagai risiko; dan mempersiapkan sebuah rencana menanggapi bencana.

Modul 2: Kesiapan Pelanggan Modul ini memaparkan berbagai bencana dari perspektif nasabah, termasuk: berbagai strategi manajemen risiko yang digunakan para rumahtangga miskin; berbagai mekanisme penanggulangan keuangan yang digunakan orang selama dan sesudah terjadinya bencana; berbagai produk yang disediakan LKM bagi para nasabahnya (tabungan, asuransi kredit); dan bagaimana berbagai produk ini dapat digunakan untuk mengurangi kerentanan nasabah terhadap bencana.

Modul 3: Reaksi Cepat Modul ini memaparkan bagaimana LKM bisa menanggapi selama dan segera sesudah bencana, termasuk: berbagai cara yang perlu dilakukan oleh LKM untuk menilai kerusakan, menyesuaikan kegiatan operasionalnya dengan bencana yang terjadi, dan menyediakan berbagai produk dan jasa baru yang mungkin diminta sesudah bencana; dan dampak bencana terhadap LKM sendiri serta manajemen dan karyawannya, dan bagaimana LKM dapat menangani dampak ini secara berkelanjutan.

Modul 4: Keuangan Mikro dan Pemulihan Mata Pencaharian Modul ini memaparkan kedudukan jasa keuangan dalam pemulihan mata pencaharian, dan hubungan/interaksi mereka dengan berbagai kegiatan khas pemulihan mata pencaharian. Subyek termasuk: pedoman bagi koeksistensi hibah dan pinjaman; keuangan mikro dan berbagai program kerja untuk uang tunai microleasing; dan tabungan untuk meringankan risiko dan pemulihan dari krisis.

Modul 5: Pemulihan Mata Pencaharian Modul ini memaparkan berbagai persoalan pemulihan ekonomi secara lebih luas sesudah terjadinya bencana , khususnya perbedaan jenis kegiatan mata pencaharian dan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi yang lebih luas dan kesinambungan kelembagaan jangka panjang. Modul ini diperuntukkan bagi berbagai organisasi bantuan dan pengembangan yang menyediakan jasa keuangan mikro sebagai bagian dari visi yang lebih luas untuk penyediaan dukungan mata pencaharian sesudah bencana. Modul ini tidak diperuntukkan bagi LKM yang hanya terlibat dalam keuangan mikro saja.